The first 200 lines.
Kisah pekan ini di Klub Pelangi.
Pemulihan membuatku bahagia.
Para anggota Klub Pelangi memutuskan pulih dengan cara mereka sendiri.
Hye Jin berkunjung ke rumah ibunya setelah sekian lama.
Mereka mengumpulkan, mencicipi, dan bahkan berbagi hobi.
Hutan Hongcheon ibu dan putri Dhalsim.
Astaga.
Dia menanam satu dan menginjak satu.
Yang bisa kulakukan hanya berjalan dan berfoto.
Na Rae memutuskan untuk membantu para orang bodoh memasak.
Dari pertunjukan api hebat hingga keterampilan rumit.
Kelas memasak Na Rae di mana kamu belajar dan menikmati.
Siapa akan menjadi pria seksi memasak yang terbaik?
Pertunjukan api.
Kamu seharusnya tetap tenang seolah-olah sudah menduganya.
Acara Khusus Aku Butuh Pemulihan I Live Alone.
Kian84 sudah kembali.
"Terserahlah"
"Aku cinta kamu"
"Dia berusaha menjadi presdir yang selama ini diidamkan"
"Kosong"
"Seorang pria mengenakan setelan"
"Tiba lebih dahulu"
"Kandidat kedua, Kian84"
"Dengan pengalaman mencuri narasi"
"Pria ambisius yang bermimpi menjadi presdir"
Mana kameraku?
"Dia memeriksa kameranya begitu tiba"
"Sekarang, ini waktunya Kian84"
"Dia mengibaskan jaket seksinya"
Ini menegangkan.
Aku sudah bersiap.
"Dia menguap seperti anjing"
"Menghela napas"
"Sekarang bagus"
Halo.
Halo. Senang bertemu.
Acara hari ini adalah...
Acara hari ini adalah...
"Sementara itu, para anggota tiba"
Kita telah melakukan sesuatu yang benar-benar tidak berguna.
Masuklah.
Yang benar saja...
Lihat setelannya. - Dia memakai setelan.
Aku tidak percaya. - Apa?
Apa kamu akan pergi ke pernikahan?
"Semua orang mengendalikannya"
Aku harus memilih di mana posisi duduk kalian.
Ada sesuatu yang ingin kukatakan sebelum kita melakukan itu.
Apa pintu kubiarkan terbuka? - Ada sesuatu yang kusiapkan.
Aku menyiapkan sesuatu. - Apa itu?
Setelah dua setengah tahun, - Apa kamu akan menikah?
aku akhirnya bisa menempati kursi presdir.
Apa ini? - Acara baru. Pembawa acara baru.
Generasi baru.
"Ini membosankan"
Tinggalkan acara yang lama.
Aku akan membawakan acara
Bagus. - dengan kejujuran.
Senang bertemu. - Bagus.
Aku bisa tahu dia menyiapkannya semalam.
Itu saja yang kusiapkan. - Baiklah.
Dia sudah mengatakan semua yang disiapkannya.
Siapa menyuruh dia melakukan itu? - Aku akan memilih kursimu sekarang.
Sesuai urutan pengalaman. - Pengalaman?
Jangan tunjukkan punggungmu.
Hyun Moo boleh duduk di sini.
Dia tahu cara membalas budi. - Kenapa kamu begitu senang?
Aku merasa kamu harus di sampingku.
Pria baik di sisinya. - Robot pembawa acara.
Lalu Hye Jin boleh duduk di sini berhubung dia yang berikutnya.
Itu sama. - Itu urutan pengalaman.
Apa ini?
Kalian berdua bergabung bersama.
Apa? - Benar.
Kami bergabung di hari yang sama. - Benar.
Kalian bergabung bersamaan. - Ya.
Kalian berdua bergabung bersama.
Aku berpikir siapa yang harus menempati kursi ini.
"Kita punya sejarah"
"Ayolah"
"Orang bodoh harus saling membantu"
Berhubung Si Eon lebih tua, dia harus duduk di sini.
"Apa?"
Dia kuno.
Na Rae harus duduk di luar lagi.
Dia membosankan.
Na Rae...
Aku duduk di sini? - Ya.
Perhatikan aku membawakan acara.
Belajarlah. - Aku
terpisah dari Na Rae untuk kali pertama.
Bukan itu intinya, semua.
Kita punya kehidupan.
Kita punya kehidupan? - Ya.
