Curb Your Enthusiasm

Curb Your Enthusiasm

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Curb Your Enthusiasm - Third Season (2002) - HBO Go Retail Completed
A Commentary by Chesapeake_Ripper
Retail HBO Go

Tags

other
Published on: 2021-05-28
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku berhenti makan daging merah.

Benarkah?

Ya. Tak ada lagi daging merah bagiku.

- Bagus untukmu. - Itu cukup. Aku tak mau lagi.

- Bagaimana kau bisa lakukan itu? - Tak ada alasan.

Apa maksudmu tak ada alasan? Kau pasti punya alasan.

Tidak, tak ada alasan.

- Apa pedulimu? - Hei, Bodoh.

Kau tak bisa hanya katakan berhenti makan daging merah.

Pasti ada motivasi di balik itu.

Tak ada alasan.

Kau mau berinvestasi di restoran? Kau mau hadir di pertemuan besok?

Entahlah. Akan kupikirkan itu.

Baiklah. Ted Danson lakukan itu.

- Benarkah? - Ya.

Michael York.

- Begitukah? - Ya, dan dua orang lainnya.

Dapat manajer dan asisten manajernya dari Gus'.

Menurutmu itu investasi yang bagus?

Investasi yang sangat bagus. Sangat menyenangkan.

Pasti sangat menyenangkan.

Ya, benar.

Aku yakin itu benar.

Ya.

Kau tahu...

Hei!

- Apa masalahmu? - Apa maksudmu?

Melempar sesuatu ke dalam tempat sampahku.

Aku melempar sampah ke dalam tempat sampahmu.

- Ya, itu tempat sampahku. - Jadi?

Aku akan menghargai jika kau tak lakukan itu.

Bukankah sampah tempatnya di tempat sampah? Apa kau...

Sampahku tempatnya di tempat sampahku.

Sampahmu tempatnya di tempat sampahmu.

Apa bedanya?

- Bedanya? - Ya.

- Itu milikku. - Tempat sampahmu tidak penuh.

Aku tak mengerti.

Orang berikutnya yang melempar sampah ke sana, akan kuhajar dia.

Akan kusampaikan pesan itu pada orang berikutnya.

- Kau pikir aku bercanda? - Tidak, aku percaya padamu.

Aku akan beri tahu orang berikutnya.

Ya, lakukan itu.

- Hei. - Hai, Barbara.

- Hai, senang melihatmu. - Ya, bagaimana kabarmu?

Hai.

- Siap berangkat? - Ya.

- Lar, kau mau kopi, bir? - Tidak, kami segera pergi.

- Baiklah. - Ya.

- Bagaimana keadaanmu? - Kau tahu. Buruk.

- Buruk? - Ya.

- Aku ambil katalog. - Bagus sekali. Terima kasih.

- Bagaimana semuanya? - Bagus.

Dia terus bicara soal Chet.

- Kau tanya dia bingkai foto itu? - Tidak.

Bagaimana aku bisa tanya soal foto, dia seperti itu sepanjang siang.

Aku tak tahu harus apa soal ini.

Kita beri dia foto ini lima bulan lalu.

- Aku tahu, tapi dia sangat sedih. - Dia hanya harus membingkainya.

Suaminya sudah meninggal empat bulan sekarang, maksudku...

Akan kutanyakan itu sebelum kita pergi.

Baiklah, kurasa ini dia.

Bagus, terima kasih.

- Benar? Aku suka ini. - Benar, tepat sekali.

- Bukankah itu bagus? - Ya.

Tapi, aku hanya mau tunjukkan kau sesuatu yang berbeda.

Aku suka kemeja ini.

Bukankah itu foto yang bagus?

Itu jenis kemeja yang akan mau kupakai, bukan begitu?

- Itu bagus sekali. - Apa kau ambil foto itu di sini?

- Ya, itu di halaman belakang. - Benarkah?

Bukankah dia tampak sehat, Larry?

Kau tahu di mana dia beli kemeja ini?

Aku tidak ingat.

Tidak ingat sama sekali?

Aku hanya tidak ingat.

- Aku suka foto itu. - Aku tahu. Itu bagus.

Mungkin itu di mal atau di toko?

- Tidak. Tapi, akan aku... - Pikirkan.

Jadi, kau... Baiklah.

Terima kasih makan siangnya. Sangat menyenangkan.

- Apa itu di Santa Monica? - Aku tidak tahu.

- Kau tidak tahu. Baiklah. - Benar.

Itu kemeja yang sangat bagus.

Itu Caruso. Ya, itu Caruso.

- Di Wilshire Boulevard. - Ya.

Ya! Tentu saja, Caruso.

Itu foto yang bagus.

- Aku suka foto itu. - Ya.

Baiklah. Kami akan pergi.

Kurasa aku akan mampir di Caruso dan beli kemeja itu.

- Aku mau lihat apa ada warna lain. - Sampai jumpa.

Aku hanya mau tahu soal bingkai itu. Foto yang akan kau bingkai.

- Bagaimana itu? - Kau mau kami yang beli bingkainya?

Entahlah.

Karena itu sudah lima bulan. Kami hanya...

Kami hanya heran.

Suamiku meninggal tiba-tiba.

- Ya, itu empat bulan yang lalu. - Baiklah.

- Ada beberapa detail. - Benar.

- Itu harus kuurus. Benar? - Baiklah.

Semoga itu tak pernah terjadi padamu, Cheryl.

