Release info

Totto Chan The Little Girl at the Window 2023 BluRay id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:53:50

Tags

bluray
Published on: 2024-12-19
Downloads: 257
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dialog dan penggambaran dalam film ini

mencerminkan periode waktu sejarah.

Banzai! Banzai!

Pada suatu masa...

Sebelum berakhirnya Perang Dunia II...

Di sebuah sekolah dasar di Tokyo.

Ini adalah kisah tentang seorang anak perempuan yang bersekolah di sekolah itu.

Jiyuugaoka.

- "Showa 15 (1940)" - Jiyuugaoka.

Ini 5 sennya.

Ya.

Terima kasih.

- Hm? - Hm?

Tolong berikutnya.

Tolong tiketnya.

Apa aku boleh mengambil tiket ini?

- Ah!? - Tidak, tidak boleh.

Ini semua punyamu, Pak?

Tidak, ini milik kantor.

Saat aku besar nanti, aku mau jadi penjual tiket.

Ah... anakku juga bilang mau bekerja di stasiun.

Kalian harus bekerja sama.

- Aku akan memikirkannya. - Hm?

Aku sibuk karena aku akan ke sekolah baru mulai sekarang.

- Totto-chan - Ah, ya!

Aku sudah memutuskan. Saat aku besar nanti, aku akan menjadi penjual tiket.

Kau bilang kau mau jadi mata-mata?

Bagaimana kalau menjadi penjual tiket yang merangkap jadi mata-mata?

Anakmu menyebabkan masalah.

Dia mengganggu di sekolah.

Tolong, bawa dia ke sekolah lain.

Apa? Sekolah lain!?

Mekar, mekar.

Bunga sakura sudah mekar.

Itu cukup.

Sekarang, berikutnya.

Maju.

Maju.

Tentara...

Kuroyanagi-san, apa yang kau lakukan?

Meja ini luar biasa!

Seperti tutup tempat sampah.

Diam!

Kau tidak boleh membuka dan menutupnya tanpa alasan.

Paham?

Ya!

Kalau begitu,

Tentara, maju...

Kuroyanagi-san! Jangan ada alasan.

Jangan ada alasan...

Karena kau punya alasan

aku tidak bisa mengatakan itu tidak diperbolehkan, tapi...

Aku akan lebih berhati-hati.

Jika begitu, akan baik-baik saja tapi...

- Kau sudah selesai menggambar? - Ini dia.

Ini dia.

Hei, chindonya-san!

Hei, chindonya-san!

Chindonya ada di sini!

Kita mash belajar!

Siapa yang memanggil kami?

Ya! Aku!

Hei, bisa kau melakukan sesuatu?

Jika itu permintaan dari seorang nona muda, aku tidak bisa menolaknya. Baiklah!

Tunjukkan sesuatu yang luar biasa!

Hore!

Ambil tempat dudukmu.

Tolong, yang luar biasa!

Aku muak!

A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G

Totto-chan!

Wah!

Pintu masuknya tumbuh dari dalam tanah.

Ini jadi semakin besar.

Sebentar lagi akan lebih tinggi dari tiang telepon.

To... Mo... E?

- Hm? - Tomoe Gakuen.

Itu sekolah barumu.

Apa itu Tomoe?

Apa itu kereta sungguhan!?

Ya.

Aku mau mengendarainya! Aku mau mengendarainya, aku mau mengendarainya!

Totto-chan! Ah...

Tu... Tunggu!

Aku mau mengendarainya, aku mau mengendarainya.

Kau tidak bisa.

Itu ruang kelas sekolah.

Kau tidak bisa mengendarainya tanpa izin.

Bagaimana aku bisa mengendarainya?

Untuk itulah, kau harus menjadi pelajar di sini.

Aku mau! Tentu saja!

Pertama, kau perlu bicara dengan kepala sekolah.

Oke!

Ya.

Aku Kuroyanagi.

Silakan masuk.

Permisi.

Ayo.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Dengar.

Kau kepala sekolah atau staf stasiun? Yang mana?

- Hm!? - Ah, hei.

