The first 192 lines.
Desainer Hati
Episode 10
Tanpa lemak dan tanpa glukosa,
bahkan bisa mempertahankan bentuk tubuh.
Aku hanya ingin tahu,
apa evaluasi yang sebenarnya.
Hasil hari ini,
emang tidak bisa menjelaskan segalanya?
Aku tidak bisa mengira diriku.
Aku pikir tidak begitu adil.
Apakah kamu tahu,
aku paling benci orang seperti apa?
Tidak tahu, kamu tidak pernah mengatakannya.
Tapi kalau kamu berkata begitu,
jika tidak salah,
yang kamu maksud adalah aku, bukan?
Paling benci orang yang
mengharapkan semua harapan
pada
apresiasi orang lain.
Jika orang lain tidak memuji, tidak mengapresiasinya,
tidak dapat melakukan dengan baik.
Aku hanya ingin bertanya,
Apakah Su Yusan
sengaja berbuat kelonggaran?
Tidak.
Kalau kamu tidak percaya,
untuk apa menanyakan padaku?
Jika aku berkata tidak,
emang kamu bisa berbuat apa?
Apakah kamu rela memberikan
kesempatan yang kamu dapatkan bersusah payah
kepada orang lain?
Memberikan kepada orang yang berkata sembarangan itu?
Apakah kamu bisa melakukan itu?
Aku tidak tahu.
Apa yang kamu khawatirkan sekarang?
Kini kamu telah kemari dan melakukannya,
kalau begitu akhiri dengan sempurna saja.
Keluarkan konsentrasimu.
Keluarkan semua semangat dan tenaga
pada
hal yang seharusnya kamu lakukan.
Ini namanya kegemaran.
Kalau kamu telah
patah semangat
pada hal yang kamu sukai,
maka lepaskan saja.
Tidak masalah.
Di kehidupan ini ada banyak cara bertahan hidup.
Tapi, kamu
harus jelas pada suatu hal
yang bernama melepaskan,
yang disebut mundur.
Pembagian grup atas dasar
kondisi nyata
membagikan kekuasaan.
Selebritis dan peserta,
akan berkelompok menjadi pasangan.
10 orang tamu undangan,
akan berdasarkan
kemampuan dan kesukaan pribadi semua desainer,
pada akhirnya memilih
dua calon peserta.
Hasilnya?
Sama dengan
pemikiran awal kita,
bukan hanya ada kue yang enak,
bahkan juga ada ubi yang panas.
Sebenarnya di dalam hati setiap orang,
memiliki sebuah neraca.
Jika kamu menginginkan popularitas yang tinggi,
lawan juga akan memperkirakannya.
Kamu, sebenarnya akan berpihak ke arah mana?
melihat kondisi sekarang ini,
tidak ada yang memilih Zhou Fang.
Manager Wang.
Kak Fang,
apakah kurang dengan popularitasnya?
Aku awalnya juga berpikir seperti itu.
Aku mengira dia tidak memiliki popularitas,
mungkin saja akan
mendengarkan saran dari kita terlebih dahulu.
Tapi beliau berkata,
justru tidak memiliki popularitas,
makanya baru memerlukan hati yang cermat.
Tidak akan
merestui seorang desainer,
melepaskan diri sendiri.
Kesempatan yang besar,
jika mengikuti peraturan
tidak ada yang memilih dia,
maka akan dieliminasi juga.
Tapi Kak Fang…
Justru karena beginian,
Zhou Fang hanya bisa
menjaga dirinya sendiri.
Kita juga tidak bisa
memaksa orang lain yang memilih.
Lagi pula Direktur Song terus mengingatkan,
acara kita ini
tidak boleh ada kecurangan.
Manager Wang.
Tim acara telah meletakkan
Yuan Yiwei
di depan mata kamu.
Bagaimana pemikiran mereka?
Bukankah dia baru mendapatkan sebuah
penghargaan dalam festifal film internasional?
Dia lebih tinggi daripada aku
memang sewajarnya.
Tidak mirip kamu ini.
Sejak kapan
telah berpikiran terbuka?
Pikiran terbuka tidak semestinya tidak berhasil.
Tapi kali ini dia
mengundang Raja Alex
desainer yang begitu terkenal,
juga ingin datang mengikuti perlombaan?
Ini terbukti,
popularitas Yuan Yiwei termasuk besar juga.
Sedangkan Zhou Fang itu,
kenapa tidak ada lagi?
Apakah telah dieliminasi?
Tidak.
Masih belum memastikan
berpasangan dengan siapa.
Iya juga.
Orang seperti dia,
adakah yang ingin berpasangan dengan dia?
Kalaupun ada yang ingin,
tidak akan berjalan jauh juga.
Belum tentu.
Acara seperti ini,
biasanya tidak bisa menghindar
yang berunsur perkembangan diri,
dan tema yang terinspiratif.
Tim acara mempertahankan dia
alasan paling besar disebabkan
memperkirakan
statusnya sebagai pemula.
Luang kemajuan masih cukup besar.
Lagi pula penonton
juga suka melihat
proses perubahan peserta.
Memang seperti itu.
Melihat nasibnya nanti.
Oh iya,
aku dengar perlombaan kemarin,
Su Yushan berantusias
bicara padanya.
Iya.
Sangat menusuk mata.
Menurutmu, tindakan Direktur Su ini
sebenarnya menginginkan apa?
Coba kamu tebak.
Aku tidak bisa menebaknya.
Mari…
Cepat memastikan
proses pekerjaan belakang.
Janganlah.
Cepat.
Besok masih harus siapkan publisitas.
Direktur Song.
Bagian acara,
masalah dalam memilih desainer
sudah mendekati penyelesaian.
Tapi, Kak Zhou Fang…
Tidak ada yang memilih.
Anda sekali menebak sudah benar.
Apakah dia mengetahui kondisi ini?
Sepertinya tidak tahu.
Beritahu kepada dia,
agar dia dapat menyelesaikan sendiri.
Bukan, Direktur Song.
Emang dia ada cara penyelesaian apa?
Apakah kamu punya ide?
Aku tidak punya.
Kalau tidak ada
untuk apa mengkhawatirkan orang lain?
Sibuk sana saja.
Kondisi secara garis besar seperti ini.
Ini akan segera suting.
Kak Fang, waktu sudah tidak banyak.
Kalian juga tidak bisa menyelesaikan,
bagaimana bisa membiarkan dia selesaikan sendiri?
Aku juga tahu,
agak mempersulit Kak Fang.
Tapi peraturan perlombaan seperti ini.
Lagi pula Direktur Song juga berkata…
Aku ingin mencobanya.
Kamu masih marah dengan dia?
No comments yet. Be the first to leave one.