The first 200 lines.
Dia sadar mengatakan itu, aku bersumpah.
Sumpah. Sadar sekali.
- Potong yang tadi. - Tidak!
Aku habis bersenang-senang.
- Kau merekam ini? - Ini perjalanan terbaik yang pernah ada.
Boleh aku menciummu?
Baik, kita di Mardi Gras.
Kapan? Entahlah kapan.
Kita di Mardi Gras. Menakjubkan.
Siapa anak ini?
- Hei, Russia, Aku ingin memperkenalkanmu. - Russia.
- Ini dia kawanku, si Russia. - Russia!
Damitri? Damitri.
- Dmitri. Hei. - Dmitri.
Dmitri sedang belajar disini, tapi dia bergabung dengan kami,
Dan kami akan membawa dia ke Jack.
Ada yang terluka?
Entahlah. Aku hanya mengemudi.
Baby, kau tak apa? Kau yakin kau tidak terluka?
Astaga, lihat mobilku!
Lihat ini. Kacau sekali.
Ada yang punya ponsel?
Tak penting. Tak ada sinyal disini.
Bagaimana kita pergi dari sini?
Aku bersamamu. Tenang.
Kau terluka.
Tak apa. Hanya kaca kecil menusukku.
Lihatlah keadaan ini!
- Lihat jendelanya. - Akan baik-baik saja
- Kau beruntung. - Tenang saja.
Beruntung sekali, kawan.
Jangan nangis.
Aku ingin buang air kecil.
Jude, ayolah, kawan. Jalan terus.
Kau sudah tidak bersama lagi.
Jalan.
Dia ketakutan menyambutnya.
Ya Tuhan!
Brengsek! Sial!
Apa itu?
- Kau menabraknya. - Itu mustahil.
Aku tak melihatnya. Kalian melihatnya?
- Periksa denyut nadinya! - Aku tak suka melakukan ini...
Brengsek!
Ayolah! Darah orang ini ada di mulutku!
- Sial! - Astaga! Apa yang...
- Seberapa parah dia terluka? - Kita harus menolongnya!
Dan dia mengenakan baju pasien RS!
- Tenang! - Dia bisa kenapa-napa!
- Ya Tuhan! - Kita harus menolongnya!
Bobby, tolong aku, kumohon.
- Kita harus lakukan sesuatu. - Kau pasti bercanda!
Hei, sebelah sini!
- Sebelah sini! - Disini!
Hei!
Cepat, cepat.
Ada pria datang dari antah berantah.
Di sini. Ada seseorang di tanah.
Dia mengenakan baju pasien RS.
- Bisa kau jelaskan padaku, apa yang terjadi? - Pria ini datang dari antah berantah.
Apa dia akan baik-baik saja?
Itu dia.
Pelan-pelan. Ayo.
- Pelan-pelan. - Hitungan ke-3.
1, 2, 3!
Astaga.
Tenang, kawan. Kita pergi.
Ayo, kawan.
Hitungan ke-3, Siap? 1, 2, 3, angkat!
Apa yang dia lakukan diluar sini?
Dia ketakutan sebelum di operasi dan kabur.
Mungkin gara-gara efek obat.
Kami telah mencari pria ini selama berjam-jam.
Dokter akan marah, kawan.
Aku dengar itu.
Kalian terlihat kacau.
Kalian mungkin perlu perhatian medis.
Bagaimana dengan mobilnya?
Kurasa hal yang paling penting sekarang adalah kesehatan kalian.
Maksudku, kami bisa panggil truk derek jika kau mau.
Silakan masuk...
- Baiklah. - Perhatikan langkahmu.
Sekarang kau, koboi.
Perhatikan langkahmu, kawan.
Semuanya akan baik-baik saja.
Aku tak percaya ini terjadi.
Dia takkan bertahan. Dia sekarat.
Bagus sekali. Memang kau dokter?
Kau akan baik-baik saja.
Kita hampir sampai di RS. Kau akan bertahan, ok?
Tidak!
Semuanya. Silakan keluar.
Perhatikan langkahmu, sayang.
Disini sangat licin. Hati-hati.
Ini dia. Pelan-pelan.
Hati-hati. Disini licin.
