The first 200 lines.
Selamat datang di Harmony MENARA LIBERTY WELLS
JALAN BEBAS HAMBATAN GUBERNUR THOMAS SULLIVAN
Evakuasi sedang berlangsung. Semua...
...darurat militer.
Evakuasi sedang berlangsung.
Semua penduduk... menuju ke wilayah karantina yang ditunjuk.
Darurat militer...
Tak apa-apa, Sayang.
Tak apa-apa.
Kumohon. Aku harus tahu jika dia berada di bus lainnya.
- Bisa kita periksa saat berhenti, Nyonya. - Tapi putraku.
Nyonya...
Alfa Satu, ini Alfa Dua, ganti.
Satu, ini Dua. Kau mendengarku?
Kenapa kita diberhentikan di gerbang? Ganti.
Alfa Satu, ini Alfa...
Apa-apaan ini?
Apa yang terjadi? Kalian harus beri tahu kami apa yang terjadi
Buka pintunya.
Semuanya baik-baik saja. Semua tetap di tempat duduk dan diam.
Buka pintunya.
Tutup setelah aku keluar.
Tak ada yang boleh naik atau turun sampai aku kembali.
Alfa Dua, apa kau mendengarku?
Alfa Dua, apa kau mendengarku?
Alfa Dua, apa kau mendengarku?
- Buka pintunya. - Ya. Menurutku itu bukan ide bagus.
PINTU DARURAT
Baiklah. Tutup pintunya setelah aku...
Patrick.
Kita harus melindungi diri sendiri. Prajurit itu punya dua senjata.
Aku tak tahu. Mungkin kita harus tetap duduk, Teman.
Aku akan keluar.
Lindungi aku.
Ayo. Biarkan aku pergi. Cepat.
Apa yang terjadi?
Tidak.
Patrick.
Emma.
Emma.
- Emma. - Berhenti...
Ini aku.
Emma.
Di mana Emma?
Tidak.
Tidak.
Pergi dariku.
Tidak.
Tidak.
Tidak.
Tidak.
Jack.
Tak apa-apa. Aku memegangnya.
Tak apa-apa. Aku memegangnya.
Kau baik-baik saja.
- Jack. - Emma.
Tak apa-apa.
- Tidak. - Sayang, hentikan.
- Dia berdarah. - Sial.
- Apa itu? - Aku tak tahu.
Ini bukan darah dia.
Ini bukan darah dia.
SEMBILAN TAHUN KEMUDIAN
Tolong, menjauhlah dari jendela.
Dia membunuh satu hewan lagi.
Saatnya untuk mengerjakan PR.
Aku tak bisa mengingat lagi rasa daging yang sebenarnya.
AWAS ANJING
Foto. Fotosintesis.
- Bisakah kau mengejanya? - F-O...
F.
Apa huruf lain yang membuat bunyi "F"?
- P-H? - Bagus sekali.
Patrick Thornton di sini...
menyiarkan dari Harmony di gelombang 109.9.
Ada yang bisa mendengarku?
Ini benar-benar sangat disayangkan.
Karena kami punya acara sangat spesial untuk kalian hari ini di Radio Harmony.
Banyak sekali kontes, wawancara,...
musik yang luar biasa.
Jadi, mari mulai dengan tamu kita hari ini.
Bagaimana kabarmu, John Doe?
"Aku baik-baik saja, Patrick. Sangat baik."
Katakan kepadaku, John. Apa kau bahagia?
"Tentu saja, Patrick. Kenapa tidak?"
Mungkin karena kau belum berbicara kepada siapa pun
selama sembilan tahun...
selain anjingmu yang bodoh.
Baiklah. Mari beralih ke cuaca: Ramalan cuaca malam ini adalah dingin.
Besok, dingin.
Lusa, dingin.
Tahun depan...
Mari kita beralih ke kontes pertanyaan dan jawaban.
Yang pertama ini mudah.
Yang menebak dengan benar memenangkan perjalanan gratis
ke ujung Bumi sialan ini.
Penonton pun menggila menantikannya.
Baiklah. Sekarang, inilah pertanyaannya:
Di mana semua orang lain?
Selamat tidur, Lu.
Lu?
Kau tahu Ayah tak suka jika kau turun tanpa memberi tahu Ayah.
Aku tak mau membangunkan Ayah.
Omong-omong, kini aku sudah besar.
Ada jam tidur yang harus kau taati.
