The first 193 lines.
My Lonely Planet
Episode 10
Tidak mau minum lagi.
Ayo.
Kalian minum saja.
Ganteng, kenapa pergi begitu awal?
Mau temani aku minum tidak?
Jangan sentuh aku.
CEO, jangan sombong begitu dong.
Jangan ambil kesempatan.
Miao Chan tidak suka disentuh orang asing.
Kenapa kamu datang?
Kamu sakit jiwa?
Apanya kucing-kucingan?
Hari ini aku memang ingin minum dengannya.
Kenapa?
Aku sudan bilang jangan sentuh kucingku!
Kamu gila ya?
Aku tahu.
Kamu mantan pacarnya kan?
Sudah putus masih tidak jelas begini.
Tahu malu tidak?
Mantan pacar.
Pramugari yang kamu bilang itu?
Ada apa ini?
Seperti yang kamu lihat.
Ini… tapi ini bukan pria
yang aku bilang itu.
Lagipula pramugari…
Aku asal mengarang demi harga diri.
Baik.
Mengaku dulu, bantu aku lewati ini dulu.
Banyak orang begini berbisik apa?
CEO Miao, kamu mau cinta lama bersemi kembali?
Kakak ipar, ayo minum.
- Dia tidak bisa. - Bisa.
Sedang apa?
Tenang, Coffee tidak akan membuatmu kecewa.
Tunggu.
Ke mana?
Ayo, ayo, ayo. Minum.
Pramugari ini bodinya lumayan bagus juga.
Pasti jago menari kan?
Ayo, menari.
Dia tidak bisa.
Tidak masalah.
Tariannya…
CEO Miao.
CEO Miao, cewek ini seksi juga.
Kamu harus kejar dia kembali.
Menurutmu, istriku?
Selamat untuk kalian.
Sudah cukup belum menarinya?
Sudah, ayo pergi.
Aku masih belum puas menari.
Bisa juga kamu. Mengembangkan potensi seadanya.
Kamu lihat, Coffee kamu tidak mengecewakan kamu kan?
Luar biasa.
Ohya.
Aku dengarkan kamu, makan catnip.
Akhirnya…
Kelak barang begini jangan berikan pada Miao Chan.
Siapa suruh kamu tidak tunggu aku selesai bicara.
Kenapa hari ini kamu berubah jadi Coffee?
Kalian bertengkar?
Tidak.
Kemarin dia menyatakan cinta padaku.
Kami berdua sudah bersama.
Benarkah?
Selamat ya.
Lalu kamu ada hal yang tidak menyenangkan lagi?
Tidak ada apa-apa. Tidak ingin bicarakan lagi.
Malam ini terima kasih ya.
Kamu bilang apa? Aku tidak mendengarnya.
Aku bilang aku mau pergi. Tutup pintu.
Miao Chan, ibu tidak akan meninggalkanmu.
Tapi Ray alergi.
Aku tidak mungkin biarkan dia ada bahaya.
Siapa yang bisa bantu aku merawatmu
dan aku bisa sering menemui kamu?
Sansan.
Terlalu ceroboh.
Ohya, dia.
Aku ingin keluarkan janji syarat pertama
dalam perjanjian kerahasiaan.
1 2 3 4 5 6 7 8, 4…
Wang Chen. Wang Chen.
Cepat kemari menari bersama kami.
Pagi Tante Liu.
Pagi.
Aku hari ini tidak menari. Aku mau pergi kerja.
Terima kasih.
Kenapa terima kasih padaku?
Tidak apa-apa, aku pergi.
Bagi komunitas pelajar,
Walnut memang sangat terjangkau.
Kualitas bagus dan murah juga.
Yang ini 100% katun, nyaman.
Walnut memang berhati nurani.
Tidak seperti merek lain.
Bahannya sangat jelek.
Musim dingin tahun ini mengandalkan jaket kalian.
Sama-sama tertulis 90% bulu angsa,
tapi lebih hangat dari merek lain.
Sepertinya Walnut laku keras bukan tanpa alasan.
Hanya sedikit jelek.
Tidak bisa begini terus.
Miao Yu memang benar.
Pasti metode bisnis aku bermasalah.
Kalau tidak ganti jalan pemasaran untuk Sunray saja.
Coba buka online shop.
Kamu sudah datang.
Ini…
Minggu depan ulang tahun ibuku.
Di restoran aku.
Mau undang kamu.
Jangan ada tekanan batin.
Semua ini diberikan gratis dari brand.
Bagi dia modelnya terlalu muda.
Jadi aku berikan padamu.
Terima kasih.
Malam ini ada jadwal tidak?
Malam ini aku mau antar Miao Chan ke rumah teman.
Aku antar kamu saja.
Tidak perlu, aku bisa sendiri.
Wang Chen, terima kasih.
Maaf.
Sebenarnya,
aku alergi bulu kucing.
Miao Chan.
Nanti ketemu paman Miao jangan takut ya.
Dia juga marga Miao.
Dia pasti akan merawatmu baik-baik.
Ini krim pengurai bulu.
Ini makanan kucing.
Ini krim asupan dan camilan.
Semuanya sudah saya kategorikan dan ditandai.
Kamu lihat baik-baik. Cara pemakaiannya tertulis di atas semua.
Demi Itali kamu,
bahkan Miao Chan pun tidak mau lagi.
Siapa yang tidak mau Miao Chan?
Aku hanya menitipnya sementara di sini.
Miao Chan tetap milikku.
Sudah, tidak perlu khawatir.
Kamu lihat Coffee.
Sifatnya begitu lembut.
Pasti tidak akan menyakiti Miao Chan.
Tenang saja.
Ini untuk Coffee.
Apakah kamu tidak pernah biarkan
Miao Chan berpisah darimu?
Waktu aku baru bertemu Miao Chan,
dia masih sangat kecil.
Eh... eh...
Lihat cakar kecilnya ini.
Daging tembemnya ini.
Cubit sedikit.
Kalian keterlaluan.
Mana bisa bersikap begitu pada kucing?
Kami sudah bayar, kenapa?
Apa hubungannya denganmu? Bukan kucingmu juga.
Benar-benar...
Pelayan.
Kenapa?
Kamu kenapa tidak urusi?
Maaf.
Kalian tidak bisa begitu pada kucing di toko.
Kenapa?
Kenapa terhadapnya?
Hanya main-main saja.
Betul. Kami tidak berbuat apapun juga.
Betul.
Kucing kalian dijual tidak?
Ini...
Bukannya tidak bisa juga.
Kucing ini... jual murah untukmu.
5000 saja.
5000?
Kucing ini 5000?
Kebetulan 5000.
Dia benar membelinya.
Ini...
Miao Chan.
Kelak panggil kamu Miao Chan saja.
Kita hidup saling bergantungan, oke?
Kita sembunyi,
dengan begini tidak ada yang menyakitimu lagi.
Tidak ada yang akan menyakitiku juga.
Sepertinya kita kebetulan terbalik.
Apa maksudnya?
Coffee melindungiku.
Kamu melindungi Miao Chan.
Tenang saja. Aku akan menjaganya baik-baik.
No comments yet. Be the first to leave one.