Release info

현재는-아름다워-It's-Beautiful-Now-E01-NEXT
A Commentary by Anangkaswandi
Up pelan pelan ya bos ku, krna drama ini tidak tayang di viu indonesia hehehh 😁😁

Tags

other
Published on: 2022-04-11
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa pembelaan terdakwa?

Penggugat lebih dahulu meminta putus.

Meskipun hubungan ini sudah berakhir,

penggugat meminta jumlah tunjangan yang tidak adil

dengan dalih ini adalah pernikahan informal.

Penggugat ingin rujuk

dengan terdakwa.

Dia juga akan mendaftarkan pernikahannya.

Terdakwa tidak ingin melakukan itu.

Kau tahu itu. / - Jadi, tunjangan

150.000 dolar yang penggugat minta

adalah jumlah yang pantas dia dapatkan.

Tunggu. Jadi, penggugat tahu

terdakwa tidak ingin kembali bersamanya.

Penggugat menawarkan tinggal bersama

seolah-olah menunjukkan belas kasihan.

Itu artinya dia mencoba melakukan trik murahan

untuk mendapatkan tunjangan yang tidak adil.

Tidak, itu artinya

kesalahan terdakwa separah itu.

Apakah bertahan dengan penggugat yang suka memukul

mengumpat, dan berselingkuh adalah salah terdakwa?

Itu tidak benar.

Aku tidak memukulnya.

Sebenarnya, aku yang dipukul, Yang Mulia.

Ini tidak adil.

Dia menyukai wanita lain dan pergi dari rumah.

Kubilang ingin putus dengannya demi kebaikannya.

Aku hanya meminta sedikit tunjangan,

tapi dia tidak mau membayarku.

Astaga.

150.000 dolar bukan apa-apa

dibandingkan penderitaanku.

Yang Mulia, aku ingin mendaftarkan pernikahan kami

dan hidup bersama lagi.

Tapi dia menolak.

Apa yang harus kulakukan?

Penggugat, tolong tenang.

Kau tahu peraturannya.

Aku menyerahkan rekaman B-25 sebagai bukti.

Akan kuperiksa bukti dengan memutar Rekaman B-25.

Sial. Jika kau cukup baik,

aku tidak akan berselingkuh darimu.

Kau pikir kita akan putus sesuai keinginanmu?

Apa ada bukti aku memukulmu?

Kau punya bukti bahwa aku berselingkuh darimu?

Kau punya?

Terdakwa tidak bertanggung jawab

atas kehancuran hubungan,

tapi dia bersedia membayar tunjangan 1.000 dolar

secara baik-baik.

Hei! Kau bercanda?

Hei, Seongsu.

Ya. Tanggalnya sudah ditetapkan.

Ya. Pekan depan.

Siapkan saja semuanya sesuai rencana.

Kita bicara di telepon. Baik.

Siapkan draf dokumen

untuk kasus Lee Yoonmi.

Jangan hidup seperti itu!

Baiklah.

Ada apa denganmu?

Tidak ada yang salah denganku.

Kau pasti belajar pernikahan dari pengalaman.

Pernikahan tidak berjalan sesuai keinginanmu.

Lagi pula, kau pengacara.

Teganya kau menghentikanku

menjaga kedamaian keluargaku?

Kau menyebut dirimu manusia?

Aku manusia, dan aku belum menikah.

Aku akan memberimu nasihat sebagai pengacara.

Jika ingin mendapatkan lebih banyak tunjangan,

jangan mengambil pendekatan negatif.

Cobalah gunakan kenangan indah.

Akan bekerja lebih baik

jika kau meneteskan air mata.

Kapan aku mengambil pendekatan negatif?

Itu konyol.

Astaga.

Tunggu.

Kau yakin aku bisa dapat tunjangan dengan itu?

Setidaknya, lebih dari 1.000 dolar.

Kau yakin? / - Mungkin 1.200 dolar.

Hei!

Kalau begitu, aku permisi. Aku sibuk bekerja.

Hei! Hiduplah dengan baik, Berengsek!

Kenapa dingin sekali hari ini?

Kau dalam perjalanan ke kantor?

Tidak, aku akan menemui klien.

Klien yang sangat penting.

Pastikan wajahku tidak terlihat. / - Baiklah.

Tahan.

Kau tampak cantik.

Sebelah sini.

Aku ingin rekaman mendetail dari ini. / - Baik.

