The first 200 lines.
.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :. IDFL™ SubsCrew
Jadi cinta pertamamu, Sa Jin Jin, hari ini...
akan menikah dengan kakakmu, Anthony?
Kebetulan yang mengerikan.
Seperti cerita opera sabun murahan.
Sudah. Dia sudah sangat kecewa.
Jangan menangis karena kecewa.
Aku tak apa-apa.
Sungguh? Sungguh tak apa-apa?
Tentu saja tidak.
Bagaimana ini? Jangan sedih.
Aku sama sekali tak sedih.
Ini tak nyata. "We got Married" hanya acara TV.
Terima kasih sudah berkenan hadir di sini...
untuk merayakan pernikahan mereka.
Saya Park Seul Gi, MC pernikahan ini dan "We Got Married".
Baik.
Kita akan mulai upacara pernikahan...
mempelai pria, Anthony, dan mempelai wanita, Sa Jin Jin.
Mempelai dipersilahkan memasuki ruangan.
Sambut dengan tepuk tangan yang meriah.
Harus saya katakan bahwa ini adalah pernikahan abad ini.
Saya tak bisa berhenti memandangi kedua mempelai yang menawan.
Terus tepuk tangan hingga mempelai sampai ke podium.
Maaf, maaf.
Menyapa para tamu yang turut hadir merayakan.
Mempelai, beri hormat.
Saya terima Sa Jin Jin sebagai istri saya...
dan berjanji untuk menciptakan saat-saat yang hangat dan istimewa.
Saya terima Anthony sebagai suami saya...
dan berjanji akan selalu...
mengambil langkah pertama dan tersenyum untuknya.
Lihat betapa beraninya mereka.
Mereka sangat berani.
Bahu Anthony sangat bidang.
Kau bisa membantuku?
Kau akan jadi adik iparku./ Kau mau?
Ya, adik ipar.
Saya berjanji...
akan bersamamu selamanya.
Mohon tepuk tangannya.
Kalian telah berjanji di hadapan seluruh saksi.
Saya harap kalian tak pernah bertengkar,
selalu bahagia, dan takkan bercerai.
Cium! Minta mempelai pria mencium mempelai wanita!
Dilarang cium.
Cium! Cium.
Cium. Cium.
Cium. Cium.
Cium. Cium.
Ya, terima kasih.
Sepertinya itu teman mempelai wanita.
Dia memberikan saran yang bagus.
Maka untuk merayakan hari yang istimewa ini...
bagaimana kalau Anthony...
mencium mempelainya yang cantik?
Setuju?
Untuk memenuhi dukungan dan permintaan Anda,
maka Anthony, mempelai pria yang tampan...
akan mencium...
mempelainya yang cantik!
Ini pertama kalinya, tentu saja canggung. Para hadirin!
Cium. Cium.
Cium. Cium.
Bagus./ Cium. Cium.
Mereka pantas diberi tepuk tangan!
Tak ada jalan kembali.
Kesepakatan dengan ditandatangani.
Saya harap ini menjadi awal pernikahan yang bahagia.
Mari kita beri tepuk tangan.
Selamat.
Penggemar yang berhasil?
Kukirim mereka hadiah saat mereka di acara radio,
dan mereka memilihnya?
Pasti Sa Jin Jin menyuruh mereka memasang fotonya.
Pasti dia tak bisa menolak.
Dia hanya terlalu sopan.
Bagaimana kalau Sa Jin Jin lihat dan mengira dia benar-benar menyukainya?
Bagaimana kalau dia menggodanya?
Dia penggemar kakakmu.
Mereka seharusnya mulai pergi bersama.
Kau gila? Tidak boleh.
Kami tak ingin membosankan atau biasa saja,
maka kami menyiapkan acara istimewa.
Saatnya untuk menemukan pemilik cincin!
Terima kasih.
Sebelum kita mulai,
mempelai wanita cantik bisa tolong balik badan?
Ini semua begitu menegangkan.
Di hadapan mempelai wanita...
terdapat 3 pria menggunakan kostum hewan.
Anthony, mempelai pria.
Gong Ji Won, adik mempelai pria,
dan salah satu kru kami.
Petunjuk pentingnya adalah tangan mereka.
Jin Jin harus memilih tangan mempelai pria...
dan menyematkan cincin di jarinya.
Ketiga pria bisa tolong julurkan tangan?
Jin Jin, silahkan maju dan temukan mempelai pria.
