See You in Time

See You in Time (已讀不回的戀人)

Download Indonesian Subtitle

Release info

已讀不回的戀人--See You In Time---E 07
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[Episode 07]

Tags

other
Published on: 2018-03-07
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 192 lines.

Feng Ying, aku akhirnya mampu membuat harapanmu menjadi kenyataan hari ini dan

menemukan Pelatih Shen.

Maafkan aku.

Hanya saja aku sedikit terlambat. Panti jomponya memberitahu kita

bahwa Pelatih Shen telah meninggal.

Jika aku pergi bersamamu mencari Pelatih Shen,

mungkin kita akan menemukannya lebih cepat.

Dan Pelatih Shen Qing tak akan meninggal.

Jika aku menemukan Pelatih Shen lebih awal, mungkin aku tak akan punya penyesalan.

Kematian bukan mewakili penyesalan.

Tapi mewakili kebebasan.

Hanya mereka yang hidup seperti kita

tapi tak bisa mendapat apa yang kita mau yang punya penyesalan.

Ini semakin larut. Kau pergilah.

[ Kuburan Shen Qing 18 Mei 1942 - 05 Okt 2017 ]

[ Kuburan Feng Ying 5 Jan 1988 - Apr 2019 ]

Waktu Pertunjukan

Halo, Bibi. Aku Feng Ying. Teman kerja Zi Qi.

Aku juga seorang kandidat calon pacarnya.

Mungkin kau memang tahu tentang keberadaan kakekku

tapi karena kau terlalu bodoh untuk mengetahuinya, jadi kau pikir kau tak tahu.

Ketika aku sedang bersih-bersih, aku menemukan ini.

Pelatih Shen Qing menggambar ini untuk ayahmu.

Gambaran yang ibuku berikan padaku memiliki inisial S.Q.

Aku tak mau Feng Ying, selain dari Tim Shadow, memiliki alasan lain untuk tinggal.

Aku mau tahu sekarang, apa yang sebenarnya terjadi pada kakekku.

Wei Wei.

Jika bukan karena pesan ini...

Hari ini, aku pergi menjenguk Pelatih Shen.

Ibuku merawatnya dengan sangat baik.

Pelatih Shen kelihatan sangat sehat dan kuat,

tapi terkadang bertanya di mana dirimu

dan mengapa kau belum kembali.

Tapi jangan cemas. Aku tak akan membiarkan siapapun menyakiti Pelatih Shen.

Han Sen, pesannya berubah.

Aku mengubah masa depan lagi.

Jadi kakek di tahun 2019 masih hidup.

Tapi mengapa ibu Ji Zi Qi merawat kakekku?

Juga... Jangan cemas.

Aku tak akan membiarkan siapapun menyakiti Pelatih Shen.

Apa maksudnya?

Berbaris dan berhitung!

1.

2.

3.

4.

5.

Pelatih, kau kembali! Aku merindukanmu!

Pelatih, apa kabarmu? Kami sungguh merindukanmu.

Kemana kau pergi?

Apakah kalian semua baik-baik saja? Aku merindukan kalian semua.

Putramu pasti sudah besar sekarang. Sudah SD?

Aku telah menyiapkan amplop merah untuknya.

Dan kau! Bukankah kau pergi ke Uganda untuk berkompetisi balapan sepeda?

Dan kau bertemu seorang pacar orang asing, kan?

Pelatih, aku Yong Ze.

Apakah kau lupa padaku?

Pelatih, kami adalah muridmu.

Aku Xiao Long.

Pelatih, aku Yong Ze. Apakah kau lupa padaku?

Kau melupakanku.

Pelatih, aku Xiao Long.

- Pelatih Shen! - Pelatih Shen!

Pelarih Shen, kau adalah idola kami.

Bisakah aku minta tandatanganmu? Ambil foto bersama?

Siapa kalian? Aku takut.

Nona, tolong bawa aku pulang.

Baik, tak masalah.

- Apakah kau lupa padaku? - Aku Yong Ze.

- Mengapa kau tidak-- - Dengarkan aku.

Apa...

Kakek menderita Alzheimer.

Alzheimer? Bagaimana bisa?

Memorinya menurun dengan drastis.

Ini pusat Tim Shadow.

Ini tempat di mana mimpi orang-orang dikumpulkan.

Pelatih...

Masuk.

Feng Ying, kau datang.

Ayah, mengapa kau ada di rumah sakit?

Apakah kau merasa tak enak badan?

Tidak apa. Aku hanya datang untuk pemeriksaan.

Duduk.

Tak perlu. Aku datang ke rumah sakit pagi ini.

Aku tak menyangka akan datang lagi di sore hari.

Mengapa?

Aku menemukan kakekku.

Dia juga di sini.

Pelatih Shen juga di rumah sakit ini?

Aku tahu kau tak akur dengan kakekku.

Tapi dia menderita demensia sekarang. Apakah kau mau melihatnya?

Demensia?

Pembunuh! Pembunuh! Pembunuh!

Tak apa.

Meskipun aku mau bertemu dengannya,

dia tak mau menemuiku.

Feng Ying, sekarang kau telah menemukan kakekmu,

mohon tinggallah.

Demi Shadow, demi kakekmu, dan juga demi Aster.

Itu tidak mungkin bagiku untuk kembali.

