The first 200 lines.
Apa yang terjadi?
Dia tak bisa bernapas sendiri dan tekanan darahnya sangat rendah.
In Hae.
D.I.C.
D.I.C. ?
Kalau begitu, hemoperitoneum...
Kalau begitu kita tak bisa menghentikan perdarahan.
Jika kita tak bisa menghentikan perdarahan, dia mungkin takkan bangun.
Park Shi On, pertama-tama segera lakukan tes darah.
Cepat!
Baik.
Menurutmu ini karena efek samping dari imunosupresan?
Untuk saat ini, ya. Kita harus berharap semoga ini bukan D.I.C.
Episode Terakhir
Tampaknya perdarahan dimulai pada hari kedua setelah operasi.
Sudah dipastikan D.I.C.
Dan penyebabnya adalah, sesuai dugaan, efek samping dari imunosupresan.
Yang lebih buruk adalah konsentrasi fibrinogen plasma terlalu rendah.
Kalau begitu itu akan memperparah perdarahannya.
Lalu apa bisa kita menyuntikkan heparin?
Tidak. Itu bisa menimbulkan situasi yang lebih berbahaya.
Lalu apa yang harus kita lakukan jika hemoperitoneum-nya tidak berhenti?
Saat ini kita hanya bisa mengeluarkan darah yang tergenang dan terus melakukan transfusi.
Maaf...
Apa kita bisa mengoperasinya lagi?
Terlalu sulit sekarang.
Jika kita mengoperasinya sekarang, kondisi In Hae hanya akan semakin buruk.
Metode apapun yang kita gunakan, semuanya bermasalah.
Tak ada yang bisa kita lakukan sekarang.
Selain menunggu perdarahan berhenti secara alami.
Apa In Hae masih belum sadar?
Ya. Biasanya mereka tidur selama beberapa hari.
Kami tak membangunkan mereka dengan sengaja.
Takkan ada masalah, 'kan?
Ya. Jangan cemas.
Terima kasih.
Jika kau tak ada di sini,
Kami berdua mungkin takkan bisa merasa nyaman seperti ini.
Walau operasinya berakhir sempurna,
Ini benar-benar menyedihkan.
Maafkan aku, Direktur.
Tidak.
Bahkan aku takkan mampu memperkirakan variabel seperti ini.
Sebenarnya,...
Apa yang harus kalian lakukan sekarang adalah...
...apa yang benar-benar harus kalian lakukan sebagai seorang dokter.
Ketika tak ada yang bisa dilakukan secara medis,...
Kebanyakan Dokter akan lepas tangan, tapi kalian tak seperti itu.
Karena masih ada pengobatan lainnya.
Kalian dengan tulus berharap bahwa pasien akan pulih.
Itulah pengobatan terakhir.
Kenapa harus In Hae?
Tak bisakah dia mendapatkan kesempatan untuk bahagia sekali saja?
Betapa berat kehidupannya hingga sekarang.
Seperti kata Direktur, tampaknya tak ada yang bisa kita lakukan selain berharap dengan tulus.
Seberapa tulus lagi kita harus berharap?
Kita sudah berharap dengan sepenuh hati.
Tapi, dunia ini benar-benar tidak adil.
Ini benar-benar tidak adil.
Jangan berpikir seperti itu.
In Hae pasti akan sadar.
In Hae, kau temanku, 'kan?
Tentu saja, aku satu-satunya teman Dokter.
In Hae, maafkan aku.
Aku benar-benar minta maaf.
Dasar anak tengik.
Apa kau datang untuk melihat berapa lama lagi aku akan mati?
Kenapa kau tak datang saja setelah ayahmu meninggal, brengsek!
Ayah Shi On.
Apapun yang terjadi, tak pernah ada rasa sayang diantara kita.
Jadi jangan pedulikan ayah.
Lakukan saja pekerjaanmu sebagai Dokter dengan baik.
Agar setidaknya kau bisa menghidupi dirimu sendiri.
Ada seorang anak yang menjalani operasi di departemen kami.
Dan mungkin akan terjadi sesuatu yang buruk padanya.
Walau dia masih hidup,...
Karena mungkin akan terjadi sesuatu pada dirinya, aku sedih.
Aku masih membencimu, ayah.
Aku sangat membencimu.
Tapi jika ayah tiada, kurasa aku akan lebih sedih lagi.
Karena aku membenci ayah.
Karena aku tak bisa menyukai ayah.
Kumohon izinkan aku untuk menyukaimu walau sedikit saja, ayah.
Agar nantinya kesedihanku bisa sedikit berkurang.
Mulai sekarang, dengarkan baik-baik perkataanku.
Ini adalah cara untuk menyelamatkan Yayasan Seong Won dari krisis.
Apa kunjunganmu ke Bank Harden-Chase berjalan dengan baik??
Ya.
Dengan informasi yang Anda berikan, aku meminta pinjaman.
Dalam seminggu, kau harus mengajukan pinjaman pada dua bank lagi.
Pada kedua bank itu, permintaanmu akan disetujui tanpa kesulitan.
Bagaimana kau bisa begitu yakin?
Orang berpikir bahwa bank asing memiliki akses ke informasi bank domestik, tapi itu tak benar.