Apa yang dikatakan anak ini.

Aku kepala sekolah.

Kepala Sekolah Kobayashi. Dan kau?

Aku Totto-chan.

Nama asliku Tetsuko, tapi...

Ayah memanggilku Totto-suke, jadi aku Totto-chan.

Jadi begitu. [Suke artinya penolong, sering digunakan dengan nada sayang]

Senang bertemu denganmu, Totto-chan.

Aku mau masuk di sekolah ini.

Jika ya, aku bisa naik kereta, kan?

Ah... Totto-chan.

Hahaha… kau pasti bisa mengendarainya.

Tapi sebelum itu,

bagaimana kalau ngobrol sebentar dengan kepala sekolah?

Kau tidak suka bicara?

Aku menyukainya!

Duduk di sini.

- Tentu! - Ah...

Ibumu bisa pulang sekarang.

Eh? Tapi...

Jangan khawatir.

Jadi begitu. Kalau begitu, tolong jaga dia.

Permisi.

Ruangan ini berbentuk segitiga!

Sekarang, ceritakan semua yang mau kau bicarakan.

Segala sesuatu yang mau kau katakan.

- Semuanya!? - Ya.

Kau tahu, itu sangat cepat.

Sesuatu yang terbang melewati kami whooooosh.

Ada begitu banyak tiket.

Aku meminta satu, tapi mereka tidak memberiku.

Kau datang melalui Jalur Oimachi?

Ya.

Aku menyayangi guru di sekolahku sebelumnya karena dia punya paras yang cantik.

Ada sarang burung walet di atap.

"Halo, Pak Swallow. Bagaimana kabarmu?"

"Tweet-tweet, aku baik-baik saja."

Itu yang dijawabnya.

Itu luar biasa!

Rocky bisa menjawab "ayo berjabat tangan" dan "biarkan aku masuk".

Dia bisa menjawab "puas, puas".

Telinganya baunya tidak enak, tapi menurtku baik saja.

Saat aku memotong dengan gunting di taman kanak-kanak,

mereka memarahiku dengan bilang "kau akan memotong lidahmu."

Tapi aku melakukannya berkali-kali.

Saat aku flu dan pilek,

Ibu menegurku,

jadi lebih baik aku membuang ingus lebih cepat.

Lalu?

Maaf membuatmu menunggu.

Silakan luangkan waktumu.

Dan lalu, dan lalu...

Ibu pandai membuat pakaian.

Dia menggantungkan kain dan klip, klip,

seperti sulap.

Ibumu juga membuat pakaian itu?

Tidak, dia membeli yang ini.

Sebenarnya aku seharusnya memakai baju buatan Ibu,

tapi sobek semua, jadi hari ini aku memakai baju belian.

Ibu tidak suka sulaman di kerah ini.

Ayah pemain biola kursi pertama,

dia sangat pandai berenang di laut bahkan dia bisa menyelam.

Dia terlambat!

Jadi, kau tahu, um...

Itu saja?

Kenapa semua orang menyebutku anak yang bermasalah?

Aku Totto-chan.

Kau adalah

anak yang baik.

Totto-chan.

Jadi bagaimana tadi?

Mereka bilang mulai hari ini dan seterusnya, aku murid di sekolah ini!

Benarkah? Bagus.

Ya! Aku sangat menyukai sekolah ini.

Dan kepala sekolah juga.

Aku juga.

Ini.

Karamel!

Wow!

Apa yang kau bicarakan dengan kepala sekolah?

Semuanya.

Semuanya!?

Tidak heran butuh waktu lama.

Selamat malam.

- Halo. - Selamat malam.

- Aku pulang. - Ah.

Selamat datang.

Bagaimana kabar Tomoe?

Mereka bilang dia bisa mulai hadir besok.

Oh! Jadi begitu.

Sukurlah.

Ya.

Kuharap dia bisa cocok...

Totto-chan...

Selamat pagi!

Kotak makan siang, kotak makan siang!

Totto-chan, bisa kau ambilkan aku dua telur?

Totto-chan: The Little Girl at the Window subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left