The first 193 lines.
Apa jam ini bagus?
Ya.
Kalau begitu, jam ini kakek hadiahkan untukmu.
Sebenarnya jam ini ada pendampingnya,
tapi, kakek tidak pernah melihatnya.
Aku akan membantu Kakek mencarinya.
Baiklah.
Kalau sudah menemukannya,
ingat beri tahu kakek, ya.
Legenda mengatakan, jika kedua jam ini bersatu
akan terjadi hal yang menakjubkan.
[Diadaptasi dari Novel "Love O'clock" karya Su Yishan Waktu Cinta] ©Subtitles Indonesia oleh iQIYI *Ripped oleh JinHan_27* *Main cast oleh Peng Chu Yue & Sharon Wang*
©Subtitles Indonesia oleh iQIYI *Ripped oleh JinHan_27* *Main cast oleh Peng Chu Yue & Sharon Wang*
Dia adalah tokoh utama cerita ini, Lu Yunzhi.
Pria yang setiap hari bangun pukul enam pagi,
makan sesuai jam,
menyeduh kopi seperti stopwatch.
Dia seperti mesin penghitung waktu tanpa perasaan.
Ini aku, He Zhen.
Aku orang nokturnal yang menulis sepanjang malam.
Sebelum pukul 12.00, aku pasti tidak akan bangun.
Siang dan malam pasti tidak akan bertemu.
Namun, takdir mesin penghitung waktu dan orang nokturnal
dimulai seperti ini.
Zhenzhen.
Ayah mau keluar sebentar.
Sudah jam berapa ini, kau sudah harus bangun.
Bukankah kau bilang ada urusan hari ini?
Sudah, Putriku,
cepat bangun, bangun, bangun.
Aku pergi dulu, ya.
Pukul 12.00?
Semuanya silakan memasuki ruangan.
Pemimpin Redaksi Lu, silakan masuk.
Hai, semuanya.
Aku adalah Lu Yunzhi, Pemimpin Redaksi di Penerbit Yu Shu.
Aku selalu merasa ide adalah milik penulis,
dan hasil karya adalah milik pembaca.
Karena itu, sebagai kantor inkubasi konten,
hal yang bisa kami lakukan
adalah agar penulis memiliki layanan penyaluran ide yang lebih baik.
Kami harap hasil karya mereka
dapat meraih pembaca yang lebih luas.
Ini adalah tujuan utama kami
untuk Program Pelatihan Penulis Generasi Baru.
Kami harap lewat program kali ini...
Apa yang terjadi?
Mati lampu.
Ini seharusnya tidak terjadi.
Ada apa?
Tiba-tiba terjadi kesalahan teknis.
Kami mohon maaf.
Ada kerusakan di saluran listriknya.
Konferensi kali ini terpaksa kita sudahi dulu.
Maaf sekali.
Kenapa berakhir begitu saja?
Dia bahkan belum selesai bicara,
Pemimpin Redaksi Lu.
Apakah Anda dapat menyelesaikan presentasi program pelatihan ini?
Benar, kami semua sudah datang.
Kami sangat menantikannya.
Benar, kami sudah datang.
Selesaikan saja.
Lanjut jelaskan saja.
Baik.
Aku lanjutkan presentasinya.
Lewat kerja sama dengan penulis baru kali ini,
kami akan menyediakan bantuan uang tunai selama proses kreatif
sehingga kalian tak perlu khawatir.
Di saat yang sama,
kami akan menggunakan sumber kami sendiri
untuk mempromosikan
hasil karya terbaik penulis.
Terakhir,
mengadakan acara bedah buku
untuk mendukung penulis tetap berkarya.
Yang terakhir,
aku berharap lewat program ini,
akan ada semakin banyak penulis baru yang dapat bergabung
dan dapat semakin cepat mewujudkan mimpinya.
Terima kasih.
Baik.
Kalau begitu, aku pergi dulu.
Pemimpin Redaksi Lu.
Tunggu sebentar.
Pemimpin Redaksi Lu.
Program baru Yu Shu sangat keren.
Aku sudah mengirim naskah ke Yu Shu.
Aku perkenalkan diri dulu,
namaku He Zhen.
