The first 200 lines.
Tapi aku baru kali ini bergaya rambut seperti ini. Pasti cocok, 'kan?
Kebanyakan wanita suka rambut pria seperti ini.
Begitukah?
Diamlah. Nanti airnya ke mana-mana.
Baiklah, sudah selesai.
Lagi apa?
Apa lagi? Aku lagi kerja.
Mau kuantarkan makanan buatmu?
Makanan?
Brengsek.../ Tak usah.
Aku lagi sibuk sekarang. Nanti kutelepon balik, ya.
'Ku termenung, pergi tanpa melakukan apa pun
Seperti inikah perpisahan itu?
Sudah kuduga mempekerjakan dia keputusan tepat.
Lihatlah betapa banyaknya pelanggan menyukainya.
Pelanggan? Siapa?
Nikmati saja suasananya.
Nyanyiannya membuat pasangan ingin berciuman.
Kau terserah mau berpikir apa, tapi akuilah...
Penyanyi lelaki yang tidak kaupekerjakan...
...jauh lebih baik daripada dia yang sebagai penyanyi.
Makanya. Bukankah aku sudah menyuruhmu spesifikasi jelasnya...
...kalau kita lagi mencari penyanyi wanita yang masih lajang?
Dan kau itu di sini buat kerja. Sedang apa kau ini?
Aku sudah menerima permintaannya dan menyajikan makanan.
Kenapa? Apa ada lagi yang harus kulakukan?
Hampir tidak ada pelanggan disini, dan lagunya cukup bagus.
Ini tempat yang tepat buat belajar selama ujian.
Ketika dia menyanyikan nada tinggi, dia mengangkat dagunya seperti ini.
Disana. Aku suka bagian itu.
Bukankah menurutmu bar ini jadi terasa berkelas?
Aiyoo.
Kenapa kakakmu di sini pasang wajah suram seperti itu?
Memang kelihatan bagus.
Kenapa selama ini aku tidak mencoba gaya rambut ini lebih cepat?
Sepertinya kau sadar kalau kau cukup tampan.
Apa?
Bukankah itu sebabnya kau bergaya rambut yang jelek?
Aku?
Kau banyak tersenyum juga.
Dalam pekerjaanku, tersenyum membuatku lebih disukai.
Dan wanita suka, kalau aku tersenyum.
Biar kuhitung dulu tagihannya.
Semuanya jadi 44rb.
Ini.
Kenapa?
Ada sesuatu di wajahku?
Rambutku.
Stop!
Kau kenapa?
Tadi aku membayangkan sesuatu.
Jangan bilang kau cuma menulis siapa, apa, di mana, kapan, kenapa, dan bagaimana.
Begini....
Kesalahan ketik apaan ini?
Menurutku ini bukan kesalahan.
Apa kau tidak tahu cara mengeja?
Mana mungkin. Tentu aku tahu.
Mungkin itu memang salah./ Memang salah besar.
Ini dokumen resmi.
Kalau seperti ini, mana bisa orang percaya sama polisi?
Maaf.
Terus...,
...kalau mau tulis kalimat panjang, pakai koma.
Mana bisa kautulis kalimat panjang seperti itu?
Kau mau aku mati lemas sewaktu baca ini?
Pak.
Pak.
Si Kapten kenapa?
Entah. Kenapa dia?
Tapi kenapa supnya asin sekali?
Sodium itu tak baik bagi kesehatan.
Apa cuma menurut aku saja kalau itu asin?
Cuma aku? Serius begitu?
Menurutku memang agak asin.
Kenapa sayurannya hambar sekali? Ini makanan bayi atau apaan?
Ini memang hambar, tapi sayuran terasa lebih enak kalau hambar.
Karbohidrat, karbohidrat, dan karbohidrat lagi.
Kalau badan kita naik, mana bisa kita tangkap penjahat?
Ini sama saja menghalangi kerja polisi.
Aigoo.
Kenapa dia marah-marah terus?
Katanya zaman sekarang, pria lajang lebih rewel daripada wanita.
Dia lajang?
Jika kau bekerja di kantin ini selama sekitar tiga tahun...,
...kau itu istilahnya bisa menganggap dirimu sebagai polisi.
Pria rewel seperti dia, siapa yang mau coba?
Asinnya!
Hei, siapa yang menyuruhmu memotong rambutku pendek sekali?
Tapi tadi Anda bilang mau potong rambut pendek.
Aku tadi bilang ingin potongan rambut yang rapi.
Tapi kau membuatku mirip seperti preman.
Sudah kubilang aku tadi ingin mirip seperti Won Bin.
Tapi apaan ini?
Padahal aku ingin potongan rambut beda karena penjualanku menurun.
Tapi gara-gara kau, nanti jumlah pelangganku bakal menurun.
Menyebalkan.
Menurutku itu sudah cukup rapi.
Minggir. Aku jadi stres melihatmu.
Maaf. Lewat sini.
Anda lihat dia?
