The first 200 lines.
hitogomi ni magireteru kimi no koe wa kikoeterunda
Meski aku di kerumunan orang,
suaramu tetap sampai ke telingaku.
kousaten no mannaka mirai no chizu sagashiterunda
Di tengah sebuah persimpangan,
ku mencari sebuah peta masa depan.
kanawanai yumewanai shinjita sora no mukou
Dan kuyakin di balik langit itu, tidak ada ...
... mimpi yang tak terwujud.
EASY GO de ikouze egaita mirai he
Yuk berangkat PERLAHAN ...
... ke hari angananmu.
dare mo shiranai kimi dake no yume dakishimete
Dan mari kita raih ...
... mimpi yang hanya kamu, angan seorang.
asu e mukatte jibun no PACE de
Kita pergi perlahan ...
... secepat LANGKAH kita.
I WANNA GO AND FIND MYSELF
INGIN KUTEMUKAN JATI DIRIKU.
ichido dake no CHANCE tsukamitore
Dan kugapai satu-satunya, PELUANG-ku itu.
hitogomi ni magireteru kimi no koe wa kikoeterunda
Meski aku di kerumunan orang,
suaramu tetap sampai ke telingaku.
Wah, hampir saja.
Makasih, Kak Bel.
Kerja bagus.
Berterima kasih apanya, katak!
Box senjata-mu kenapa?
Aku sudah berusaha,
tapi aku tidak bisa berpose untuk membuka boxnya.
Pose?
Kayak pahlawan berubah mereka membaca mantra sihir, dan juga berpose, 'kan?
Aku ini orangnya seperti itu.
Jangan gila.
Kau bisa terbunuh sekarang.
Ini beneran!
Aku tak bisa mengangkat tangan dengan kepala ini.
Jadi, boleh kulepas?
Pokoknya tidak!
Pakai itu selamanya.
Kau tak apa, Bel?
Aku masih sanggup walau tanpa si bodoh ini.
Okelah kalau begitu.
Tadi aku sedikit menahan diri.
Kak Bel?
S-Sil ....
Hancurlah!
Rasakan itu, adik bodoh!
Kau sudah ditakdirkan seperti ini sejak lahir!
Tuan Bel! Tuan Flan!
Palu Bumi: Martello della Terra!
Mundur!
Varia: L E M A H !
Mereka cuma tim penyerang yang tidak bisa membuat hasil.
Kita harus lanjut ke kastil.
Benar juga.
Kau duluan saja.
Kalau begitu ...,
Elefante Triplicare!
Apa itu?
Cih.
Skuad terkuat Vongola sudah musnah!
Skuad terkuat Vongola sudah musnah!
Berisik.
Apa?
Apa?
Dasar sampah.
Sasaran
Auman Kemarahan
Sudah cukup, 'kan?
Ya.
Sepertinya mereka sudah pergi.
Ya, mereka tidak menyadarinya.
Ilusi kabut?
Tepat sekali!
Aku tidak suka melihat mayatku, bahkan jika palsu.
Ya, kita mati dengan kondisi parah.
Apalagi punyamu, Kak Bel.
Sekujur tubuh hancur seperti bukan mayat saja.
Melihatnya saja sudah jijik.
Sejak Kak Bel bertarung tadi,
aku sudah memprediksikan bakal seperti apa jadinya.
Ini sesuai perkiraanku.
Berengsek ....
Bertarung sana!
Jadi itu yang kaupikirkan saat aku bertarung?
Tapi itu memang hal yang benar, bukan?
Kau harusnya berterima kasih.
Untuk apa?
Kau grogi saat terkena api kelelawar-nya.
Itu karena kau tidak menggunakan Box Senjata-mu.
Kok jadi salahku?
Ya iyalah!
Duh, terserah sajalah.
Harus kuakui, aku ingin melihatnya ....
Bos pemarah kita.
Hmm? Kenapa dengan bos?
