The first 189 lines.
The Fable
Kau Mendengarkanku?!
Nyala / Mati
- Selamat siang. - Ya.
Di mana Takahashi?
Dia belum datang.
Dia juga tak menjawab telepon.
Si Bodoh itu.
Kapten. Bos ingin segera bertemu denganmu.
Bos? Baiklah.
Maguro
Sikap Kuro berbeda dari biasanya.
Saat menginterogasinya, aku terkejut.
Kenapa kau melibatkan Sato?
Sudah kubilang biarkan saja dia.
Kalian bahkan saling menodongkan senjata.
Maaf.
Aku merasa harus menguji niatnya yang sebenarnya.
Menurutmu apa yang akan terjadi jika kau menembak Sato?
Organisasi mereka benar-benar misterius.
Artinya?
Artinya Sato bukan satu-satunya Fable.
Kau harus berpikir sejauh itu, Bodoh.
Maksudmu, ada orang lain seperti dia?
Jadi, andai aku menembak Sato...
Pertama, mereka pasti mengincarku, kau, dan Kuro.
Apa yang kau harapkan jika kita menembak seseorang
yang mereka minta dianggap sebagai tamu?
Sebagai Kapten, kau harus memikirkan hal seperti itu sebelum bertindak.
Sudahlah, lupakan saja.
Kojima bebas pekan depan, bukan?
Ya.
Pastikan tak ada masalah.
Aku mengerti.
Maaf aku menginap, Yoko. Aduh.
Kau baik-baik saja? Kau sebaiknya bersantai sedikit lebih lama.
Maaf, tapi Kapten sudah meneleponku beberapa kali.
Aku akan pergi.
Astaga, aku tak percaya betapa sakitnya tubuhku.
Baiklah, sampai jumpa.
Sampai jumpa. Jaga dirimu.
Itu makananmu, Kapten.
Bos, ya?
Sinetron sore?
Dimulai sekarang?
Hari Kerja Bernama Cinta Episode 1
Ai Nakayama Honami Yoshida
Tatsuya Haga Yosuke Oda
Drama tentang beranjak dewasa, ya?
Jackal! Dia membintangi drama?
Kenapa wajahmu?
Maaf. Aku tak sengaja minum berlebihan, jadi, tak ingat banyak.
Kau mabuk?
Menyedihkan.
Tapi aku merasa sedikit lebih dekat dengan adiknya.
Lain kali, aku akan mencari informasi tentang kakaknya.
Jangan mengawasi kakak-beradik itu lagi.
Hari ini bantulah tugas Kuro.
- Apa? Tugas Aniki? - Kapten.
Maaf, Kapten.
Tak apa-apa. Lupakan saja.
Jika bos menginterogasimu, kau bisa apa?
Tapi kenapa?
Kau punya istri, bukan?
Aku tak mau hanya menjadi kekasihmu.
Lagi pula, berapa banyak kekasih lain yang kau miliki?
Kau kekasih nomor lima.
Hentikan, Tatsuya!
Jackal!
Kau berencana main-main setiap hari, Senin, Selasa, Rabu,
Kamis, dan Jumat?
Pria ini benar-benar berengsek.
Ai bukan wanita seperti itu. Ai adalah...
Yuji!
Baiklah, Yuji.
Tatsuya...
Untuk menghormatimu, Yuji,
aku akan menjadikan Ai wanita Jumat-ku, wanita Jumat Gembira.
Akan kupindahkan wanita Jumat-ku saat ini ke Selasa.
Bagaimana?
- Benarkah? - Tentu saja.
Ai!
Jangan tertipu!
Masih ada wanita Sabtu!
Bersambung
Cerita yang hebat. Aku tak sabar menunggu episode berikutnya.
Dari sini?
Ya. Tampaknya, dia terjun dari sini.
Setelah itu, dia kabur dengan selamat.
Luar biasa. Dia memang asli.
Apa? Apa maksudmu?
Bukan apa-apa. Lupakan saja.
Pria itu bukan pria biasa.
Tapi aku punya dugaan.
Jika intuisiku benar...
Apa? Katakan.
Dia mungkin mantan pesenam atau semacamnya untuk tim nasional.
