신과함께-죄와 벌
The first 200 lines.
Subtitle oleh : ~ PatrickStar ~
Ketika seseorang mencapai akhirat,
mereka akan disidang 7 kali selama 49 hari.
Sidang tersebut antara lain penipuan, pembunuhan, pengkhianatan, ketidakadilan, kekerasan, kemalasan, dan ketidakadilan berkeluarga,
hanya jiwa yang mampu melewati semua sidang itu yang akan bereinkarnasi (hidup lagi)
~ Kitab Suci Buddha ~
Ha Jung-woo
Cha Tae-hyun
Ju Ji-hoon
Kim Hyang-gi
dan Lee Jung-jae
Tn. Kim!
Pegang tanganku!
Raih tanganku.
Ayolah!
Jangkau tanganmu!
Cepat!
Talinya! Talinya terbakar!
Pegang tanganku!
Tidak!
Ja-Hong! Tidak!
Kita berhasil, kita hidup!
Tidak apa-apa, Sayang.
Ibu!
Ibu!
Hei! Kesini!
Hampir saja!
Hampir saja aku mati konyol!
Gadis kecil, siapa namamu?
Kim Ja-Hong!
Itu namaku, nak.
Bagaimana kau tahu namaku?
Namamu siapa?
Namamu...
Kim Ja-Hong!
Kim Ja-Hong!
Kalian disana!
Pergi dari sana! Berbahaya!
Ambil tandu! Cepatlah!
Ja-Hong!
Tuan Kim Ja-Hong!
Wah!
Bagaimana bisa kau melompat dari atas begitu saja?
Kau jatuh dari ketinggian, dan dengan menyelamatkan seorang gadis...
Dia arwah mulia!
Jiwa mulia terakhir kali muncul 422 tahun yang lalu.
Aku merasa terhormat, Tuan Kim Ja-Hong!
Yang terakhir adalah Nongae di tahun 1592.
Dia jiwa mulia?
Kau meninggal pada tanggal 28 April 2017 sesuai jadwal.
Kami adalah 3 Wali Alam Baka,
yang akan membela dan menemanimu melalui 7 sidang alam baka dalam 49 hari.
Aku adalah spesialis keamanan, Hae won-maek.
Aku Wali asisten, Deok-choon.
Senang bertemu denganmu!
Ini adalah sebuah kehormatan, pak!
Kami bilang 3 wali, tapi kenapa hanya ada 2 wali?
Kau pasti bingung.
Wali yang satu lagi...
akan datang ke pemakamanmu.
Itu memang tugasnya, tapi kupikir dia kesana hanya untuk cari makanan.
Dia aneh, kan?
Tuan Kim? Ada apa?
Semuanya baik-baik saja, Kau baru saja mati.
Kau pasti bingung dan canggung.
Tidak...
Aku tidak boleh mati dulu.
Ibuku...
Aku tidak bisa meninggalkan ibuku!
Hukum Akhirat, Pasal 3!
Arwah tidak bisa kembali ke dunia hidup, dan tidak ada waktu untuk perpisahan!
Jika kau memaksa mungkin kau akan dapat masalah di sidang nanti...
Mungkin karena dia arwah mulia, dia otomatis ke akhirat tanpa diantar.
Bagus, ikuti saja!
Naiklah! Naik!
Biarkan aku melihat ibuku untuk yang terakhir kalinya!
Aku mau bilang sesuatu padanya!
Cinta untuk ibunya...
Kumohon, aku mohon padamu!
Untuk terakhir kalinya!
Tolong!
Ini tidak enak.
Pengabuan untuk Kim Ja-Hong akan segera dimulai.
Sekali lagi, engabuan untuk Kim Ja-Hong akan segera dimulai.
Ibu.
Ibu?
Sadarlah, Bu.
Jenazahnya sudah siap, ayo pergi.
Ibu, kita harus pergi!
Hormat!
Itu Raja Yeomra.
Hakim (dewa) tertinggi di akhirat, raja dari raja.
Dan dia adalah Wali Akhirat yang kubicarakan, Gang-rim.
Pemimpin dan atasan kami.
Dia sudah berhasil mereinkarnasi 47 jiwa sejak 1 abad yang lalu.
- Arwah Tn. Kim, senang bertemu denganmu. - Buat jalan untuk arwah mulia!
Aku bukan arwah mulia.
Disini!
Sini! Sini!
Biarkan dia lewat. Buat jalan.
- Pak Kim, cepatlah! - Buat jalan
Luar biasa! Dia benar arwah mulia!
Tuan Kim, kau benar-benar orang yang terhormat!
Kesempatanmu untuk reinkarnasi setelah 49 hari sangat tinggi!