Kurasa kau tak akan berpikir soal bingkai...

Dia akan menari di Trevi Fountains, Roma. Kurasa kalau...

Itu hanya bercanda.

Maafkan aku.

Aku hanya tak siap untuk punya humor soal ini.

Aku minta maaf. Kau baik-baiklah.

Terima kasih untuk makan siang dan katalognya.

- Apa nama tempat ini? - Bobo's.

Bobo's? Aku suka itu.

Ted.

Jeff. Hei.

- Kau juga ikut dalam hal ini? - Teddy. Kau sedang apa?

- Kau habiskan uangmu untuk ini? - Kenapa tidak?

- Benarkah? Serius. - Ya.

Kau pernah lakukan hal seperti ini?

Aku pernah berinvestasi sekali untuk rumah bordil.

Aku banyak untung dari tempat itu.

- Bagaimana kabarmu? - Aku sangat baik. Aku baik.

Bagaimana kabar Mary?

Baik. Dia di Australia masih syuting film.

- Benarkah? - Dan itu sayang sekali...

Karena dia pasti gila melewatkan ulang tahun Jill.

Itu membuatku ingat, satu pekan dari hari Minggu ini...

- Pesta ulang tahun untuk Jill. - Aku pasti datang ke sana.

- Kau datang? - Sudah dalam jadwalku.

Ini bagian memalukannya.

Kami janji buat semacam pesta "Wizard of Oz."

Aku akan jadi Scarecrow.

Kalau aku dapat kostumnya, apa kau mau jadi salah satu karakter?

- Singa atau lainnya? Kau mau? - Singa, tentu. Ya.

Aku lakukan Singa yang luar biasa.

- Atau Tin Man. - Aku yang harus jadi Singanya.

Serius.

Biar aku yang jadi Singa. Kau tak akan menyesal.

Tin Man yang gemuk?

Aku tak bisa jadi itu, aku tak akan datang kalau aku jadi Tin Man.

- Aku akan jadi... - Biarkan dia jadi singanya.

Kau boleh jadi singanya.

Aku jadi Tin Man gemuk, itu akan buat anak-anak kecewa.

Bagaimana dengan Dorothy?

Bagaimana dengan Cheryl? Apa dia bisa datang?

- Cheryl bisa jadi Dorothy. - Dia akan mau?

- Dia pasti mau. - Bagus, terima kasih.

Aku akan cari kostum dan perlengkapannya.

Ini bagus sekali.

- Ya, kau menyukainya? - Ya.

Kau punya selera yang bagus. Di mana kau membelinya?

Aku membelinya...

Sebenarnya, aku lihat dari foto orang mati.

Semuanya, Larry David.

- Hei, Michael York. Apa kabar? - Senang bertemu denganmu.

Michael di sini untuk mengajari kita akting.

- Lou Dimagio. - Halo, apa kabar?

- Senang bertemu denganmu, Larry. - Hai.

Senang bertemu denganmu.

Aku yang akan mengelola restoran.

- Jim Swenson. - Hai, Jim.

- Kau sebelumnya manajer di Gus'? - Ya, benar.

- Theresa Nakamora. - Halo.

- Hai, Theresa. - Aku juga sebelumnya kerja di Gus'.

Silakan duduk.

Aku tak tahu apa akan ikut ini.

Kedengarannya sangat menarik, jujur kukatakan.

Tempat ini sangat bagus, lokasinya sempurna.

Kami punya banyak ide untuk restoran baru ini yang akan populer.

Aku tahu satu hal, aku tak akan beri kalian uang jika menyajikan kebab.

- Kau bercanda, 'kan? - Tidak, aku tak bercanda.

- Kurasa kami tak punya itu. - Kenapa kau fobia kebab?

Aku hanya tak tahan dengan kebab.

Fobia kebab?

Apa kau punya pengalaman buruk dengan kebab, apa yang terjadi?

Atau saat kau mengeluarkannya dari kayu tusuknya...

- Aku agak takut dengan tusuknya. - Itu tajam.

Tak ada kebab.

Tak ada yang akan memakannya dengan tusuknya, 'kan?

Bagaimana dengan ide ini.

Aku merasa tak pernah bisa dapatkan perhatian pelayan.

Jadi, aku usulkan di tiap meja harus ada bel.

Saat kau mau pelayan datang, kau hanya bunyikan bel...

Bagaimana kalau 3, 4 orang bunyikan bel bersamaan?

Bagaimana pelayan...

Pertama, tiap pelayan punya nadanya sendiri.

Jadi, dia bisa mengenali.

Saat pelayan dengar, "Ding, ding." Mereka tahu itu dia.

Lalu kalau, "Ding, ding, ding," itu nada lebih rendah...

Bel?

Mereka merespons bunyi bel seperti anjing Pavlovian?

- Itu seperti bel kepala pelayan. - Tepat sekali.

Aku terkejut kau tak tahu, itu budaya Inggris.

Itu hanya bel kepala pelayan yang berbeda.

Michael York, bagaimana menurutmu?

Aku sangat terkejut karena ide itu sampai aku jadi bodoh.

Michael, itu ide yang bagus. Pikirkanlah.

Apa lagi yang kau punya?

Bagaimana seragam pelayannya?

Kami punya kemeja putih yang bagus, celana warna gelap.

Dan tanda pengenal kecil. Tidak bagus, ya?

Kurasa kita bisa buat lebih baik dari itu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left