Counterpart

Counterpart

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Counterpart S01E01 WEBRip x264-RARBG
A Commentary by AlphAbuAbu
Punya nerdian. Rate his, not mine.

Tags

webrip
web
x264
BRip
Published on: 2017-12-18
Downloads: 105
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ada gadis dilantai sini.

Semua aman.

Sial.

Dia menghilang.

Kesepakatannya tidak berjalan lancar.

Bagaimana dia menghilang?

Ini yang dia cari.

Urusan Polisi. Semua keluar.

Keluar.

Visa dan Surat Mandat.

Uang dari seberang.

Dia pasti terburu-buru.

Bagaimana cara Baldwin lolos?

Pria yang tadi di sini.

Bagaimana dia bisa lolos?

Dia tidak sadar. Lupakan saja.

Bawa dia ke mobil.

Dia melihat wajah Baldwin.

Kita korek info darinya.

Sial.

Ini aku. Kita punya masalah.

Ada yang tidak beres dengan kesepakatannya.

Baldwin sudah pergi.

Kami bergerak cepat.

Seluruh tempat ini mulai dipenuhi polisi.

Tunggu.

Dia tidak bisa kemana-mana.

Karena aku memegang visanya.

Dia tidak membawanya.

Dia tidak bisa sampai ke dunia mereka.

Ada pelacur di kamar mandi.

Dia mungkin telah melihat sesuatu.

Ya.

Akan kubawa dia padamu.

Alih bahasa : Nerdian

Kenapa kau bermain buruk?

Ayolah.

Walau aku kalah aku harus tetap bermain.

Kata seseorang yang akan kalah.

Aku mencoba mengajarimu.

Itu kekuranganmu. Kau terlalu baik.

Dan ini selalu berakhir sama.

Baiklah.

Lain kali aku menang.

Terkadang aku merasa kau sengaja mengalah.

Lalu di mana pelajarannya?

"Kuambil jarak terjauh menuju kantor hari ini."

"Cuaca terlalu panas untuk jalan-jalan."

"Tidak pernah sejuk tahun ini."

"Ibuku suka musim dingin, tapi dia tinggal di selatan."

"Tambang bagian dari musim semi."

"Bunga di udara."

"Anggrek."

"Anggrek selalu tumbuh tiap musim."

Ada sesuatu di...

Kata para gadis kau sudah wawancara di lantai atas.

Berhentilah menggoda mereka.

Kau melamar di Bagian Strategi?

Howard, ayolah.

Jujur? Tidak usah membuang waktumu.

Sungguh? / Ya.

Biarkan saja. Anggap itu tidak pernah terjadi.

Kau hanya takut kehilanganku.

Sebelah sini.

Silahkan tunggu di lingkaran.

Lewat sini.

Halo.

Ini hadiah karyawan.

Aku mau berbagi, tapi...

Itu riwayat kerjamu?

Sudah tercatat di komputer.

Howard... / Silk.

Howard Silk.

Sudah bekerja 29 tahun.

Kau bekerja keras di Bagian Antarmuka.

Aku di usulkan enam tahun berturut-turut.

Aku turut berduka atas istrimu.

Bagaimana kabarnya?

Dia sudah membaik.

Benarkah? / Terima kasih.

Rekan kerjanya sering memujinya.

Aku belum pernah bertatap muka dengannya.

Aku dengar ada lowongan di Bagian Strategi.

Dimana rumahmu? / Maaf, apa?

Dimana rumahmu? / Veilsdorf. / Kau suka disana?

Tempatnya tenang. / Aku tak suka disana.

Baru-baru ini aku kencan dengan gadis dari sana.

Kau harus naik taksi untuk mencari makanan layak.

Anda tahu aku telah lama di bagian Antarmuka.

Kau salah satu yang terbaik.

Tidak ada yang pernah mengeluhkanmu.

Syukurlah. Kuharap ada lowongan untukku di Bagian Strategi.

Kesempatan untuk melayani di tingkat yang lebih tinggi.

Yang lebih relevan.

Maaf, Howard. Sudah terisi.

Kapan?

Howard, kau ahli di Antarmuka.

Semua orang menyukaimu di sana.

Tidak perlu ganti jabatan.

