Release info

해피ㅡ선데이ㅡ1박2일ㅡ1N2DㅡE 551
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-06-04
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"One Night Two Days, Pulau Sapsido"

"Untuk kali pertama di One Night Two Days"

"Mereka memulai dengan 'Permainan Pulang Kerja'"

"Mereka memulai dengan baik"

"Namun, keadaan tampak suram"

"Aku tadi melihat ke arah ini"

"Joon Ho selangkah lebih maju"

"Tentu saja dia seperti itu"

"Itulah akhir dari kemenangan beruntun mereka"

"Dan mereka pun pergi ke Pulau Sapsido"

"Di kapal menuju Pulau Sapsido"

"'Permainan Makan Siang' menguji kerja sama mereka"

"Ketika menyangkut makanan, mereka selalu kompak"

"Mereka memenangkan barbeku untuk mereka sendiri!"

"Julukan baru diberikan"

"Penelepon Mabuk"

"Apa ini awal dari hubungan yang baru?"

"Cinta terpancar dari matanya"

"Cinta bersemi di Pulau Sapsido!"

"Mari kita hidup bersama"

"Apa anak panah pulau itu berasal dari Cupid sendiri?"

Pemandangan yang indah.

Astaga.

- Seperti inilah seharusnya. - Ladang abalone?

- Ya. - Itu benar.

Abalone ada di mana-mana.

"Aku begitu ingin menyantapnya"

Kamu lihat itu? Seekor ikan baru saja melompat!

- Di mana? - Di sebelah sana!

"Melompat dari air"

- Kamu lihat itu? - Tidak mungkin.

- Di sebelah sana! - Luar biasa.

"Ikan itu melompat dari air ke udara"

Belanak abu-abu! Itu belanak abu-abu.

- Kamu yakin? - Ya.

- Belanak abu-abu? - Ya.

"Belanak abu-abu sedang musim pada saat itu"

Ini musim memancing belanak abu-abu. synced by @sultan khilaf

Ini seperti menonton acara.

Kita bisa menangkap mereka dengan menebar jala saja.

Tapi bagaimana kamu memakannya?

- Kita memakannya mentah. - Itu dan...

Jong Min, bisakah kamu menangkap ikan itu untuk kami?

- Ikannya tepat di sana. - Tangkaplah!

- Gunakan jala. - Aku tidak membawa joranku.

"Aku juga sangat menginginkan itu"

Itu namanya belanak jelai abu-abu.

Itu dia lagi!

- Ikan corvina kuning? - Bukan, itu berbeda.

Ikan itu kembali masuk ke air dengan punggungnya.

"Namanya begitu karena"

"Ikan itu ditangkap di bulan April dan Mei"

Bagus!

- Kamu lihat itu? - Bagus!

- Terima kasih untuk acara ini. - Ini yang pertama bagiku.

Mereka dipancing dengan menggunakan jala.

Kamu bahkan tidak perlu umpan saat melakukan itu.

Kami sudah tahu.

Kamu sudah mengatakannya.

- Kami sudah tahu. - Kami paham.

Kalau begitu, peragakanlah untuk kami.

Silakan.

"Dia malah menaburkan pasir"

Apa kamu bercanda?

Bukankah ini lebih santai daripada biasanya?

- Ya. - Ya!

Pulau ini juga disebut Pulau Istirahat.

Kalian datang kemari untuk bersantai.

Tepat. Aku sempat berpikir

kita sedang berada di tempat yang eksotis.

Ini mengingatkanku pada Guam.

Tempat ini sangat damai.

Bersantai seperti ini membuatku ingin

berkencan untuk kali pertama.

"Defconn menjatuhkan bom"

Defconn baru saja membuat kesalahan besar!

Dia bilang, "Untuk kali pertama."

"Celaka..."

Aku memilih kata yang salah.

Maksudku bukan seperti itu.

Pernahkah kamu jatuh cinta?

Apa kamu baru saja mengungkapkan kebenarannya?

Kamu mau berkencan untuk kali pertama?

Sekalian saja dapatkan ciuman pertamamu.

Pemirsa akan berpikir itu benar!

- Santailah, Defconn. - Tunggu.

- Mereka akan mengira itu benar. - Tapi itu lelucon.

- Tentu saja. - Itu lelucon!

Kita semua tahu itu.

- Santai saja. - Maksudku...

- Tenanglah. - Baik, maafkan aku.

Mari semuanya tenang.

"Aku akan melupakannya karena sedang di pulau ini"

Pulau ini sangat damai

hingga kamu ingin datang kemari bersama pacar.

