Human Vapor

Human Vapor (ガス人間)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Human Vapor - S01E05 - Bunko Ramen
A Commentary by chargephoton88

Tags

webdl
Published on: 2026-08-21
Downloads: 0
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

PAMERAN 1999

Musim panas ini ada pameran untuk anak!

Untuk anak yang bekerja keras setiap hari.

Dan untuk semua yang ingin terus bermain.

Mari bersenang-senang di Yamanashi, kota masa depan!

Masa depan cerah menanti semua yang bergandengan tangan.

Pameran Perdamaian Anak Dunia '99! Mulai 20 Juni…

Kau pikir bisa curi makanan?

Hei!

Terima kasih atas kerja keras kalian hari ini.

Pekerjaan hari ini selesai.

Bersihkan keringat dan kotoran sebelum kembali ke gedung.

Tidur tanpa mandi itu tidak higienis.

Hei.

- Kau lihat bintang jatuh kemarin? - Ya.

Kau ucapkan permintaan?

Tidak? Sayang sekali.

Aku minta jadi kaya agar tak perlu bekerja lagi.

Hei, kau!

Jangan main-main, cepat kerja.

Mau kupatahkan rahangmu?

Kami sedang merekrut pekerja tambahan untuk proyek pembersihan lingkungan.

Upahnya lima kali lipat dari biasanya!

Angkat tangan jika ingin ikut!

Aku mau!

Kau tak mau ikut?

- Ayo ikut sama-sama. - Ada lagi?

- Kau, yang berambut panjang di 105. - Ya!

- Aku mau! - Ada lagi?

- Aku mau! - Kau, yang botak di 204.

- Siapa lagi? - Aku.

Kau, anak perempuan di 303.

- Siapa lagi? - Aku mau!

Permintaanku ke bintang jatuh mungkin terkabul.

Baiklah, yang di situ. Ya, wanita itu juga.

Baiklah, kau. Pria tua di sebelah kiri.

Tak ada lagi?

WHITE CENTER

- Bagaimana ini? - Kita kubur saja di sini!

- Di sini? Jangan. - Lalu bagaimana? Mau dibawa pulang?

Tidak. Tapi,

meteorit itu terlalu berbahaya.

Tak usah lanjut.

- Berhenti saja… - Tolol!

Siapa yang peduli jika mereka hilang?

- Bagaimana, Kak Satsuki? - Kita lapor polisi saja.

- Kau dapat banyak uang? - Polisi?

- Jika begitu, kita akan balik ke awal! - Kak Satsuki?

Apa mereka semua sudah mati?

Kau lihat sendiri, 'kan?

Sepertinya harus kuangkut mereka.

Kak Satsuki?

Akan kubawa truknya.

Kau mau ke mana?

- Matahari akan segera terbit. - Aku tahu!

Pastikan kau menutupnya.

Kak Satsuki.

Kak Satsuki.

Bangun.

Hei, minggir!

Apa? Tunggu!

Jalan pakai mata, dasar berengsek!

Hei, hentikan!

Gila!

Hentikan!

Akan kubunuh kau!

Hei! Kau cari gara-gara?

Hei!

BUNKO RAMEN

Dua ramen kecap, meja dua.

Baik.

Ramen kecap.

PALING ENAK MAKAN BUNKO RAMEN SETELAH FESTIVAL!

AKU SAYANG IBU

RAMEN MISO DAN RAMEN DAUN BAWANG SANGAT ENAK

Wah, semua orang terlihat bahagia.

- Mau difoto? - Tidak.

Terkesan kasihan kalau sendiri.

- Kita berfoto bersama. - Itu lebih parah. Wajahmu menakutkan.

Wajahku menakutkan?

Cukur jenggotmu.

Aku tak mau difoto bersama jenggot itu.

Dibujuk bagaimanapun juga, takkan mau dicukur.

- Permisi! - Ya?

- Tambah giozanya. - Gioza.

Bisa pesan nasi goreng setengah porsi?

Setengah porsi.

- Bos. - Ya?

Aku juga pesan nasi goreng setengah porsi.

- Buat dua. - Baik.

Ren, mau yang biasanya?

Ya. Pesan dua mangkuk hari ini.

Dua mangkuk?

Hei, tunggu. Tunggu sebentar.

Hei, kau lapar, 'kan?

Hei.

Sebenarnya, aku memesan terlalu banyak ramen hari ini.

Kurasa aku tak bisa menghabiskannya. Maukah kau membantuku?

