Release info

FIGHTING GIRL EP01 - EP02 KUKAN DRAMA
A Commentary by JinHan_27

Tags

other
Published on: 2022-03-11
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

[Episode 1, Lulus Sama Dengan Pengangguran?]

Bos, kami mau bayar.

Baik, pindai kode bar.

Terima kasih.

Kami punya produk baru.

Silakan datang mencobanya nanti.

Baik, hati-hati di jalan.

Sampai jumpa.

[Kue stroberi, lima poin, terlalu kering, sedikit keras]

Bibi ke-2.

Apa yang dia lakukan?

Tidak tahu.

Saat buka toko pagi tadi, dia sudah datang...

...dan duduk sampai sekarang.

Sungguh aneh.

Bos, bayar.

Pindai kode.

Tuan, kue yang di meja perlu dibungkus?

Tidak perlu, terima kasih.

Baik.

Hati-hati.

Tuan.

Itu, aku tanya padamu dulu.

Begitu banyak kue di meja, kau tidak makan sedikit pun...

...dan tinggalkan begitu saja.

Apakah tidak enak?

Dari keseluruhan, rasanya lumayan.

Hanya saja...

Lumayan enak.

Tuan.

Tunggu dulu.

Anda jangan bicara setengah-setengah.

Kami juga butuh saran pelanggan untuk memperbaiki kue kami.

Anda berikanlah kami saran.

Anda adalah bosnya?

Benar.

Kalau begitu, kita bahas puff saja.

Baik.

Dilihat dari samping, lapisan dari kue ini tidak rata.

Jarak lapisannya tidak terlalu besar.

Pukul 08.00 pagi, aku datang menunggu puff pertama kalian.

Karena kualitas kulitnya kurang bagus.

Jadi, belum satu jam keluar dari oven...

...kulit puffnya sudah kempis.

- Memang sedikit. - Anda lihat ini.

Sekarang memberi kesan yang berantakan pada pembeli.

Bocah.

Aku sudah dengar dari tadi.

Kau memang pandai bicara.

Aku jujur saja padamu.

Meski puff toko kami kurang terkenal,...

...tapi setidaknya punya pelanggan setia.

Kau berkata seperti itu,...

...rasanya tidak ada bedanya dengan barang murahan di tepi jalan.

Kulihat kau hanya asal berbicara saja.

Kalau begitu, Anda anggap saya asal bicara saja.

Kau belum menyelesaikannya.

Kau mau ke mana?

Jika Anda ingin saya menjelaskannya,...

...saya coba begitu banyak toko, kue toko kalian ini,...

..."Puff Tidak Enak"...

Berhenti.

Apa? Kau bilang apa?

"Puff Tidak Enak"?

Kau tidak lihat tulisan hitam itu?

Tidak bisa baca?

Itu namanya "Puff Nanzhi".

Lihat baik-baik, Nanzhi, buatanku.

Mu Nanzhi.

Rasanya enak.

Jangan berlebihan.

Sedang apa?

Orang seperti ini sudah banyak kutemui.

Bibi, abaikan saja dia.

Bekerja saja.

Semua orang bisa membual.

Sudahlah.

Maaf.

Tunggu dulu.

Bolehkah saya pinjam celemek Anda?

- Saya pergi dulu. - Baik, sampai jumpa.

Terima kasih atas celemek Anda.

Sama-sama.

Sampai jumpa.

Bagaimana? Enak?

Tidak.

Iya.

Rasanya ini termasuk lumayan, tapi berapa bahan yang dia pakai?

Waktu yang dihabiskan itu, modal ini juga berbeda.

Jika dengan cara jualnya, kita akan rugi setiap hari.

Rugi.

Bukan, Anda sungguh ingin mempekerjakannya?

Bibi ke-2.

Inilah orang berbakat yang dibutuhkan perusahaan kami.

Xiao Wang.

Masih ada orang?

Tersisa ini lagi.

Sedang saya hubungi, mungkin macet di jalan.

Yang tidak disiplin waktu tak perlu ditunggu lagi.

Ketua Li, ini rekomendasi dari Kepala Bagian Pei.

Dia pernah mengabari Anda.

Lalu, kenapa?

Jika tidak disiplin waktu,...

...meski direkomendasikan Presdir pun tidak akan kuterima.

Biar kulihat.

