Grace and Frankie

Grace and Frankie

Download Indonesian Subtitle

Season 7

Release info

Grace and Frankie S07E01 NF-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝓝𝓮𝓽𝓯𝓵𝓲𝔁 𝓡𝓮𝓽𝓪𝓲𝓵

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-05-16
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

"Teman serumah"?

Yang pikir kita berutang karena toilet kita meledakkan rumahnya.

Kita harus cari tahu kenapa, 'kan?

Kecuali kita mau hidup dengan semua pelanggan.

Mereka tak berhak menganggap rumah kita hotel.

Mereka akan sadar setelah makan panekuk mahal seminggu.

Ayo keluarkan mereka sebelum mulai pakai celana nyaman.

- Begitu mereka pakai… - Kirim mereka ke hotel asli.

Bagaimana membayarnya?

Kartu kredit kita tak berfungsi.

Kita tak bisa pakai uang di freezer…

Sial. Uang di freezer.

Harus kita keluarkan.

Kenapa mereka cari uang di freezer kita?

Karena kau suruh.

Jika mereka menemukannya, kita tak bisa gunakan.

Atau mereka pakai untuk lantai baru.

Seolah mereka butuh lantai.

Memangnya mereka kaki?

- Bisa lebih buruk, Sol. - Sungguh?

Andai kita naik kapal pesiar di mana semua orang terkena botulisme.

Maksudku, aku tak keberatan karena aku bersamamu.

Lalu mungkin ini peluang kita untuk… terhubung kembali.

Sudah lama.

Kau ingin membahas ini sekarang?

Lantai kita kebanjiran.

Mungkin akan ada lumut.

Tapi kita di tempat romantis.

Tak mungkin ada romansa di rumah mantan istri kita.

Dulu itu tak mencegah kita.

Kita terburu-buru, tapi ayo periksa perasaan.

Aku kesal saat kau "memeriksa perasaan".

- Soal Nick bagaimana? - Aku malu.

Aku dulu wanita yang tak tahu suaminya homoseksual

dan kini wanita yang tak tahu suaminya penjahat.

Itu bukan peningkatan.

Lain kali, nikahi penjahat homoseksual untuk mencentang semua kotak.

Ada apa dengan kotakmu? Di mana sisa uangnya?

Astaga, Grace. Jangan simpan semua jarahan di satu tempat.

Kusimpan di empat tempat.

Aku punya sistem mudah untuk mengingat lokasinya.

Masing-masing dinamai seperti anggota Beatles

yang diasosiasikan dengan persembunyiannya.

Paul: Ikan Goreng Mrs. Paul.

Brilian? Aku rasa begitu.

Seberapa teler kau saat membuat sistem ini?

- Kupikir tanganku transparan. - Frankie!

Dia tak di sini!

Ya. Apa…

Kau mau apa sekarang, Sol?

Panekuk harganya empat dolar.

Lihat di sini, Kawan.

Halo?

Ini Agen Karin Fenmore dari FBI lagi.

Bu Skolka, kami ingin bicara.

Kenapa FBI ingin bicara padamu?

Baiklah, kabar berita: Nick ditangkap dan ada di penjara.

Grace dipermalukan, dan kembali kemari, dan ayo pesan makanan Thailand malam ini.

- Apa? - Kami baru makan makanan Thailand.

Tunggu, ada apa dengan Nick?

Brianna, aku tahu bahwa aku menjadi pengawasmu

itu aneh, setidaknya bisa dibilang begitu.

Tak seaneh saat aku melihatmu menjemur anusmu,

tapi tetap aneh.

Aku akan bolak-balik ke kantor pusat di San Fransisco.

Tapi saat aku di sini, aku butuh meja sungguhan,

kita harus berbagi Adam, dan yang terpenting,

aku butuh rasa hormat sesuai dengan posisi baruku.

Apakah aku jelas?

Kau masih di sini.

Apa kau bawakan aku muffin?

Itu bukan tugasku, Brianna.

Aku pengawasmu.

Tapi ya, kubawakan kau muffin.

Baiklah.

Ada yang ingin kau katakan?

Kau tahu…

Brianna…

- Karena… - Astaga, ini lama sekali.

Pergilah. Aku punya pekerjaan.

Selamat pagi.

Untuk hari pertama kita di dunia terbalik…

- Semua tampak sama. - Kuasumsikan kau punya tujuan.

Kau tak boleh berasumsi itu.

Namun, dokumen ini harus ditandatangani…

- Oleh Mallory. - Aku menandatangani sesuatu? Asyik!

Tolong bawa kemari.

Lakukan. Lihat yang terjadi.

Kau merasa beruntung?

Tidak.

Ini bukan kali pertama bagiku. Aku yang bicara.

Kami ingin bicara padamu.

Itu tak akan menghentikannya.

Bu Skolka, kami datang menyita sisa aset Nick

dan melihat sofanya dirobek.

Itu membuat kami cemas karena kadang, ada yang disembunyikan di sofa.

