The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh: Lebah Jelek
ANAK KARATE BAGIAN 2
Hei, bukankah lebih mudah kalau pakai pemukul lalat?
Pria yang menangkap lalat dengan sumpit,
...bisa lakukan apa pun.
Pernah berhasil menangkapnya? / Belum.
Sedang apa kau di atas tunggul pohon itu tadi?
Itu namanya Teknik Angsa. / Apakah berhasil?
Jika dilakukan dengan benar, tak ada yang bisa menahannya. / Bisa ajarkan aku?
Pertama belajar berdiri, lalu belajar terbang.
Aturan alam, Daniel-san. Bukan aturanku.
Dari mana kau mempelajarinya? / Ayahku yang mengajari.
Ayahmu pasti hebat, ya. / Oh, ya.
"Keberanian".
Johnny, jangan ganggu dia, Bung. Sudah cukup!
Aku yang putuskan kapan sudah cukup, Bung. / Kau ini kenapa, Johnny?!
Musuh tak layak dikasihani. / Benar!
Tak ada belas kasihan! / Benar!
Kau gila, Bung!
Tommy, Bobby, tangkap dia!
Belas kasihan hanya untuk orang lemah.
Di sini, di jalanan, dalam kompetisi, orang yang melawanmu, dia adalah musuh.
Musuh tidak layak dikasihani. Apa masalahnya, Tn. Lawrence?
Ayo, lupakan saja ini.
Tunggu. Belum.
Jeda! Pergi ke sensei-mu. Berbalik. Lututmu.
Johnny, kau payah!
Serang kakinya.
Kau punya masalah dengan itu?
Tidak, Sensei.
Tak ada belas kasihan.
Sudah berakhir, Johnny! Ya! Kau berhasil!
LaRusso, kau baik-baik saja? Kau bisa lanjut?
Beri dia kantong mayat! Ya!
Baiklah, kaki. / Lakukan lagi, Johnny!
Itu adalah peringatan untuk gerakan terlarang ke lutut.
Habisi! Tak ada belas kasihan!
Tak ada belas kasihan! Bagus, Johnny!
Habisi dia!
Bertarung!
Pemenang!
Hei, Tn. Miyagi, kau tahu, tadi aku berpikir.
Tentang apa, Daniel-san?
Mungkin kita harus punya strategi sekarang.
Untuk apa?
Masa depanku. Seluruh karir turnamenku.
Miyagi sudah punya satu.
Benarkah? Apa itu?
Pensiun dini.
Ali dan Ibu menunggu kita di restoran.
Ya, aku tahu. Aku sangat lapar.
Yang tadi luar biasa. Sangat bagus. / Terima kasih.
Danny LaRusso, kemenangan yang sangat mengesankan, Nak.
Kau menunjukkan banyak ketenangan di bawah tekanan. / Baiklah. Terima kasih.
Orang-orang akan membicarakan tendangan yang terakhir itu selama bertahun-tahun. Selamat.
Minggir!
Hei, Bung, kau apakan saudaraku?! / Jangan main-main denganku.
Permisi.
Kenapa dia bersikap seperti itu?
Orang itu tidak tahu apa itu karate.
Ya, mungkin dia harus belajar.
Apa kau ingin mengajarinya? / Tidak.
Semoga berhasil, Daniel. / Terima kasih.
Hati-hati. / Terima kasih. Terima kasih banyak.
Kau membuat wanita menunggu.
Hei, tunggu, tunggu, tunggu! / Apa?
Boleh kami minta tanda tanganmu? / Boleh kami minta tanda tangan?
Ya, tentu!
Jadi, bagaimana kabar kalian? / Luar biasa.
Oh, ya? Kalian berasal dari mana?
Reseda. / Kalian dari...
Aku dari Reseda. Aku pindah ke sana beberapa bulan lalu.
Mungkin kami bisa mengunjungimu kapan-kapan. / Baiklah.
Daniel-san. / Apa?
Ayo. Kita sudah terlambat.
Ini adalah harga ketenaran, Tn. Miyagi. Harus terbiasa.
Santai saja. Mungkin nanti kita bisa bertemu.
Hei, ayolah. Itu tak adil. Aku dapat juara dua.
Juara dua? Juara dua bukanlah juara! Kau dikeluarkan dari tim!
Itu menyebalkan. Aku sudah lakukan yang terbaik. / Kau bilang apa?!
Aku bilang aku sudah lakukan yang terbaik! / Kau bukan apa-apa! Kau kalah. Kau pecundang!
Tidak. Kaulah yang pecundang, Bung. / Aku pecundang?
Ya.
Sekarang siapa yang pecundang? / Kau benar-benar gila, Bung.
Hei! / Hei, ayolah!
Hei, apa yang kau lakukan? / Jangan!
Bagaimana rasanya juara dua sekarang, hah?!
Ayolah! Dia tak bisa bernapas! / Urus saja urusanmu.
Kau akan membunuhnya! / Sensei, kumohon.
Kau menyakitinya. Dia sudah minta maaf, oke? Sungguh.
Lepaskan dia. / Tn. Miyagi benar.
Lepaskan dia!
Kubilang, lepaskan dia!
Pergilah, mata sipit, atau kau yang berikutnya.
Belas kasihan hanya untuk orang lemah.
Kita tak berlatih untuk berbelas kasih di sini.
Seseorang menghadapimu, dia adalah musuh.
Musuh tak pantas dikasihani.
Tidak.