Semua akan baik-baik, nak.
Akan baik-baik.
Jangan cemas.
Semuanya, tolong duduk.
Terima kasih.
Kalian beruntung.
Apa ada dari kalian yang mengalami pusing,
...sesak napas, atau nyeri?
Leherku sakit.
Kemungkinan rasa sakit di leher karena hentakan kepala. Akan kami periksa.
Ya, Nyonya, aku menelan 1 ton darah pria itu, jadi...
Kalau begitu, tak ada yang serius.
Tak ada yang serius? Kau bercanda?
Aku bisa terkena penyakit. Kau lihat pria itu?
Pak, aku akan memintamu menunggu...
...sementara kami mengurus pasien pertama yang lebih kritis.
Ada darah dia dimulutku!
Kami sudah berpengalaman pada operasi...
...sejak badai Katrina, dan kami sangat didukung.
Aku yakin kau mengerti.
Sekarang, kalian akan mengisi formulir ini.....
...selengkapnya, jadi kami bisa periksa.
- Tunggu. Dimana Emily? - Kurasa dia masih diluar.
- Kau ingin aku pergi menemuinya? - Aku saja.
Hei.
Kau tak apa?
Sepertinya akan hujan.
Em, dia ditangan yang tepat.
Bagaimana jika dia mati?
Dia takkan mati.
Ya Tuhan, bagaimana kalau dia punya anak yang sedang menunggu dia pulang?
Hentikan.
Mereka akan merawatnya dengan baik didalam.
Ini bukan salahmu, Sayang.
Ini hanyalah kecelakaan.
- Maaf. Aku akan baik-baik. - Tak perlu minta maaf.
Semuanya akan baik-baik saja.
Dan kita akan melalui ini bersama.
Dengar.
Aku bisa terinfeksi, oke?
Penyakit apa yang diidap orang ini?
Penyakit jantung. Kau bisa menebaknya.
Duduk.
Ayo. Kita masuk kedalam.
Sebentar. Aku...
Aku harus mempersiapkan diriku untuk baunya.
Baunya?
Semua RS baunya sama.
Aku benci bau itu.
Aku tahu.
Tapi kau harus masuk dan diperiksa.
Kita akan kembali ke jalan sejam lagi,
dan sebelum kau tahu itu, semua ini akan berakhir..
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu.
Bobby, kau berdarah.
Tak apa. Ini hanya goresan.
Aku akan baik-baik saja.
- Ya. - Marian.
Dr. Benway.
Sayang sekali.
- Ya, Aku mengerti. - Cepat.
- Aku akan segera mengurusnya. - Lakukan itu.
Terima kasih.
Berita baik, Anak muda.
Ruang pemeriksaan baru saja dibuka.
Akhirnya. Terima kasih.
Permisi, Suster. Pacarku berdarah.
- Duduklah. - Tidak, dia berdarah.
- Tak apa. - Baik. Akan kuperiksa.
- Kau tak apa? - Ya.
Dia benar. Kita harus memeriksanya.
Apa itu kaca?
- Tidak terasa sakit. - Adrenalin yang menahan sakit.
Ini hanyalah serpihan kaca.
Astaga, Bobby. Itu tidak terlihat bagus.
Ya Tuhan.
Tidak.
- Jangan sentuh itu! - Jangan.
Kawan.
- Astaga, Bobby. Kau tak apa? - Bobby, jangan ditarik.
Kau baik? Kau tak apa?
Astaga! Bobby!
Travis, bawa kasur dorong sekarang!
Hei, panggil dokter kemari!
Tetap disitu.
Kemarilah!
Travis! Cepat!
Cepat!
Bawa dia ke ruang operasi nomor 2.
Sayang.
Tidak!
Nona? Maaf.
Ini kebijakan RS.
Ya, Tuhan.
Ya, Tuhan. Aku ingin pergi bersamanya.
Akan baik-baik.
Aku ingin pergi bersamanya.
- Kurasa itu saja. - Baiklah.
Ada kabar tentang pacarku?
Belum.
Aku tak melihat ada kontak info...
...darimu dan Bobby.
Orangtua Bobby sedang di Eropa.
No comments yet. Be the first to leave one.