Dia selalu marah ketika Varia berulah,
tapi aku ragu jika dia memang kuat.
Apa kau bodoh?
Kalau dia lemah, aku akan membunuhnya sekarang.
Tapi, apa kau tidak ingin melihat dia lebih kuat dibanding kakak bodohmu?
Benar.
Berengsek ....
Bagaimana bisa satu orang melakukan ini?!
Kalau ingin melawanku, bawa sejuta pasukan!
Serang dia dengan jumlah!
Gunakan Hyena Badai, Iena Tempesta!
Baik!
Bagus!
Mu-Mustahil!
Lakukan apa saja untuk mengalahkannya!
Dasar sampah.
Aku tak punya waktu dengan kalian.
Hoi, Lussuria!
Kalau mendengarku, jawab!
Lussuria!
Kau masih hidup?
Apa yang terjadi dengan kastil?!
Lussuria!
Super Levi Volt!
Berengsek ....
Mereka terus bermunculan seperti belatung ....
Tuan Xanxus, tolong jawab!
Bos? Tuan Xanxus, kau tak apa?
Tuan Xanxus! Tuan Xanxus!
Tolong jawab!
Be-Beraninya kau ....
Berengsek!
Bos ....
Bos!
Jawab!
Berisik.
Oh? Dia ....
Tak salah lagi ....
Pemimpin Varia, salah satu kandidat Bos Vongola Kesepuluh ....
Xanxus.
Dia punya mata yang menyeramkan.
Sempurna bagi bos yang ditolak.
Tapi yang kutahu, dia tidak terlalu kuat.
Aku sudah dengar.
Kau dikalahkan bocah SMP, 'kan?
Dia dibekukan oleh Sawada Tsunayoshi, bocah 14 tahun!
Berarti dia itu: L E M A H !
Oh?
Kenapa?
Tak bicara karena aku benar, 'kah?
Berlaga sok keren?
Beraninya kau menghina Tuan Sill.
Apa harus saya beri dia pelajaran?
Hoi, sampai kapan kau mau duduk di sana?
Hanya Pangeran Sil yang boleh bertarung sambil duduk.
Kau mengerti sedang berhadapan dengan siapa, 'kan?
Buset.
Tuan Sil Anda tak perlu mengotori tangan Anda.
Biarkan saya yang menangani ini.
Elefante Forte Pioggia!
Terima ini!
Palu Bumi: Martello della Terra!
Hancur!
Ada yang aneh ....
Apa?
Dia tidak hancur?
Mu-Mustahil!
Dia menghentikannya tanpa menyentuh?!
Membatu?
Tidak, ini ....
Bayangan itu lagi ....
Ya, diamlah di sana.
Cahaya itu!
Karena kau menyebut nama Sawada Tsunayoshi,
Kalian semua akan ...
... kulenyapkan ...
... di sini!
Cahaya itu!
Karena kau menyebut nama Sawada Tsunayoshi,
Kalian semua akan ...
... kulenyapkan ...
... di sini!
Dia menghancurkan gajah itu dengan sekali gerak?
Tidak buruk.
Sulit dipercaya ....
Tidak, yang lebih penting lagi,
Bagaimana dia bisa menghentikan pergerakan Elefante Forte Pioggia ....
Tidak masuk akal ....
Kau bodoh, Orgelt.
Yang menghentikan pergerakan Elefante Forte Pioggia ...
... adalah makhluk bodoh yang dari tadi hanya berleha-leha.
Box Senjata?!
Tepat.
Apa kau tidak melihat mata merah dalam bayang-bayang di belakangnya?
Dia mirip dengan tuannya.
Box Senjata itu ....
Singa Langit: Leone di Cielo!
Raja hewan putih yang langka!
Memang.
Kekuatannya tidak bisa ditandingi, Singa Langit.
Xanxus, kau juga punya api harapan tipe langit,
No comments yet. Be the first to leave one.