Kehidupan. Hari ini... - Tidakkah kamu akan bilang,
"Senang bertemu?" - mengucapkan salam?
Benar. - Ayo.
Hei.
"Suara apa itu?"
Hei. - Ayolah.
Senang bertemu.
"Senang bertemu."
"Senang bertemu." - "Senang bertemu."
"Menghela napas"
"Kurasa inilah akhirnya"
Kamu baik-baik saja? - Kamu baik-baik saja?
Dia perlu minum obat. - Itulah yang terjadi.
Bawakan obatnya.
Bawakan obatnya. - Panggil ambulans.
Tangannya berkeringat terlalu banyak. Sentuhlah.
Lepaskan jaketmu, Kian84.
Kian84. Kamu tidak bisa apa-apa tanpaku.
Panas sekali. - Dia basah kuyup.
Astaga. Aku tidak percaya.
Ini basah semua.
Seluruhnya basah.
Aku akan memakainya. - Ini pertunjukan air.
Pertunjukan air Psy ada di sini. - Tunggu.
Kenapa kamu duduk di sana?
Kurasa aku bisa melakukannya sekarang.
"Kurasa aku bisa melakukannya sekarang"
Dia tidak bisa melakukannya. Dia akan mati.
Kamu akan melakukan lebih baik. - Ya.
Duduklah. - Kamu baik-baik saja?
Dia menyuruhmu pergi.
Kamu lihat Kian84? "Pergi."
"Pergilah." - Dia tidak tampak sehat.
Tidak apa-apa. - Dia begitu kepanasan.
Aku bisa bersantai sekarang. - Bobotnya akan turun.
Dia seolah kembali dari pemandian.
Silakan lanjutkan. - Sekarang.
Aku khawatir Simon D tidak akan datang.
Aku senang dia datang. - Improvisasi.
Memangnya kamu burung beo?
"Burung beo." - Parrot84.
Parrot84.
Acara ini... - "Parrot84."
Diamlah.
Diam. - Yang benar saja.
Aku harus membawakan acara. Diamlah.
Apa? - Kamu menyuruh kami diam?
Bagaimana bisa kamu menyuruh kami diam selagi syuting?
Bagaimanapun, Simon D.
Apa kata orang tuamu setelah acara ini?
Orang tuaku jelas senang.
Mereka menyukainya. - Baguslah.
"Reaksi otomatis"
"Baguslah."
Jika aku tidak memberikan jawaban spesifik, dia tidak bisa bereaksi.
Itu reaksi yang bagus.
Dia membuat orang merasa nyaman.
Reaksi mekanis. - Itu bagus.
Sekarang...
Bisa berhenti mengatakan "sekarang"?
Kamu mau penggaris?
Sekarang, sekarang.
Video pertama hari ini
adalah Han Dhalsim.
Kamu pergi ke mana?
Aku pergi ke rumah ibuku di Hongcheon.
"Bagus"
Sekarang,
mari kita saksikan videonya Hye Jin.
Mari menyaksikannya. - Ada apa dengannya?
Mari menyaksikannya.
"Kehidupan hutan Hye Jin"
Ada kupu-kupu.
Terlalu banyak informasi. - Tunggu.
Semua orang bisa melihat kupu-kupu itu. Kamu tidak perlu menyebutnya.
Poin tambahan untuk pengamatan.
"Poin tambahan untuk pengamatan"
Itu bagus.
"Desa yang tenang dengan udara bersih"
Ibu. Lihat murbei itu.
Buahnya gelap saat matang.
"Dipenuhi beri"
Murbei? - Itu sehat.
Apa ini? - Murbei.
Sukulen.
Apa? - Dia punya sukulen.
"Sentuhan Ibu di mana-mana"
"Dan Boksil, teman Ibu"
Menabur.
Semua butuh usaha.
Ini bukan untuk semua orang.
"Dia menabur biji-bijian dengan sepenuh hati"
Hei. Lihat apa ayamnya bertelur. - Ada begitu banyak hal.
"Takut."
Mereka tidak bertelur.
Lihat baik-baik, Ibu. Mungkin ada beberapa.
Apa itu?
Ada mentimun?
Dia langsung memakannya.
Itu bukan apa-apa.
"Makan"
Ibu harus mencabut kentang dan menanamnya di sini.
Besarnya.
Menakjubkan. - Lihat kentang-kentang itu.
Semuanya ada.
No comments yet. Be the first to leave one.