Imitation (Imiteisyeon / 이미테이션)

Imitation (Imiteisyeon / 이미테이션)

Download Indonesian Subtitle

Release info

이미테이션ㅡㅡImitationㅡㅡE05-NEXT-IQIYI
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2021-06-04
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 185 lines.

Ketemu.

Ini.

Akan kujemput kau pukul 6.30 pagi.

Aku masih merasa tak enak karena hanya aku yang dapat kamar mewah.

Perusahaan film yang membayarnya,

jadi, jangan merasa bersalah dan nikmatilah.

Kau pantas mendapatkannya.

Tentu, Pak. Tidurlah dengan nyenyak.

Baik. Tidur yang nyenyak.

Selamat malam.

Apa ini?

Tidak!

- Cepat! - Masuk!

- Astaga. - Tunggu kami!

Sulit dipercaya.

Berhenti!

Apa yang terjadi?

Ada penggemar penguntit. Sampai jumpa.

Astaga.

Direktur Ji-hak?

Ternyata benar kau.

Sekarang kau adalah CEO JH Entertainment.

Apa aku mengenalmu?

Kita pernah bertemu saat wawancara SHAX.

Aku Byun Jeong-hui dari "Fact Check".

Begitu rupanya.

Gadis-gadis itu pasti sedang sangat populer

sampai "Fact Check" tertarik dengan mereka.

Tea Party memang sedang lumayan ramai dibicarakan,

tapi mereka belum sampai level itu.

Ayo minum kopi.

Aku ragu ada hal yang bisa kita bicarakan.

Gadis yang dipacari Eun-jo.

Kudengar kau yang terakhir melihatnya,

CEO Ji.

Apa itu sepadan dengan secangkir kopi?

Astaga, Dae-gwon. Yang benar saja.

Kenapa dia selalu melakukan ini?

Kenapa kau tak mengambil kuncinya? Kau manajerku.

Dia di kamar 1425, bukan?

Aku yakin mereka turun di lantai ini.

Mungkinkah mereka di dalam?

- Ryoc! - Kau baik-baik saja?

- Ryoc! - Hentikan.

Pergi dari sana.

Kalian seharusnya jangan begini.

Tugas kami melindungi Ryoc.

Hentikan ini. Tolong jaga ketertiban, ya?

Melakukan ini sama saja

seperti penggemar penguntit itu.

Yang benar saja. Kau bandingkan kami dengan siapa?

Aku akan berjaga di sini,

jadi, kau turunlah dan lihat apa penguntitnya sudah pergi.

Kau, periksa tangga.

Jalan!

Jangan menatapku seperti itu.

Ryoc.

Di sana. Cepat!

Entah bagaimana mereka tahu, tapi para penguntit belum tertangkap,

jangan buka pintu untuk siapa pun.

- Tidak ada yang datang, bukan? - Tidak.

- Dae-gwon. - Ya?

Ada apa? Kenapa pula kau menyeringai?

- Dae-gwon! - Astaga.

- Kau tahu aku mencintaimu, bukan? - Apa?

Aku sangat mencintaimu.

- Astaga. - Kau tampak tertekan.

Kau jelas butuh istirahat.

- Kau habis minum-minum? - Tidak.

Ya, sudah. Baiklah.

Omong-omong...

Kenapa lampunya tiba-tiba menyala?

Dae-gwon!

- Apa lagi sekarang? - Aku lelah

dan butuh waktu sendiri untuk beristirahat.

Aku datang mengantar obat kumurmu.

Obat kumur? Kemarikan. Aku akan menaruhnya di rak.

Aku bisa bekerja dengan baik.

Aku bisa sendiri.

Lantas, kenapa tak membelinya sendiri?

- Ini. - Terima kasih.

Beristirahatlah yang cukup.

- Jangan buka pintu untuk siapa pun. - Baik.

Aku mengerti.

- Aku akan pergi. - Tentu. Selamat malam.

Menarik, bukan?

Entah kenapa dan bagaimana,

tapi pacarnya Eun-jo...

Itu tak pernah dikonfirmasi, tapi tetap saja...

