The first 181 lines.
Anne.
Apakah kau bersedia menerima cintaku
dan menikah denganku?
Aku tidak bisa.
Aku tidak bisa menikah denganmu.
Aku tidak bisa.
Kenapa?
Karena aku tidak mencintaimu.
Kau mempermainkan perasaanku?
Tidak.
Tidak, bukan begitu.
Selama ini kupikir aku mencintaimu,
tapi
sekarang aku sadar bukan begitu.
Kau menghancurkan hidupku.
Mohon maafkan aku.
Apakah aku sama sekali tidak punya harapan untuk bersama denganmu?
Hanya kau
yang bisa kucintai.
Terima kasih atas persahabatan yang kau berikan.
Selamat tinggal.
(Episode 24: Hari Ini Menandai Lahirnya Kebahagiaan Kita)
Bagaimana?
Tunggu sebentar.
Sebelum aku selesai berbicara, kau jangan berbicara dulu.
Royal melamarku.
Lalu,
aku menolaknya.
Tolak?
Phil, tolong jangan memarahiku.
Kau tidak akan mengerti.
Tentu saja aku tidak mengerti.
Kau membiarkan Royal mencintaimu begitu lama,
sekarang malah menolaknya.
Kau mempermainkan perasaannya?
Bisa-bisanya kau melakukan hal seperti ini.
Tidak, bukan begitu.
Jadi, kenapa?
Aku tidak bisa menjelaskannya,
entah terhadap Royal atau kau.
Sepertinya tidak ada gunanya lagi mengatakan apa pun padamu.
Ya, memang begitu.
Aku sudah mengacaukan semuanya.
Aku dibenci oleh Royal,
dibenci olehmu.
Bahkan aku juga membenci diriku sendiri.
Kasihan sekali.
Maafkan aku, Anne.
Biarkan aku memelukmu.
Biarkan aku menghiburmu.
Aku tidak berhak untuk memarahimu.
Kenapa dunia ini begitu rumit?
Penuh dengan hal yang sulit dijelaskan.
Sekarang hidup Royal sangat menyedihkan.
Setiap hari aku mendengar dia mencurahkan perasaannya yang tak ada habisnya.
Tapi perasaan-perasaan itu akan pudar suatu hari.
Dia selalu seperti itu.
Royal pernah putus dua kali.
Setelah itu, dia juga bangkit kembali.
Hanya kau
yang bisa kucintai.
Jadi, kurasa kau tidak perlu khawatir.
Meski agak disayangkan tidak bisa menjadi anggota keluargamu,
tapi seharusnya aku bisa menjadi temanmu, 'kan?
Ya, tentu saja, Dorothy.
Bagus sekali!
Kalau begitu, aku ingin mengirimkanmu surat.
Alamat rumahmu...
Di Pulau Pangeran Edward,
Avonlea,
Green Gables.
Anne, selamat pulang.
Marilla.
Ratu Salju...
Ya, bagian dalamnya sudah busuk.
Tumbang ditiup angin bulan Maret.
Pohon ini sudah ada sejak aku dan Matthew masih kecil.
Selanjutnya, akan terasa sepi karena berkurang sebuah pohon
saat melihat ke luar jendela.
Bisakah ceritakan kepadaku
apa yang terjadi di Avonlea selama ini?
Selain yang diceritakan lewat surat,
tidak ada hal lain lagi.
Oh ya, Rachel.
Apakah sudah menceritakan tentang Jane kepadanya?
Jane kenapa?
Sepertinya Jane Andrews sudah menikah dengan miliader dari Winnipeg.
Wah, lama tidak mendengar kabarnya.
Aku sangat senang untuknya.
Aku merasa dia pantas menikmati kebahagiaan di dunia ini.
Tentu saja Jane adalah gadis yang baik,
tapi rasanya tidak cocok dengan miliader itu.
Cincin pernikahannya adalah sebuah berlian yang sangat besar.
Dipakai di tangannya seperti kaleng salep.
Bibi, kau terlalu berlebihan.
