The first 200 lines.
"Episode 14"
Tolong datang ke rumah Mok-dong.
Aku perlu bicara sebentar denganmu.
Apa yang ingin dia katakan padaku?
Mungkin dia akan menyuruhku menghibur ibunya.
Bagaimana caraku menghiburnya?
Haruskah aku melakukannya seperti Yeon Ju?
Jika kau tertawa, keberuntungan akan datang sesuai keinginanmu.
Tidak, dia mungkin ingin menamparku jika melakukan ini.
Aku hanya akan memberinya 10.000 dolar seperti gayaku biasanya.
Aku akan berkata, "Tidak masalah untuk tetap hidup."
"Pergilah ke suatu tempat."
"Habiskan semua uang itu dalam sehari."
Seharusnya aku memberinya 10.000 dolar.
Hei, menyetir lebih cepat.
Apa?
Apa katamu?
Dia adalah anak perempuanku.
Han Gyul adalah anak kandungku.
Apa kau serius?
Apa anak di luar itu...
benar-benar...
...putrimu? Benarkah?
Maafkan aku.
Omo. Kau pasti dia.
Kau tahu bagaimana cara membuka pintu?
Kau anaknya besanku.
Astaga, kau adalah gambaran dari ayah mertuanya Yeon Ju.
Kenapa sepi sekali disini?
Sayang, dimana ayahmu?
Ayah?
Ayahmu ada di dalam kamar?
Baiklah.
Ayo pergi.
Astaga. Dia bicara banmal denganku.
Tunggu.
Aku, wanita yang elegan, tidak bisa membuka...
...pintu kamar besanku bahkan jika kami dekat.
Aku akan menunggu di sini.
Tolong masuk ke kamar itu,
dan bawalah ayahmu ke sini, oke?
Uang sebanyak ini akan mengakhiri semuanya.
Maafkan aku. Maafkan aku, Yeon Ju.
Aku tahu bagaimana perasaanmu saat ini.
Aku yakin kau merinding dengan rasa pengkhianatan.
Namun, aku tidak pernah berniat untuk menyembunyikannya darimu.
Ayah berusaha melindungiku, dan ini terjadi.
Intinya,
Aku terlalu malu untuk menemuimu...
...atau Ibu.
Baiklah.
Jika kau tahu apa yang terjadi, kau akan mengerti.
Kami tidak membohongimu.
Itu adalah kesalahan yang dia buat sebelum dia menikahimu.
Ini bukan masalah besar.
Jadi tenanglah.
Setelah kau mendengar keseluruhan ceritanya...
Kenapa kau masuk? Orang dewasa sedang berbicara.
Tunggu di luar.
Apa?
Anak ini benar-benar tidak bisa membaca situasi sekarang.
Ayo keluar.
Han Gyul, kami berbicara tentang sesuatu yang sangat penting.
Tolong keluar.
Hei, hei. Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya.
Hei, dia mengganggu.
Kau harus keluar bersama Han Gyul.
Aku akan menjelaskan semuanya padanya.
Kau sudah disini, ibu.
Aneh sekali.
Aku memintanya untuk membawa ayahmu.
Kenapa dia membawamu kemari?
Kurasa dia tidak menyukai ayahmu...
...karena dia terlihat seperti kakek tua.
Sayang, ini...
...bukan ayahmu. Dia kakakmu.
Dia kakakmu.
Tidak, dia ayahku.
Astaga, dia juga suka pria tampan.
Dia tidak menyukai ayahnya karena dia terlihat tua.
Kurasa dia ingin punya ayah muda.
Tapi apa ayahmu pergi ke suatu tempat?
Kita harus banyak berdiskusi, jadi kenapa kita tidak masuk dulu?
Tapi dimana Yeon Ju?
Kenapa sepi sekali disini?
Dia bersama Ibu karena dia merasa tidak enak badan.
Kasihan dia.
Aku tahu ibumu sangat terkejut karena itu.
Aku harus pergi dan menghiburnya.
Tidak.
Dia akan merasa tidak nyaman. Ibu tunggu disini saja.
Benarkah?
Tapi kau bilang kau perlu berbicara denganku.
Katakan saja.
Ibu.
Ya?
- Sebenarnya... - Stop.
Maafkan aku, tapi bisakah kau memberiku segelas air?
- Air? - Ya.
Aku lupa minum obatku.
Mari kita bicara setelah aku minum obat. Maaf.
Baik.
Berhentilah menangis, Yeon Ju.
Ini salahku karena aku meninggikan anakku yang salah.
Akulah yang harus disalahkan di sini. Berhenti menangis.
Astaga, ini adalah kesalahpahaman.
Yeon Ju, begitu kau mendengar keseluruhan ceritanya, kau akan mengerti.
Tolong tenangkan dirimu, dan dengarkan aku.