Seperti permen dan semacamnya?

Seperti uang tunai.

Tidakkah Frankie mengatakan soal uang di freezer?

Kau tahu sesuatu soal sofa, Bu Skolka?

Aku tahu aku membencinya.

Bayangkan perasaanku pada Nick saat itu.

Kau melampiaskan amarah pada suamimu di sofamu?

Tidak, aku melampiaskan amarahnya pada suaminya di sofanya.

Tampaknya ini kali pertamamu.

Aku mengerjakan beban emosinya.

Ya, itu cara halus mencuri perasaannya darinya,

dan itu salahku.

Kurasa kita sudah selesai, Karin. Senang bertemu, Gunung Rushmore.

Masalahku, hanya kalian berdua yang ada di apartemen.

Baik, Karin. Aku paham maksudmu.

Aku di sana, dan aku berjalan pulang. Kau paham?

Tak ada yang paham.

Maksudku kami tak menyembunyikan apa-apa.

Jadi, kau tak keberatan jika aku dan Rushmore menggeledah.

Aku keberatan.

Ada sesuatu yang kusebut "kebebasan sipil".

Semua menyebutnya itu.

Maksudnya adalah,

kau tak bisa memperlakukan istri tersangka kriminal…

- Seolah dia juga penjahat. - Maaf, siapa kau?

Aku mantan suaminya.

Ya, Grace bisa kasar dan sering mendendam.

Dia juga punya masa-masa sulit, terutama karena alkohol.

Apa ini akan berbalik segera, Robert?

Namun, dia punya prinsip.

Dia tak akan berbohong pada penegak hukum.

Mantan istriku juga punya prinsip.

Dia mungkin berbohong,

tapi hanya dengan alasan bagus.

Mereka tak akan memberi eulogi di pemakaman kita.

Karin, aku pengacara, dan kau melakukan penggeledahan tak sah,

mengganggu saksi, dan itu baru awalnya.

Pergilah sekarang,

karena kau tak akan membalik satu pun bantal di rumah ini,

hari ini, pekan depan, atau selamanya!

Kami akan dapat surat perintah.

Baiklah, sampai besok. Pukul 10.00?

Rushmore?

Kau bangun awal, 'kan?

Ayo kita antar agen-agen baik ini keluar.

Sebenarnya, aku suka bangun siang.

Terima kasih sudah datang.

Astaga, nyaris saja.

Setidaknya kita menyingkirkan mereka.

Mereka kembali besok.

Biar kuurus uangnya mulai saat ini.

Harus kubawa ke tempat aman lalu kukeluarkan dari sini.

Tempat apa yang aman saat ada Sol dan Robert?

Brankas. Di kamarku.

Mereka tak tahu kodenya.

Akan kuambil sisa uangnya.

Tidak.

Kau punya sistem mudah untuk mengingat lokasinya.

Grace, aku tak ingin membuatmu makin sedih…

tapi seharusnya jangan suruh aku menangani itu.

SEREAL ORGANIK

Bukankah dulu kau suka marah pada anak-anak karena mengaduk sereal

untuk mencari hadiah?

Hadiahnya makin… bagus.

Grace, aku turut prihatin mendengar soal Nick.

Aku juga prihatin kau mendengarnya.

- Bisakah kita tak membahasnya? - Hei.

Jika kau butuh teman tak bicara, aku siap.

Hanya saja…

kau layak dapat suami yang lebih baik.

Terima kasih.

Apa kau akan mengeluarkan tanganmu?

- Tidak. - Baiklah.

Kita juga tak perlu membahas itu.

Tunggu. Kau sedang apa?

Aku lapar belakangan ini entah kenapa.

Ya! Ada bahan-bahan untuk membuat roti lapis spageti dan bakso.

Tidak. Nanti kau tak selera makan malam.

Percayalah, aku akan lapar.

Astaga, George pasti ada di sini.

Oh, Sol.

Kenapa kau selalu masuk ruangan?

Karena aku bergerak dan penasaran.

- Apa yang kau cari? - Kesendirian.

Aku tahu rencanamu, Frankie.

Apa? Apa maksudmu?

Kau beri kami kamar dengan dua ranjang, bukan ranjang ukuran ratu

agar kami tak nyaman dan cepat pergi.

Oh, benar.

Ya, teman kecilku orang Belgia, kau terlalu pintar.

Tapi ada lagi, Nona.

Kusimpulkan kau juga merasa bersalah, jadi kau satukan ranjangnya.

Itu bukan aku.

Kurasa itu Robert.

Aku kenal desahan "Sol harus bicara".

Dan aku selalu bersedia mendengarmu.

Namun, saat ini, aku terburu-buru.

- Kenapa? - Karena kita semua begitu!

Katakan.

Baiklah. Sejak operasi prostatku…

Robert dan aku belum… intim.

Kini aku tertarik.

Bagaimana Robert menanganinya?

More Indonesian subtitles for Grace and Frankie

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left