YOU

YOU (You)

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

You S03 Complete NF WEB-DL
A Commentary by PeanutButter
A Netflix Original Subtitles

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2021-12-15
Downloads: 106
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX

Aku selalu percaya dengan jodoh.

Ada pasanganku di luar sana.

Pasangan sempurna, belahan jiwa.

Untuk dia, akan kulakukan apa saja.

Lebih dari sekali aku patah hati.

Membusuklah di sana, dasar berengsek gila.

Hidupku tak selalu mudah.

Lihat perbuatanmu?

RUMAH PENAMPUNGAN IRVING

Tapi semua itu terasa sepadan saat aku bertemu Love Quinn.

Aku serigalamu.

Aku mencintainya.

Kuterima semua dirinya, bahkan bagian yang sulit.

Kau hanya perlu menjaga saudaramu tetap aman. Kau gagal.

Tapi aku salah… tentang Love.

Cari kota lain. Saat sampai, kuberi kau identitas resmi,

akan kukirim uang, kau bukan dibuang.

Persetan.

Saat itu, sudah terlambat.

Kini kita bisa bersama.

Kita tak bisa bersama.

- Benar-benar terlambat. - Jangan, aku hamil!

Lalu aku sadar siapa yang harus kulindungi.

Putri kami.

Demi dia, aku pindah ke tempat sepi,

dan kaya di luar San Francisco.

Demi dia, kunikahi monster itu, ibunya.

Demi dia, kukunci diriku di penjara ini.

Entah bagaimana kami berdua akan keluar.

Tapi ada bagian lama diriku yang tak bisa hilang.

Aku masih percaya dengan jodoh.

Ada orang yang tepat untukku di luar sana.

Aku tak pernah memikirkan yang terjadi setelah pria bertemu wanita.

Karena kita tahu:

"Dan mereka hidup bahagia selamanya."

Layar menjadi hitam, daftar pemain muncul.

Aku seharusnya bertanya lebih banyak.

Karena aku mengalami hal-hal buruk dalam hidupku.

Tapi ini?

Aku butuh peta.

Joe.

Itu tandamu.

Potong tali pusarnya.

Aku pernah mengatasi hal sulit, aku bisa melakukannya lagi.

Aku harus.

Untuk melindungi putriku.

Selamat, Yah. Dia laki-laki.

- Laki-laki? - Hei.

- Hai. - Celakalah diriku.

Begitu juga putraku.

- Hati-hati. - Siapa nama calon presiden ini?

Henry.

Nama tengahnya?

Forty Quinn-Goldberg.

Kami diberi tahu anak perempuan.

Mungkin dia malu.

- Petunjuknya ditutupi. - Karma. Tuhan berutang putra pada kami.

Seperti yang kubilang, aku celaka.

Setelah anak kami lahir,

hidup di daerah pinggiran seperti ini terasa masuk akal.

Kami pindah ke Madre Linda karena sekolahnya.

Setelah kabut California Utara menghilang, semuanya jelas.

Tetangga usil melihat penuh curiga

dari balik peralatan taman dan kamera bel pintu.

Tapi ini lingkungan teraman di California.

Siapa tak mau berkorban demi itu?

Kami punya semuanya.

Putraku punya semuanya.

Keluarga sempurna, didanai uang haram Quinn.

Kita ingin sukses dengan usaha kita sendiri.

Kita berkompromi jika terpaksa, jika untuk anak-anak kita.

Selamat datang di rumah, Forty.

Kita bisa gunakan nama aslinya.

Kita kini keluarga.

Aku, seorang putra, dan ibunya, yang biasanya baik,

tapi sesekali membunuh dengan tangan kosong.

Apa yang bisa salah?

Kami jarang keluar rumah sejak pulang dari rumah sakit.

Kubayangkan menjadi orang tua seperti esai oleh Nicholson Baker.

Hal-hal kecil menjadi luar biasa.

Ya.

Atau mungkin novel karangan Louisa May Alcott.

Kerja keras, tapi memuaskan. Bahkan mulia.

- Lekas. - Baik.

Ternyata, menjadi orang tua adalah Groundhog Day oleh Jean-Paul Sartre.

Joe.

Meski hidup dalam mitos Yunani

tentang mendorong batu besar kotoran bayi ke atas bukit,

rasanya luar biasa, keinginan untuk melindungi.

Itu terasa kuat. Akan kulakukan apa saja untuknya.

"Aku memikirkan keheranan Gatsby saat dia melihat

sinar hijau di ujung dermaga Daisy.

Dia jauh-jauh ke halaman biru itu, dan…"

Tak apa-apa.

Yang tak kurasakan adalah kedekatan.

Makin kucoba mendekatkan diri, makin keras tangisannya.

Dia tahu kami tak punya itu.

- Kau tak apa? - Aku tak apa-apa.

