The first 200 lines.
M
Mo
Moe
MoeN
MoeNc
MoeNco
MoeNcod
MoeNcode
MoeNcode .
MoeNcode .N
MoeNcode .Ne
MoeNcode .Net
MoeNcode .Ne
MoeNcode .N
MoeNcode .
MoeNcod
MoeNco
MoeNc
MoeN
Moe
Mo
M
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Watch | Download Anime Online
Kepantai yok!
Okay? pergi aja sono.
Musim panas bentar lagi!
Libur Terlama bagi Manusia!
Kenangan Musim Panas
Aku udah Buat Buku Pedoman!
Semangat Banget yee.
Tolong Biarkan aku ikut.
Tentu!
ke pantai, kau bilang?
Teganya kalian Main Solo?!
Seharusnya kan Tanya Saran Dari aku juga?
Kapan kita pergi?
menurutku hari pertama liburan sangat cocok.
Teganya Menentukan Tanggal Tanpa tanya aku dulu?!
Aku cemas gak punya Bikini.
Haruskah kita belanja sepulang sekolah?
Aku bahkan gak punya sama sekali!
Ane Gak ikut Gan.
Pantai? Rempong Banget.
Ngomong Apaan, Gab. kau harus ikut!
Hey!
Kalian Memajukan rencana tanpaku!
Apa Maksudnya?!
Mengkin Mereka Perhatian Karena Aku Sering Sibuk?
Yeah, Pasti gitu.
Bintang pagi yang sedang bersinar sepertiku selalu punya jadwal super padat.
Upacara Penutupan
Episode 4 Liburan Musim Panas, Ho!
Begini...
Wah, lagi nganggur, nih.
Liburan musim panas hampir dimulai, tapi jadwalku cukup lengang.
Sungguh keajaiban. Aku nggak punya rencana.
Kesempatan sempurna buat jalan bareng sama aku.
Panas, tempat yang ada airnya bakalan enak banget, nih.
Misalnya saja, pantai.
Ah, nganggur!
Wow, barusan dia sok bijak, ya?
Melihatnya saja jadi kasihan.
Rencananya nanti akan kuajak dia, tapi...
Akan kusampaikan ke Satania mengenai rencana kita ke pantai.
Biar aku saja.
Satania!
Nah, ini dia!
A-Ada perlu apa?
Sebenarnya, kami berencana piknik ke pantai.
Oh, serius?
Cuma itu.
Sudah kusampaikan padanya.
Kamu ini iblis, ya?
Kasihan Satania! Dia trauma, tuh!
Harusnya kamu ajak dia!
Haduh. Aku nggak sadar.
Sudah sewajarnya begitu!
Satania!
Hei, mengenai ke pantai...
Huh? A-Apa?
Aku juga ikutan ke pantai. Jatah kebahagiaanmu akan kurebut.
Dia memberitahu cuma buat menghabisi Satania!
Kenangan Musim Panas
Ini, Satania.
Buku panduan ini buat kamu.
Ikutlah sama kami ke pantai.
Baiklah kalau kamu memaksa.
Aku ikut kalian. Berterimakasihlah.
Ada pertanyaan lagi?
Aku!
Apa, Satania?
Siapa yang bawa wastafel dapur?
Pertanyaan macam apa, tuh?
Nampaknya, di dunia manusia,
seseorang harus menanyakan ini sebelum piknik.
Goblok.
Lihat halaman ketiga di buku panduan.
Sudah kamu masukkan soal wastafel?
Aku juga punya pertanyaan.
Apa?
Apa pantai terasa menyenangkan kalau nggak bisa renang?
Gabriel, kamu nggak bisa renang? Payah.
Ah, apa perlu aku yang ajari Gabriel?
Membayangkannya saja membuatku pengen muntah. Enggak, ah.
Kenapa?!
Jangan khawatir.
Ada banyak kegiatan yang berhubungan dengan air nanti pas di sana.
Di sana bahkan ada banyak kafé cabana!
Halaman 25 ada petunjuk mengenai gaya renang yang berbeda
dan instruksi bagaimana langkah yang diambil, jadi periksalah lebih lanjut.
Apa lagi yang ada di dalam buku? Nubuat?
Vigne! Aku menemukan ada kesalahan di buku panduan ini!
Huh? Maaf. Mana?
Halaman dengan grafik pengukuran tubuh kita sepertinya menghilang!
Enggak ada halaman macam itu.
Aku menunggu untuk melihatnya di lain kesempatan.
Nubuat untuk berikutnya: tidak mungkin ada.
Operasi: Piknik ke Pantai Liburan Musim Panas! Splash
Lanjut, kita tetapkan harinya. Enaknya kapan?
Lebih cepat, lebih baik!
Gimana kalau tengah pekan minggu pertama?
Boleh. Kumpul jam berapa?
Keren! Kayak kencan!
Terima kasih telah mengatur perjalanannya. Aku tak sabar ingin ke pantai.
Hambatan yang tersisa sekarang adalah ujian akhir.
Sial, aku lupa itu! Menyusahkan sekali.
Cuma ujian, tinggal dikerjakan saja.
Pantainya memanggil namaku!
Tapi kalau kamu gagal dalam ujian,
bukankah kamu akan dapat kelas remedial di sebagian awal liburanmu?
Kalian sudah siap menghadapi ujian?
Aku sudah.
Aku juga.
Liburan musim panas!
Pantai!
Stasiun!
Pantai!
Hei, lha kok?! Hujannya lebat gini!
Ya... Ada kemungkinan 60% hujan.
Apa kita bisa melakukan sesuatu?
Biar aku pikirkan...
Enaknya kita pulang saja!
Kenapa kamu bersinar seperti matahari?!
Dari awal emang aku nggak mau ikut.
Dasar malaikat kejam!
Terus lumba-lumba yang kecewa ini mau kuapakan?!
Kempiskan.
Ya, kita tidak bisa mengubah cuacanya.
Apa?!
Tidak bisa.... Tidak bisakah seseorang lakukan sesuatu?
Kalau aku bisa, akan aku lakukan.
Ya. Terima kasih.
Raphi? Ada apa?
Oh, hanya telepon sebentar ke seorang kenalan.
Hei! Lihat langitnya!
Langitnya?
Ada celah di awannya!
Ya! Cerah!
Kamu melakukan menelpon pihak surga, 'kan?
Sepertinya Surga telah mendengar do'a kita.
Gara-gara kamu, tahu!
Nah, orang-orang lemot, ayo!
Dia tidak mencurigai apapun.
Yang sudah terjadi biarlah terjadi. Kita juga harus buru-buru berangkat.
Kejadian seperti kadang memang terjadi.
Padahal kukira acara ke pantai akan dibatalkan.
Ruang Ganti
Mau sampai kapan ganti bajunya, lemot?
Kamu juga belum ganti.
Inilah yang dinamakan polos.
Lihat dan pelajari.
Tadaah! Aku memakai baju renang didalam bajuku!
Hal-hal yang kamu katakan sebenarnya bisa berguna!
Ruang Ganti
Shower
Akulah yang pertama keluar!
Dasar kelewat semangat.
Kamu nggak pakai rangkap baju renang?
Enggak.
Pantai!
Luas banget!
Lihat! Tidak terlalu buruk!
Ya! Dan juga tidak ada makhluk aneh atau menakutkan di sini.
Dan kalian masih mau ke pantai?
Ayo nyemplung ke air!
No comments yet. Be the first to leave one.