The first 200 lines.
TEOFANI
PERWUJUDAN TUHAN SECARA NATURAL ATAU SUPRANATURAL
Tuhan, Engkau, yang melihat kami dari takhta-Mu di surga
dan mengindahkan doa-doa kami dengan kebaikan.
Adolfo, apa kau menerima María de los Dolores sebagai istri sahmu
dan berjanji untuk setia kepadanya dalam suka maupun duka,
dalam sakit dan sehat,
mencintai dan menyayanginya hingga maut memisahkan?
Ya.
María de los Dolores, apa kau menerima Adolfo sebagai suami sahmu
dan berjanji untuk setia kepadanya dalam suka maupun duka,
dalam sakit dan sehat,
mencintai dan menyayanginya hingga maut memisahkan?
Ya.
Semoga Tuhan dalam kebaikan-Nya
mengukuhkan sumpah yang telah kalian ucapkan di hadapan Gereja
dan menurunkan anugerah-Nya kepada kalian.
Apa yang telah dipersatukan Tuhan jangan dipisahkan.
Amin.
Amin.
Kau boleh mencium mempelai wanita.
SPANYOL 1981
Kau siap? Maksudku, kalian bertiga siap?
Ya.
Ini.
Terima kasih.
Kurasa aku tahu.
Luis dan Marta.
Terlalu pasaran.
Pasaran? Baiklah.
Eustaquio dan Candelaria.
Kurang bagus.
Aku suka nama yang melambangkan sesuatu.
Melambangkan sesuatu?
Bagaimana dengan Adam dan Hawa?
Jangan konyol.
Kau akan jadi ibu terbaik.
Selamat kepada pengantin baru!
Hore!
Selamat kepada pengantin baru!
Hore!
Hati-hati!
Ada apa?
Jangan bergerak!
Diam!
Diam!
Kemarin, pukul 18.25, telah terjadi
peristiwa paling dramatis dalam sejarah negara kita
sejak awal demokrasi.
Adolfo, apa yang terjadi?
Ada beberapa komplikasi.
Aku sungguh menyesal.
Tidak.
Aku harus memberitahumu
kau mengalami kerusakan internal parah.
Apa?
Aku khawatir kau tak bisa mengandung.
Tidak.
Aku sungguh menyesal.
- Kenapa aku? - Tenang.
- Kenapa aku? - Tenang.
Karena kesalahanku.
Karena kesalahanku.
Karena kesalahanku yang paling fatal.
TIN & TINA
Amin.
Lola, kau seperti hantu.
Lihat dirimu.
Ini sudah enam bulan.
Aku ingin kau baik-baik saja.
Aku akan melakukan apa pun yang kau butuhkan.
Apa pun.
- Kenapa kita tak kembali ke kampung kita? - Tidak.
- Tapi rumah ini… - Bukan rumah ini masalahnya.
Masa kecilku di rumah ini indah.
Anak-anak kita juga.
Sayang.
Ada biara di dekat sini.
Ada anak yatim di sana.
- Mungkin kita bisa datang… - Tidak.
Kita akan mencintai mereka seperti anak sendiri.
- Sayang. - Tidak.
Mati satu tumbuh seribu.
Apa maksudmu? Tidak.
Lola.
Aku tak bisa terus begini.
Tidak bisa.
TVE MEMPERSEMBAHKAN
SETIAP HARI KAMIS DARI PUKUL 07.00 SAMPAI PUKUL 08.00
Jika kau merasa sedih dan sendirian
Jangan khawatir, ini akan segera berakhir…
Negara ini tak terkendali.
Anak muda zaman sekarang tak paham nilai-nilai penting.
Mereka tersesat.
Abbess.
Kau baik-baik saja?
Istriku besar di biara.
Tempat suci ini dibangun pada abad ke-15 Masehi.
Gaya hidup dan doktrin kami bisa dibilang kuno.
Kami menyediakan tempat tinggal dan pendidikan untuk anak-anak telantar.
Anak-anak dari ibu tunggal,
pelacur,
anak dengan kecacatan fisik, mental.
Baik.
Berapa lama dokumennya selesai?
Itu akan diurus begitu kami menerima donasimu.
Ini.
Di mana istrimu?
Musik yang sangat indah, 'kan?
Mereka bermain bak malaikat.
Usia mereka baru tujuh tahun.
Ini dimainkan oleh anak-anak?
Sayang, kami sudah mengaturnya.
Aku ingin bertemu dengan mereka.
Tin, Tina!
Kemari!
Mereka dibuang di gerbang biara
saat berusia beberapa pekan.
Mereka
anak istimewa.
Tentu, tapi Tin dan Tina bukan nama Spanyol, 'kan?
Bukan.
Nama mereka diambil dari nama santo ordo kami,
Santo Agustinus.
Anak-anak.
Ini Pak Adolfo dan istrinya.
Lola.
- Halo. - Halo.
Halo.
Kalian memainkan organ dengan baik.
Kami berlatih setiap hari.
Kemurkaan Tuhan!
Anak-anak, itu hanya badai.
Lola. Lakukan yang harus kita lakukan di sini.
Anak-Anak, lanjutkan bermain musiknya.
Tolong jangan pergi.
Ya, kumohon. Tetaplah bersama kami.
Kami bisa memainkan banyak hal.
Aku ingin sekali.
Tapi aku tak bisa.
Tin, jangan bersedih.
Sudah kubilang tak ada yang mencintai kita.
Sebentar.
Lola, jangan.
Aku tahu pikiranmu, tapi mereka terlalu besar
dan agak aneh.
Anak-anak ini butuh kasih sayang.
Kita juga.
Mari kita saling menyayangi.
Mari menjadi keluarga.
Apa kau yakin?
Teror di supermarket Horor di toko swalayan…
Kalian tak suka musik ini?
Itu musik setan.
Baiklah.
Mau bernyanyi untuk kami?
Ya, sebuah lagu!
Baik, lagu yang mana?
Ayolah, aku yakin kalian tahu banyak lagu.
Semua bernyanyi serempak dengan riang
Kemuliaan dan pujian bagi Tuhan kita
Kemuliaan bagi Bapa
Kemuliaan bagi Putra
Kemuliaan bagi Roh Kasih Sayang
Aku akan memuji Tuhan…
Bagus sekali, Anak-Anak.
Lagu yang sangat bagus.
Apa kabar, Anjing Pintar?
Dengar, Anak-Anak.
Ini Kuki.
Kalian mau menyapanya?
- Tina! - Kuki!
Ada apa? Kalian takut?
Kuki, cukup!
Kemari. Ia anjing baik.
Namanya Kuki dan kalian harus menjaganya.
Cukup, hentikan. Tidak apa-apa.
Lihat! Ayah menerbangkan salah satunya.
- Sungguh? - Ya.
Keren sekali!
Apa kau melihat Tuhan di langit?
Aku belum pernah bertemu dengan-Nya.
Perjalanannya tak lama, 'kan?
Tidak sama sekali. Biaranya sangat dekat.
Seberapa dekat?
Sekitar lima belas kilometer.
Kalau jalan kaki?
Jalan kaki?
Melewati hutan, sekitar enam kilometer.
Tapi itu butuh waktu lama. Kenapa kalian ingin tahu?
Ayo.
Wah!
Keren sekali!
Keren!
Ini luar biasa!
- Ayo kita berkeliling. - Baik!
Mereka seperti membawa mayat di sini.
Sayang.
Sudah lama aku tak melihatmu tersenyum.
Anak-anak.
No comments yet. Be the first to leave one.