"Aku tak apa-apa" artinya "putingku berdarah,

hormonku masih kacau,

enam bulan belum tidur, dan belum bisa menerima

kematian saudaraku."

Nenek datang. Mana cucuku yang sempurna?

Lihat yang dibawa untuk Forty.

Orang yang juga tak menerima kematian Forty,

Glamma Dottie, yang menyewa apartemen tak jauh dari sini.

Ibu, namanya Henry.

Bau Henry seperti butuh popok baru.

Ibu saja. Jika kau mau…

memotret Ibu untuk diunggah.

- Baik. - Meskipun dia mengabadikan dukanya

secara ekstensif di Instagram.

Dukunnya memastikan Henry adalah reinkarnasi Forty.

Karena Henry girang saat dia bersamanya,

tak seperti denganku, dukun Dottie mungkin benar.

Setidaknya aku punya pengingat kecil akan kehidupanku yang dahulu.

Tak ada toko buku di neraka kecil ini,

tapi ada yang mau membeli di internet.

Kukirim labanya kepada Ellie…

saat dia memberi kabar.

Saat sesekali kami keluar rumah, Forty…

Bukan. Henry selalu menangis sebelum minuman kami selesai.

Anak kembarku bertekad masuk buku rekor.

Namaku Sherry.

Dia ibu pemengaruh yang terkenal di sini, Sherry Conrad.

Blog, siniar, dan mereknya bernama Heart-Shaped Mistakes…

Ya, ampun. Adalah pusat menyombong dengan sopan dan keunggulan

ditutupi kata-kata bijaksana.

- Aku Love. - Quinn-Goldberg?

- Ini Joe? - Ya.

Si tampan ini adalah Forty, benar?

- Henry. - Gila baru sekarang kita bertemu.

Ya. Anak kami baru lahir.

Astaga. Aku amat paham.

Senang akhirnya kita bertemu.

Kita harus pergi minum kopi, Love. Aku akan berbagi rahasia.

Nada itu,

hangat dengan nuansa merendahkan yang amat halus.

Kau hebat. Sampai jumpa.

Terima kasih. Dah.

Aku tak butuh persetujuannya. Apa-apaan?

Untung tak kutikam matanya. Ayo kita pergi.

Dalam menjaga bayi manusia tetap hidup,

kita tak boleh terlalu memilih siapa teman kita.

Aku berteman dengan wanita

yang melucu soal menikam mata seseorang.

- Tapi sebenarnya mampu melakukannya. - Kau mau?

Terima kasih.

Tak kubiarkan diriku memikirkan siapa dan apa itu Love yang sebenarnya.

Tugasku adalah menjadi suami baik agar bisa jadi ayah baik.

Hei, Natalie!

Hai.

Aku tak paham apa masalahnya.

- Siapa? - Tetangga kita, Natalie.

Tak ada hadiah darinya saat kita pindah, dan kelahiran Forty.

Henry.

Ya, kau benar. Ada yang aneh dengannya.

Apa, ciumanku salah? Atau…

Bukan, aku hanya lelah.

Rumah ini berantakan. Sherry baru saja mengatakan…

- Aku tampak kacau. - Dia bodoh. Berbaringlah.

Aku akan mengurus ini dan dia.

Dia mulai lagi. Tiap kali kusentuh.

Biar aku saja, Joe.

Tenanglah.

Ayo. Kita ke kamar.

Hei.

Kenapa anakku tak menyukaiku?

Bayi tahu jika hatimu tak tulus.

- Aku… Apa… - Tidak. Maaf. Hanya pikiranku.

ALAM LUAR YANG HEBAT

MENJADI TEMAN DENGAN TAS POPOK

Persetan.

Love benar. Hatiku tak tulus.

Bagaimana bisa setelah kau mencurinya?

Love?

Hei…

popok tinggal sedikit, aku akan segera kembali.

Jujur, kau alasanku bertahan di penjara ini.

Lampu hijau di ujung dermagaku.

Mengetahui perasaanmu sama denganku.

Halo, Tetangga.

Aku tak ingin ini terjadi di sini.

Aku mau tempat mewah. Kau pantas mendapatkannya.

Di mobil tak apa-apa. Diam dan cium aku.

Kau membaca pikiranku?

- Hei, Tetangga. - Hai, Natalie.

Kau pasti amat kurang tidur. Bayimu kudengar sering menangis.

Bukan. Bayi wajar menangis. Hanya…

Aku paham kau tidur di tempar parkir toko swalayan.

Ini. Kau tak perlu masuk.

Kau memperhatikanku juga.

- Terima kasih. - Satu hal lagi.

Jangan percaya omong kosong menyusui mencegah kehamilan.

Saudariku tetap hamil juga.

Teman saling memberi tahu. Jadi…

Kau merayuku?

Mungkin kondom itu lelucon dari tetangga

yang ingin mengeruhkan suasana.

More Indonesian subtitles for YOU

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left