Jadi mereka cenderung mempercayai para pemain kecil seperti diriku.
Ketiga bank mungkin tahu bahwa West Emerson adalah kreditur kami.
Ketiga bank itu adalah rival West Emerson .
Mereka tak ingin West Emerson menginjakkan kaki di Korea.
Mereka pasti tahu bahwa kau adalah orang kepercayaan Presdir Jeong.
Walau mereka tahu, mereka tak punya pilihan selain mendengarkan perkataanku.
Dunia memang seperti itu.
Perkataan seorang pengkhianat lebih dipercaya dibandingkan dengan perkataan orang sendiri.
Sang udang bertahan dengan membuat paus saling menyerang.
Aku benar-benar tak bisa memahaminya.
Kenapa kau menolong kami?
Entahlah...
Aku juga tak tahu alasannya.
Kuharap kau bisa mengerjakannya dengan baik.
Cha Yoon Seo...
Setelah menganggap dirinya hebat, dia hanya bisa mengencani pria seperti itu?
Mungkin dia menyukai orang yang unik.
Ya ampun, tampaknya RS ini akan hancur berantakan.
Kenapa kau mendesah seperti itu?
Bagaimana mereka bisa bicara sekasar itu?
Aku akan mematahkan tangan dan kaki mereka.
Seharusnya aku yang bilang begitu. Dr. Park, seharusnya kau tak bicara seperti itu.
Aku baik saja,...
Tapi aku tak suka Dr. Cha mendengar hal yang tak menyenangkan karena diriku.
Dr. Park memang seorang pria sejati.
Jika mereka berkata seperti itu lagi,...
Daripada kau mengotori tanganmu, serahkan saja mereka padaku, Dr. Park.
Agar mulut mereka bisa merasakan tinju amarahku.
Apa pun kata orang, ketahuilah bahwa kami berada di pihakmu.
Tegarlah.
Ini gawat.
Tak ada cara lain untuk mengobatinya selain transfusi darah.
Kami tak punya cara lain.
Oh, iya. Apa kau bisa menghadiri acara reuni kita akhir minggu ini?
Tergantung keadaan.
Semua orang tahu kau punya pacar.
Aku mengirim SMS pada mereka semua.
Mereka sangat antusias memintamu membawanya.
Mereka bahkan tak tahu orang seperti apa dia.
Orang seperti apa dia?
Apa?
Tidak, bukan itu maksudku.
Aku akan menghadiri reuninya dan membawa Dokter Park.
Yoon Seo, kau tak harus membawanya.
Dia pacarku, jadi kenapa jika aku membawanya?
Dokter Park juga ingin datang.
Aku tak mau.
Kenapa tak mau?
Aku tak mau saja.
Apa maksudmu?
Pasti ada alasan yang jelas.
Aku tak punya alasan.
Kau tak punya kepercayaan diri?
Lalu bagaimana kau akan terus bersamaku?
Jika kau terus menghindar seperti ini.
Kenapa?
Kenapa kau tak bisa memahami pikiranku?
Aku memahami pikiranmu, tapi...
Baiklah.
Lakukan apa saja yang bisa membuatmu nyaman.
Aku takkan memaksamu.
Kalian dengan tulus berharap bahwa pasien akan pulih.
Itulah pengobatan terakhir.
Ya?
Do Han.
Apa kau punya waktu?
Tentu saja jika kau memintaku.
Kalau begitu, mari kita pergi ke suatu tempat.
Kau boleh berdoa.
Tutup matamu,...
Dan letakkan kedua tanganmu seperti ini.
Baiklah.
Dengar...
Ya?
Setelah aku mati,...
Apa makanan untuk upacara peringatanku akan terasa enak?
Sial!
Bagaimana aku bisa makan sesuatu ketika tak seorang pun yang akan melakukan ritual untukku?
Benar-benar sial.
Aku ingin hidup disampingmu sebagai anak-anak selamanya.
Tidak, kau harus hidup bahagia.
Bersama dengan orang-orang di sini.
Sin-nae-ba
Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi.
Hanya ada satu jembatan jiwa.
Jika jembatan itu lenyap,
Maka kalian berdua takkan bisa bersama lagi.
Tidak.
Itu tak benar.
Astaga, cepat sekali kau memilihnya.
Seharusnya dari dulu kau bekerja secepat ini.
Tapi ini tampak sedikit aneh.
Aku melihat beberapa orangku di sini.
Orang-orangmu bokongku... Mereka semua sampah.
Apa?
Apa yang sebenarnya kau pilih?
Ini adalah daftar dokter RS kita yang menerima potongan harga dari perusahaan farmasi.
Hanya sedikit yang kuketahui. Tapi jika Anda menanyai mereka, nama lain akan muncul.
Tapi kenapa?
Kenapa kau menyerahkan mereka padaku?
Agar RS bisa berjalan baik, kita harus menyingkirkan semua bagian busuk terlebih dulu.
Dulu aku juga salah satunya,
Jadi jika ada hukuman,...
Dengan senang hati aku akan menerimanya.
Dasar bajingan tak tahu berterima kasih!
Jangan menyuruhku lagi.
Sebelum aku menjadi iparmu, aku seorang dokter bedah. Dokter bedah di RS ini.
No comments yet. Be the first to leave one.