Space Brothers

Space Brothers (宇宙兄弟)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

72 Penyakit Hibito
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2014-03-29
Downloads: 22
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 179 lines.

Sebelumnya di

Space Brothers

Mutta sang kakak terkena sial.

Karena lahir di hari kemenangan, Hibito si adik menjadi moonwalker Jepang pertama.

Mutta sang kakak berusaha menjadi astronot, dan menepati janjinya kepada Bibi Sharon

untuk membuat teleskop di bulan.

Mutta berhasil pada babak pertama, tapi dia terus saja dapat masalah.

Saat ujian tertulis, nilainya paling rendah.

Alhasil, dia harus dapat instruktur terbang yang gila.

Tetapi, Mutta sang kakak

belum sadar kalau dia sedang mempelajari apa yang dia butuhkan secara cepat.

Bagaimana kabarmu, Hibito?

Ah, baik, kok.

Kau sudah sarapan?

Sudah, kok.

Bagus itu.

Syukurlah kalau kau baik-baik saja.

Oke, oke.

Nah, anggap saja rumah sendiri.

Dengar, Hibito.

Kali ini, kami ingin kau melakukan yang tak biasa kaulakukan di latihan ini.

Jangan membayangkan ada di luar angkasa.

Dan jangan bayangkan kau ada di bulan.

Kau hanya ada di kolam renang Houston.

Paham?

Oke, John.

Terima kasih.

Baiklah, ayo pakai helmmu!

Kami akan menenggelamkanmu, Hibito.

Ya.

Hentikan latihannya!

Angkat!

Apa?

Hentikan! Hentikan!

Tarik dia!

Cepat!

Cepat bantu!

Sini! Cepat!

Keluarkan dia!

Sini!

Cepat!

Lepaskan helmnya!

Kau baik-baik saja, Hibito?

Kami lepaskan helmnya.

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

ZainuddinAri mempersembahkan

Space Brothers

Jelas kalau semakin banyak yang kita masukkan dalam kantung

maka akan semakin berat kantung itu

Semakin keras aku berjuang, semakin dekat aku dengan tujuanku

Tapi sayangnya aku tak bisa secepat itu

Kutatap langit di malam hari, tapi tetap ku tak bisa tenang

Sampai-sampai detak jantung ini terdengar keras olehmu

Ayo kita pergi

Rasa laparku pun tahu lautan bintang ini tak terbatas

dalam planetarium mimpi dan kenyataan ini

Sekarang kuperbarui kanvas impianku

Dengan gemerlapnya alam semesta dan bumi yang biru

Rasa laparku pun tahu lautan bintang ini tak terbatas

dalam planetarium kebohongan dan kejujuran ini

Sekarang ku bicara memakai kanvas impianku

di orbit takdir ini

sambil berapi-api

#72 Penyakit Hibito

#72 Penyakit Hibito

Kenapa begini? Sial!

Kalau begini,

aku takkan pernah bisa ikut lagi.

Dokter yakin kalau helm itulah pemicu serangan panikmu.

Seperti yang kauketahui,

anggota kru di misi bulan diharuskan mampu melakukan kegiatan luar pesawat.

Maaf memberitahumu hal ini, Hibito.

Tapi kami tak bisa mengirimmu ke misi bulan kalau kau tak bisa ikut kegiatan luar pesawat.

Aku akan mencari cara untuk menyembuhkan penyakit ini.

Selama itu, bisakah Anda rahasiakan ini di antara Anda, aku dan dokter saja?

Tolong beri tahu keluargaku, khususnya kakakku,

kalau aku masih latihan untuk misi bulan.

Baiklah.

Aku akan minta para dokter melaporkan kalau kau hanya sakit fisik untuk sementara.

Tapi, Hibito...

Terus menerus berbohong itu sulit.

Ah.

Gawat, aku lupa syalku.

Rusia itu dingin, loh.

Benar juga. Aku mau beli dulu sebentar.

Ah.

Ja-Jangan pergi sendiri, Kobayashi!

Loh? Tumben sekali, Hibito.

Kau tak pernah pakai topi.

Coba lihat sekeliling.

Banyak turis Jepang di sini gara-gara NASA.

Ah, benar juga.

Hibito di sini?

Kalau ketahuan, kau pasti disuruh tanda tangan seharian.

Apa lagi dengan kartun itu.

Ini hebat sekali.

Mata pianonya ringan sekali,

tapi suaranya mirip piano asli.

Senangnya.

Terima kasih.

Ya.

Bibi Sharon, sebenarnya aku

mungkin tak akan kembali ke bulan.

Aku tak bisa cerita.

Hei, Hibito.

Apa ada yang ingin kauceritakan?

Kenapa, Hibito?

Kalau ada apa-apa, kau bisa cerita.

Begini.

Penyakit panik.

Ya, katanya ada yang bisa sembuh ada yang tidak.

Kalau begitu kau pasti sembuh. Kau 'kan seperti itu.

Terima kasih sudah cerita, Hibito.

Kau terus berusaha keras, 'kan?

Ah, Bibi Sharon.

Jangan beri tahu Mu soal ini.

Tenang saja, Bibi paham.

Kau 'kan memang selalu begitu.

Apa pun yang terjadi, kau ingin bersikap biasa saja di dekat Mutta.

Kalau aku tak cepat sembuh, mereka akan tahu.

Ingat, periksalah bagian ini kedap udara atau tidak. Ini penting.

Kalau tidak, bisa gawat.

Regolith itu berbahaya.

Pastikan kalian bersihkan semuanya.

Bagaimana kalau regolith itu masuk ke pesawat?

Enak sekali si Kenji dan Nitta.

Aku juga mau latihan di modul bulan. Sialan.

Oh, Mu!

Oh.

Yo, sudah lama tak ketemu, Nanba!

Bagaimana denganmu?

Aku sedang asyik membuat buggy.

Andai kalian juga merasakannya.

Oh, sudah waktunya, ya?

Maaf, Mutta.

Bisa kautunggu 15 menit lagi?

Oh. Begitu, ya?

Seperti yang kalian lihat, bulan itu lebih berbahaya dari yang dikira.

Sudah kuduga, berbeda sekali.

Gravitasi bulan itu enam kali lebih ringan dari bumi.

Di sana juga tak ada tekanan udara.

Kalau kau 'ngebut, kendaraannya bisa terbang.

Space Brothers subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Space Brothers

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left