Aku melihatmu dari dalam tadi.

Kau sedang apa?

Ini batu yang bagus.

Dari mana asalmu?

Lihat, nasi kepal.

Bagaimana?

Tidak mirip, ya?

Hei, siapa namamu?

Mau makan ramen denganku?

Hei, Ren. Perlu kita panggil polisi?

Oh, tunggu sebentar!

Tunggu.

Tunggu sebentar. Tenanglah.

Aku paham.

Kami tak akan menelepon polisi.

Aku janji.

Begini saja.

Aku akan membantumu pulang.

Untuk sekarang, ayo makan ramen.

Setuju?

Rasanya lezat.

- Ramen miso dengan mentega dan jagung! - Ramennya datang.

- Silakan. - Terima kasih. Mari makan!

- Saatnya Radical Paradise. - Sudah mulai.

Wah. Enak!

Kenapa? Makanlah.

Langsung saja, inilah segmen yang kalian tunggu, Radical Paradise.

Para Pendengar, silakan sampaikan permintaan.

Tema minggu ini adalah "Rasa terima kasih yang belum terucap".

Pendengar yang kami pilih hari ini berasal dari Tokyo.

Nama radionya, Bunko Si Pecinta Ramen Miso.

- Mari baca suratnya. - Apa?

"Aku amat lapar sampai terasa mau mati."

- Kau! - Itu aku!

- Kau mengirim surat? - Aku kirim setiap pekan.

Apa? Semuanya, dengar!

- "Pemilik kedai mentraktirku ramen." - Surat ini tentang aku.

- Itu suratku! - "Kutanya kenapa.

Katanya karena lagu yang dia minta di acara radio ini dipilih hari itu,

dan dia sangat senang.

Rasa ramen dan lagu yang diputar di kedai saat itu

menjadi kenangan yang tak terlupakan bagiku.

Aku ingin memutar lagu itu untuk pemilik kedai di acara radio ini."

- Ada-ada saja kau! - Terima kasih atas suratnya, Bunko.

Kini, mari kita dengarkan lagunya. Selamat menikmati.

Hei.

Kau tahu lagu ini?

Permintaan laguku akhirnya diputar waktu itu.

Aku sangat senang saat itu.

Lagu yang diputar sekarang, "Ellie My Love".

Tak kusangka suratku dipilih hari ini!

Mungkin berkat kau, Adik Kecil.

Kyoko…

Namaku bukan "Adik Kecil".

Namaku Kyoko.

"Kyoko"?

Namaku Ren.

Panggil aku Om Ren.

Ibu, salah satu ikan masnya tak bergerak.

Apa? Yang mana?

- Yang ini. - Pasti sudah mati.

Baiklah, Radical Paradise!

Para Pendengar, silakan sampaikan permintaan!

Oh, tunggu. Maaf.

Lihat, ini batu yang tadi.

Ini batu yang bagus. Nasi kepal!

Tunggu! Aku akan membayar kalian!

Hei.

Coba dengarkan aku dulu.

HUMAN VAPOR

Orang pertama.

Orang kedua.

Jadi, target berikutnya adalah orang dari kepolisian?

- Ponselnya Otomo di TKP… - Ada yang ditemukan?

Ya.

Sebuah video dikirim, lalu dihapus setelah Otomo tewas.

OTOMO SABURO

Begitu.

Siapa yang…

Pasti Kono Kyoko.

Dia mengejar Otomo dengan mobil, bukan?

Otomo mencuri ini dari orang yang terkait dengan White Center.

JURNAL KERJA

Semua bukti tertulis di situ.

Wah.

MENINGGAL KARENA PENYAKIT

KEBERADAAN TAK DIKETAHUI

Kalau begitu, bukankah kau sudah mencapai tujuanmu?

Laporkan saja jurnal ini.

Tidak.

Di jurnal itu tak ditulis

siapa yang perintahkan pembuangan meteorit atau menutupi beritanya.

Benarkah?

"Tanggal 25 Februari.

Mufu datang ke White Center dan memeriksa progres pembuangan meteorit."

Jadi, Mufu yang menyuruh mereka, 'kan?

Aku sudah menyelidikinya,

tapi aku tak menemukan informasi tentang Mufu.

Kemungkinan besar,

itu entitas ilegal terkait dengan penguasa saat itu.

"Otomo, Sakamoto, dan Kai dari Mufu."

Apa? Otomo?

More Indonesian subtitles for Human Vapor

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left