House of Darkness

House of Darkness

Download Indonesian Subtitle

Release info

House of Darkness 2022 720p WEB-DL x264 ind
A Commentary by ndaseruag

Tags

other
Published on: 2022-09-16
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahna neng: NDASERUAG

-- Selamat Mendeleng ---

RUMAH KEGELAPAN

PADA SUATU KETIKA...

Yah...

kita sampai.

Kamu tak bercanda soal tempatnya yang terisolasi. / Kan?

Aku sudah bilang. Memang pelosok.

Apa itu?

Bukan apa-apa. Cuma angin.

Oh, oke.

Hah.

Di sini ya begitu...

kamu mulai mendengar sesuatu, dan...

melihat hal-hal yang tidak benar-benar ada.

Ya, tapi sumpah aku mendengar sesuatu.

Aku yakin kamu salah dengar. / Tidak, kamu mungkin benar.

Tidak, aku tahu aku benar.

Baik.

Kurasa kamu sudah terbiasa, tinggal jauh dari kota,

tapi aku tidak seperti orang desa.

Kamu tidak suka.

Keheningannya.

Gelapnya.

Bukan, aku menyukainya.

Ini bagus. Aku suka... bulannya yang indah dan sebagainya.

Jelas lebih sering lihat bintang ketimbang kalau tinggal di kota,

tapi secara keseluruhan, aku lebih...

suka dikelilingi batu bata dan beton.

Terasa lebih aman saja dari tinggal di sini.

Aku tahu kedengarannya aneh, tapi itu benar.

Em...

Kamu mau aku antar ke pintu?

Aku akan senang.

Oh ya! Tentu, kalau kamu mau.

Aku hanya,

kamu tahu,

membawanya masuk.

Apa itu?

Malamnya.

Oh!

Ya. Bagus. Itu bagus.

Maaf.

Tapi aku tinggal di sini, jadi...

aku bisa melakukannya kapan saja.

Itu benar.

Jadi ya, ayo masuk.

Masuk? Ya, kamu yakin? Maksudku...

Aku senang, tapi aku tak mau nanti...

Apa? / Tidak tidak. Aku...

Yang kumaksud adalah...

Seru mengantarmu pulang. Senang melakukannya.

Tapi aku tak perlu masuk...

kalau sudah larut atau... kamu tahu.

Yah, itu...

bukan tentang kebutuhan, kan?

Ini tentang...

keinginan?

Benar.

Jadi kamu mau?

Serius?

Ya.

Baiklah.

Bagus. Baiklah, ayo kita lakukan.

Ayo. / Kasih tau jalannya.

Oh, sudah. Sejak kita bertemu.

Itu benar.

Itu benar sekali.

Kamu tidak keberatan?

Tidaklah! Tidak sama sekali.

Ini sangat menyejukkan di zaman sekarang ini,

bertemu seseorang yang sedikit maju, kurasa?

Begitukah aku kelihatannya? Maju bagimu? / Tidak...

Tidak sama sekali dalam artian buruk.

Bukan maksudku.

Kamu sepertinya tidak merasa bete akan semua ini.

Ini... apa?

Kamu tahulah... ayolah.

Tidak, katakan.

Seperti permainan atau apalah...

Apa ini permainan bagimu?

Ayolah, kamu membuatku mengatakannya.

Kamu barusan mengatakannya.

Benar, oke...

Bukan. Ini bukan permainan. Aku tak lagi main denganmu.

Jangan khawatir.

Maksudku cuma... / Aku tidak khawatir.

Benar, tapi kamu mengungkitnya, jadi...

Aku hanya...

mengajukan pertanyaan.

Benar, oke. Kalau begitu bukan.

Ini bukan permainan.

Aku tak sedang bermain denganmu.

Apa yang terjadi antara kita malam ini?

Minum dan senda guraunya...

seperti cara kita saling merespon tanpa semua omong kosong segala macam...

yang suka ada. / Ya, aku paham. / Kan? / Ya!

Itu lurus saja, tidak bertele-tele.

Memang tidak, setuju. / Itu bagus.

Kita berdua tahu apa yang diinginkan.

Kita langsung ke situ.

Anjir, kamu jarang lihat yang seperti itu lagi di dunia....

Ya.

Ini sungguh... apa aku sungguh masuk di akal?

Sepenuhnya masuk akal. / Bagus.

Aku tahu persis apa maksudmu.

Terima kasih.

Sangat menyejukkan.

Dengan senang hati.

Dan hei, di sinilah kita.

Berdiri di luar...

Kastilmu.

Ya. Di sinilah kita.

Ini tempat yang lumayan untuk...

Kamu tinggal disini?

Ya.

Ini..

Apa?

Tidak. Hanya...

Properti yang besar sekali.

Rumahnya seperti...

Ini tempat keluarga, atau...?

Hentikan aku kalau aku terlalu kepo.

Benar.

Apa? Ini tempat keluarga atau aku yang kepo?

Tidak, kamu tidak kepo.

Dan kamu boleh bertanya apa pun yang kamu mau.

Ah, keren. Jadi...

Sudah jadi milik keluargaku selama bertahun-tahun.

Baik.

Oke, itu... Aku mengerti.

Kenapa?

Menurutmu aku tak bisa memiliki tempat seperti ini...

sendiri?

Aku tidak bilang begitu.

Ya, tapi... / Tidak, itu bukan yang aku...

Tidak, tidak, silahkan. Aku penasaran.

Dengar, kenapa kita tak bicarakan saja ini di dalam?

Aku mulai sedikit... kamu tahu.

Oh maaf! Kamu pasti kedinginan.

Sedikit, ya. Memang kamu tidak?

Tidak, aku...

aku suka dingin. Selalu.

Kamu pasti kedinginan. Kamu hampir tak pakai apa-apa.

Kukira. Kamu butuh jaket. Ini dingin.

Yah...

mari kita masuk ke dalam.

Buat kamu hangat. / Oke.

Kamu duluan.

Oh.

Oh wow. Ini indah.

Ah...

Jangan khawatir. Listriknya kadang suka mati.

Bukan masalah. / Oh, baik.

Apa itu akan ngaruh ke panasnya juga, atau...?

Soalnya aku membayar keperluan ditempatku.

Itu kondominium.

Dan, jadi aku menyalakan sesuatu, itu menyala.

Kalau tidak, aku bakal langsung telepon pemiliknya,

komplen sambil marah-marah.

Tidak, ini agak sedikit ndeso di sini. / Ya tentu saja.

Tapi...

Aku bisa nyalakan api.

Oh... api.

Kedengarannya bagus.

Bagus, kan?

Pastinya.

Sempurna. / Oke.

Kamu mau aku...

Baiklah.

Oh.

Eh...

Hei.

Halo?

Semuanya baik-baik saja?

Tidak, kurasa itu...

cerminnya.

Kupikir tadi ada...

Tidak, hanya...

Sudah melihat sesuatu?

Maksudku, tidak.

Oh, kurasa ya. Kurasa aku melihat sesuatu.

Tadi ada...

Ini lucu, kan? Sumpah tadi ada... cermin.

Itu terjadi. / Oh ya?

Kamu juga? / Kadang-kadang.

Rumahnya sudah tua, gelap, dan penuh kenangan.

Benar. Ya.

Ini benar-benar keren.

Ya. Oh!

Itu cepat.

Terima kasih.

Suatu kesenangan. / Ha ha!

Kamu bilang begitu kayak itu betulan... kesenangan .

Betul.

Yah, terima kasih kalau begitu.

Aku selalu mengatakan apa maksudku.

Kamu tidak?

Apa kita sedang direkam sekarang?

Tidak.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left