Revolutionary Sisters

Revolutionary Sisters (오케이 광자매)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

오케이-광자매-Revolutionary-Sisters-E77-E78-NEXT-VIU
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2021-08-09
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 39"

Lee Gwang Nam, kumpulkan semua orang!

Sulit dipercaya.

Bagaimana kamu bisa berbohong tentang hal seperti itu?

Kamu bahkan membiarkan ayah membelikanmu daging panggang.

Ayah bertanya kamu mau makan apa,

dan kamu bilang bayinya mau makan daging.

Sial.

Ayah. - Ayah, kumohon.

Minta maaflah kepadanya.

Aku minta maaf.

Kamu sangat mempermalukannya.

Dia diusir saat memperbaiki toilet mereka.

Hentikan.

Semua ini setelah pamer karena sudah punya anak?

Tidak heran. Sudah bibi duga semua ini terlalu indah.

Kini keluarganya mengusirmu.

Pernikahan adalah peristiwa sakral.

Kenapa kamu memulainya dengan kebohongan?

Kamu memang berani, ya? Bibi mau tahu dari siapa kamu menuruninya.

Tidak ada yang kurang ajar di keluarga ini.

Kukira aku bisa hamil sebelum ada yang tahu.

Kalau begitu, seharusnya kamu berusaha sampai itu membunuhmu.

Seolah-olah seseorang harus bertindak sejauh itu.

Mencoba bukan berarti kamu bisa hamil dengan mudah.

Kamu harus terpilih untuk menjadi seorang ibu.

Kak Cheol Soo, entah bagaimana Kakak bertanggung jawab atas ini.

Saat Gwang Nam hampir menikah dengan penipu itu

dan menyeret kita ke keterpurukan, Kakak marah.

Lalu Kakak mengamuk lagi

saat Gwang Tae membawa pulang induk semang untuk dinikahi.

Kakak terlalu mudah emosi untuk orang dengan darah bangsawan.

Bibi. - Bibi, kumohon.

Hanya itu yang kamu bawa dari rumah?

Kamu tidak membawa apa pun saat menikah.

Tapi bibi rasa punya tas ringan ada keuntungannya.

Yang lain harus memanggil truk pindahan.

Berhenti memperkeruh suasana.

Bukankah insiden seperti ini tertulis di pohon keluarga?

Tidak ada yang bisa kukatakan untuk membantah ucapannya.

Tidak ada gunanya menyesali yang sudah terjadi.

Kita harus mendiskusikan mau ke mana dari sini.

Apa gunanya jika itu pernikahan bohong?

Mereka menyebutnya penipuan

jika kamu berbohong soal pendidikan, usia, atau pekerjaanmu.

Dia bilang dia hamil dan itu lebih buruk.

Tanya Byun Ho. Bibi rasa itu alasan untuk membatalkan pernikahan.

Apa lagi sekarang? Apa yang akan kamu lakukan?

Tidak ada gunanya kita membahas ini

jika kakak iparnya yang memutuskan.

Tunggu. Apa yang perlu dicemaskan

saat kalian sudah mendaftarkan pernikahan?

Benar, bukan?

Tidak, aku belum mendaftarkannya.

Aku baru mau mendaftarkannya, tapi mereka tahu aku berbohong.

Yang satu hampir hancur hidupnya karena mendaftar terlalu cepat,

sementara yang satu mau hancur hidupnya karena tidak cukup cepat.

Seharusnya ini menjadi andalanmu.

Lee Gwang Sik.

Kamu berbagi kamar dengannya sampai hari pernikahannya.

Kamu tidak tahu?

Lee Gwang Tae!

Uruslah hidupmu sendiri.

Sungguh merepotkan.

Bagaimana kami bisa punya putri sepertimu?

Sulit dipercaya.

Lihat apa yang terjadi.

Kamu seharusnya berhati-hati sampai akhir.

Kakak mengingatkanmu bahkan saat bulan madu.

Kamu seharusnya berusaha siang dan malam untuk hamil,

tapi kamu hanya berbelanja.

Kamu pantas mendapatkannya. Tapi lihat kekacauan yang kamu buat.

Sejak kecil,

kakak juga dimarahi setiap kali kamu membuat masalah.

Haruskah seperti ini bahkan setelah menikah?

Kalau begitu, jangan ikut campur. Aku akan mengurus hidupku sendiri.

Kamu mau ke mana?

Tentu saja sauna kering. Haruskah kamu bertanya?

Jangan konyol.

Kamu yang salah di sini, jadi, diam dan tebus kesalahanmu.

Kak Pung Jin, maafkan aku.

Ini ideku, bukan Gwang Tae.

Kak Pung Jin, tolong maafkan kami sekali ini saja.

Kalian berdua sama saja.

Kak Pung Jin!

Kamu...

Aku melakukannya untukmu.

Kamu pulang lebih awal. Ibu baru menidurkan Berkat.

Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu menurunkannya?

Biarkan Berkat melihatnya saat dia menanyakan ibunya.

Bisa bayangkan betapa sedihnya Pak Lee?

Kabar cepat tersebar.

Wanita penjual ikan itu memang bermulut besar.

Bagaimana perasaan Ibu jika Gwang Nam punya foto

mantan suaminya di rumah kita?

Dia tidak pernah menikah lagi, tapi berandai-andai saja.

