Release info

아버님제가모실게요 Father I'll Take Care of You E42-170408
A Commentary by anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 42 dan mengunggahnya. Selamat menonton 😊

Tags

other
Published on: 2017-04-09
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 42"

Halo.

Pak Lee.

Apa yang kamu lakukan di sini?

Presdir Lee.

Pak Lee.

Aku sudah mendengarnya dari Seong Hoon

bahwa kalian dalam masalah.

Pasti karena itu kalian jual rumah ini.

Lalu kamu mau apa?

Maksudmu, kamu mau beli rumah ini atau apa?

Aku berharap begitu.

Apa?

Seperti kalian tahu, selama bertahun-tahun,

aku membeli bangunan-bangunan di daerah ini.

Aku akan beli rumah ini dengan harga yang bagus.

Lagi pula, adikku telah tinggal di rumah ini.

Jadi, aku tidak bisa mengabaikan yang terjadi.

Aku akan membelinya lebih tinggi dari harga pasar.

Kuharap kalian akan memakainya untuk melunasi utang

dan menemukan kedamaian lagi.

Apa katamu?

Jeong Hwa.

Kamu harus hati-hati bawa orang kemari.

Kenapa kamu bawa sembarang orang yang mau beli rumah ini?

Ada apa?

Pak Lee, pergilah. Apa pun yang terjadi,

kami tidak akan jual rumah ini kepadamu. Jadi, pulanglah!

Kak, pergilah. Cepat.

Sayang sekali.

Padahal aku datang untuk membantu.

Apa katamu?

Datang untuk membantu, katamu?

Kamu pikir kamu bebas mengatakan apa saja?

Hentikan, Seong Sik.

Lepaskan!

Baiklah, aku akan pergi.

Tapi jika kalian berubah pikiran,

hubungi aku kapan saja.

Permisi.

Kak!

Pak Lee!

Lihat dia.

Dia mengikuti kakaknya.

Tidak mungkin.

Dia begitu lemah

dan selalu tahu cara membuatmu marah.

Apa yang harus kita lakukan?

Kenapa Pak Lee menawarkan diri untuk beli rumah ini?

Nenek tidak tahu kenapa?

Dia yang membuat kita kehilangan segalanya.

Dia berencana beli rumah ini dan usir kita dari sini.

Dia hanya akan bawa adiknya dan melarikan diri.

Apa?

Itu jelas sekali.

Nenek, Ibu.

Lupakan saja. Orang lain akan datang.

Apa pun yang terjadi,

jangan sampai Pak Lee beli rumah ini.

Agen real estat juga berkata begitu. Ini lokasi bagus,

jadi, semua orang menyukainya.

Benar.

Pokoknya, jangan pernah

menjualnya kepada pria itu.

Aku kesal sekali.

Tanpa mengetahui identitas dia yang sebenarnya,

kita memohon, menyanjungnya, dan berterima kasih kepadanya.

Kita

sangat bodoh.

Ayah, haruskah aku keluar?

Tidak.

Biarkan saja dia.

Apa yang Kakak lakukan?

Haruskah Kakak sekejam ini?

Apa maksudmu "sekejam ini"?

Kakak ke sana hanya untuk membantu mereka.

Apa itu membantu?

Adakah satu dari mereka yang bisa membantu keluarga itu?

Adakah yang bisa menghasilkan uang?

Lagi pula, hanya kamu yang bisa.

Jadi, kakak hendak membelinya demi kamu.

Mereka tidak akan berpikir begitu.

Kenapa Kakak hendak membeli rumah itu?

Kakak mau apakan rumah itu?

Kenapa Kakak sangat kejam?

Kejam?

Kakak? / - Ya, benar.

Kakak tahu bahwa mereka menganggap Kakak menipu mereka.

Mereka tertipu, katamu?

Ya.

Itu masalah keluarga mereka.

Tertipu?

Siapa tertipu?

Siapa lebih tertipu?

Mereka sudah mengetahui semua dan kebenarannya,

bukankah setidaknya mereka harus minta maaf kepada kita? Tidak.

Bukankah setidaknya mereka harus mengungkapkan rasa menyesal?

Tapi apa yang mereka lakukan?

Mereka membenci dan perlakukan kakak seperti orang gila.

Mereka juga memperlakukanmu seperti pengkhianat.

Orang tua tewas, adik beradik terpisah.

Dengan alasan itu saja, mereka seharusnya minta maaf.

Tapi mereka memperlakukan korban seperti pembunuh.

