Release info

놀면뭐하니 How Do You Play E29 NEXT VIU
놀면뭐하니 How Do You Play? E29 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2020-02-09
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Keheningan dan kegelapan"

"Memenuhi lorong sepi ini"

"Seorang pria berjalan melewati keheningan itu"

Tempat apa ini?

"Melihat sekeliling"

Apa?

Apa itu?

"Sesuatu menarik perhatian Jae Seok"

"Rumah beratap genting aneh yang sangat besar"

Apa ini?

"Dia berjalan masuk seolah-olah sedang dirasuki"

Sungguh? Astaga.

Berapa lama aku harus memasak ramyeon?

"Pembukaan kejutan Restoran Ramyeon Kehidupan berlangsung dua hari"

Ini tidak masuk akal.

Aku sudah memasak ramyeon selama beberapa hari.

Aku bahkan bukan koki.

"Tiga menu utamanya tetap sama"

Apa? Ada yang memesan tempat?

"Seorang tamu istimewa menunggu"

Astaga.

"Dia sangat tersentuh dari lubuk hatinya"

"Dia sangat merindukan pimpinan agensinya sekarang"

- Halo? - Apa maksud pemesanan ini?

Ya. Beberapa orang bilang mereka sangat ingin mencicipi masakanmu.

Ayolah. Aku bermaksud mengatakan ini lebih awal.

Dengar. Produser Kim Tae Ho.

Aku bukan pemilik restoran.

Konsep Restoran Ramyeon Kehidupan ini adalah

saat ada pesanan, kita akan membuka cabang

sedekat mungkin dengan tamu.

- Astaga. - Itu konsep kita.

Aku tidak bisa membentakmu karena kamu tidak ada di sini.

Aku berada jauh darimu.

Baik. Akan kututup teleponnya.

Dia jauh dari sini?

Acara memasak dan makan tidak cocok untukku.

"Ramyeon Kehidupan"

"Dia langsung menerima kenyataan dan berganti pakaian"

Jika mereka mau ramyeon desa yusanseul, semua menjadi rumit.

"Dia mungkin menggerutu"

"Tapi dia khawatir para tamu akan segera datang"

"Dia gugup dan mengatur semuanya"

"Restorannya belum buka"

"Tapi koki sejati ini bersiap dengan hati-hati"

Kita pergi sekarang?

Kamu tidak tahu betapa anehnya kita berpakaian begini saat musim dingin?

"Dalam sepuluh menit"

"Dia akan mengguncang restoran itu dengan kepercayaan diri"

Bukankah kita harus belok kiri?

"Pasangan Lee Hyori dan Lee Sang Soon"

Dia di dalam sana.

Kenapa dia berlagak keren?

Dia bersikap seperti bintang yang sedang naik daun

di industri ramyeon.

Untuk apa baret itu? Dia seniman?

"Mereka sudah selesai memindai sang koki dari jauh"

"Seniman Yu tidak tahu bahwa dia dimata-matai"

"Pasangan itu perlahan berjalan mendekat"

Tok, tok.

Tok, tok.

Tok, tok.

"Ini aku, Hyori"

"Bersama belahan jiwanya"

Apa...

Ini Restoran Ramyeon Kehidupan?

Bagaimana bisa...

"Suara Hyori membuatnya gemetar"

Kamu koki ramyeon yang sedang naik daun.

Apakah kalian

memesan tempat...

- Sang Soon. - Halo.

"Sambutan hangat"

Kenapa kamu begitu santai di dekatnya, tapi tidak di dekatku?

Kenapa kamu tidak memanggilku Hyori dengan santai?

- Hyori. - Hei.

"Dua menit lalu"

"Dia penuh keluhan"

"Sangat penurut"

Kenapa kalian ada di sini?

Kami datang

untuk makan ramyeon.

- Kalau begitu, memasaklah. - Memasak.

"Napas yang terengah-engah"

- Memasaklah. - Mari lihat seberapa hebatnya kamu.

Buatkan ramyeon yang enak.

Sulit kupercaya.

- Ini waktunya makan malam. - Aku bertemu banyak tamu.

Terlalu membebani?

Sejauh ini, kamu yang paling sulit dihadapi.

- Pikirkanlah. - Tapi itu lebih mudah baginya.

Tapi Sang Soon saja tidak masalah.

Dia bersikap aneh hanya jika bersamamu.

Dia bersikap aneh bersamamu.

Kenapa begitu?

Karena ada orang yang akan melindungiku?

Aku sangat terkejut.

- Aku tadi banyak mengeluh. - Kenapa?

Siapa yang memesan tempat di akhir pekan?

"Lantas? Kamu tidak senang?"

Kalian datang untuk ini?

- Ya. - Tentu saja.