Baiklah. Sudah selesai.

Coba kulihat.

Ini gaun pengantin ketiga.

Kuharap klien kita akan menyukainya.

Ini gaun terbaik yang pernah kulihat sejauh ini.

Aku juga berpikir ini yang terbaik.

Tapi selera klien yang penting.

Omong-omong, gaun mana yang akan kau pakai?

Pakai yang ini jika klien tidak menyukainya.

Kau tampak cantik memakainya.

Aku tidak akan menikah. / - Apa?

Kau serius?

Ya. Maukah kau menyebarkan berita untukku?

Aku tidak mau memberi tahu semua orang.

Tapi kau akan tetap bekerja di sini, bukan?

Pengunduran diriku seharusnya sudah diterima.

Apa? Aku tidak tahu harus berkata apa.

Kau senang melihatku di sini? / - Ya.

Jangan bilang Ibu akan ada di sana

saat aku bertemu pengacaraku. / - Tidak akan.

Aku akan mengantarmu dan menemui pengacaraku.

Kenapa?

Aku tidak mau kau ditipu dua kali.

Kita temui pengacara lain sebelum buat keputusan.

Jangan hanya memercayai satu pengacara

dan menyerahkan semuanya kepada mereka.

Orang yang kupercaya memperkenalkan pengacara ini.

Junhyung adalah putra seorang klien VIP,

awalnya kau juga memercayainya.

Tapi lihat hasilnya.

Seleramu bagus, Mirae.

Aku suka ini.

Terima kasih, Bu.

Bagaimana jika kau menjadi menantuku?

Aku bodoh karena tertipu.

Kau tidak bodoh.

Orang yang menipumu adalah orang jahat.

Aku takut

kau bisa kehilangan harga dirimu karena ini.

Ayolah. Aku Hyeon Mirae, putri Jin Sujeong.

Aku tidak akan kehilangan harga diriku karena ini.

Aku bisa membatalkan pernikahanku, bukan?

Tentu saja.

Kau tidak melakukan hal yang terhitung pernikahan

kecuali mendaftarkan pernikahan kalian.

Bukankah mendaftarkan pernikahan itu

bisa dianggap menikah?

Mau kuantar ke stasiun penyiaran?

Halo.

Ya?

Ini aku.

Maaf membuatmu datang jauh-jauh kemari.

Sudah tugasku untuk datang kemari.

Aku yang membuatmu tampil terbaik.

Bukankah kau terlalu manis?

Ini bahkan lebih cantik daripada di foto.

Aku bekerja sangat keras untuk mendapatkan ini.

Mirae, kau sangat cerdas dan ceria.

Aku tahu kau kesulitan,

tapi kau tidak menunjukkannya sama sekali.

Aku sangat berusaha

untuk tidak menunjukkannya.

Tapi semuanya hampir selesai.

Kau memberiku pengacara yang bagus.

Aku sangat bersyukur.

Kau belum bertemu dengannya.

Aku mengatakan itu pada diriku sebelum menemuinya.

Dia pasti pengacara yang baik.

Itu tekanan yang besar.

Tapi memang benar Hyeonjae pengacara yang baik.

Bagaimana penampilanku?

Ya. Bagaimana menurutmu?

Cantik.

Kau menyukainya?

Belum.

Ini dia.

Bukankah ini cantik?

Astaga. Aku bisa apa tanpamu?

Aku tidak punya saudari, jadi, sangat menyukaimu.

Jawablah.

Maaf. Permisi sebentar.

Halo, Ibu. Ibu baru saja mengantarku.

Maaf. Apa kau akan pulang untuk makan malam?

Kau suka steik.

Baiklah.

Sampai jumpa.

Ibuku sangat mengkhawatirkanku belakangan ini.

Aku bisa mengurusnya sendiri.

Itu masa-masa indah.

Aku tidak sadar itu saat ibuku masih hidup.

Apa kau kesakitan?

Gigiku.

Aku sangat benci pergi ke dokter gigi.

Aku tidak tahan dengan suara bor itu.

Buka yang lebar.

Sedot sudut bawahnya.

Kita hampir selesai.

Ini udara dan air. Jangan terkejut.

Silakan berkumur.

Kau bisa duduk sekarang.

Kenapa tidak sakit saat kau yang melakukannya?

Siapa aku?

Kau cucu tertuaku, tentu saja.

Jadi, kapan kau akan menikah?

Kakek.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left