The first 200 lines.
Berdasarkan Kisah Benar
Claude.
Pakai Pakaian ini.
Ambil baris belakang.
Orang-orang Jerman datang dari arah timur, jadi pergilah ke selatan ke Brussels.
- Ya. - Semoga tuhan bersama kamu, Claude.
Champainge nya... bagus sekali.
Kau harus bergabung dengan saya, Dokter Stahl.
- Ambil gelas lagi. - Dengan senang hati.
Claire?
- Kami perlu gelas Champainge lagi. - Ya tuan..
ini untuk Stahl.
Yang ini... dan yang ini...
untuk Carinhall.
Dan yang ini untuk hadiah Fuhrer di Berchtesgaden.
Apa lagi, Dokter Stahl?
Ini buatan Da Vinci Jamuan Terakhir.
Pengebom Inggeris meratakan 3 tembok dan sebuah atap.
Ini Monte Cassino, didirikan pada tahun 529 oleh Saint Benedict.
Ini saat bulan Februari.
Ini Monte Cassino saat bulan Mac,
Setelah kita menjatuhkan 20 ton peledak ke atasnya.
Tuan Presiden, fakta adalah kita berada pada titik di dalam perang ini
Itu adalah penghargaan paling berbahaya yang pernah diketahui oleh manusia.
Tetapi, Professor Stokes, fahamilah bahawa ini adalah perang.
Dan nyawa yang hilang,
dan bersama mereka, seringkali, penghargaan terbesar mereka.
Ya, Tuan. Ada sesuatu yang lain.
Ini adalah Ghent Altarpiece.
Ini mendefinisikan monumen dari Gereja Katolik.
Kita tahu Nazi telah mencurinya.
Sekarang, apa yg kita harus dan kita akan, tuan, memenangi peperangan ini,
kita juga harus mengingatkan harga tinggi yang harus dibayarkan
Jika dasar dari kehidupan modern dihancurkan.
Mari kita lihat sekarang kita di mana.
Orang rusia disini.
Para Sekutu disini
dan di sini.
Dalam beberapa bulan akan datang, kita semua akan sampai di Berlin.
maksudnya bahawa kita harus memindahkan jalur kita ke barat,
Melalui Poland, melalui Hungary, melalui Austria,
ke utara melalui Roma dan Florence,
dan timur melalui Paris.
Persoalan yang harus ditanyakan adalah:
siapa yang akan memastikan bahawa Patung David tetap berdiri,
atau bahawa Mona Lisa masih tetap tersenyum?
Siapa yang akan jadi pelindung mereka?
Baiklah, professor, ini adalah perdebatan yang sangat menarik.
Apa yang kamu usulkan?
Saya sarankan kalian mengumpulkan sarjana seni muda
untuk pergi kesana dan kenalpasti karya-karya besar.
Sarjana muda kita sudah berada disana, berperang.
Kamu memiliki keluarga?
Saya ada isteri dan anak yang masih kecil.
Jadi, saya mungkin minta kesepakatan besar dengan kamu,.
Saya akan buat yang terbaik.
Ada lawak Michelangelo yang boleh dibuat.
Hanya kamu yang membuatnya.
Kamu Lapar?
Kamu belanja?
Uncle Sam mungkin.
- Bagaimana dengan Penny? - Dia elegant.
- Saya tanyakan seleranya. - Ya dia begitu.
Bagaimana dengan Ticker?
Masih berdetik.
Mahu ikut perang?
"Monumen Men."
- Ditandatangan oleh Roosevelt. - Ya saya nampak.
Saya cuba buat pasukan bersama dan cuba menjaga apa yang tinggal,
dan menemukan apa yang hilang.
- Bukankah kamu sedikit tua untuk itu? - Ya.
Kamu mahu ikut ke medan perang dan memberitahu orang-orang kita
- Apa yang boleh dan tak boleh mereka ledakkan. - Itu ideanya.
- Baiklah. Berapa orang? - Buat masa sekarang, enam.
- Jesus. - Mm.
- Dengan kamu, tujuh. - Itu lebih baik.
Kita akan ke markas induk di Shrivenham, Inggeris, dan tunggu perintah.
- Asas? - Mm-hm.
Latihan asas. Kita?
Oh...
Kamu perlu penunjuk arah di England
- Ya, Donald Jeffries. - Dia seorang pemabuk.
- Kau juga pemabuk. - Itu benar. berikan itu padaku.
- Tetapi, bukannya Donald Jeffries di penjara? - Tidak, dia tidak dipenjarakan.
- Ayahnya membayar wang jaminan. - Mm.
Bagaimana dengan isterinya? Dia ikut juga?
Tidak, tidak ada yang ikut.
Bila kita akan mulakan?
- Gembira berjumpa kamu! Frank. James. - Donald.
Mereka semua sudah tidak- tidak sabar untuk mula.
Kamu seorang leftenan? mereka menjadi sangat putus asa.
jangan sampai Churchill mendengarnya. James, apa khabar isterimu tercinta?
Baik. Dia ada kirimkan sebuah ciuman, yang mana yang tidak akan saya sampaikan.
- Saya hanya akan bersalaman. - Seperti kamu biasanya.
Tidak lagi. Saya dah setuju tidak melakukannya lagi.
- Sejak bila? - pukul sembilan tadi pagi.
Selamat.
Terima Kasih, Prebet.
Ini Prebet Epstein, dari New Jersey.
Disebelah mana tepatnya?
Newark. Tetapi lebih tepat di bahagian utaranya.
- utara Newark? - Ya, tuan. Sebelah utara.
- Itu yang saya fikirkan. - Ya, benar.
- Saya lahir di Jerman. - Sebelah utaranya.
