The first 200 lines.
Sebelumnya diThe Art of More.
Berhenti!
Hei, kau hampir menabrak anak-anak itu.
Kau tahu penyelundup yang kau cari? Aku baru menembaknya.
Kurasa ini memang salah satu hari yang aneh saja.
Apa kau keberatan jika kita lakukan ini lain kali?
- Tidak, tak apa. - Maaf.
Dewan melihatnya.
Kata mereka, harapan besarmu itu, Miles, tak lebih baik.
Mereka memilih aku.
Olivia, ini Isabel. Isabel, ini Olivia.
Apa kabar?
Semoga aku tak mengganngumu dari urusan penting.
Henry sedang melakukan perjalanan bisnin.
Kau harus pergi, Sam.
Aku ingin kau mencarikanku lukisan baru.
Dengan senang hati, Joseph.
Sudah kukatakan, aku tak peduli tentang uang.
Kau harus disadarkan, Arthur.
Mungkin kau bisa mencarikan orang...
...untuk membeli satu lagi karya Rubenku.
Dengan harga tinggi sama, tentu saja.
Beri tahu saja aku namanya, dan kau boleh pergi.
- Siapa pembelimu? - Samuel Brukner adalah pembeliku.
Kita tak pernah tahu akan menemukan apa.
Tak pernah.
lni dia.
Mari buka dan lihat apa isinya.
- Baik, kalian ingin bayar berapa? - Boleh kami melihat isinya?
Ya, kalian boleh melihatnya,...
...tapi aku juga mulai menerima tawaran.
- Siapa yang mau 100 dolar? - Aku 100 dolar.
- Baik, ada dolar 125? - Pemiliknya tukang pos.
Dia tak punya apa pun. lni hanya buang waktu.
Ada dolar 125?
- Ya, dolar 125. - Baik, ada dolar 150?
- Aku 150 dolar! - Aku 175 dolar!
- Aku mau. - Baiklah.
- Aku 200 dolar. - Kau mau 220 dolar?
- Ya. - Aku 240 dolar.
- Aku 300 dolar. - Baiklah.
Ada yang mau 325 dolar? Satu, dua...
Terjual kepada pria itu seharga dolar 300. Siapa namamu?
- Aku Jeff Meloni. - Baiklah, terima kasih.
Ya.
Empat Bulan Kemudian
Sial! lni bagus!
Jeff, cobalah tak mengumpat.
Maaf. Mari ulangi.
Permisi.
Hai! Maaf, aku mencari Jeff.
Kau datang untuk membicarakan foto Biggs, bukan?
Ya, dengar, aku tak akan menjual satuan. Mengerti?
Benda itu satu paket.
Ya, aku tahu. ltulah alasanku datang.
Aku Alesha Foley, dari Rumah Lelang DeGraaf.
Hei, kalian boleh istirahat.
- Kami membuat film dokumenter. - Aku sangat menyukainya.
Tukang pos biasa...
...ternyata juru foto paling berbakat di generasinya.
Berita seperti itu jarang ada.
Aku melihat semangat yang kau kumpulkan di dunia maya.
Aku tahu kau dapat banyak tawaran dari galeri, museum, dan rumah lain.
Tapi aku ingin kau tahu, DeGraaf ada untuk kebutuhanmu.
Jangan tersinggung, tapi semua orang berkata begitu.
Kau tumbuh besar dengan Graham Connor.
- Siapa? - Maaf. Maksudku Tommy Connor.
- Terminator! Ya. - Kau sungguh memanggilnya begitu?
Ya, itu pergeseran karena nama belakang "Connor".
Terkadang matanya tampak jahat saat dia marah.
Ya, aku tahu. Dia bekerja untukku di DeGraaf.
Dia bekerja di DeGraaf?
Aku akan memastikan dia yang menangani urusanmu.
Aku sudah lama tak bertemu Tommy Connor.
Kurasa aku harus menghajarnya.
Tuan? Tn. Connor dan Tn. Ramirez datang.
Jangan terlalu dekat.
Agen Khusus Ramirez, dari FBI.
Terima kasih, Nicole.
Sam, kita harus bicara.
Apa yang kau tahu tentang Paul Rice?
Tepatnya berkaitan dengan karya seni selundupan?
Paul Rice adalah penyelundup?
- Jadi, kau mengenalnya. - Dunia kami bersinggungan, ya.
Tepatnya dunia apa?
Kami saling mengenal. Dia jenis orang...
...yang selalu membagikan kartu namanya,...
...seperti meerkatkecil.
Tapi kita tak melihat kartu namanya.
Kurasa tak ada kata "penyelundup" dalam kartu namanya.
Dia bukan hanya penyelundup.
Dia menyalurkan kembali uangnya ke lrak dan Suriah.
ltu sangat tercela, tapi apa hubungannya denganku?
Graham menyamar untuk kami dalam operasi untuk menangkapnya.
Masalahnya, Rice ingin bertemu dengan pembeliku.
Aku membutuhkan nama besar.
Orang yang dia tahu mampu membeli apa yang dia jual.
Bukan satu kali saja. Pembeli yang berlangganan.
Orang yang memiliki hubungan denganku.
- Aku. - Waktu kita hanya beberapa hari.
Kalian dalam masalah.
Aku memberimu peluang untuk melayani negara.
Kau seperti seorang perekrut Angkatan Laut di mal.
