Release info

비켜라운명아 It'sMyLife E18 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-11-29
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

Dengar, Si Woo. Tolong aku.

Hyunkang adalah klien terbesar kami.

Aku harus bagaimana jika kamu berhenti bekerja dengan kami?

Anda dan Seung Joo-lah yang menjadikan Hyunkang musuh.

Apa yang bisa kulakukan?

Tolong katakan.

Aku ada rapat dengan klien baru, jadi, harus pergi.

Apa? Ko Seon Gyu?

Ko Seon Gyu yang melakukan ini?

Baiklah, rahasiakan ini sampai kita mendapatkan bukti yang kuat.

Kita tidak bisa menuduh adik ipar Presdir Han tanpa bukti.

Cobalah selidiki Ko Seon Gyu.

Ko Seon Gyu?

Masalah besar? Apa lagi sekarang?

Kudengar, salah satu pegawai menjual kain kita

ke pabrik di Tiongkok dengan harga yang sangat murah.

Apa maksudmu?

Siapa yang melakukan itu?

Aku mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi

dan tampaknya kerugiannya sangat signifikan.

Ya.

- Masuklah. Silakan duduk. - Terima kasih.

Meski berbeda ibu, Si Woo dan kamu bersaudara.

- Jadi, boleh aku bicara santai? - Ya, tentu saja.

Kudengar

kamu akan menyerahkan perusahaan dan kembali ke kampung halaman.

Ya.

Kita belum lama bertemu, tapi aku sedih mendengarmu pergi.

Aku memikirkan apa yang bisa kulakukan untukmu

dan aku ingin memberimu

rumah liburan di Gapyeong yang kuwarisi.

Astaga, tidak usah.

Aku tidak membutuhkan rumah liburan.

Aku sudah lebih dari senang dengan tabungan dari Kakek.

Begitukah?

Lalu setelah kembali ke kampung halaman,

akan kamu apakan rumah yang kamu warisi itu?

Kamu akan menjualnya?

Aku sebenarnya ingin menemui Pak Heo mengenai rumah itu.

Kakek tinggal di rumah itu seumur hidupnya

Jadi, sebaiknya aku menjualnya. Aku ingin mendonasikannya.

Kamu akan mendonasikannya?

Omong-omong, apakah ini mengenai pajak warisan?

Ya, itu juga alasannya.

Sudah kuduga.

- Akan kubayarkan untukmu. - Apa?

Anda akan membayarkannya?

Sebagai gantinya, cantumkan nama Si Woo

sebagai pemilik bersama rumah itu.

Pemilik bersama?

Tentu, aku tidak keberatan.

Si Woo menghabiskan banyak waktu

bersama kakeknya di rumah itu.

Jika dijual,

Si Woo juga akan sangat sedih.

Terima kasih.

Aku memutuskan untuk mendonasikannya meskipun itu bukan ide bagus.

Tiap hari yang kuhabiskan di rumah itu sangat berarti bagiku

meskipun hanya sebentar.

Jadi, aku tidak ingin menjualnya.

Setelah kamu kembali ke kampung halamanmu,

Si Woo dan aku akan pindah ke rumah itu.

Kamu bisa berkunjung kapan saja.

Dengan senang hati.

Sebenarnya aku ingin meminta bantuan Anda.

Bantuan? Apa?

Ini mengenai Bu Heo.

Tolong pastikan dia bisa terus bekerja di rumah itu.

Bu Heo?

Tentu.

Baguslah.

Terima kasih banyak, Bu Choi.

Dugaanku benar.

Anda orang yang sangat baik.

- Hati-hati di jalan. - Terima kasih. Aku pergi.

Ya.

Bukankah itu cucu Pimpinan Ahn yang baru temukan setelah 30 tahun?

Masuklah.

Di pemakaman, aku juga berpikir

dia sangat mirip dengan Young Gyu.

Dia juga mirip dengan Pimpinan Ahn dan Si Woo.

Aku juga melihat kemiripan antara kamu dan dia.

Kenapa dia bisa mirip denganku?

Kamu mungkin merasa seperti itu karena dia mirip dengan Si Woo.

Kamu tampak sangat bahagia hari ini.

Ada apa? Ada kabar baik?

Bisakah keadaan menjadi benar-benar semudah ini, Pak Jung?

Apa maksudmu?

Dia akan menyerahkan haknya sebagai penerus perusahaan

dan kembali ke kampung halaman.

Dia juga bersedia mendaftarkan Si Woo

sebagai pemilik bersama rumah warisan Pimpinan Ahn.

Maka rumah itu akan menjadi milik Si Woo

setelah dia kembali ke kampung halamannya.

Kamu serius?

Astaga, kenapa dia tidak punya ambisi?

