The first 200 lines.
Original Sub oleh DramaFever.
Diterjemahkan oleh iamklopers 11 Oktober 2013
Diterjemahkan oleh iamklopers 11 Oktober 2013
Tolong maafkan dia sekali ini saja.
Diterjemahkan oleh iamklopers 11 Oktober 2013
Diterjemahkan oleh iamklopers 11 Oktober 2013
Apa yang kau lakukan? Jangan mendekatiku.
Apa yang mau kau lakukan kali ini?
Kotor...
Apa? Kotor?
Kotor di sini.
Tolong minggir.
Apa ini?
Anda menginjak kotoran.
Kotoran?
Anak itu menulis di dinding di rumahku disana.
Dia sangat tidak bisa diatur. Tolong cepat.
Kotoran!
Saya harus membersihkan di sini juga. Tolong minggir.
Ya.
Jadi dia akan memaafkannya jika kita membersihkan ini?
Tentu saja.
Tapi aku tidak merasa bisa membersihkannya seperti debu biasa.
Apa kau punya deterjen yang bisa membersihkan ini?
- Ya, saya punya. - Itu memang tas ajaib.
- Kalau begitu kita bisa memulainya? - Hye Gyul mau ikut juga.
Ah, sekali-kali aku harus melakukan pekerjaan rumah.
Ibu pernah bilang kalau aku membuatnya merasa tenang.
Tapi kenapa dia mengatakan itu?
Aku hanya pembuat masalah.
Aku mau melakukan sesuatu untuk keluarga.
Tapi aku akhirnya membuat masalah.
- Doo Gyul. - Tidak ada yang bisa ayah perbuat.
Doo Gyul, Hye Gyul akan melindungimu.
Aku mendengar sesuatu yang aneh. Darimana suara itu?
Ayo kita selesaikan ini dan pergi makan sesuatu.
Cepat, semuanya.
Ini perjamuan mie.
Ayo kita makan.
Kau tidak lapar, Hye Gyul?
Ya... Aku takut mengombol kalau makan sesuatu di malam hari.
Tidak apa-apa. Doo Gyul mengompol sampai dia berumur 10 tahun.
Berhenti bicara omong kosong, Ayah.
- Jangan khawatir. Kau bisa makan. - Apa itu perintah?
Saya akan melakukan perintah Anda.
Sae Gyul.
Apa benar kalau kau menyerah masuk ke sekolah menengah internasional?
- Ya... - Jika itu karena ayah...
Maukah kau mencobanya lagi?
Ayah pasti akan membantumu kali ini.
Tidak apa-apa. Aku hanya tidak suka belajar ke daerah lain.
Apa yang terjadi di sini?
Kami sedang melakukan perjamuan mie.
Siapa yang menyuruhmu pulang?
Ya... Han Gyul...
Han Gyul, Ayah pulang karena aku.
Eun Doo Gyul, jika kau tidak tahu apa-apa, diamlah.
Bagaimana kau bisa datang ke sini dan makan bersama kami?
Apa ada sesuatu yang terjadi antara kalian berdua?
Tanyakan saja langsung padanya.
Han Gyul...
- Han Gyul. - Lepaskan.
Urus saja kekasihmu itu.
Semuanya, ayah rasa ayah harus pergi.
Ayah, kau mau pergi lagi?
Ya...
Hye Gyul.
Nona Bok Nyeo menemukan ini.
Itu batu ayah.
- Taruh di sini, Ayah. - Ya.
Hye Gyul... tidak apa-apakan jika ayah menyimpannya untuk sementara?
Ya. Ayah jangan menghilangkannya.
Terima kasih.
Bisakah ini dimasukkan ke dalam kotak keluarga lagi?
Aku tidak bisa kembali ke rumah dan aku juga tidak bisa meninggalkan anak-anak seperti ini.
Apa yang akan kau lakukan jika kau jadi aku?
Ada yang bilang kasih sayang seorang ibu adalah naluri tapi kasih sayang seorang ayah yang dipelajari.
Aku merasa aku terlambat untuk mempelajarinya sekarang.
Kau berpikir begitu, kan?
Saya tidak pantas untuk bicara tentang kehidupan seseorang.
Ini sangat berat... Untuk benda sekecil ini.
Hanya kau yang bisa kuandalkan sekarang.
Aku akan menitipkan anak-anak padamu karena aku percaya padamu.
Saya hanya melakukan perintah yang diberikan pada saya.
Tunggu, Han Gyul.
Bisakah kita menyuruh ayah untuk kembali ke rumah?
Setelah melihatnya, sepertinya ayah benar-benar menyesali kesalahannya.
Apa kau sudah lupa apa yang dia lakukan?
Kau memaafkannya hanya karena kau membersihkan coretan itu bersamanya?
Aku akan membunuh siapapun yang menghubungi Ayah tanpa izinku.
Tapi jika bukan karena Ayah, aku sudah ditangkap polisi.
Kalau begitu tangkap saja oleh polisi atau siapa pun.
Saya membawa cucian Anda.
Kau mengambil ini dari luar sana? Aku tidak butuh ini lagi.
Aku merasa berbakat di basket tapi aku dikeluarkan dari tim.
Aku menyedihkan, kan?
Nona..
Maksudku, ahjumma...
Han Gyul dan Sae Gyul benar.
Aku tidak memiliki bakat apapun... benarkan?
Ya, itu benar.
Kau sangat kejam.
Itu mungkin terjadi sekarang...
Tapi tidak ada orang yang berbakat dalam segala hal.
