The first 200 lines.
Selamat pagi dan bahagia, liburan favorit keduaku setelah Natal,
Hari Pengembangan setiap…
Donat.
Enak, tapi aku diet hari ini, jadi makan yoghurt saja.
Bagaimana perasaanku hari ini? Apa aku merasa anggun
atau merasa gila?
Apa seperti cokelat beku?
Janine.
Donat klasik. Terima kasih. Kau sangat mengenalku, Mel Mel.
Enam tahun akan membuatmu seperti itu.
Kalian dengar soal langit-langit yang runtuh di Addington?
Gedung itu dibangun setelah gedung kita.
Untunglah gedung kita kuat.
Selamat pagi, Semua. Aku makin cantik. Tak perlu dibahas.
Terima kasih untuk yang membawa donat ini.
Kukira kau yang bawa.
Untuk apa aku lakukan itu?
Donat sudah ada saat aku datang ambil kopiku pagi ini.
"Donat menghilangkan kekhawatiran."
Tempat itu bagus.
Ingat aku bawa donat di hari terakhir tahun lalu.
- Ya. - Ya.
Tapi tak ada yang makan karena kita bertekad
membersihkan kelas dan pulang sebelum jam sibuk.
Pak Johnson, kau membersihkan dapur akhir tahun lalu, 'kan?
Ya.
Tunggu, kau bilang tahun lalu?
- Ya. - Tidak.
Kau bercanda.
Teman-Teman, tahun ini tetap akan hebat.
Aku tak tinggal di sini.
Donat.
SEKOLAH NEGERI
KERJA SAMA TIM - MOTIVASI INOVASI - UNGGUL - PRESTASI
Permen loli selamat datang? Oke.
Kalian tahu saatnya apa ini. Ini Hari Pengembangan.
Beberapa "orang dewasa" cemas saat sekolah dimulai,
tapi aku akan beri sambutan "selamat datang kembali" dengan permen loli.
- Ini dia. - Terima kasih.
Melissa.
Permen loliku.
Barbara, tak mau permen loli selamat datang?
Aku mau satu. Terima kasih.
Aku senang bisa kembali.
Di akhir tahun ajaran terakhir,
aku sangat menyukai kelas musik,
jadi selama musim panas kubuat rencana pelajaran
dan membiasakan diri dengan musik yang disukai para murid saat ini.
Energiku baru saja pulih.
Ini bab baru dalam buku kehidupan Barbara.
Bisakah kalian lihat sesuatu sebentar?
Seperti ini?
Kita tidak akan bersenang-senang tahun ini.
Entah bagaimana kompor berpindah tempat.
Saklar listrik tak bisa terbuka begitu.
Bukan wewenangku. Aku akan meminta orang memeriksanya.
Sudahlah. Kau tak usah menelepon siapa pun.
Minggir. Aku bisa. Hanya butuh sedikit cinta.
Rumor itu benar. Aku jatuh cinta.
Namanya O'Shon dan dia bekerja di bidang teknologi.
Di awal kami berkencan, semua orang menentang kami.
Distrik bahkan memecatku untuk memutuskan hubungan kami
dan Janine berusaha mencegahku mendapatkan pekerjaanku kembali.
Tapi terlepas dari yang telah terjadi, kami berhasil melaluinya.
DISTRIK SEKOLAH PHILADELPHIA
DEWAN PENDIDIKAN
Kesimpulannya, aku melakukan segalanya karena jatuh cinta dan terpesona O'Shon.
Ava, untuk belasan kali, jangan tunjukkan itu kepada kami.
Itu pelanggaran SDM.
Begitu juga kemejamu.
Oke. Apa lagi? Konselor baru datang. Membosankan.
Semuanya, mari sambut guru kelas empat baru kita, Dominic Clark.
Di mana aku kenal nama itu…
- Entahlah. - Dominic Clark.
Kau membintangi film baru Tyler Perry Madea's Destination Wedding?
Tidak, Bu Howard. Ini aku Dominic. Aku murid kelas TK-mu.
Dominic, bagaimana aku bisa lupa? Kau mewarnai semuanya merah.
Masih. Aku hanya bercanda. Aku tak melakukan itu lagi.
Suatu kehormatan menjadi rekan barumu.
Rekan baruku.
- Hai, Semuanya. - Hei, apa kabar?
Bayangkan itu.
Murid TK-ku hampir 20 tahun lalu adalah rekan baruku.
Itu gila, Barbara, karena kalian tampak sebaya.
Ya, benar.
Situasi tak mungkin bagus. Ini berbahaya, oke?
Pria itu akan mengembalikan Barbara menjadi Barb yang pemarah.
Ya, aku akan menangani ini.
Oke. Karena murid SMP makin banyak,
Bu Schemmenti tak akan mengajar kelas dua SD lagi.
Dia akan naik kelas untuk mengajar matematika SMP di kelas wali kelas.
Tak apa-apa. Aku sudah tahu.
Setiap aplikasi seperti taruhan olahraga belakangan ini,
jadi, kupikir ini kesempatan bagiku untuk menyegarkan keterampilan persentaseku.
Karena murid kelas dua tak cukup untuk dua kelas,
Bu Teagues sekarang akan punya 40 murid.
Aku tak sabar melihat apa itu akan menghancurkannya.
Tak akan.
- Mungkin saja. - Oke, kini kau melawak.
Mari selesaikan pengaturan ruang kelas.
Ya, Hari Pengembangan selesai. Kerja bagus, Tim.
