The first 200 lines.
Jangan! Lepaskan aku!
Tenangkan dirimu.
Aku bukan musuhmu.
Tolong tenangkan dirimu dulu.
Aqua...
Kenapa kau di sini?
Mem bilang kau pergi keluar saat topan datang,
tapi karena kau tak kunjung kembali, kami semua pergi mencarimu.
Saat aku menelusuri jalan ke minimarket untuk menemukanmu...
Dasar bodoh.
Kalian berdua.
Terlalu berbahaya berada di sini.
Apa yang sedang kalian lakukan?
Sepertinya Kurokawa Akane dipukuli habis-habisan oleh netizen.
Kalau melihat kontennya sudah jelas akan jadi seperti ini.
Bukankah publik figur sudah harus terbiasa dengan hal seperti ini?
Lebih kurang begitu.
Namun, kondisi setiap orang berbeda.
Orang yang tidak terbiasa tidak akan pernah terbiasa.
Aku sendiri sempat beberapa kali berpikir untuk mati saja
kalau memang kondisi mentalku sedang kacau saat membaca komentar-komentar itu.
Kondisi mental seorang gadis remaja usia belasan
yang tiba-tiba saja dijadikan target kemarahan banyak orang untuk pertama kali seumur hidupnya
pasti tidak akan terbayang olehmu.
Sensasi itu mampu membuatmu berpikir bahwa seluruh kehidupanmu sudah berakhir.
Acara realitas kencan sangat populer di seluruh dunia,
dan sudah ada 50 korban akibat bunuh diri karena acara ini.
Beberapa negara menetapkan sebuah hukum agar tim acara
wajib memberikan evaluasi psikologis pada pesertanya.
Kalau korbannya sudah ada 50 orang,
Kau bisa anggap masih ada lebih dari 10 kali lipat orang yang merasa ingin mati
atau sudah melakukan percobaan bunuh diri.
Acara ragam adalah acara yang memperlihatkan dirimu sendiri di depan publik.
Bukan acara yang akan dikritik tetapi para pesertanya sendiri.
Sudah pasti akan berat.
Kakak pernah mengatakan padaku
bahwa kebohongan adalah cara terbaik untuk melindungi diri sendiri.
Dia benar.
Akan lebih baik jika ada unsur akting dalam syuting tersebut.
Semakin kau menunjukkan dirimu yang asli, kerusakannya semakin mematikan.
Media sosial adalah tempat di mana kau bisa melihat orang lain mengejek seorang artis.
Mereka semua mengatasnamakan kebebasan untuk memberi pendapat,
namun, setiap harinya selalu ada korban perundungan yang ekstrem.
Mereka semua berpikir mereka berbeda dengan orang lain
saat menyudutkan korban mereka.
Ucapan seenaknya yang kau tulis di internet bisa saja membunuh seseorang.
Apa Kakak akan baik-baik saja?
Tidak ada gunanya untuk berhati-hati dengan hal semacam ini.
Bukankah ada pepatah "Tidak ada gading yang tak retak", 'kan?
Selama kau seorang manusia, pasti ada kekurangannya.
Semua orang pasti punya sebab mereka dikritik di internet.
Halo.
Betul.
Benarkah?
Baik, aku akan segera ke sana.
Ada apa, Dirut?
Aqua, dia...
Sepertinya masuk kantor polisi.
Putriku memintaku untuk tidak menonton acara
dan aku biasanya juga tidak sering membaca berita di internet...
Tidak disangka, hal akan menjadi seperti ini.
Kenapa kau tidak cerita padaku?
Karena aku tidak ingin kau khawatir.
Saat mendapat panggilan itu, aku awalnya sudah siap secara mental.
Kau melakukannya dengan baik, Aqua.
Aku bangga padamu.
Meski kau selalu terlihat tidak tertarik pada orang lain,
tapi sebenarnya kau melihat semuanya.
Bukan begitu juga.
Manusia bisa mati kapan saja.
Kalau tidak segera bergerak saat ada yang meminta tolong, maka semuanya akan terlambat.
Aku akan meminta ongkos taksi kepada Akane nanti.
Dasar perhitungan.
Akane.
Bodoh, kau membuat kami sangat khawatir.
Kenapa melakukan ini? Kenapa kau tidak cerita pada kami?!
Maaf.
Akane.
Apa rencanamu selanjutnya?
Rencanaku...
Maksudku kau bisa mengambil kesempatan ini untuk mundur dari acara.
Namun, kita sudah teken kontrak dengan tim acara.
Pihak acara gagal melindungi anak di bawah umur, mereka harus dimintai pertanggungjawaban.
Kalau sudah seperti ini,
bahkan jika dia mau mundur, tim acara juga tidak bisa mengatakan apa-apa.
Bagaimanapun juga, kau beraktivitas menggunakan nama aslimu, Kurokawa Akane.
Jadi, kau harus paham kapan harus mundur dari situasi yang sulit.
Aku
telah bekerja keras supaya bisa menjadi aktris yang lebih terkenal,
dan terus berakting di masa depan.
Kalian semua sudah banyak membantuku,
tapi semuanya berakhir seperti ini.
Akane...
Aku takut.
Aku benar-benar ketakutan.
Namun, aku ingin melanjutkannya.
Aku tidak ingin mundur dari acara ini.
Baiklah.
Kalian dengar, 'kan? Tidak ada yang protes?
Sudah jelas.
Aku sudah bilang begitu sejak awal.
Kami akan mencoba yang terbaik untuk membantumu.
Kalian benar-benar akrab.
Bagaimanapun, kita semua sebaya.
Mereka pasti akan saling membantu,
dan menyelesaikan acara dan mengabaikan segala macam rumor.