Dan tidak ada juga orang yang tidak memiliki bakat apa-apa.
Pasti ada bakat sesuatu dalam diri Anda.
Apa? Kau mengenalku?
Ini komisinya.
Kurang 5000 won.
Aku hanya bercanda. Jumlahnya selalu benar.
Putra tertua dalam keluarga itu datang ke sini. Apa dia tidak mengganggumu?
Tidak.
Dia tipeku.
Tidak heran kenapa. Aku kenal kakeknya. Tolong jangan menanyakanku bagaimana aku mengenalnya
Aku rasa dia melakukan pekerjaan berat di usianya itu.
Apa istrinya masih hidup?
Ada apa denganku? Bahkan ketika aku tahu kau tidak pernah membicarakan keluarga lain.
Omong-omong, jika anakmu masih hidup, dia akan seusianya.
Aku minta maaf. Aku harusnya tidak mengatakan itu.
Kalau begitu, saya pergi sekarang.
[Tidak ada yang berbakat dalam segala hal. Dan tidak juga orang yang tidak memiliki bakat apa-apa]
Ada pengumuman besar.
Pengumuman besar?
Apapun itu, perasaanku tidak enak.
Kau tidak akan mengatakan sesuatu yang bodoh, kan?
Apa itu tentang mengeluarkan Nona Bok Nyeo lagi?
Aku akan serius dengan pendidikanku.
Apa kau salah makan? Kau mau belajar?
Apa yang dimaksud dengan idiom empat karakter yang berarti objek penderita untuk merekrut karena berbakat?
Aku sudah menghapalnya.
- Tidak ada petunjuk lain? - Karakter ketiganya 'Cho'.
Apa yang kau lakukan? Cepat jawab.
- Lima, empat, tiga... - Aku ingat.
Sam Cho Go Lyeo!
- Kau luar biasa. - Aku tahu.
Aku bisa belajar kalau aku mencobanya.
Itu bukan jawabannya. Berpikirlah lebih keras.
Bukan Sam Cho Go Lyeo?
Itu Sam Go Cho Lyeo.
- Itu benar-benar sedikit lagi. - Bagaimana bisa sedikti lagi?
Bagaimana Sam Cho Go Lyeo?
Bagaimanapun kau tidak bisa serius belajar?
Kemana kau mau pergi? Kau bilang kau akan membantuku.
Aku tidak bisa kau terlalu bodoh untuk ini.
Kalau begitu minta bantuan Bok Nyeo.
Aku mau meminta sesuatu padamu.
Bisakah kau memutar kembali waktu?
Pasti ada beberapa kenangan berkesan kami bersama dengannya.
Tapi sekarang aku hanya mengingat luka yang kudapat dari Ayah.
Kau melihatnya jugakan. Cincin yang ayah beli untuk wanita itu.
Yang lain tidak tahu tentang ini dan terus menyuruhku memaafkannya.
Dia membeli cincin untuknya dan makan malam dengan mereka di rumah seolah-olah dia tidak melakukan apa-apa.
Bagaimana aku bisa memaafkan ayah seperti dia?
Aku akan membalasnya.
Di hati Ayah, aku akan menancapkan sebuah paku besar.
Setelah itu aku mungkin bisa memaafkannya.
Apa yang harus kulakukan untuk menancapkan paku besar ke dalam hatinya?
Haruskah aku berhenti sekolah?
Atau haruskah aku mati seperti Ibu?
Ada cara untuk menancapkan paku besar ke dalam hati orang tua.
Jari-jari Anda bisa terluka.
Aku tidak peduli. Apa yang harus kulakukan?
Apa yang paling ditakutkan orang tua adalah...
Melihat hidup anak-anak mereka rusak.
Apa anda mau pergi ke suatu tempat?
Aku mau pergi ke rumah pacarku.
Aku takut melakukannya jadi aku terus mengatakan kalau aku belum siap.
Tapi tiba-tiba aku tidak takut.
Karena aku memutuskan untuk merusak hidupku.
Aku tidak pulang malam ini.
Selamat tinggal.
Siapa yang menyuruhmu pulang?
Ya...
Bagaimana kau bisa pulang dan makan malam bersama kami?
- Ini aku. - Anda bisa bicara.
Aku mau bicara dengan Han Gyul tapi dia tidak menjawab teleponku.
Jika dia ada, bisa aku bicara dengannya?
Dia pergi keluar dan mengatakan dia pergi ke rumah pacarnya.
Pacar?
Di larut malam seperti ini?
'Aku takut untuk melakukannya jadi aku terus mengatakan padanya aku belum siap.'
'Tapi aku memutuskan untuk merusak hidupku.'
Ini yang dia katakan.
Apa? Merusak hidupnya?
Dan dia juga mengatakan dia tidak pulang malam ini.
Apa dia...
Ayo kita main dengan lagu ini.
- Tapi kau bisakan? - Khawatirkan saja bagianmu sendiri.
Bisakah aku ke rumahmu? Aku tidak akan lari seperti terakhir kali.
Telepon.
- Sudah cukup untuk hari ini. - Kenapa? Kita bahkan belum latihan.
Seseorang mau datang.
Siapa?
Kau tidak perlu tahu. Aku mau mandi sekarang.
Kau harus pergi.
[Aku tidak bisa menjawab teleponmu sekarang. Aku akan menghubungimu nanti]
Han Gyul, jangan merusak hidupmu sendiri hanya karena ayah.
Itu perbuatan yang sangat bodoh.
Eun Han Gyul.
Apa yang kau lakukan? Apa kau gila?
No comments yet. Be the first to leave one.