- Bagaimana keadaan kawan-kawan? - Seperti dewa-dewa Olympus.
Ya, tuan.
Kita ada arkitek dari Chicago, Sarjan Richard Campbell.
Dan kita ada orang perancis, Leftenan Jean-Claude Clermont,
Pengarah Rekaan di Sekolah seni Chalet sebelum berperang.
- Apakah Preston disini? - Prebet Preston Savitz.
Prebet? itu tidak akan secocok dengannya.
ya memang tidak.
Terakhir, Kita ada tukang ukir, Sarjan Walter Garfield.
Dia orang hebat. Saya bekerja dengannya pada memorial Perang Dunia ke-1
- di St. Louis. - Uh-huh.
Hei, Stokes!
Apa Khabar, orang tua?
Hei, Walter. Bagaimana mereka layan kamu?
Mereka cukup memberikan kemudahan kepada kita. Saya fikir mereka rasa kasihan pada kita, orang tua.
Saya tak merasa mudah pada rintangan.
Ini tak begitu buruk.
Kau hanya merangkak dengan perutmu semasa remaja menembak di atas kepala kamu.
Baiklah, ya dan tidak.
- Mengapa begitu? - Ya, mereka remaja.
- dan tidak? - Mereka tidak bodoh.
Kita bertemu lagi lepas ini. Beritahu yang lain, boleh?
mencuba tidak tertembak diwaktu luang.
Sepertinya kukira kalian semua sudah kenal satu sama lain sekarang.
Latihan dasar akan membantumu untuk itu.
Kalian telah dipilih oleh ku and Leftenan Jeffries
karena kami perlu Pengetahuan dan kemampuan kalian.
WKita ditugaskan untuk menemukan dan melindungi
bangunan, tugu, dan karya seni.
Prebet, boleh kau matikan lampu itu?
APakah kau tahu mereka menembakan peluru asli kepada kita?
Ya.
Diktator kesukaan semua orang.
Umur 19, dan sebelum novel romantisnya Mein Kampf,
dia dulu seorang siswa gagal di Akademi seni di Vienna.
- Hitler melukis itu? - Tidak buruk.
- Eh, ini tidak bagus. - Foto ini
diambil oleh OSS.
Ini adalah model dari rencana Muzium Fuhrer miliknya,
yang akan dibangun di kota kelahirannya di Linz, Austria.
- Muzium Fuhrer? - Ini akan menjadi salah satu yang terbesar di Dunia.
Memerlukan banyak sekali karya seni untuk mengisinya.
Benar sekali.
Kita sudah tahu dia mencuri karya seni dari Amsterdam, Warsawa, dan dari Paris.
Orang-orang Perancis menyembunyikannya, Orang-orang Jerman mencarinya dan mengambilnya.
Inilah mengapa Hitler tidak mengebom Paris.
Dia mengebom London.
Ya, saya tahu.
Apakah mereka sudah mulai membangun?
Tidak. itu intinya.
Mereka mencuri karya-karya seni dan menyembunyikannya disuatu tempat.
Kami fikir mereka menyembunyikannya di rumah-rumah dari area ini sampai ke timur.
Pasukan kita di Normandy menggempur mereka,
jadi itu artinya ini adalah giliran kita selanjutnya, Melalui selat dan masuk ke Perancis.
bila?
- Secepatnya. - Kita akan memulai bersama James.
Dia memiliki teman di Paris, Direktur dari Muzium Nasional.
- Jika dia masih hidup. - Jika dia masih hidup, dia akan tahu
dimana karya-karya seni Orang Perancis disembunyikan. Kita perlu informasi itu.
Leftenan, kamu akan menyeberangi Selat ke Deauville.
kau akan bertemu kontak kita bernama Emile dan dia akan membawamu ke Paris.
Baiklah, ini hal bagus Saya fasih berbahasa Perancis.
Apakah kita harus membunuh seseorang?
Saya tidak tahu mengenai kalian semua kawan, tetapi saya akan senang membunuh seseorang.
- Kamu ingin menembak Hitler, Prebet? - Saya tidak akan keberatan.
Dan Richard, Jika kau memanggilku "Prebet" lagi, saya akan menembakmu.
Baiklah, itu saja.
Kita akan berlayar beberapa hari kedepan.
Walaupun perang sudah mau selesai, tidak berarti mengurangi tingkat bahayanya.
jadi jalanlah hati-hati, ambil resiko yang semestinya.
Dan ingat hidup kalian semua lebih berharga dari sebuah karya seni.
Sersan, bolehkah kau beritahu dimana tempat untuk menemukan pusan komando dan kontrol?
- Baru sampai kesini? - Ya.
Pos komando besar berada sekitar seperempat mil kearah sana, melewati K.P.
Terima Kasih!
Apa?
- jika kau membaca perintah... - Saya tidak peduli.
Perintah mengatakan, "Jangan Hancurkan bangunan tua..."
- Biar adil... - Jangan sela omonganku, Leftenan!
Jika kau fikir saya akan menulis surat kerumah kepada ibu beberapa anak
mengatakan anak mereka mati karena kita tidak boleh menghancurkan Menara Gereja, saya tidak mau.
Jadi camkan itu.
Ada lagi?
Tidak, Tuan.
Saya fikir itu berjalan baik.
Sepertinya kita harus jalan kaki.
Jangan berdiri disana.
Masuklah.
Apa yang kamu buat disini?
Mencarimu.
Duduklah.
Apakah kau tahu mengapa saya disini?
- Mm. - Kamu punya saudara laki-laki. Peter, benar?
ya, kamu punya.
Kamu akrab dengannya?
Dia saudara laki-lakiku.
No comments yet. Be the first to leave one.