Arcane

Arcane

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

arcane s01e01 welcome to the playground
arcane s01e01 welcome to the playground 720p webrip hevc x265 rmteam
A Commentary by sikotong26

Tags

other
Published on: 2021-11-07
Downloads: 138
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX

Teman di seberang sungai

Tanganku kedinginan

Teman di seberang sungai

Kuterima apa pun

Beri sekeping uang

Itu akan berharga

Kuminta tanpa iri

Kami rakyat jelata

Rumah dari batu

Cobalah untuk menyeberang

Lihat…

Kita hampir sampai.

Ya ampun.

Hei, Powder.

Lihat ini.

Berada di atas memang bagus, 'kan?

Kelak, aku akan naik salah satunya.

Dan kelak, kutembak jatuh salah satunya.

Vi, apa kau yakin tentang ini?

- Dengar, jika kita tertangkap… - Kita tidak akan tertangkap.

Kita akan masuk dan keluar sebelum ada yang tahu.

Baiklah, semuanya ikuti aku.

Jangan lihat ke bawah.

Kita tidak bisa jalan kaki saja?

Kali ini, kita tidak boleh terlihat.

Sudah kubilang.

Ini salahmu, Vi.

- Biar aku saja. - Jangan.

Powder, lihat kakak.

Apa kata kakak?

Bahwa…

aku sudah siap.

Itu benar!

Jadi?

Terima kasih.

Bagaimana kalau Vander tahu kita pergi ke kota atas?

Perhatikan sekelilingmu.

Kau pikir orang-orang atas kelaparan?

Selain itu, ini semacam pekerjaan

yang dilakukan Vander saat dia seusia kita.

Aku akan lanjut.

Kalian ikut atau tidak?

Vander pasti marah besar.

Ya, hanya jika kita gagal.

Jadi, jangan gagal.

Aman.

Untuk apa pintu balkon dikunci?

Ada banyak Enforcer di bawah.

Artinya kita di tempat yang benar.

Kau bisa membuka pintunya lebih cepat?

Sedang kucoba.

Karena hanya aku yang bisa membuka kunci, jadi, kusarankan…

Tidak sopan.

Kau tahu, Claggor, kali ini kau benar.

Kita tidak seharusnya berada di sini.

Pasti seorang penemu.

Kurasa ini Valdiani asli.

Ya? Bagaimana dengan ini?

Itu pencukur bulu hidung.

Perhatikan apa pun yang terlihat berharga, Powder.

Sebelum Mylo mengisi tasnya dengan sampah.

Teman-teman?

Hei, Vi, bagaimana kita bisa tahu tempat ini?

Si Kecil yang memberitahuku.

Si Kecil?

Tinggalkan saja! Cepat.

Kenapa seseorang punya banyak sekali barang?

Itu mudah, dia terlahir beruntung.

Mylo!

Ayo.

- Powder, kita harus pergi! - Halo?

Ada orang di dalam?

- Ayo, cepat! - Hei, buka pintunya!

Tidak apa-apa. Cepat kembali ke atap.

Pegangan!

Awas!

Mundur.

Kau, cepat turun!

Sial!

Sekarang!

- Berhenti! - Cepat!

Hentikan anak-anak itu!

Lebih cepat!

- Hentikan mereka! - Awas!

- Berhenti! Di bawah! - Kalian tidak bisa kabur!

Hei!

- Hei! - Ayo!

- Lewat sini! - Ayo!

Cepat!

Ya ampun, jangan lagi. Ini baju baru…

Kukira waktu itu terakhir kalinya kita melakukan ini.

Ini yang terakhir kalinya.

Teman-teman, yang tadi itu apa? Apa yang terjadi di sana?

Tidak tahu. Aku tidak melakukan apa pun.

Kau bisa isi penuh perpustakaan dengan catatan yang tidak kau lakukan.

Teman-teman,

kita baru saja merampok rumah mewah di Piltover

tepat di hadapan para Enforcer.

Jadi, kalau kalian sudah selesai bertengkar,

ayo kita pulang.