Jika aku bisa diberi kesempatan wawancara...

Bagian Pengawas melihat jejak rekammu pagi ini.

Kondisimu tidak disetujui.

Maaf.

"Tidak disetujui"? / Ya.

Orang dengan posisi sepertimu pasti lebih tahu.

Kau cocok di situ. / Dengan hormat, Tn. Quayle.

Aku masuk gedung ini tiap hari dan menyelesaikan tugasku.

Aku paham koda etik kerahasiaan dan keamanan.

Sudah tiga dekade aku mengabdi di kantor ini.

Tapi kadang itu membuatku takut.

Aku tidak tahu apa yang kita lakukan di sini.

Dan aku tidak yakin...

...memberitahu orang asing kalau dasinya kotor...

...bisa membuat satu perbedaan.

Howard, kau sudah bekerja selama 30 tahun.

Jika sudah diputuskan, kau harus maklum.

Baiklah.

Howard.

Kami mau berpesta. Kau mau ikut?

Merayakan apa?

Marcel, si bajingan itu.

Dia diterima di bagian Strategi.

Ikutlah dengan kami.

Aku tidak bisa.

Aku ada rencana.

Selamat.

Baiklah.

Hari ini Alstromerias. Bunga kesukaanku.

Bunga kesukaan dia juga.

Aku menghubungimu seminggu ini.

Harusnya aku tahu kau ada sini.

Sudah seharusnya.

Ibuku keras kepala.

Bukan rahasia lagi.

Tapi aku yang harus kena getahnya.

Keinginannya harus terpenuhi.

Kau jauh-jauh kemari untuk mengatakan itu?

Tidak ada kemajuan.

Trauma bisa memakan waktu setahun lebih.

Aku tahu. Aku juga sudah bicara dengan dokter.

Tapi kita harus realistis. Sudah enam minggu.

Mereka memindahkannya ke perawatan jangka panjang.

Ibu kami hanya ingin bersamanya di rumah.

Sebelum ajalnya tiba.

Bacalah ini.

Tanda tangani bila ada waktu.

Ibu ingin dia bersama keluarganya.

Aku keluarganya.

Begini saja. Aku taruh di sana.

Tolong pikirkan lagi.

Aku bawa buku baru.

"Hanya kau."

"Hanya ada kau. "

Kau tahu siapa aku?

Ya.

Aldrich. Bagian Pembenahan.

Kau tahu kenapa kami ingin berbicara?

Sudah kukatakan, dia tidak tahu apa-apa.

Dia bukan siapa-siapa.

Pergilah dan bawa dia.

Maaf. Itu sudah tugasnya.

Aku melakukan kesalahan?

Howard, ada sedikit masalah.

Kami membutuhkanmu.

Aku?

Seseorang masuk dari seberang.

Mungkin pembelot.

Aku tidak tahu harus menghubungi siapa lagi.

Maaf, dari seberang?

Ini jarang terjadi.

Orang asing datang, kita mengusir mereka.

Tapi yang ini berbeda.

Dia orang penting.

Dan dia hanya mau bicara denganmu.

Aapapun yang terjadi, jangan panik.

Ini ide yang buruk.

Apa ini?

Hai, Howard.

Aku kecewa.

Kenapa kau kemari, Howard?

Aku Howard.

Dia sungguh tidak tahu apa yang terjadi?

Kau tingkat berapa?

Dia Bagian Antarmuka. / Cukup.

Dia membuang waktu kita. / Tidak, percayalah.

12 menit lagi aku kembali. Mari bahas persyaratanya.

Pertama, hanya kita yang boleh tahu kesepakatan ini.

Kenapa kami harus menurut padamu?

Karena jika tidak, korban akan berjatuhan.

Perintah membunuh keluar dari duniaku dan mengincar orang-orangmu.

Omong kosong. / Aku mengerti.

Kau skeptis. Jelas sekali.

Jika ada masalah, kami pergi ke Lantai Empat.

Lantai Keempat kalian mungkin sudah disusupi.

Dia berbohong.

Tidak ada intelijen yang bisa pastikan semua ini.

Dengan hormat, intelijenmu bodoh.

Senang bertemu kalian.

Aku harus pergi.

Tunggu.

More Indonesian subtitles for Counterpart

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left