Ketua Li, dilihat dari biodata ini, gadis ini lumayan juga.

Mungkin dia sungguh macet di jalan.

Bagaimana kalau kita tunggu dulu?

Tunggu?

Kenapa harus kutunggu?

Meminta Ketua divisi personalia menunggu seorang mahasiswa?

Jangan bercanda.

Xiao Wang, dengar.

Kita ini perusahaan berstandar.

Tidak boleh ada yang andalkan hubungan untuk masuk lagi.

Baik.

Kumaafkan kau hari ini.

Kelak jika ada masalah, saya minta Xiao Wang hubungi Anda.

Baik.

Proyek diberikan padamu, aku sangat tenang.

Semoga kerja sama kita lancar.

- Senang bisa bekerja sama. - Aku juga, sampai jumpa.

Sampai jumpa.

- Sampai jumpa, Direktur Wang. - Sampai jumpa.

Manajer Ye.

[Pak Pei, kenapa Qu Mo yang kau rekomendasikan tidak datang?]

Hadirin sekalian.

Acara mode setahun sekali akan dilaksanakan sesuai jadwal.

Tahun ini akan menarik lebih banyak...

...penyiar mode yang datang untuk siaran langsung.

Selain itu, penyelenggara juga mengundang Band Metal Terbaik,...

...Band Pahatan Mary, Band Guozhi...

...dan band lainnya untuk datang memeriahkan pertunjukan.

Ini pasti akan memeriahkan suasana.

Bagaimana? Sudah terbiasa?

Injak kopling, ganti gigi, lepaskan gas.

Wenzi.

Akhirnya aku tahu kenapa kau bilang mobil pamanmu ini tidak biasa.

Kita lebih lambat dari kura-kura.

Aku mana tahu ini mobil manual.

Kecepatan kita pernah mencapai 40?

Jika kau berhenti terus, malam hari kita baru bisa sampai.

Mereka pun sudah bubar.

Benar, Wenzi, kumohon padamu.

Cepatlah sedikit.

Aku sudah pertaruhkan semua hartaku untuk kali ini.

Aku sungguh sudah pertaruhkan semuanya, Wenzi.

Bisakah kau...

Cukup, Moli.

Jangan bicara lagi.

Jika kau katakan lagi, mobil ini mungkin akan bermasalah lagi.

Injak kopling.

Tidak kuinjak.

Mobil jelek apa ini?

Kita memang datang terlambat.

Lihatlah tempat yang bagus sudah diambil orang.

Semua salah Wenzi.

Siapa menyangka mobilnya begitu lambat.

Lepaskan gas.

Aku khawatir bagaimana dia bawa pulang mobil itu.

Lepaskan rem.

Kekhawatiranmu berlebihan.

Untukku?

Tidak disangka skala acara mode tahun ini bisa begitu besar.

Begitu banyak fotografer yang mengambil fotonya.

Sungguh bagus.

Yao Yao, kau tidak perlu kagum padanya.

Tidak perlu tiga tahun...

Lima tahun.

Aku pasti bisa membuatmu jadi model terhebat di seluruh negeri.

Nanti semua kamera itu akan mengambil fotomu.

Hari ini kau harus bantu aku foto 50 pakaian dulu.

Qu Mo.

Kau tidak bersedia?

Bukan, dia.

Siapa?

Fotografer mesum itu.

Orang yang ambil fotoku tanpa izin di kereta bawah tanah itu.

Merayu gadis kecil di sana lagi.

Harus cari orang memberinya pelajaran.

Aku...

Hari ini aku...

Aku tidak bilang itu kau.

Qu Mo!

Kau sedang apa?

Siapa Anda?

Siapa aku itu bukan urusanmu.

Siang bolong begini kau asal menyentuhnya.

Apakah dia setuju?

Saya jelaskan dulu.

Kami sedang ambil foto jalanan.

Seni berasal dari kehidupan.

Sedangkan level tertinggi dari kehidupan adalah seni.

Tentu saja kenyataan menciptakan karya, 'kan?

Bisakah kau ganti kata-katamu?

Yao Yao, tidak perlu kemari. Bisa kuhadapi sendiri.

Namun, aku tidak bisa bawa semua tas ini sendirian.

Kau selalu begitu gegabah?

- Aku ingin ambil bukti tadi. - Semoga sukses.

Ingat keterbukaan yang kukatakan.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left