Intinya, dia bunuh diri setelah bicara denganmu

dan Eun-jo menghilang.

Tidak lama setelahnya, kau meninggalkan industri hiburan.

Beberapa tahun berlalu,

kau pun tampil kembali dengan meluncurkan Tea Party.

Ternyata sebelumnya, Tea Party adalah

OMEGA-3, grup yang beranggotakan mendiang gadis itu.

Berhentilah bertele-tele.

- Kau mau tahu soal apa? - Soal Eun-jo.

Kau tahu, aku penggemar sejati SHAX sejak awal

dan anggota pendiri Fins.

Sebagai penggemar, aku penasaran dengan Eun-jo.

Dia sudah dilupakan.

Kurasa begitu. Tapi kau tahu situasinya.

Siapa pun yang pernah berada di industri ini

tak berhak dilupakan.

Mereka tak berhak dilupakan?

Jejak masa lalu ada di mana-mana.

Kalau begitu, gunakan jejak itu untuk menemukannya.

Aku harus bangun pagi besok, permisi.

Tapi...

Aku tahu kemungkinannya kecil dan ternyata benar.

Apa?

Kenapa kau tak duduk dan bersantai?

Tidak perlu.

- Maaf soal ini. - Kenapa kau di sini?

Karena ini.

Para penggemar membuatkannya khusus untukmu.

Ada insiden jaket berlapis busa, jadi...

Duduklah di sana. Ini akan cukup lama.

Aku tak akan berani.

Yang kau lakukan di panggung keren.

Aku ingin memberitahumu itu.

Kau tertidur selagi aku bicara.

Bukan apa-apa. Aku hanya... Kau tahu...

- Sudah pukul 6.00! - Pelankan suaramu.

- Ada apa? - Sekarang pukul 6.30.

Sudah saatnya aku dijemput.

Pukul 6.30 pagi?

Sial.

Sialan.

Panggilan darurat saat fajar? Ini pasti buruk.

- Ada apa? - Tidak ada apa-apa.

Aku baru ditelepon. Kalian akan tetap di sini?

- Tugas kami melindunginya. - Tugas kami melindunginya.

Matahari akan terbit, jadi, tidurlah.

Apa-apaan? Sungguh?

Kenapa Lee Ma-ha ada di sini?

Maafkan aku. Aku sungguh minta maaf.

Cukup.

Angkat kepalamu. Kau tak perlu minta maaf.

Akulah yang menarikmu ke dalam!

Kau sudah gila? Jangan bawa dia ke kamarmu!

Terutama saat ada orang-orang yang berjaga di luar!

- Diam. - Apa?

Ryoc, ada apa?

Dae-gwon, tetaplah sadar!

Ayo.

- Ryoc! - Ryoc!

Dae-gwon!

Sial.

Aku tak percaya ini baru terjadi.

Turunkan aku sekarang. Aku bisa sendiri dari sini.

Aku pelari yang lebih cepat.

Aku cukup berat, bukan?

Ya.

Sial!

Maafkan aku.

Aku sedang mandi setelah berolahraga saat Anda menelepon.

Cepat. Kita sudah terlambat.

- Bersiaplah. - Baik.

Ryoc!

Dia mengalami sakit wasir akut, tapi kini sudah baik-baik saja.

Wasir?

- Apa itu? - Wasir.

Kau sudah gila?

Kau menderita wasir.

Apa? Wasir?

Kau bilang apa kepada orang-orang?

Kini aku sangat marah.

Aku tak percaya kau memberiku wasir!

Jelaskan!

CEO Park akan memecatku jika dia tahu.

Aku...

Kurasa aku bisa selamat dari kekacauan itu.

Aku akan cari kerja di tempat lain,

tapi Ryoc...

Para penggemarmu melihatmu?

Aku sedang bicara denganmu!

Kembalikan bajuku. Di mana bajuku?

Kau mengabaikanku?

Ini menyenangkan bagimu?

Maaf. Maaf aku terlambat.

- Ma-ha, tak apa-apa. - Maafkan aku.

Maafkan aku.

Nona Lee...

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left