Ya, kau mungkin benar.
Tak mungkin salah. Kau jeli.
Luar biasa.
Pembunuh bayaran sungguhan itu luar biasa.
Aku jadi merinding! Dia mengagumkan.
Apa?
Aku juga bisa melakukan ini.
Apa?
Aniki!
Benarkah? Kau akan mencari pekerjaan?
Aku tak sabar melihat pembunuh bayaran legendaris bekerja
untuk 800 yen per jam.
Jackal juga berusaha keras.
Sebagai profesional, aku harus mencoba hal baru.
Dari Rishiri, Hokkaido, kita dapat kombu berkualitas tinggi.
Ditambah serutan bonito kering kelas satu dari Makurazaki.
Kombinasi yang tak terkalahkan.
Dari Takahashi.
Ada apa?
Apa?
Kau baik-baik saja, Kuro?
Maafkan aku.
Masuklah, Kuro. Aku akan mengantarmu.
Aku sudah dengar dari Takahashi.
Kau melompat dari jembatan itu, 'kan?
Itu cukup tinggi. Kau tak takut?
Kau beruntung hanya mengalami patah kaki.
Lagi pula, kenapa kau melakukan itu?
Kau ingin meniru seseorang yang melompat dari jembatan itu?
Jawab aku.
Aku tahu isi pikiranmu!
Kau ingin menjadi pembunuh bayaran?
Ini pengaruh Sato, bukan?
Dengar baik-baik, Kuro.
Mengaguminya itu bodoh.
Hanya orang gila yang melakukan pekerjaan itu.
Hubungan dunia kejahatan mereka lebih pelik daripada kita. Mereka ampas!
Jangan menjadi orang seperti dia. Manfaatkan orang seperti dia!
Ingat itu, Bodoh!
Restoran, pabrik, pekerjaan konstruksi, kurir...
Ada banyak jenis pekerjaan.
Aku mulai bersemangat.
Aku membeli formulir resume, jadi, isi dengan baik.
Menyebalkan sekali.
Di bawah "keahlian khusus", jangan tulis "pembunuhan".
Di bawah "hobi", mungkin akan kutulis "pemeliharaan senjata".
Mereka akan melaporkanmu ke polisi.
"Nama." Akira Sato.
"Ulang Tahun." 1 April.
"Pendidikan"...
Aku lulus SMP di Tokyo,
lalu tiba-tiba pergi ke Hiroshima.
Aku bekerja di perusahaan pengiriman, lalu di perusahaan lain di Kyushu.
Lalu satu lagi di Nagoya.
Kalau begitu, keahlian khususku adalah mengendarai mobil.
"Hobi"... Hobi, ya?
Hal yang kusukai, ya? Itu dia!
Jackal Tomioka
- Kurir, ya? - Ya.
Aku bisa pergi ke mana saja dengan cepat.
Aku pandai bepergian.
Untuk toko seperti kami,
aku ingin kau bergerak cepat di dalam toko.
Aku tak peduli jika kau bisa bergerak cepat di luar.
Tentu saja, aku pandai bergerak cepat di dalam.
Pergerakanku benar-benar cepat.
Aku tak peduli dengan kecepatan.
Ulang tahunmu sungguh bertepatan dengan April Mop?
Tanggal 1 April?
Sepertinya begitu.
Ya sudahlah. Itu tak penting.
Kau suka pakaian?
Tidak juga.
Ini toko pakaian bekas.
Kau tertarik dengan pakaian?
Tidak juga.
Begini...
Aku senang kau jujur.
Aku suka orang seperti itu.
Oleh karena itu, bisakah kau belajar menyukai pakaian bekas?
Tidak, sama sekali tidak bisa.
Kurasa aku tak diterima.
Sepertinya kau kurir veteran, Nak.
Ya.
Jumlah kurir kami sudah cukup.
Yang kubutuhkan sekarang adalah pekerja di pabrik...
Ulang tahunmu bertepatan dengan April Mop?
Sepertinya begitu.
Hobimu Jackal Tomioka?
Astaga.
Kau menulis itu di resumemu?
Dia banyak tertawa.
No comments yet. Be the first to leave one.