Cepat.
Ini, Yeon Ju. Ini.
Mengerti? Bagaimana aku bisa mengerti apa yang terjadi?
Apa kalian pikir kalian bisa membuat Ibu mengerti...
...jika dia berselingkuh dan membawa anak pulang bersamanya?
Aku bisa memaafkan So Won jika dia bangkrut,
tapi aku tidak bisa memaafkan fakta kalau dia membohongiku.
Dia tidak membohongimu.
So Won tidak pernah mengkhianatimu.
Jika dia tidak berselingkuh, bagaimana ini bisa terjadi?
Itu bukan anak kecil yang bisa muncul entah dari mana.
Benar.
Han Gyul dikandung sebelum So Won bertemu denganmu.
Saat dia masih lajang, dia punya pacar yang sedang hamil.
Mantan pacarnya melahirkannya...
...tanpa pernah memberitahu kami.
So Won tidak tahu. Rasanya seperti anak yang datang tiba-tiba.
Sayang, lalu siapa ibunya?
Menurutmu siapa?
Gadis konyol itu. Namanya Su Mi atau apalah itu namanya.
Su Mi?
Ketika So Won pergi untuk melakukan tugasnya di tentara,
dia menghilang tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Jika dia hamil saat itu,
kenapa dia menghilang?
Seharusnya dia memberitahuku. Kenapa dia pergi?
Benar. Dia seharusnya memohon dan menikah.
Kenapa dia pergi?
Astaga.
Tunggu.
Aku ingat sejak awal, kau tidak menyukainya...
...karena kualifikasi nya.
Kalau begitu, apa kau mengunjunginya dan menyuruhnya untuk putus dengannya?
Berapa kali aku harus memberitahumu?
Aku tidak memaksanya untuk putus dengannya.
Dia dengan sukarela putus dengannya.
Ketika So Won menjadi seorang dokter militer,
gadis itu mendatangiku.
Dia mengatakan kepadaku kalau dia sedang hamil.
Lalu?
Dia membuat kesepakatan denganku.
Sebagai imbalan untuk melakukan aborsi,
dia menginginkan uang untuk transplantasi hati ibunya.
Dialah yang ingin bernegosiasi, bukan aku.
Kau luar biasa.
Kau benar. Seperti yang kau katakan,
Aku tidak menyukainya sejak awal.
Jadi aku hanya menerima kesepakatannya.
Aku hanya mempercayai janjinya bahwa dia akan melakukan aborsi.
Aku sudah lupa semuanya sampai sekarang.
Tapi dia muncul kembali entah dari mana setelah enam tahun...
dan menyebabkan malapetaka ini dengan alasan anak itu.
Jadi kau membuat semua keputusan sendiri bahkan...
...tanpa memberitahu So Won, ayah dari anak itu. Apa aku benar?
Dan kau menggunakan uang dalam prosesnya?
Dengan kata lain, kau sudah mempermainkan...
...kehidupan Su Mi, So Won, dan cucumu...
...yang diluar itu. Bukankah aku benar?
Jaga mulutmu. Apa salahku?
Sebutkan satu orang yang tidak akan membuat keputusan yang sama dalam situasi itu!
Aku menghabiskan seluruh waktuku dan usaha untuk membesarkan So Won.
Kenapa aku membiarkan gadis yang tidak pantas memiliki So Won?
Aku melakukan yang terbaik untuk anakku.
Jadi, Yeon Ju.
Kau sudah tahu kalau So Won tidak melakukan kesalahan apa pun, bukan?
Tidak ada pria...
...yang tidak pernah pacaran satu atau dua kali sebelum menikah.
So Won hanya beruntung.
Dadu telah dilempar.
Semuanya tergantung padamu sekarang.
Bukankah kau mencintai So Won?
Iya, kan? Jadi kau perlu memikirkannya dengan seksama.
Putuskan apakah kau akan mengakhiri pernikahanmu setelah menangisi nasib sial.
Atau jika kau bijaksana...
...dan mengatasi masalah ini bersama kami.
Obat apa itu?
Tekanan darahku tinggi.
Selain itu, aku menjalani operasi infark miokard sejak lama.
Aku harus selalu minum obat ini.
Itu mengganggu. Jadi dokter meresepkan obatnya.
Kau tidak harus pergi ke rumah sakit?
Dokterku bilang kalau aku hanya perlu menghindari hal yang mengejutkan.
Tapi apa yang ingin kau katakan kepadaku?
Kau tidak akan mengatakn...
...sesuatu yang mengejutkanku, kan?
Ya?
Itu...
Tapi, kenapa kau berkeringat begitu banyak...
...saat cuacanya sangat dingin?
Apa kau sakit?
Tidak.
Apa itu? Cepat katakan padaku.
No comments yet. Be the first to leave one.