Benar.

Kita punya sekitar satu jam lagi untuk bersantai.

- Benarkah? - Kalian mau tetap di sini

atau pergi ke penginapan?

- Apa kita sebaiknya ke penginapan? - Apa kita sebaiknya ke dalam?

Kita sudah dapat banyak foto bagus di sini.

Itu benar. Aku senang kamu memikirkan itu.

Aku mulai agak gugup, jadi, mari pergi ke sana.

"Dengan hanya cinta sebagai alasan"

Ayo kita pergi.

"Rumah penginapan terletak tepat di atas pantai"

Apa ini? Ini hebat!

Ada lapangan jokgu.

- Jong Min. - Mari bermain jokgu.

Kita harus bermain untuk es krim.

Baik, jadikan itu taruhan.

Dong Gu, bergabunglah.

"Mereka bermain untuk es krim"

Kaki kiriku yang dominan.

Aku tidak mau satu tim dengan Dong Gu!

- Apa masalahmu? - Jong Min, kembalilah.

Ini peluang untuk mengenalku lebih baik!

Kenapa kamu tidak mau satu tim dengannya?

"Bukankah itu jelas?"

"Kapan pun Dong Gu bermain jokgu..."

"Luput"

"Luput lagi!"

"Dong Gu selalu memainkan peranan aktif"

"Dong Gu yang bermain jokgu membuatnya menjadi Si Bodoh Gu"

Jong Min, lihat Dong Gu bermain dahulu.

Kamu juga lihat.

"Kenapa dia terlihat begitu santai?"

Bidik itu pada Dong Gu.

Ya, itu dia.

"Dia menjaga pandangannya tetap pada bola"

Kamu benar. Aku paham sekarang.

Lihat?

"Dong Gu tetap tidak bisa bermain jokgu"

- Baiklah. - Mari mulai.

Aku akan menjadi wasitnya.

- Kita punya dua tim. - Tim itu...

- Tim yang mencetak skor... - Mereka jauh lebih baik.

Tim pertama yang mencetak lima poin menang.

Kembali ke sebelah sana. Kamu membuatku merinding.

Pergilah.

Aku akan satu tim dengan Joon Ho.

- Seperti ini? - Sekarang seimbang.

Sekarang siapa pun bisa menjadi pemenang.

Yang pertama mencetak lima poin menang.

"Joon Ho memulai permainan itu"

Bagus.

Bukankah itu dianggap keluar?

Tangkap!

Tidak!

Apa itu satu poin untuk kita?

Mari akhiri dengan servis saja.

- Itu bagus. - Skor satu lawan nol.

Si Bodoh Gu atau bukan?

- Kenapa dia tidak melakukan servis? - Lihat itu.

Astaga. Tae Hyun menerimanya.

- Di sini. - Pelanggaran!

"Defconn menyerahkan satu poin lagi"

Pelanggaran karena kena tangan. Skor dua lawan nol.

- Ya, dua lawan nol. - Dua lawan nol!

Aku akan membidik Defconn kali ini.

"Joon Ho membidik mata rantai yang lebih lemah"

- Bolanya keluar. - Keluar!

- Baiklah. - Sekarang servis kita.

Skornya dua lawan satu.

"Tae Hyun melakukan servis"

"Dia gugup"

Ini semua tentang servis.

Tangkap.

"Apa Dong Gu berhasil menangkapnya?"

Kamu lihat itu?

- Kamu seharusnya menendang. - Aku hampir menendang ini.

- Servis itu penting. - Dua lawan dua.

- Kita tamat. - Incar Dong Gu.

"Mereka membidikkan bola pada Dong Gu"

- Aku gugup. - Mari raih satu skor lagi.

- Apa ada skor jus? - Ya.

Bagus.

Tadi itu hebat.

Dong Gu!

"Permainan yang luar biasa!"

Lihat?

"Hewan itu berguling"

Dia menendang lalu menyundul.

"Pertama, dia menendangnya"

"Lalu dia menyundul"

"Malu"

Baiklah.

Kita mungkin akan memenangkan ini.

Dong Gu, mari kita akhiri permainannya.

Kalian hanya butuh dua poin lagi.

Ya, itu dia!

- Itu bagus. - Bagus.

Tunggu...

Hei!

Kita menang.

Defconn sama buruknya dalam hal ini.

- Dia payah dalam hal ini. - Aku mata rantai terlemah.

Empat lawan dua.

"Tim Joon Ho berada pada match point"

Sekarang aku merasakan tekanannya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left