Oh ya?
Sebenarnya Rachel
khawatir karena kau masih belum punya pasangan.
Itu wajar.
Karena aku mengacaukan semuanya.
Maksudmu soal Royal?
Ya, selanjutnya aku harus menerima hukuman atas perbuatanku.
Meskipun kau bersikeras seperti ini, tidak akan mengubah apa pun.
Bagaimana kondisi Gilbert Blythe?
Minggu lalu aku melihat dia kembali,
rasanya mukanya agak pucat dan sangat kurus.
Gilbert sangat berjuang.
Dia sudah diterima oleh Fakultas Kedokteran Redmond.
Jadi, kurasa dia mungkin agak lelah.
Juga dapat Beasiswa Cooper yang tak pernah diterima siapa pun dalam 5 tahun terakhir.
Hebat sekali.
Kau juga mendapat peringkat unggulan dalam sastra, 'kan?
Jane Andrews tidak dapat.
Bibi.
Apakah Diana baik-baik saja?
Tidak disambut oleh Diana saat pulang,
aku tetap merasa agak kesepian.
Diana ada banyak kesibukan.
Kau seharusnya juga tahu.
Kau pergi cari dia saja.
Wah! Kenapa imut sekali?
Cepat lihat. Anne sudah pulang.
Dia sama persis dengan Fred.
Awalnya aku ingin anak perempuan.
Ingin diberi nama "Anne".
Tapi Fred kecil yang lahir.
Biarpun diberikan sejuta anak perempuan, juga tidak akan kutukarkan.
Semua anak bayi sangat imut.
Semuanya adalah anak yang baik.
Jika yang lahir adalah Anne kecil,
pemikiranmu juga akan sama.
Ya, memang begitu, Nyonya Allan.
Aku sudah tidak sabar menunggu anak berbicara, Anne.
Aku ingin mendengarnya memanggilku ibu.
Aku sangat menantikannya.
- Tidak peduli sakit atau sehat. - Ibuku terus mengeluh.
Katanya andai gereja tempat Jonas bekerja bisa berada di tempat yang lebih bagus.
Tapi selama ada Jonas,
biarpun pergi ke ujung tanah tandus,
juga akan ada perasaan seperti bunga mawar yang mekar.
Anne, aku sangat bahagia.
Benar-benar sangat bahagia.
Saking bahagianya aku merasa dadaku sakit.
Di sekitarku,
semuanya dikelilingi oleh kebahagiaan, Matthew.
Ya, aku juga, Matthew.
Aku juga sangat bahagia.
Aku mencoba untuk berjalan keluar dunia.
Dunia sekarang tidak seperti dulu lagi.
Diselimuti oleh keromantisan.
Dengar baik-baik, Davy.
Hal tadi jangan diberi tahu pada Anne...
Aku pulang.
Anne, selamat pulang.
Selamat pulang.
Selamat pulang.
Selamat pulang, Kak Anne.
Kau kehujanan.
Bagaimana acara pernikahannya?
Sangat bagus. Phil sangat cantik.
Semuanya sangat baik padaku.
Jadi, aku jadi terlalu lama di sana.
Tapi tetap di rumah paling nyaman.
Membuat orang merasa tenang.
Davy, sepertinya kau semakin tinggi ya.
Ya, sudah tumbuh 1 inci lebih tinggi dari sebelumnya.
Sekarang tinggiku sudah tidak kalah dari Milty Boulter.
Oh ya, Kak Anne.
Kau tahu Kak Gilbert akan segera mati?
Davy!
Eh?
Gilbert...
Apa katamu barusan?
Aku bilang dia sudah hampir mati.
- Davy! - Anne!
Kau jangan menunjukkan ekspresi seperti itu.
Kau tidak boleh menunjukkan ekspresi seperti itu.
Kami tidak berencana memberitahumu mendadak seperti ini.
Jadi, dia benaran akan mati?
Kondisi Gilbert sangat buruk.
Setelah kau berangkat ke Bolingbroke,
No comments yet. Be the first to leave one.