Namun,
kalau dibiarkan seperti ini saja rasanya agak menyebalkan.
Pihak tim acara yang memanas-manasi publik,
atau netizen yang berbicara seenak jidat,
mereka semua membuatku sangat marah.
Ada sebuah Klub Wartawan di kantor polisi.
Wartawan dari berbagai media
yang siap siaga di sini selama 24 jam untuk mendapatkan informasi paling baru.
Mereka semua menunggu datangnya sebuah berita yang menarik.
Pasti kau pelakunya.
Aku seharusnya tidak memujimu.
Kau sudah memikirkan akibatnya, 'kan?
Tentu saja.
Aku tidak yakin ini akan berjalan lancar atau tidak,
tapi ini akan jadi acara ragam yang sesungguhnya.
Kabar percobaan bunuh diri Akane muncul di halaman berita.
Sontak memicu berbagai perdebatan di internet.
Tentu saja, beberapa orang berhenti segera setelah membaca beritanya.
Namun, percikan baru-baru ini telah memperburuk minat jahat di internet.
Meski tingkat perhatiannya meningkat, tapi tidak ada perubahan yang terjadi.
Kurasa ini bukan jalan keluar yang bagus setelah viral di internet karena hal buruk.
Sampai detik ini, Kurokawa Akane pun masih belum ikut syuting acara,
dan sama sekali tak terlihat pergerakan ia akan kembali.
Tindakanmu terlalu ceroboh.
Setelah masalahnya jadi sebesar ini, apa kau mau bertanggung jawab?
Aku tidak merasa sudah kalah dalam taruhan kali ini.
Perhatian dunia sama dengan
koin taruhan di atas meja judi.
Jika mundur dari pertaruhan ini,
Akane akan kalah tanpa perlawanan dengan kondisi yang hancur.
Dalam permainan poker pun, kau harus main supaya bisa menang.
Selama ada satu kartu bagus di tanganku, aku akan terus berjudi.
Realitas ini bukanlah permainan kartu.
Kalau kau minta foto atau video kita bersama, sih...
Jumlahnya tidak terlalu banyak.
Totalnya mungkin sama atau kurang dari 100.
Itu banyak, tahu.
Mau dipakai untuk apa?
Konten "Cinta Sekarang" diedit oleh seorang profesional, 'kan?
Di dalamnya
tersembunyi sebuah niat untuk membuat Kurokawa Akane menjadi orang jahat.
Tidak peduli sebaik apa pun dirimu, jika hanya informasi tertentu yang dipublikasikan
maka kau akan mendapat citra seorang yang jahat.
Itu disebut "Komposisi Drama".
Aku punya kemampuan mengedit video.
Asalkan ada bahannya...
Begitu rupanya.
Jadi, Aqua ingin membuat "Cinta Sekarang dari sudut pandang kita".
Siapa yang memberimu ide ini
atau kau yang pikirkan sendiri?
Ini ideku sendiri.
Kau pandai menangkap poin pentingnya.
Situasi yang kita punya saat ini, jika dilihat dari sudut pandang agen iklan,
adalah situasi di mana
ada banyak jumlah penonton aktif dan berpotensi meninggalkan kesan yang kuat.
Sekarang memang rundungan verbal terhadap Akane-lah yang paling menonjol.
Namun, itu hanya di permukaannya saja.
Padahal, hanya kaum minoritas yang mengatakan hal-hal jahat tersebut.
Dihadapkan dengan topik sensitif seperti percobaan bunuh diri,
hampir sebagian besar penonton ragu antara akan mengikuti atau mendukung.
Mereka disebut "Mayoritas yang Golput".
Dengan kata lain, lebih banyak orang yang sedang menunggu jawaban.
Jika kita memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan empati,
mayoritas orang akan menganggap ini keadilan, lalu membentuk pasar.
Bagaimanapun, topik ini sedang panas-panasnya.
Kita mungkin bisa memutar balik opini yang menyebar di masyarakat.
Video buatan Aqua bisa kita unggah ke akun resmi.
Salurannya sudah aman.
Jika hasil videonya sangat bagus, bahkan ada kesempatan untuk viral!
Berikan saja dokumennya kalau sudah selesai, aku yang akan mengunggahnya.
Tidak perlu, aku bisa melakukannya sendiri.
Aqua, apa kau tahu hari dan jam berapa
kau harus mengunggah video supaya dapat retweet yang banyak?
Dan seberapa panjang deskripsi video supaya meninggalkan kesan untuk penonton?
Tidak.
Aku bisa berdiri di sini karena ahli dalam pemasaran internet dan promosi diri sendiri.
Begini-begini
aku orang yang ahli dalam membuat topik panas di internet.
Kalau begitu, aku yang akan buat musiknya.
Kau bisa membuat musik?
Aku ini profesional yang diteken perusahaan rekaman untuk mencari nafkah, tahu.
Aku juga menulis lirik dan lagu untuk band-ku sendiri.
Beberapa laguku juga kujual kepada orang lain.
Pokoknya aku harus buat lagu yang bisa membuat orang menangis, 'kan?
Aku ahli dalam hal itu.
Namun, menurutku bukankah lebih baik jika adegan itu ditambahkan?
Adegan yang mana?
Adegan di mana Akane menamparku, lalu aku memeluknya dengan erat.
Namun, bukankah kamera sudah tidak merekam saat itu?
Kau terlalu naif.
Apa menurutmu seorang model profesional sepertiku akan melewatkan posisi kamera tetap?
Saat itu aku memilih sudut yang memungkinkan kamera mengambil gambar bagus.
Rasanya kau telah merusak suasananya.
Aku yakin adegan itu terekam,
No comments yet. Be the first to leave one.