Ada yang bilang tim?
Siapa pria bersetelan itu?
Benar.
Pria membosankan ini adalah Craig. Entah kenapa distrik mengirimnya.
Ya. Selamat pagi, SD Abbott dan selamat datang kembali.
- Oke! - Itu dia.
Kepala Sekolah Coleman benar. Aku di sini karena suatu alasan.
Distrik berpikir Abbott adalah sekolah yang sangat istimewa
dan kami ingin membuatnya lebih istimewa
dengan menegaskan kembali beberapa prinsip dasar
dan panduan moral melalui pembangunan tim.
Ini akibat mereka tak lagi memercayai kita karena kebohongan tahun lalu.
Pemerasan bisnis.
Ya dan tradisi tahunan kita untuk acara dan perayaan tanpa izin.
Mungkin. Ya.
Jadi, ini hukuman berkedok kegiatan membangun tim?
Ya. Untuk menunjukkan kita satu tim besar
dan membangun kembali kepercayaan antara distrik dan Abbott yang kalian rusak.
Aku akan memimpin semua orang dalam kegiatan wajib membangun tim.
Jadi, tanpa basa-basi lagi,
kita wajib bergegas ke perpustakaan.
Ayo, Semuanya. Beberapa permainan membangun tim mungkin menyenangkan.
Bukan permainan, aktivitas.
Jadi, saat aku di kelas TK-mu 20 tahun lalu…
Berhenti bicara dulu, Dominic.
Astaga. Ini dia. Hei, Dom, kau mungkin harus…
Aku berusaha tetap tenang.
Tapi kau membuatku sangat bersemangat.
Mantan muridku sekarang rekan kerja. Sungguh hari yang diberkati untuk hidup.
- Ya! - Hei, Kutu Buku.
Apa pun ini, bisa dipercepat? Ada yang punya pekerjaan sungguhan.
Ya, oke.
Untuk memulainya,
katakan hal soal dirimu yang orang tahu dan yang tidak mereka tahu.
Jadi, aku akan mulai.
Sesuatu yang orang tahu tentangku adalah aku mencintai pekerjaanku.
Sesuatu yang kalian tak tahu adalah aku memakai salib, tapi aku tak percaya Tuhan.
Tapi Dia percaya padamu.
Aku Barbara Howard
dan satu hal yang kalian tahu tentangku adalah aku punya hubungan
yang sangat kuat dan penuh kasih dengan Tuhan dan Gerald.
Tapi yang kalian tak tahu, aku tak pernah sembarangan menyebut nama Tuhan.
Melissa.
- Bayi Yesus yang manis… - Itu tak termasuk karena dia bayi.
Oke, tentu.
Sesuatu yang kalian tahu tentangku
kalian sudah tahu semua yang perlu kalian ketahui tentangku.
Yang mungkin kalian tak ketahui tentangku adalah aku akan memukul mulut kalian.
Oke.
Ya. Pak Johnson.
Sesuatu yang kalian tahu tentangku adalah aku pernah bekerja di Chippendales.
Oke.
Yang kalian tak tahu aku pernah berenang satu triatlon.
Itu hanya "athalon".
Tunggu, kenapa berenang?
Lebih mudah dari naik layangan.
Kurasa maksudmu sepeda.
Entah. Aku belum pernah menaikinya. Jadi, aku berenang.
Tidak pernah naik sepeda?
Ada piala Tour de France di lemarimu.
Itu untuk budaya,
yang akan kau tahu jika meluangkan waktu untuk mengaguminya.
Maaf mengganggu, tapi bau apa itu?
- Aku suka permainan ini. - Ya.
Baunya seperti tupai mati.
Bukan, itu rakun.
- Itu rakun. - Astaga.
Aku tahu bau apa itu. Itu Morton.
Bukan aku.
Meski baunya seperti gas.
Sudah kubilang kompor itu harus diperiksa ahlinya.
Mungkin bokong Morton yang jorok, tapi aku akan memeriksanya.
Aku mencium sedikit bau gas, tapi tidak terlalu banyak, 'kan?
Benar, 'kan?
Sial.
Sial.
Oke, siapa berikutnya?
Jangan panik, dengan penuh cinta aku minta semua keluar.
Keluar. Segera, dengan cinta. Apa aku sudah bilang aku jatuh cinta?
Siapa yang punya tujuan hidup?
- Apa? - Ayo. Ayolah.
Jadi, distrik akan mengutus seseorang ke sini untuk memperbaiki kebocoran gas,
tapi tak bisa memperbaiki
infrastruktur moral sekolah ini yang retak.
Sekarang, bagi menjadi lima grup.
Masing-masing akan mendapat aktivitas berbeda yang akan kujelaskan.
Dengar, makin cepat kita selesaikan,
makin cepat kalian bisa melanjutkan pekerjaan.
Oke, jadi apa ini?
Semacam metafora tentang cara kita memulai tahun ajaran?
Tidak, aku hanya tak sadar akan ada berapa orang
dan itu tadi ada di bagasiku.
Silakan bicara denganku jika ada masalah atau kekhawatiran apa pun.
Besar atau kecil, aku siap membantu.
Tapi dia punya jam kerja.
Jadi, sebaiknya simpan beberapa masalah selama beberapa pekan.
Tapi jika aku di kantor, jam-jam itu terbuka.
Bahkan, aku akan berikan nomor ponselku.
Apa-apaan ini? Memberikan nomor ponsel secara gratis?
No comments yet. Be the first to leave one.