Apa mungkin?/ Pasti mudah untuknya.
Mana mungkin?
Tangan itu cerdas.
Apa?/ Bodoh.
Tangan bisa bicara.
Kalau menyukai seseorang, tanganmu akan merasakannya.
Seperti kutub magnet yang berlawanan saling tarik,
hanya dengan memegang.
Santai saja dan perhatikan baik-baik.
Jin Jin mencari mempelai prianya.
Yang mana tangan Anthony?
Yang mana Anthony?
Tak ada yang tahu jawabnya.
Jin Jin berusaha mencari...
dengan mata terbuka lebar.
Sekarang kita menuju ke mongoose.
Saat menyematkan cincin, Anda yakin telah menemukannya.
Ya, aku yakin.
Tepuk tangan, hadirin semuanya!
Jin Jin menyematkan cincin...
di jari beruang merah jambu.
Anda yakin?
Ya, aku yakin.
Ada bekas luka di punggung tangan Oppa.
Gara-gara bermain dengan pensil mekanik saat masih kecil.
Candy... penggemar Oppa sering bercanda...
ingin dilahirkan kembali menjadi isi pencil mekanik itu.
Saatnya untuk melihat siapa di balik kostum.
Beruang merah jambu bisa tolong lepas topengnya?
Beruang merah jambu adalah...
adik mempelai pria, Gong Ji Won.
Kita lihat siapa di balik dua kostum lainnya.
Pertama,/ Aneh.
kita lihat siapa kelinci./ Tak mungkin.
Siapa?
Silahkan tunjukkan diri Anda.
Kelinci putih adalah anggota kru kami.
Maka mongoose adalah mempelai pria?
Mongoose, tolong lepas topeng Anda.
Oh, ya.
Mongoose ternyata adalah Anthony.
Sayang sekali.
Aku pasti sudah gila. Aku ini kenapa?
Bekas luka Oppa di tangan kanan, dan aku memeriksa tangan kiri mereka.
Kenapa aku melewatkan hal seperti itu?
Oppa pasti marah.
Tapi dia tersenyum.
Benarkah? Seperti apa? Kau ingat?
Dia meringis.
Giginya tak kelihatan? Masing-masing sudut 15 derajat?
Aku tak begitu ingat.
Pasti itu yang kau lihat.
Itu senyumnya saat malu.
Saat gembira senyumnya 30 derajat,
dan saat sangat gembira, giginya kelihatan.
Oppa memiliki kepribadian yang baik,
dia jarang marah.
Mana mungkin dia tak tahu tanganku?
Tidak, itu bisa saja.
Sekarang aku tahu adikku punya bekas luka...
di punggung tangannya.
Ya.
Chul Min, biar kusimpan cincinnya.
Kau tak suka pakai cincin.
Kau tak suka aksesoris.
Biar kusimpan, akan kukembalikan saat syuting berikutnya. Sini.
Tidak, biar kusimpan.
Begitu?
Han Ah Reum, cepat kemari.
Aku? Kenapa?
Tak tahu malu. Tak bisa dipercaya.
Kau tak merasa bersalah?
Di sekolah aku belajar soal moral...
dan juga etika.
Tapi yang bersalah padamu bukan aku.
Benarkah? Lalu siapa?
Versi diriku ada banyak.
Sederhana saja.
Alkohol. Alkohol yang salah.
Aku selalu hilang akal kalau minum.
Maka jangan minum.
Atau minum bersama orang lain.
Han Ah Reum, apa kau sadar yang telah kau perbuat?
Maaf. Maaf. Maaf. Aku benar-benar minta maaf.
Menurutku, pacarmu takkan meninggalkanmu.
Kau ini bicara apa?
Mobilku bagaimana?
Kau membahas mobilmu?
Kupikir soal lainnya.
Lainnya? Lainnya apa?
Dengar. Mobilku kucuci, bagian dalam diuapi, kemudian dilap.
Kau tahu kucuci berapa kali?
Akan kubayar. Dua kali lipat. Tiga kali lipat.
Sebentar, kenapa kedengarannya kau tak menyesal?
Bisa kau katakan walau hanya sekali?
Baik. Akan kuaturkan kencan untukmu.
Kencan?/ Akan terus kulakukan...
sampai kau menemukan yang kau suka.
Sebagai permohonan maaf.
Sungguh?
Kenapa? Tak mau?
No comments yet. Be the first to leave one.