Ini adalah perintah.

Kau harus menurut.

Mengapa kau memaksaku untuk tinggal?

Alasan Xing Yu tak menyukaiku

adalah karena kau terus mengabaikan

semua kerja keras yang dia lakukan bertahun-tahun ini.

Mengapa kau tidak mempercayai Xing Yu?

Karena Xing Yu menginginkan terlalu banyak.

Selera dan ambisinya terlalu besar.

Aku cemas bahwa satu hari

dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan kemauannya.

Dia akan menghancurkan dirinya sendiri dan Aster.

Jadi dia perlu seseorang untuk mengendalikannya.

Pengawasanmu atasnya itu sudah cukup.

Feng Ying... Aku punya kanker.

Xing Yu menginginkan terlalu banyak.

Selera dan ambisinya terlalu besar.

Aku cemas kalau satu hari, dia akan menghancurkan dirinya sendiri dan Aster.

Dia perlu seseorang untuk mengendalikannya.

Ayah, kau membunuh Ji Fong, dan aku menutupinya untukmu.

Berpura-puralah itu tak terjadi dan biarkan ini lenyap, oke?

Tidak, karena aku sudah mengetahuinya,

aku tak bisa berpura-pura tidak!

Kau benar-benar tak boleh! Ini kerja keras kita!

Dengarkan aku! Apa yang sebenarnya kau pikirkan?

Lepaskan! Berikan padaku!

Jika kau melakukan ini, maka kita tak akan punya apapun.

Kita tak akan punya apapun!

Apa yang kau pikirkan?

- Kau keluar lebih dulu! - Ayah! Ayah!

Xing Yu! Xing Yu!

Ayah yang melakukannya. Ayah yang melakukannya, mengerti?

Pulanglah lebih dulu dan tunggu aku. Cepat!

Aku telah bekerja sangat keras untuk menolong Aster bertumbuh,

hanya supaya kau bisa melihatku. Mengapa waktu kau sakit,

orang yang kau cari adalah Feng Ying, dan bukan aku?

Kau bahkan menyuruh Feng Ying untuk mengekangku.

Rumah kita sendiri masih yang paling enak.

Tak seperti tempat yang kau bawa aku, itu tak menyenangkan.

Silakan duduk.

Ini.

Apakah kau baik-baik saja? Kau kelihatan aneh.

Tidak apa. Aku hanya berpikir mengenai pertandingan Tour de Taiwan.

Apakah kau berpikir mengenai jalur tikungan itu?

Tinggal dua bulan sebelum pertandingan Tour de Taiwan.

Jika aku tak bisa melewati jalur tikungan itu,

untuk haluan pertandingan hari itu, aku akan harus berada di tiga teratas.

Pelatih Shen,

apa yang sedang kau gambar? Kau kelihatan begitu gembira.

Aku sedang menggambar kalian berdua berciuman. Kalian tak bisa berciuman terakhir kali.

Ciuman apa? Kapan kami pernah? Tolong jangan gambar ini!

Terakhir kali, kau tak sempat ciuman, jadi kau harus menebus untuk penyesalan itu.

Tidak, tidak.

Pelatih Shen, tunjukkan padaku apalagi yang kau gambar.

Biar kulihat. Biar kulihat. Biar kulihat.

Ini.

Terima kasih.

Wah. Siapa ini?

Ini aku. Ini Shu Zhen. Ini Xiao Ying berada di atas sepedanya.

Lihat dia. Dia begitu gembira.

Waktu itu dia masih kecil. Aku bertanya-tanya apakah dia tumbuh tinggi dan kuat sekarang.

Ya, aku mengenalnya. Dia sangat tinggi dan kuat sekarang.

Sebenarnya dia memberitahuku kalau dia sangat merindukanmu.

Ah.

Shu Zhen. Shu Zhen.

Shu Zhen sudah mati.

Dia sudah meminta maaf berulang-ulang kali,

hanya karena dia hamil sebelum menikah.

Aku ayah yang buruk. Tak hanya aku menyebabkan kematian putriku sendiri,

bahkan sebelum dia pergi,

aku tak memberitahunya betapa aku mencintainya.

Aku tak sanggup membiarkan dia pergi.

Ibu!

Shu Zhen. Shu Zhen!

Bangunlah, Ibu.

- Shu Zhen! - Ibu!

Bangunlah, Ibu!

Shu Zhen! Shu Zhen!

Pelatih Shen, aku percaya putrimu sangat mencintaimu,

dan dia tak mau melihatmu seperti sekarang ini.

Dia mau kau menjadi bahagia. Berbahagialah, oke? Jika kau bahagia, maka dia bahagia.

Ibu, aku akan baik-baik saja.

Biar kugambar. Ketika aku selesai,

aku akan punya memori baru untuk menjadi bahagia.

Pelatih, kau begitu menyukai menggambar. Apakah untuk menebus penyesalan di masa lalu?

Aku harus menyelesaikan menggambar.

Ketika aku selesai, aku akan punya memori baru. Maka aku akan menjadi bahagia.

Memori baru untuk menjadi bahagia.

Memori baru untuk menjadi bahagia?

Jadi untuk melupakan memori buruk,

kau harus bekerja keras untuk membuat bahagia yang baru.

Sama seperti Pelatih Shen.

See You in Time subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for See You in Time

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left