- Dari Pulau Jeju? - Tentu saja.

Sang Soon bilang saat kamu di Seoul,

- kamu menjadi disjoki. - Ya.

Dia datang ke Seoul untuk tampil kemarin.

Benarkah?

Ada satu acara lagi nanti malam.

- Di Hongdae. - Di Hongdae.

Kamu akan ke Hongdae nanti?

Kami harus datang jika ingin bertemu denganmu.

Sulit untuk bertemu kecuali ada alasan.

Kamu sulit sekali ditemui.

Aku tidak sulit ditemui.

Kamu sibuk.

Aku hanya melihatmu di televisi.

Aku teringat sesuatu.

Saat aku mengunjungi Pulau Jeju dengan Jung Hyung Don.

Ya, ramyeon Bunda Teresa-ku.

Bunda... Astaga.

- Itu... - Memberi dan menerima.

Kamu benar.

"Setelah melampiaskan kekesalannya mengenai kehidupan di pulau"

"Jae Seok, aku ingin pergi ke Seoul"

"Tersentuh"

"Ramyeon Bunda Hyoresa-nya penuh cinta"

"Kamu harus makan tepat waktu"

"Kenapa kamu mengejar kekayaan?"

"Bahkan komentarnya ada di tingkat orang suci"

- Aku bisa membalas budi. - Kamu harus melakukannya.

Apa yang kumasukkan saat itu?

Kutambahkan abalone ke dalamnya.

- Semua bahan yang kita punya... - Ya.

- Bukankah kutambahkan boga bahari? - Ya, benar.

Kami menikmati ramyeon yang kamu masak dengan penuh perhatian,

tapi kamu membuatnya dengan terlalu banyak air.

Akan kuberi tahu sekarang, kuahnya terlalu hambar.

- Dalam "Laborhood on Hire"... - Itu topi seniman?

Apa itu biji ek?

Biji ek?

"Halo, Biji ek. Aku kelomang"

- Dengar. - Baik.

Itu sedang tren saat ini?

Ini bukan tren.

Jadi, ini menunya?

- Itu menunya. - Ramyeon jjajang tumis?

Kamu pasti punya menu favorit.

Pasti ada sesuatu yang ingin kamu masak

untuk adikmu dari Pulau Jeju.

Bukan yang kamu robek saja dari bungkusnya lalu dimasak.

Hyori.

Makanan istimewa dengan lebih banyak kerja keras.

Makanan hanya untuk orang itu.

Jika itu yang kamu inginkan, makanlah ramyeon yusanseul.

Buatkanlah itu untuk kami.

Kalian berdua akan makan itu?

Dia harus pesan menu lain.

Kenapa tidak pesan yang sama?

Ke mana pun kami pergi, kami memesan hidangan berbeda

- dan saling mencicipi. - Benar.

Masalahnya, akan lebih singkat jika kalian memesan yang sama.

Ada hal lain yang ingin kamu coba?

- Mau ramyeon jjamppong? - Ya, ramyeon jjamppong.

Ramyeon jjamppong spesial.

Pemilik restoran macam apa yang menentukan makanan pelanggan?

Benar.

- Kalau begitu, jangan beri menu. - Kami tidak bisa makan

apa yang kami inginkan di sini?

- Tulis satu hidangan saja di menu. - Ya.

Masalahnya...

Baik. Terserah saja.

Jika kita membahas ini,

- itu hanya... - Melelahkan.

- Itu melelahkan. - Kalian datang dari Pulau Jeju.

Aku akan mentraktir kalian.

Mari kita mulai.

Biar kulihat. Aku harus mengambil bahan-bahannya.

- Di Korea... - Dia memasak hanya untuk dua orang?

Kurasa begitu.

Cantik sekali, bukan?

Jangan berbisik.

Dan...

Pelanggan tidak boleh berbincang pribadi?

- Harus bicara dengan pemiliknya? - Harus dengan pemiliknya?

Jika berbisik, kalian seperti menggunjingkan aku.

- Jangan lakukan itu, paham? - Kamu lucu sekali.

"Dia tidak bisa bekerja jika merasa terganggu"

Akan berlebihan bagi Hyori jika kutambahkan terlalu banyak.

Waktu berlalu begitu cepat.

Kapan kamu libur?

Aku? Di hari Minggu?

Jika tidak ada syuting di hari Minggu.

Satu hari libur dalam sepekan?

Satu hari dalam sepekan.

Satu hari libur dalam sepekan pasti terasa berat.

- Itu... - Kamu tidak berlibur?

Aku tidak berlibur tahun lalu.

- Sejujurnya... - Kalau begitu,

kamu mengorbankan seluruh hidupmu demi masyarakat.

- Itu sangat spesial. - Kulakukan karena aku suka.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left