Arwah yang mulia! Kim Ja-Hong!
Mengapa kita datang kemari?
Neraka bagi para pembunuh!
Kau bilang dia arwah mulia.
Apa kau pernah membunuh seseorang?
Apa?
Aku tidak membunuh siapa pun.
Ada total 7 sidang yang harus dilalui:
Pengkhianatan, kekerasan, kemalasan, pembunuhan, ketidakadilan, penipuan, dan kekeluargaan.
Pengadilan yang dilalui, ditentukan oleh Raja Yeomra sendiri,
dia yang menilai dosa-dosamu, lalu kau disidang dari dosa teringan hingga terberat.
Selain Raja Yeomra,
tidak ada yang tahu urutan sidang yang akan dilalui.
Pembunuhan? Aku bahkan belum pernah menyakiti siapapun.
Sidang ini juga melihat pembunuhan tidak langsung.
Jika tindakan masa lalumu mungkin mempengaruhi kematian seseorang,
itu sudah cukup untuk membuatmu dapat hukuman disini.
Jangan lakukan hal bodoh seperti memberi komentar jahat pada artis!
Semua itu sudah dicatat!
Tidak perlu khawatir. Tebak apa yang sedang dia lakukan.
Adik kita ini punya kekuatan khusus.
Dia sedang memindai semua dosa-dosamu,
untuk membelamu nanti di sidang.
Ini mungkin tampak seperti keterampilan tapi lebih mirip karma.
Kemampuan ini adalah hukuman baginya.
Siapa yang dia bunuh?
Tidak!
Tuan!
Ulurkan tanganmu!
Sedikit lagi!
Aku mendapatkanmu!
Memanjatlah!
Kau brengsek!
Beraninya kau!
Sidang ini dilaksanakan karena dosanya meninggalkan rekan kerjanya,
meski memiliki cukup waktu dan tenaga,
keinginan Tn. Kim menyelamatkan diri sendiri, dan keraguannya
menyebabkan kematian rekannya.
Jika dia bertindak tepat waktu, korban bisa diselamatkan,
Oleh karena itu, ini bisa dianggap sebagai pembunuhan tidak langsung!
Pembunuhan tidak langsung ini terjadi
akibat kelalaiannya yang disengaja,
dan dia harus dihukum di kawah gunung berapi,
selama 50 tahun...
5 tahun!
Kau tidak bisa menuntut 50 tahun untuk arwah mulia!
Dia arwah mulia!
Berhati-hatilah dengan tuntutanmu!
Kami menuntut hukuman
5 tahun yang akan terasa seperti 50 tahun!
Karena dia adalah arwah mulia!
Wali, mulailah pembelaanmu!
Pertama-tama saya ingin bertanya kepada terdakwa.
Apa Anda ingat kata-kata terakhir rekan kerja Anda?
Halo?
- Dengarkan - Bantuan!
Bantulah yang terluka lebih dahulu.
Akan lebih aman jika apinya sudah padam.
Tusuk dinding luar dan angkat dengan katrol.
Mengerti?
Gedung ini bisa runtuh, pergillah!
Keluar!
Pergi!
Aku akan segera kembali.
Tetap disini.
Hanya itu yang bisa kulakukan.
Aku akan berada di sini.
Ambil ini.
Kau akan membutuhkannya!
Pergilah!
Kim Ja-Hong, angkat kepalamu.
Kau tidak bersalah.
Angkat kepalamu, Tuan Kim.
Satu pertanyaan lagi.
Saat kebakaran hari itu,
kau mengikuti perintahnya dan tidak bisa menyelamatkannya.
Tapi berapa banyak nyawa yang kau selamatkan?
6...
7?
Aku tidak yakin, aku tidak ingat...
Mohon perhatikan Cermin Karma.
Bolehkah saya meminjam ini?
Seperti yang Anda lihat,
dia mungkin tidak ingat, tapi dia menyelamatkan 8 nyawa
dari kebakaran itu.
Dia berada masuk berita hari itu karena kepahlawanannya.
Izinkan saya menanyakan ini.
Terdakwa menyelamatkan 8 orang asing,
Tapi untuk melakukannya, dia tidak bisa menyelamatkan rekan kerjanya.
Lalu bagaimana, apa tiap nyawa punya harga yang berbeda?
Saya menunggu jawaban anda.
Omong kosong apa ini? Padahal ini baru sidang pertama.
Bagaimana bisa membedakan nyawa? Mereka bahkan tidak berwujud.
Jika sesuatu yang tak terlihat punya berat badan, mereka semua sama...
Dewa Pembunuhan yang terhormat,
mohon pertimbangkan kembali tuntutan jaksa,
No comments yet. Be the first to leave one.