Kau akan menjadi besar...
saat Ayah memberitahumu kau sudah besar.
Boleh aku makan kukis lagi? Aku masih lapar.
Tapi tadi itu...
Kau tidak lapar, tapi bosan.
Saat kau sudah selesai, sikat gigimu, atau tak ada kukis lagi untukmu.
- Aku tak suka menyikat gigi. Sakit. - Karena kau tak menyikat gigimu.
Tidak, aku tak suka menyikat gigi karena itu menyakitkan.
Itu menyakitkan karena kau tak menyikat gigimu
Baiklah...
Ya. Aku datang.
Hei, Anjing. Hei, Kawan. Apa kau merindukanku?
Kau merindukanku?
Aku menonton episode yang keren sekali kemarin.
Ramble mengajak Mamble berkencan. Mamble menolak.
Karena Ramble tak membawa bunga untuk dirinya.
Aku sudah pernah menontonnya, tapi lebih lucu kali ini.
Hei, Anjing. Kau yang melakukan ini?
Kau menggali lubang ini sendirian?
Anjing pintar.
Sekarang aku bisa memberimu kukis dengan lebih baik.
Pokoknya jangan beri tahu Ayah.
Dia akan menutupnya lagi.
Jangan.
Memang ke mana lagi kau pergi setiap pagi?
Ya.
Dua dikali lima.
Sepuluh.
Lima dikali tiga.
Lima belas?
Sembilan dikali 14.
Tak boleh menghitung dengan jarimu.
Tak boleh menghitung dengan jarimu.
- Ayah, bagaimana Ayah bisa tahu? - Ayah tahu segalanya.
Bagaimana?
Kau tahu jawabannya.
- Hei, Ayah? - Ya?
Menurutku ini saatnya istirahat.
Beberapa menit lagi.
Baiklah.
Hei, Ayah?
Bolehkah aku menembak?
Ayah sudah mengatakan tidak.
Apa?
Ayah bilang itu bukan permainan anak-anak.
Maka berhentilah menembak dan bermain denganku.
Aku bosan.
Kau tak suka bermain dengan boneka-bonekamu?
Aku terlalu besar untuk bermain boneka.
Benarkah? Siapa yang memberitahumu hal itu?
Terlalu besar, ya?
Kau ingin bermain apa?
Bagaimana jika aku menjadi guru, dan Ayah menjadi muridku?
Baiklah.
Kau lagi, Jack. Kau juga tak membuat PR-mu kali ini...
karena kau mengira dirimu adalah Tn. Penting.
Aku sangat menyesal, Bu. Aku...
- Itu takkan terjadi lagi. - Ayah, lakukan dengan benar.
Dengan suara anak-anak.
Maafkan aku, Bu. Ini takkan terjadi lagi.
Ayah, kataku dengan suara anak-anak. Bukan tupai.
Aku makan tupai.
Karena itulah suaraku begini. Ada tupai dalam perutku.
Ia ingin makanan. Ia lapar. Ia suka gadis kecil.
Ia ingin makan gadis kecil hidup-hidup. Aku makan segalanya.
Ayah...
Aku lapar.
Semua sudah beres. Wajah dan gigi, Ayah.
Kita harus mengambilkannya bunga yang baru.
- Apa ini? - Bukalah.
Keren.
Siapa itu?
Itu ibumu saat dia masih sangat muda.
Semua benda ini dulu miliknya.
Tapi kenapa Ayah memberiku semua ini hari ini?
Kau tak tahu hari apa ini?
Hari ini...
Apa ini sudah hari ulang tahunku?
Selamat ulang tahun Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun untukmu
Bagaimana jika kau antar ini kepadanya?
Karena aku cukup yakin Jack takkan membukakan pintu untukku.
Anjing terakhir yang masih hidup.
Juga yang terbodoh.
- Rumah. - Bukan.
- Keras. - Bukan.
Tidak. Ayah menyerah.
- Jawabannya, tikus. - Tikus?
- Itu bukan tikus. - Itu memang tikus.
Dulu ada banyak anak-anak di pesta ulang tahun, bukan?
Benar sekali, kau juga bisa mengundang siapa pun yang kau inginkan.
Mereka semua membawakan hadiah?
Tapi apakah itu benar...
atau hanya cerita?
Kenapa pula Ayah mengarang hal semacam itu?
No comments yet. Be the first to leave one.