Bisa-bisanya dia berharap dia ingin potongan rambut...
...mirip Won Bin, padahal dia tak ada mirip-miripnya?
Kalau mau mirip, dia harusnya ke dokter kecantikan.
Cari udara segarlah di luar.
Baiklah.
Banyak sekali pelanggan aneh belakangan ini.
Ada pelanggan lagi?
Ya, kemarin.
Keriput merupakan fenomena alam akibat dari penuaan dan gravitasi.
Jadi untuk mendapatkan kerutan yang cantik... ,/ Siapa dia?
...Anda harus banyak tersenyum. / Dia dokter terkenal.
Juga, Anda perlu menggunakan tabir surya.
Dia dokter?
Dia dr. Choi Ho Chul dari Bedah Plastik Choihochul.
Tapi aku tidak ingin memberi saran yang jelas seperti itu.
Jika Anda ingin terlihat muda, Anda harus mencoba mengubah gaya rambut Anda.
Ada penata rambut profesional di salon kecantikan.
Penampilan Anda bisa berubah dengan meminta mereka...
...menyarankan gaya rambut yang cocok untuk Anda.
Kalau dipikir-pikir, gaya rambut Anda agak" berbeda hari ini.
Anda makin muda dan tampan./ Ya, 'kan?
Aku juga tak sadar kalau aku sangat tampan.
Betul.
Menjadi kompeten tidak cukup buat menjadi dokter yang sukses.
Mereka juga harus tampan.
Dia sangat tampan dan menawan.
Selain itu, dia juga rajin belajar.
Aku ingin mengucapkan terima kasih karena penata rambut tangguh yang sempurna...
...dengan memberiku gaya rambut yang bagus terlepas dari selarut apa saat itu.
Kukira apa, ternyata itu.
Kau rupanya sensitif seharian karena pacarmu.
Aigoo, jangan khawatir atau curiga padanya.
Tentu dia cuma seorang pelanggan.
Menurutmu begitu, 'kan?/ Tentu saja.
Pelanggan apaan.
Padahal 'kan salonnya pas itu mau tutup...,
...tapi kenapa dia harus potong rambutnya?
Apalagi, dia sampai bohong kalau dia sendirian.
Siapapun tahu...
...dia selingkuh.
Kau. Omong kosong apa itu?
Aigoo.
Dia bisa saja sampai di salon, pas salonnya mau ditutup.
Dan dia mungkin berbohong padanya karena dia tidak ingin pacarnya...
...repot-repot belikan makanan setelah kerja keras seharian.
Ya, 'kan?/ Tentu saja.
Cobalah gunakan pengalamanmu sebagai polisi.
Kita sering menemui kasus seperti ini.
Mana mungkin.
Ilmu forensikmu padahal bagus...,
...tapi kau rupanya lamban, ya.
Inilah masalahnya.
Orang yang jadi polisi dengan belajar keras punya intuisi yang buruk.
Semua orang tahu yang sebenarnya kecuali diri mereka sendiri.
Aku benar, 'kan?
Aku tahu banyak orang mudah tergoda dengan lawan jenis...,
...tapi kalian pasti kembali bersama-sama lagi.
Selain cinta, pasti hubunganmu lebih dalam dari itu.
Pasti ada juga kesetiaan. Bukan begitu?
Jadi aku yakin dia pasti takkan mengkhianatimu.
Jangan khawatir, percaya saja pacarmu.
Sadarlah.
Jika kau terlalu percaya sama orang, malah kau yang dirugikan.
Kalau begitu...
...kenapa tidak memergoki mereka saja?
Tangkap mereka basah-basah?
Kita 'kan pandai mengintai.
Kenapa kau? Kau tidak menelepon.ku/.
Bukannya kau sibuk?
Jadi kenapa kau tidak angkat teleponku?
Aku juga sibuk.
Kau ada acara apa hari ini?
Kerja. Bukan cuma kau saja yang kerja.
Kau marah?
Marah? Kenapa aku harus marah?
Sekarang kau lagi apa?
Lagi mengintai.
Itu dia.
Apanya?
Aku harus menangkap tersangka. Dah.
Ya. Pasti dia mau menemuinya pas tak ada pelanggan.
Dia pasti memarkir mobilnya...
Apa?
Dia kemana?
Aigoo. Bagus juga mobil si playboy itu.
Ya, dia harus punya mobil yang bagus buat berhubungan sama cewek-cewek.
Dasar penipu.
Aigoo.
Lihatlah dia mengisi bensin sendiri buat berhemat...
...padahal dia mengendarai mobil impor itu.
Maaf.
Apa kebetulan, kau kenal aku?
Maaf.
Kami saat ini tengah mengejar penjahat.
Penjahat?/ Ya.
Dia pelaku seksual berantai yang kejam.
Kau kelihatan mirip dia.
Aku?
Bisa perlihatkan KTP-mu?
Hei.
No comments yet. Be the first to leave one.