Hei.

Ya.

- Rampasan bagus? - Begitulah.

Aku dengar ada keributan di seberang sungai.

Ada yang membuat masalah besar, ya?

Benarkah?

Tapi sekarang kalian

membawa masalah itu ke wilayah kekuasaanku.

Kekuasaanmu? Apa yang membuatmu…

Dengar, kami tidak ingin mencari masalah, oke?

Dengar itu, Deckard? Mereka tidak ingin mencari masalah.

Dari pengalamanku, masalah yang mencari kalian.

Tidak perlu memperkeruh suasana.

Bagaimana kalau kalian bagi sedikit harta karun kalian,

lalu kita anggap impas?

Tidak. Kami sudah bekerja keras…

Mau sedikit?

Sedi…

Ternyata hari ini tidak terlalu buruk juga.

Tunggu!

Mau tahu bagaimana akhirnya?

Di mana Powder?

Dasar kau…

Ayolah, Mouser, aku membutuhkanmu!

Tidak!

Tidak!

Kau lakukan apa?

Maaf!

Aku mencoba melawannya dengan Mouser, tapi tidak berfungsi.

Siapa yang menyangka?

Seharusnya kita tidak pergi ke sana.

Sudahlah. Barangnya hilang.

Tidak apa-apa, Powder.

Setidaknya kau baik-baik saja.

Apa? Bagaimana dengan kami?

Aku sampai babak belur, tapi dia dibiarkan begitu saja?

Ya.

Selalu begini.

Setiap kali dia ikut, selalu berantakan.

Dia selalu saja mengacau!

Sudahlah, Mylo!

Hei, aku perlu sedikit bantuan di sini.

Jangan bergerak!

Ini bagus dan tajam. Gampang untuk memotong.

Hei…

Ayolah, pergi dari sini!

- Kau harus membayar! - Ayo lawan aku!

- Nona-nona. - Hei!

- Hei. Hati-hati. - Apa yang kau lakukan?

Kurasa ini artinya bisnis kita sudah selesai.

Kurasa begitu.

Tunggu…

Tunggu sebentar. Ini…

Ini bukan kesepakatan kita, jadi…

Permintaan barangmu sudah turun sejak kita membuat kesepakatan.

Ini harga barunya.

Tunggu. Kita sudah sepakat.

Sepuluh ribu.

Itu sudah risiko berbisnis.

Sepuluh.

Itu harga yang pantas.

Sebaiknya kau terima saja.

Tidak.

Aku tidak bisa.

Pilih yang mana?

Kalian perlu sesuatu?

Tinggalkan kami.

Apa kau yakin? Kedengarannya seperti…

Pergi!

Aku tahu apa yang kalian perlukan.

Sepertinya kau tidak mendengarkan, bung…

Dengarkan saranku.

Jangan mengancam orang yang membuatkan kalian minum.

Jadi, kau Vander.

Sang Anjing Bawah Tanah.

Kukira kau lebih muda.

Kami kira kalian pedagang yang memenuhi kesepakatan,

jadi, kurasa kita semua kecewa.

Kau salah paham, temanku.

Kami hanya sedang berunding.

Sekarang aku mengerti apa maksud kalian.

Bagaimana kalau berikan saja sisa uangnya kepada Huck,

dan kalian boleh keluar dari sini hidup-hidup?

Apakah kita sepakat?

Rasanya busuk!

Nanti juga terbiasa.

Selamat datang di Lanes.

Jangan sampai Vander tahu.

Jangan khawatir.

Powder sudah mengurus barang buktinya.

Aku sudah berusaha, oke?

Kau tidak mengerti. Kau lebih tua, lebih besar.

Ini tidak adil.

Jadi, jangan berpisah! Ikutlah berkelahi.

Semuanya baik-baik saja?

Sangat baik.

Bagus.

Kurasa kalian tidak tahu penyebabnya, tapi kenapa aku mendengar ada ledakan

dan kejar-kejaran di kota orang atas?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left