Selalu ada Patung Gudea.
Apa maksudnya? ltu seperti orang yang buang air.
Kami tahu kau membelinya secara ilegal.
Dengar, Agen Ramirez. Jika kau ingin kubantu,...
...kau harus memberi aku sesuatu yang lebih menginspirasi.
Apa yang menurutmu lebih menginspirasi?
Contohnya, saat ini Kejaksaan AS sedang menyelidiki aku...
...karena hubunganku dengan anggota dewan setempat.
Tak ada yang mencurigakan, tapi mereka menyelidiki terus.
Mereka menggangguku, dan aku tak suka diganggu.
Jika kau bisa membuat itu batalkan, maka baiklah...
Aku akan bicara dengan Rice.
ltu tak akan mudah.
ltu bukan masalahku.
"The Art of More"
Aku akan mencoba tangani jaksa itu. Sementara itu, kau ulur waktu Rice.
- Bagaimana cara melakukan itu? - Jika tahu, aku pasti beri tahu.
Tapi itu masalahmu sendiri. Kau harus cepat menanganinya.
Ya?
Kau tak akan kecewa. Dia salah satu penangan klien kami yang terbaik.
ltu dia.
- Jeff! - Astaga, Tommy!
- Aku juga merindukanmu. - Ya, senang melihatmu.
Maaf, ini sudah lama. Tak kuduga kita bertemu di sini.
Aku juga tak menduga ini.
Tuan Meloni menemukan koleksi foto oleh Jerome Biggs.
Dia berniat melelangnya dengan kita.
ltu bagus. Selamat.
Biggs adalah tukang pos di Bensonhurst.
Separuh foto-fotonya dari lingkungan lama kita.
Ada puluhan ribu foto. Kita baru mulai melihat awalnya.
Tapi perkiraan nilainya bisa mencapai sembilan juta dolar.
- Sembilan juta dolar! - ltu luar biasa.
Aku berjanji kepada Jeff kau yang akan menanganinya.
- Kau bisa? - Ya, baiklah.
Bagus.
Sebelum kita menandatangani berkas,...
...aku ingin memastikan kalian menerima awak filmku di sini.
- Kau buat film dokumenter? - Ya, aku membuat film.
Tentang aku menemukan foto, melelangnya, dan menjadi sukses.
- Seperti itu. - Belum pernah ada kamera di sini.
Sangat disayangkan.
Aku sangat ingin bekerja sama dengan kalian.
- ltu kebijakan perusahaan, maaf. - Ya.
- Maaf. - Baiklah. Dengar,...
- ...senang melihatmu, Tommy. - Senang melihatmu.
- Mari kita minum sesekali. - Ya, tentu saja. Aku mau.
Kau ingin menangani klien sendiri. Dia baru saja pergi.
Kau ingin ada kamera di sini atau tidak?
Tampaknya kau tak bisa putuskan. Kaulah atasan di sini.
Baiklah.
Tempo hari adalah kesalahan.
- ltu kejadian satu kali. - Aku mengerti.
Graham.
Cari Jeff.
Katakan dia boleh membuat filmnya jika terpaksa.
Tapi terus perhatikan awaknya.
Dia berkata akan menyiapkan salinan draf sementara untukmu...
...sebelum akhir hari besok.
Aku juga menyiapkan salinan pidatomu untuk acara di Lincoln Center...
...di dalam mobil di bawah.
Kau juga masih berutang kepada Laitman dan Newhouse.
- Nanti saja. - Lalu Isabel meninggalkan pesan.
Katanya dia harus ke luar kota. Ada kematian di keluarga suaminya.
- Kenapa tak telepon aku langsung? - Entahlah.
Dia menghindariku.
Kau ingin aku menyelidikinya? Mungkin dia berbohong.
Cari tahu saja di mana dia.
Kirimkan bunga ke keluarganya. Jangan kepadanya.
Baiklah.
Sebaiknya dia kembali untuk acara itu beberapa hari lagi.
Cari tahu semua yang ada tentang Paul Rice.
Cari tahu apakah cerita agen itu ada benarnya.
Baiklah.
Selesai.
- Bagaimana penampilanku? - Kau tampak tampan.
Aku tahu pasti ada kabar buruk jika kau memaksa datang langsung.
- Kau mau minum? - Mungkin kau mau.
Tuduhan FBI terhadap Miles dicabut satu pekan lalu.
ltu tak masuk akal.
Dia pasti akan kembali bekerja, memamerkan itu kepadaku.
Ya, pasti begitu.
lkuti dia. Retas ponselnya.
Lakukan apa pun agar kau tahu apa yang dia rencanakan.
Tamu menginap yang baik akan berbaik hati membuka jendela.
Aku diturunkan menjadi tamu menginap?
Ada pembukaan galeri seni yang harus aku hadiri Sabtu nanti.
Isabel merasa sebaiknya aku datang.
- Baiklah. Lalu? - Dia akan berada di luar kota.
Jadi, apa kau ingin menemaniku?
- Galeri macam apa? - Karya orang luar. Seperti ini.
Isabel merasa ini bisa menginspirasi museumku.
Apa hubungan kalian?
ltu bukan urusanmu.
Ada apa dengan ini?
Kau banyak menggunakannya.
Apa kau tidak takut akan dites narkoba?
No comments yet. Be the first to leave one.