The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh mifae :)
Penyebaran informasi digital ini bisa mengacaukan keamanan.
Izin Keamanan 1M1 Wajib
Rahasia Besar Informasi Rahasia
1. Video berikut ini diteliti dan disusun sesuai urutan
2. Riset belum rampung
3. Kumpulan bukti dinyatakan kuat oleh departemen
4. Implikasi teori dipertimbangkan untuk tindakan selanjutnya
Miller, situasi ini berbahaya dan di luar kendali.
Johnson, aku akan melapor.
Markas siap kirim bantuan militer begitu aku melapor.
Tetap fokus.
Dia kunci sumbernya.
Sejak dulu.
Kurasa dia tak sendirian di sini.
Agen Johnson berkas 69232B.
Pengawasan sepanjang waktu
sejauh ini hanya menunjukkan kehidupan sehari-hari biasa.
Kami terus awasi subyek
tanpa hasil luar biasa sejauh ini.
Saat ini
subyek sama sekali tak sadar sedang diawasi.
Dia terus menjalani identitasnya saat ini
tanpa ingat sama sekali apa yang telah dialaminya.
Kami terus waspada
kumpulkan dan dokumentasikan semua informasi
dan kabari FBI semua perkembangannya.
Dr. Luiza Moreira?
- Dr. Luiza Moreira. - Moreira.
Kau pasti Dr. Jones.
Benar. Panggil aku Vincent. Silakan duduk.
Aku anggota tim ahli
di berbagai bidang.
Latar belakangmu di bidang psikologi dan antropologi budaya
ditambah karyamu di Afrika Selatan sungguh luar biasa.
Kita semua berkumpul untuk bantu pecahkan kasus
atau wabah atau...
entah apa sebutannya.
Aku memutuskan menyimpan video
semua fakta dan temuan.
Kacau sekali belakangan ini.
Korban lain baru saja masuk.
Mereka korban atau terinfeksi?
Sejauh mana yang kau tahu?
Tidak banyak.
Pihak berwenang berseliweran di pesisir timur
karena mengira berurusan
dengan pembunuh berantai.
Banyak mayat bermunculan
di sepanjang pesisir timur.
Mungkin lebih jauh lagi.
Polisi menemukan banyak mayat.
Tengkoraknya remuk
dan sebagian otaknya hilang
tapi waktu kejadiannya tidak cocok.
Enam korban pertama mati
dalam rentang waktu sama
di beberapa negara bagian.
Beberapa badan hukum resmi
membagikan informasi dan menetapkan...
- Sherif Williams? - Ya.
- Kenapa mereka ada di sini? - Tak apa.
Aku memanggil orang media.
Kuperingatkan kalian.
Lokasinya tidak indah.
Kami berbagi informasi
dengan badan hukum lainnya.
Kami menetapkan
seorang pembunuh berantai tak mungkin melakukan ini.
Dia tak bisa berada di banyak tempat sekaligus.
Mustahil. Aku muak mendengar FBI
berkata pembunuh berantai berkeliaran.
Tak ada pembunuh berantai. Ini bukan perbuatan satu orang.
Kalian lihat area ini?
Hari ini, aku temukan dua wanita di perkemahan.
Awalnya, mereka masih hidup dan secara tiba-tiba
keduanya jatuh tak bernyawa tepat di hadapanku.
Hal gila sedang terjadi di sini
dan publik harus mengetahuinya.
Kalian harus tahu apa yang terjadi.
Buka mata dan waspada.
Penyidik berpikir mungkin ini ulah semacam sekte.
Seperti Manson.
Sekelompok pemuja setan di sepanjang garis pantai.
Sekte sinting.
Memutilasi mayat dan memakan otak mereka
seperti aksi pemujaan setan!
Itu sinting!
Tengkoraknya tidak remuk ke dalam
melainkan remuk ke luar.
Kuperlihatkan kalian sesuatu...
Aku dipanggil untuk masuk dalam tim ini.
Aku dan yang lainnya
berusaha menjelaskan fenomena ini
dari berbagai sudut.