Dia sungguh aneh.

Tiap aku bicara dengannya,

dia mengingatkanku kepada Pimpinan Ahn.

Itu membuatku gelisah.

Kamu menyusahkan dirimu lagi.

Bukankah itu membuatmu sakit kepala?

Dia bilang

menurutnya aku sangat baik.

Dia bilang dugaannya benar.

Ada wanita yang kusukai.

Tiap kali melihatmu, aku teringat kepadanya.

Astaga, orang kampung itu

sangat tidak sensitif dan tidak peka.

Tidak ada yang bisa dia pamerkan.

Maksudku, dia agak tinggi dan bertubuh bagus.

Kepribadiannya tidak buruk,

dan dia sangat baik, tapi itu saja.

Sadarlah, Han Seung Joo.

Kamu tidak punya waktu untuk larut dalam perasaan seperti ini.

Ini Ayah.

- Hai, Ayah. Ada apa... - Datang ke kantor ayah sekarang.

Bidadariku akan pindah ke rumah ini?

Bagus, ini luar biasa.

Astaga.

Astaga, rubah licik itu.

Dia ingin membayar pajak warisan agar rumah ini menjadi miliknya.

Dia bersedia membayar pajaknya sebagai ganti kepemilikan bersama.

Dia tidak mencoba menipumu.

Jujur saja. Si Woo juga cucu Pimpinan Ahn.

Kepemilikan bersama itu adil.

Kamu bodoh sekali.

Kita kembali ke kampung halaman. Jika rubah itu pindah ke sini,

dia sama saja mendapat keuntungan.

Nam Jin, mari tinggal di sini saja.

Ini sudah diputuskan. Aku juga memberi tahu Bu Choi.

Benar juga. Bu Choi bilang

dia tidak keberatan jika Bu Heo terus bekerja di sini.

Tidak, aku tidak bisa pergi. Aku tidak mau.

Cinta ini datang kepadaku seperti keajaiban.

Bagaimana mungkin aku bisa meninggalkan bidadariku?

Nam Jin, ayolah. Tetaplah tinggal di sini.

Nam Jin, jangan pergi. Kumohon...

- Pak Lee. - Ada apa denganmu?

- Lepaskan dia! - Astaga, kumohon...

Nam Jin, aku melihat Jin Ah.

Apa? Anda melihat Jin Ah?

Kapan? Di mana?

Astaga, dasar pembuat onar.

Kamu tidak bisa diam.

Ibu juga tahu?

Lalu kenapa tidak memberitahuku?

"Hasil Kontes, Pemenang, Jung Jin Ah"

Jung...

Astaga. Aku tidak percaya ini.

Astaga. Sakit.

Astaga.

Aku berharap melihat namamu di daftar pelamar yang berhasil.

Direktur Choi, aku berhasil.

Kamu akan menyelamatiku, bukan?

Ya, Yeon Ji.

"Selamat"

Terima kasih banyak.

Aku sangat bahagia hingga akan menangis.

Aku tidak menyangka Pak Bonjour, yang sangat pemilih,

memberimu nilai sempurna.

Para pegawai sangat penasaran denganmu.

Benarkah?

Rasanya jantungku akan meledak.

Bagaimana jika kita merayakannya dengan minum malam ini?

Kita ajak Dae Sik untuk mentraktir kita?

Jangan.

Ayo minum tanpa dia. Aku yang mentraktir.

Kamu ingin makan apa?

Aku ingin makan daging hari ini.

- Kamu tidak keberatan? - Tentu.

Aku akan meneleponmu setelah melepaskan gipsku.

Aku melihat dia sebelum hari kematian Pimpinan Ahn.

Tampaknya kakinya terluka.

Kumohon. Aku sungguh membutuhkannya.

Kubilang, tidak boleh.

Kami tidak boleh mengungkapkan informasi pribadi pasien

dalam hal apa pun.

Maka begini saja.

Tolong hubungi Jin Ah dan biarkan aku bicara dengannya.

Beri tahu dia, aku Yang Nam Jin. Dia akan bersedia bicara denganku.

Aku sibuk sekarang.

Jadi, silakan pergi.

Tunggu.

Kamu harus menunggu beberapa pekan lagi.

Retak di tulang lebih lama sembuh daripada patah tulang.

Tapi aku tidak bisa seperti ini pada hari pertamaku bekerja.

Aku akan berhati-hati. Aku berjanji.

Baiklah.

Terima kasih.

"Jung Jin Ah"

Nona Jung.

Kembalilah untuk mengambil resep obat setelah membayar.

Baiklah. Terima kasih.

Benar juga. Tadi sore,

seorang pria datang mencarimu.

- Aku? - Ya.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left