Season 1

Release info

기상청 사람들: 사내연애 잔혹사 편ㆍForecasting Love and WeatherㆍE05ㆍNFㆍWEB DL
A Commentary by WiX_Media
Netflix Retail. Please rate it before enjoy the Titles.

Tags

web dl
web
Published on: 2022-02-26
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX

Ketidakstabilan atmosfer

adalah tabrakan antara dua udara yang sifatnya berbeda.

Terlambat!

Tunggu aku.

- Tidak, kau belakangan saja. - Katamu terlambat?

Benar, kau terlambat.

KEEFEKTIFAN PERINGATAN KABUT DAN KASUS-KASUS LUAR NEGERI

Halo.

Lantas, aku harus bagaimana?

Tidak. Aku tak akan membantu lagi.

Tidak bisa!

Jangan hubungi aku lagi.

Ketika udara dingin bertemu dengan udara panas…

Diska lepasku tertinggal.

Ya.

Tadinya mau kubawakan.

Terima kasih.

Siapa tadi?

Kenalan lamaku.

…atmosfer akan labil dan muncul cuaca ekstrem.

Tidak pergi? Katamu terlambat?

Ya, aku harus pergi.

Tunggu aku.

Mau ke mana? Mari bicara.

Nanti saja.

Aslinya kau ambekan?

Ambekan?

Kau sebut aku ambekan?

Baiklah. Si-woo memang mantan pacarku.

Kami pertama bertemu saat aku meliput ke BMKG Wilayah Ibu Kota

dan kami berpacaran beberapa bulan karena dia tampak baik.

Mau tanya soal apa lagi?

Cinta bertepuk sebelah tangan saat kuliah dan cinta pertama saat SMA juga?

Kenapa kau tak paham intinya?

Kau kira aku bersikap begini karena dia mantan pacarmu?

Lantas apa?

Katamu kau tak kenal dia

dan baru melihat wajahnya.

Mengapa kau berbohong?

Aku takut kau tak nyaman karena kalian satu kantor.

Sebab aku juga kikuk

saat melihat wajah wanita itu tiap kali pergi ke BMKG.

Kau pikir aku biasa saja karena tak bilang?

Sejak awal aku memberitahumu bahwa aku punya tunangan.

Kau sendiri yang bilang masa lalu itu tak penting.

Begitu?

Lantas masa lalu tak penting itu

datang ke pernikahan kita dan membuat onar?

Lupakan.

Selesaikan dahulu pembicaraan kita.

Aku bisa terlambat, jika tak pergi sekarang.

Ditambah harus membereskan perkara buatanmu kemarin.

Tunggu…

Cuaca hari ini panas dibanding awal Juni tahun-tahun sebelumnya

dan diduga akan makin panas akibat kenaikan suhu mendadak hari ini.

Suhu Seoul hari ini 23 derajat

sementara Incheon 21 derajat,

satu atau dua derajat lebih rendah dari kemarin.

Namun, suhu tengah hari akan panas hingga 29 derajat.

Meski Juni adalah

masa menjelang musim panas, cuaca tetap terhitung gerah.

Langit akan cerah sepanjang hari.

Cahaya matahari kuat akan menyinari langit tanpa awan,

jadi, mohon waspadai sinar UV…

Pegang kemudi dengan dua tangan.

Aku bisa menyetir satu tangan.

Utamakan keselamatan. Paham?

Baik.

Dua prinsip yang berbeda.

CHAE YU-JIN

CHAE YU-JIN

Ini…

Kita harus mengutamakan keselamatan.

Ya, 'kan?

Dua luka yang berbeda.

BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA KOREA

Turunkan aku di depan penyeberangan pejalan itu.

Kenapa? Kita hampir sampai.

Sampai kantor saja.

Turunkan.

Kau takut ada yang lihat?

Kita tinggal bilang tak sengaja bertemu di jalan.

Apa aku turun di sini saja?

Seperti udara dingin tiba-tiba bertemu kumpulan udara hangat,

kau dan aku pernah saling menemukan perbedaan.

Baiklah.

- Cukup turunkan di situ, 'kan? - Ya.

Tinggal merapat ke…

Apa?

Hei.

Ini awal dari pilihan kami.

Kira-kira sampai sejauh mana kami mampu menghindari

iklim abnormal tak terduga yang akan dihadapi?

EPISODE 5 HUJAN LEBAT LOKAL

Jangan hiraukan.

- Kami bertemu di jalan. - Apa?