Kudengar mayat yang tiba hari ini
adalah mahasiswa.
Ya. Polisi memberiku
video dan berkas untuk kau lihat.
Apa itu?
Seluruh bagian gedung direkam
termasuk kantor ini.
Apa kita diawasi?
Anggaplah ini kotak hitam di sebuah pesawat.
Kecuali pesawatnya jatuh
kotaknya takkan diambil.
Apa itu legal?
Kau bekerja pada pemerintah AS sekarang.
Tugasku sangat banyak.
Kita akan bertemu nanti.
Mungkin bisa sekalian makan siang.
Baiklah.
Baiklah. Sampai nanti.
Korban tak memiliki kesamaan
yang bisa bantu kami menentukan motif
atau penyebab kematiannya.
Lalu kami dapat video ini
dari polisi di Montauk.
Gelandangan.
- Kau siap? - Ya.
- Mulai saja. - Baiklah.
3, 2...
Gelandangan.
Seringkali dianggap gejala penyakit perkotaan
tapi di pantai sepi di Montauk, New York ini
jauh dari kota besar dan atraksi wisata
kami temukan warga kurang beruntung
yang terasing dan sendirian.
Walau lingkungan mereka bisa dibilang lebih bagus
kondisi mereka sangat sulit.
Kolegaku tak melihat kaitannya
tapi aku...
Mungkin bukan apa-apa
tapi ini menarik.
Halo. Permisi, Pak. Maaf.
Tenang. Kami sedang syuting dokumenter.
Kami hanya mau ajukan beberapa pertanyaan.
Boleh?
Dengar.
Maaf kami mengganggu.
Kami hanya mau ajukan beberapa pertanyaan.
Kami ingin tahu bagaimana kau bisa sampai ke sini.
Dalam kondisi sesulit ini.
Mereka menyuruhku ke sini.
Siapa?
Mereka membawa Ibu.
Dia pandai berhitung
dan mereka meninggalkan mayat Ayah.
Mereka meninggalkanku di kapal selama 10 tahun.
Mereka membawa dan mengembalikan.
Mereka mengambilkan Ibu, tapi bukan padaku.
Mereka memberiku hadiah.
Pekerjaan.
Tapi mereka bilang aku tak berguna.
Katanya pekerjaan itu untuk orang yang istimewa.
Analisisku...
ditambah bukti yang mendukung
dalam kasus ini
video pertama
adalah awal film seorang siswa.
Proyek ini idemu. Aku bersumpah kalau film ini
merusak nilaiku, aku akan menghajarmu.
Kau mau menghajarku?
Beranikan diri dan bicara padanya.
Omong besar dari orang yang aman di balik kamera.
Cobalah berdiri di posisiku
dan bicara pada orang gila sesekali.
- Kau serius? - Sangat serius.
- Kau serius? - Berhenti menggangguku
dan serahkan kameranya.
Atau kau hanya bisa bicara, Pengecut?
Mungkinkah pembunuh jenius
melakukan sesuatu pada mayat-mayat itu
untuk meminimalisir dugaan pembunuhan?
Mereka memberitahuku harus menulis apa
dan menyuruhku menunggu.
Bagus.
Tulisan ini untuknya.
Hadiahnya...
Itu untukmu.
Untukku?
Pak, apa maksudmu?
Ini memang milikmu sejak dulu.
Astaga. Ben, berhenti main-main dengannya.
Aku mau pulang.
Aku mau selesaikan ini.
Kita sudah lewat tenggat waktu.
Mereka ada dalam kepalaku.
Kemarilah.
Lihat ini. Kurasa ada sesuatu di sini.
Sejenis ular aneh.
Semacam tumpukan bahan alami
di dalam tubuh korban
yang dibawa oleh sesuatu.
Racun, penyakit
atau parasit.
Aku nabi mereka
dan kau pengirim pesannya.
Karena siswa itu ditemukan di pantai
penyebab kematiannya
No comments yet. Be the first to leave one.