Aku pulang.

Apa lagi sekarang?

Kenapa kamu menurunkannya?

Kamu senang sekarang?

Kamu menyuruh wanita penjual ikan itu datang ke rumah kami

dan mengintai tempat ini.

Apa?

Aku tidak tahu apa-apa soal ini.

Apa salahnya menggantung foto ibu Berkat?

Haruskah kamu sekejam ini kepada orang yang sudah tiada?

Ibu, sudah cukup.

Tolong gantung kembali. Aku tidak keberatan.

Jangan. Akulah yang tidak baik-baik saja.

Siapa pun akan bilang ini tidak masuk akal.

Jangan keras kepala soal ini.

Ini tidak akan mengubah apa pun.

Aku masih belum menerimamu sebagai menantuku

dan orang-orang di kampung halamanku berpikir Maria adalah keluargaku.

Bagaimana bisa jika mereka belum melihatmu?

Tetangga keluargamu mungkin tahu

bahwa Byun Ho adalah suamimu

karena dia selalu siap membantu keluargamu.

Aku yakin seluruh lingkungan tahu.

Maria satu-satunya menantu yang kumiliki.

Ibu! - Kumohon jangan.

Tolong jangan menyebut namanya di depan Gwang Nam lagi.

Ini tidak benar.

Ini tidak benar? Keluarga macam apa ini?

Akan kupastikan tetap seperti itu.

Kamu pasti senang melihat kami bertengkar.

Tidak ada alasan untuk itu. Terutama hanya karena sebuah foto.

Tolong gantung kembali.

Ayahmu datang menemuiku.

Ayahku?

Aku tidak bisa mengangkat kepalaku.

Tentu saja dia kesal.

Dia pasti sudah dengar dari bibimu.

Jangan membelaku di depan ibumu

dan jangan memperdebatkan hal seperti ini.

Aku lebih suka menjalani hari-hariku tanpa masalah.

Aku tidak percaya bibiku memberi tahu ayahku.

Maafkan aku, Sayang.

Saat kamu bilang tidak keberatan, aku percaya kamu tidak keberatan.

Kamu tinggal di rumah yang mengingatkanmu kepada mantan istriku

dan aku tidak menghargai pemahaman dan pertimbanganmu.

Aku tidak tahu kamu menahan rasa sakit seperti itu.

Terima kasih sudah mengakui itu.

Kamu tahu betapa bodohnya aku.

Ceritakan semuanya secara mendetail mulai sekarang.

Dia pasti kesal menantunya masih menyimpan foto mantan istrinya.

Meski ingin masyarakat adil,

kita sendiri harus adil dahulu.

Mungkin kita harus menelepon Pameran Berkat.

Aku tidak adil.

Kamu akan mencalonkan diri sebagai anggota parlemen?

Kamu terdengar seperti politikus.

Aku tidak memenuhi syarat untuk itu.

Aku akan mengurus Ibu mulai sekarang.

Mereka bilang tidak ada putra yang bisa menghentikan ibunya sendiri.

Akan kubuktikan mereka salah.

Kenapa kamu pergi menemui keluargamu?

Tidak apa-apa.

"Bersinar di bawah Starlight"

Kenapa kamu mengacaukan semuanya seperti ini?

Maafkan aku.

Apa yang akan kamu lakukan?

Aku akan meyakinkan kakakku agar kami bisa tinggal bersama.

Menurutmu itu mungkin?

Sejujurnya, memang benar Gwang Tae melakukan kesalahan.

Itu sebabnya aku lebih kesal.

Ini semua salahku.

Aku memintanya melakukan itu karena kukira

itu satu-satunya cara untuk mendapatkan restu.

Ayah paham putri ayah.

Ayah yakin itu ide Gwang Tae.

Ayah dengar kakakmu menentang pernikahan kalian.

Dia sudah mengenalnya sejak SMA karena mengambil pinjaman pribadi.

Astaga, ayah sangat malu kepadanya.

Bahkan ayah tidak mau gadis seperti dia menjadi keluarga ayah.

Dia putri ayah, tapi dia punya banyak masalah.

Gwang Tae sangat menyesalinya, jadi, tolong jangan kasar kepadanya.

Jangan khawatir.

Bagaimana ayah tidak khawatir?

Ini salah.

Dia diusir? Kenapa?

Ternyata dia tidak hamil.

Jika dia tidak hamil, lalu mengandung apa?

Dia tidak mengandung apa-apa. Dia hanya tidak hamil.

Dia berbohong untuk menikah.

Mereka membuang barang-barangnya dan mengusirku bersamanya.

Aku belum pernah dipermalukan seperti ini.

Kamu juga ada di sana?

Aku ke sana untuk memperbaiki toilet mereka.

Astaga, aku memberitahumu semuanya.

Itu sangat melukai harga diriku.

Aku harus bagaimana dengan Gwang Tae sekarang?

Dia akan menjadi janda sebelum menikmati kehidupan pernikahan.

Sia-sia saja berlian yang belum diasah.

Itu ternyata malah kerikil.

Kamu pikir ini menghibur?

Kamu selalu begitu saat anak-anakku dalam masalah.

Aku merasa agak terhibur saat kita masih asing.

Tapi sekarang, itu akan memengaruhi menantuku.

Dan apa yang dialami menantuku akan memengaruhi putraku.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left