Keahlianku adalah menulis novel misteri.
Naskah yang kukirim ke Yu Shu
adalah kerja kerasku selama lima tahun ini, "Pengembara Malam".
Aku tak sabar menantikan novel barumu.
Aku masih ada urusan.
Aku pergi dulu.
Sampai jumpa, Pemimpin Redaksi Lu.
Tiantian, Tiantian.
Aku tadi bertemu dengan pemimpin redaksi kalian.
Dia bilang sangat menantikan hasil karyaku.
Apa kita akan segera menjadi rekan kerja?
Permisi, apa masih ada tambahan?
Tenang saja, Zhenzhen.
"Pengembara Malam" sangat bagus,
pasti tidak ada masalah.
Apa sudah selesai memilih?
Tambah nata de coco, kacang merah, ronde ubi, sagu, cincau dan ekstra gula.
Imut sekali.
Kau duduk disini?
Kenapa kau menggambar kucing kecil di mukaku?
Di sini, semua barangmu berhubungan denganku.
Kelihatannya kau sangat suka padaku, ya.
Aduh,
benar juga.
Aku duduk di sini.
Kebetulan sekali.
Maaf sekali.
Guru Han.
Bukankah Anda tidak perlu datang ke kantor,
kenapa Anda datang sendiri hari ini?
Aku datang mencari Lu Yunzhi.
Namun, dia sepertinya tidak ada.
Pemimpin Redaksi Lu biasanya datang pagi.
Mungkin hari ini ada urusan lain.
Dia tidak mungkin sengaja menghindariku
karena tidak ingin memberiku tugas penyuntingan, 'kan?
Penyuntingan?
Pagi.
Kau kenapa...
Sudah lapar, ya?
Ayo pergi makan.
Sampai jumpa.
Sstt.
Permisi, Tuan.
Ini kopi Anda. Silakan menikmati.
Sangat tidak enak.
Kau sudah 10 tahun minum Americano,
apa tidak bosan?
Kau 10 tahun juga melakukan pekerjaan itu,
apa tidak bosan?
Pemimpin Redaksi Lu.
Di konferensi nanti,
aku akan mengumumkan hal penting.
Kopi ini untukmu saja.
Minumlah lebih banyak kopi asli,
kurangi akal-akalanmu.
Terima kasih.
Sama-sama.
Terima Kasih.
Guru Mi Siwei,
aku sangat menyukai karya Anda.
Terima kasih.
Sebagai seorang kreatif,
aku ingin bertanya satu hal.
Apa yang Anda dapatkan dari pengalaman beberapa tahun ini?
Tentu saja para pembacaku.
Aku memiliki kebiasaan
yaitu membaca surat yang mereka berikan.
Aku sadar mereka menganggapku sebagai teman mereka.
Mereka berbagi tentang kehidupan dan cerita mereka.
Aku merasa terharu
juga merasa bersyukur
telah dipercaya oleh banyak orang
dan menerima banyak sekali kebahagiaan.
Jadi,
aku ingin berterima kasih pada semuanya.
Kami juga berterima kasih pada orang yang menemukan talenta ini...
Direktur Jian dari Penerbit Jia Lun,
Jian Jialun.
Kami persilakan Direktur Jian untuk naik ke panggung.
Pertama, aku mewakili pembaca ingin bertanya kepada kalian,
kapan buku baru akan dirilis?
Buku baru ini sementara...
Tentu ada.
Kami datang kali ini...
memakai kesempatan ini untuk mengumumkan buku baru Weiwei.
"Pengembara Malam".
"Pengembara Malam"?
Buku ini sudah sampai bagian akhir.
Aku yakin buku ini akan segera dirilis.
Plotnya adalah
cerita tentang Profesor X
yang menaiki kereta malam menuju London.
Tanpa diduga, dia terseret dalam kasus yang misterius
dan menjadi satu-satunya tersangka.
Novel misteri
yang memutar otak.
Itu bukan novelku.
Itu adalah novelku.
Ini namanya pencurian.
Itu novel buatanku.
Itu novelku!
Siapa bilang itu milikmu?
No comments yet. Be the first to leave one.