Daniel-san, para wanita sudah lama menunggu.
Kau bisa saja membunuhnya, bukan?
Ya. / Lalu, kenapa tidak?
Karena, Daniel-san, untuk orang yang tak punya belas kasih di hatinya,
...tetap hidup bahkan lebih buruk daripada mati.
ENAM BULAN KEMUDIAN
Oh, Daniel-san, kau pasti dari pesta dansa sekolah.
Apa yang terjadi? / Maksudmu, apa yang tak terjadi.
Pertama, aku meminjamkan mobil pada Ali, lalu dia "merancang ulang" bemper mobilku.
Dan entah apa yang dia lakukan pada mesinnya, tapi itu juga tak berhasil.
Dan kau tahu apa lagi yang dia lakukan?
Dia bilang, dia baru saja jatuh cinta dengan pemain futbol dari UCLA.
Kenapa dia tak berbohong saja? / Keadaan bisa saja lebih buruk.
Ya, jangan khawatir soal itu. Memang.
Tadi malam, aku baru tahu kalau ibuku dipilih oleh perusahaan untuk pergi ke Fresno.
Dua bulan. Kami berangkat besok sore. Aku harus menjalani seluruh musim panasku di Fresno.
Kau tak akan bisa memperbaikinya.
Bagaimana kau melakukannya?
Apa yang kau lakukan?
Ayo. Miyagi memberitahumu nanti. / Kita pergi ke mana?
Aku punya sesuatu untukmu agar kau merasa lebih baik.
Mungkin pekerjaan yang harus kulakukan. / Memalu paku.
Ya, bagaimana bisa setiap kali aku punya masalah, ada saja tugas yang kau berikan padaku?
Kebetulan yang luar biasa. / Kapan kau membangun ini?
Daniel-san, perhatikan.
Ayo. Lepas jasmu. Cobalah.
Harus fokus.
Konsentrasi.
Fokus. Yang terpenting.
Aku tak bisa, Tn. Miyagi, tidak hari ini, oke? Aku sedang tak bersemangat.
Kenapa? / Karena seluruh hidupku...
...mulai tidak fokus, itu sebabnya.
Saat kau merasa hidupmu tidak fokus, selalu kembali ke dasar kehidupan.
Apa? Berdoa?
Pernapasan.
Tak ada napas, tak ada kehidupan.
Ayo coba.
Keluarkan dari mulut. Tarik napas melalui hidung.
Keluarkan napas dari mulut.
Tarik napas.
Hembuskan napas.
Sekarang bagaimana rasanya?
Lebih baik. Lebih fokus.
Bagus. Kembali bekerja.
Hei, aku berhasil. / Fokus yang bagus, Daniel-san.
Ingat, tarik napas, keluarkan napas.
Tarik...
...keluarkan.
Tarik...
...keluarkan.
Tarik...
...keluarkan.
Kerja yang sangat bagus.
Daniel-san.
Daniel-san!
Ya. Aku segera ke sana.
Bagaimana rasanya? / Jauh lebih baik. Terima kasih.
Sebenarnya, apa yang sedang kubangun di luar itu?
Kamar tamu. / Kau akan kedatangan tamu?
Pengungsi.
Pengungsi?
Oh ya? Itu luar biasa. Dari mana?
Fresno.
Fresno?
Miyagi juga bicara dengan ibumu tadi malam.
Dan dia bilang aku bisa tinggal di sini? / Jika suka.
Maksudmu aku tak harus pergi ke Fresno? / Jika tak mau.
Oh, Bung, kau menyelamatkan hidupku!
Terima kasih! Tn. Miyagi, terima kasih.
Sama-sama.
Teh es. / Oh, ya. Oh, tidak, tunggu. Lihat.
Aku buatkan ini untukmu. Itu kayu rosewood . Kupikir sebaiknya aku memperlihatkannya.
Daniel-san, terima kasih atas hadiahnya,
...tapi kenapa diperlihatkan?
Karena itu memperlihatkan sesuatu tentangmu,
...memenangkan Medali Kehormatan dan sebagainya. Itu menunjukkan kau berani. Kupikir itu bagus.
Ini menunjukkan kau berani.
Ini menunjukkan kau beruntung.
Tn. Miyagi tinggal di sini? / Oh, maaf.
"Miyagi." / Maaf.
Tn. Miyagi. Surat dari luar negeri untuk Anda, Pak. Dari Okinawa.
Okinawa?
Ya, Pak. Bisa tanda tangan di sini?
Hei, tempat ini luar biasa. Dari luar, orang tak akan pernah bisa menebak.
Sebaiknya Anda kenakan biaya masuk.
Istriku menyukai hal-hal seperti ini.
Apa boleh aku membawanya kapan-kapan untuk melihatnya?
Lain waktu, mungkin.
Tn. Miyagi?
Apa itu?
Ayahku.
Dia sakit berat.
Ayahmu? Aku bahkan tak tahu dia masih hidup.
AGENSI PASPOR DEPARTEMEN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT
Bagaimana bisa kau dapat paspor dalam satu hari?
Dapatkan tiket pesawat untuk hari berikutnya.
Kau tahu, kau tak pernah bilang. Kenapa kau pergi dari Okinawa?
Aku jatuh cinta dengan seorang gadis.
Jadi? Kenapa kau pergi?
Dia dijodohkan oleh orangtuanya untuk menikah dengan pria lain.
Kau pernah bertemu pria itu? / Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.