Aku dan Pak Si-woo tak sengaja bertemu di jalan.

Baiklah.

Kebetulan.

Omong-omong, daerah Uijeongbu macet total sejak pagi

akibat banjir. Kurasa Jungnangcheon meluap.

Banjir di Jungnangcheon?

Kau tak tahu dini hari hujan di Uijeongbu?

Curah hujannya 50 mm per jam.

- Hujan? - Hujan?

Begitu?

Namun, bukankah periodenya

terlalu cepat untuk disebut hujan lebat lokal?

Dari perkembangannya, ini tipikal hujan lebat lokal.

Awan hujan yang berkembang di Uijeongbu

butuh tepat 21 menit untuk sampai ke Namyangju.

Peringatan waspada hujan lebat diterbitkan pukul 05.30

dan akumulasi curah hujan diduga 70 hingga 80 mm.

Fokus daerah hujannya di mana?

Sekitar Jembatan Jungnangcheon.

Jungnangcheon? Astaga.

Berarti saat peringatan terbit pun tak sempat menghindar, ya?

- Ya. - Hai.

Nona Jin, bagaimana menurutmu?

Bukankah penyerapan uapnya agak banyak? Bagaimana?

Kurasa penyebab utamanya permukaan tanah

yang memanas seiring naiknya suhu kemarin siang sampai 30 derajat.

Akibatnya, ketidakstabilan atmosfer pun menguat.

Menurutku penyebab utamanya ketidakstabilan atmosfer

yang menguat ke sekitar Uijeongbu seiring turunnya udara dingin

dari utara di malam hari.

Apa?

Landasannya apa?

Di sini kita bisa lihat

selisih suhu lapisan atmosfer tertinggi dan terendah di sekitar Uijeongbu

mendekati 40 derajat, 'kan?

Begitu?

- Nona Jin. - Ya.

Tolong analisis secara spesifik.

Baik.

Kau teliti juga. Bagus.

- Syukurlah kau ditarik kemari. - Terima kasih.

Biar kulihat.

Bagaimana cara menebak butiran hujan mana

yang akan berkembang menjadi hujan lebat lokal dari sebanyak itu?

Dalam satu jam pula.

Kemungkinannya sama seperti menebak

di sebelah mana gelembung pertama akan muncul

saat kita memasak air untuk bikin mi.

Apa?

Jangan mencoba menebaknya.

Itu tak baik bagi kesehatan mental.

SISTEM PENGELOLAAN TERINTEGRASI BMKG

Perhatian, Semua.

Kita tak perlu panik.

Anggap saja ini

pukulan kecil dari atas supaya kita waspada.

Paham?

Namun, buka mata lebar-lebar dan pantau radar secara aktual.

Mengerti?

Pantauan aktual itu yang terpenting dari hujan lebat lokal.

Selesai.

Terima kasih.

- Terima kasih. - Terima kasih.

- Terima kasih. - Terima kasih.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Maaf aku terlambat.

- Pak Um. - Ya?

Mari mengopi.

- Astaga. - Ayo.

Baik. Pak.

Terima kasih.

Kau tak langsung pulang usai minum denganku kemarin?

Ya, aku minum lagi karena tak bisa tidur, tapi jadi lupa waktu.

- Begitulah. - Ini sungguh kejadian langka.

Seorang Um Dong-han terlambat

akibat minum-minum saat masa waspada bencana musim panas?

Kau kenapa?

Cuaca saja sering berubah pola.

Mana mungkin aku selalu sama?

Kau ada masalah keluarga?

Tidak ada.

Kau tergila-gila pada cuaca

sampai sibuk keliling ke laut selatan, timur, dan laut lainnya,

hingga ke gunung.

Seorang ayah yang hanya pulang sesekali

dan selalu tidur saat pulang

harus kuanggap ada atau tidak?

Jawab.

Selama 14 tahun ini,

aku dan Bo-mi hidup seperti itu.

Mengerti, Um Dong-han?

Apa-apaan?

Kau mau pergi?

Ya. Aku…

akan tinggal di kantor sementara ini.

Aku banyak pekerjaan karena ini masa waspada bencana musim panas.

Apa harus begini?

Kurasa kau dan Bo-mi pun lebih nyaman begini.

Terserah.

Tak perlu pulang kalau begini caranya.

Apa Pak Um memang gemar minum-minum?

Entahlah. Aku tak pernah mendengarnya.

Sudah kuduga. Tampaknya dia stres akibat gagal naik pangkat.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left