Bahkan kamu sangat dekat dengan keluarga itu

sampai kamu menjauhi kakak.

Karena anak-anak bangkrut dan tidak berdaya itu,

suatu hari, mereka akan kehilangan rumah mereka.

Jadi, kakak hendak menyelamatkan mereka.

Melihat adikku yang tidak bisa meninggalkan mereka

karena terlalu dekat.

Kakak kasihan melihat dia diperlakukan tidak baik

dan menggunakan uangnya untuk membayar rumah itu.

Jadi, kakak hendak membeli rumah itu.

Tolong, Kak.

Tolong jangan egois.

Ini justru akan lebih menyakiti semuanya.

Kakak tidak bisa berbaikan dengan satu sama lain.

Berbaikan?

Tidak ada yang berbaikan di sini.

Lalu?

Ada orang yang harus memohon pengampunan

dan orang yang bisa memaafkan mereka.

Bagaimana kamu bisa menyamakan kematian Ayah

dengan kebangkrutan mereka?

Kak.

Kakak ingin menyelamatkan mereka karena mereka membesarkanmu.

Kakak ingin bantu mereka menjadi peminjam yang menunggak.

Kakak!

Aku tidak percaya ini.

Ini tidak boleh terjadi. Tidak boleh.

Apa begitu sulit?

Jika rumahnya dijual kepada kakak, mereka bisa mengatasi masalah ini.

Kamu bisa tinggal bersama kakak.

Atau

haruskah kakak memberi mereka sejumlah uang tunai?

Akankah itu menyelesaikan masalah ini?

Katakan kepada keluarga itu.

Suruh mereka menjual rumahnya kepada kakak.

Kakak akan membelinya demi kamu.

Suruh mereka menjualnya kepada kakak.

Hei!

Kamu! Keluar!

Tinggallah bersama kakakmu. Kenapa kamu datang kepada kami?

Jeong Hwa. / - Lepaskan aku.

Suruh dia kembali ke kakaknya.

Katanya rumahnya yang paling mahal di daerah sini.

Tinggallah di sana.

Kenapa kamu kembali ke rumah kumuh ini?

Pergilah ke kakakmu yang kaya itu.

Pergilah ke kakakmu yang bisa beli rumah ini

tanpa harus meneteskan keringat.

Pergilah ke kakakmu yang berengsek itu!

Hei, Han Jeong Hwa. Tidak bisakah kamu diam?

Kakak yang harus diam. Kakak yang menyebabkan semua ini.

Ya, semuanya memang salah kakak.

Ini semua salah kakak.

Astaga.

Kalian semua, hentikan. / - Ayah.

Khususnya kamu, diamlah.

Ayah. / - Sebaiknya kamu ke bawah.

Seong Joon, mari kita bicara.

Duduklah.

Dengarkan baik-baik perkataan ayah ini.

Ayah ingin kamu pindah dalam beberapa hari.

Apa?

Ikuti perkataan ayah.

Ayah.

Semakin lama kamu di sini, semakin berat bagimu.

Ini berat bagi kita berdua.

Ini juga akan berat bagi keluarga.

Tapi...

Ayah harus menjaga rahasia ini selamanya.

Maaf ini harus terjadi,

tapi karena kini semua telah terungkap,

kamu tidak bisa hidup seperti ini.

Kamu mengerti maksud ayah, bukan?

Pak Lee

memintamu tinggal bersamanya, bukan?

Bagaimana tidak?

Kami akan jual rumah ini

dan bisa menyicil sebuah rumah.

Jika keadaan lebih memburuk,

mereka akan semakin membencimu.

Ayah. / - Jadi,

sebaiknya kamu tinggal bersama kakakmu.

Ayah minta maaf

karena ayah tidak bisa melindungimu.

Ayah sungguh minta maaf.

Jadi, ayah ingin kamu segera pindah dari rumah ini, Seong Joon.

Aku tidak percaya ini. Bagaimana Oh Dong Hui bisa...

Diam.

Jika dia tahu,

tidak ada hal baik yang datang.

Maksud ayah, suatu hari nanti, dia pasti akan mengetahui ini.

Pertama, setelah wasiat nenekmu diubah,

tidak peduli jika dia dinyatakan sebagai cucu pemilik Grup Hwashin,

perusahaan yang bangkrut.

Karena pada saat itu, ini tidak terkait dengan kita.

Untuk sekarang, berpura-puralah kamu tidak tahu soal ini.

Jangan bertindak gegabah

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left