The first 200 lines.
TRUE TO LOVE
TRUE TO LOVE
KARAKTER, ACARA, LOKASI, DAN KEJADIAN DI DRAMA INI HANYA FIKSI
Terima kasih.
EP 01 KECIL DAN BERKILAU
Sekarang, pacaran bukan lagi kebutuhan.
Sulit mendapat pekerjaan, harga rumah terus meroket,
kenyataan pahit dan masa depan yang tidak pasti menyebabkan kecemasan.
Tolong tunggu.
Kencan bukanlah pilihan yang baik lagi.
Itu hal pertama yang perlu kita tunda atau lepas.
Maaf, tapi tolong bernapaslah melalui mulutmu.
Dari lima juta orang dewasa yang belum menikah, yang berpacaran
kurang dari 30 persen.
Orang di usia 20-an lebih jarang bercinta dibandingkan usia 60-an.
Apa kau punya rencana untuk besok?
Melatih otot punggung dan biseps.
Sebaliknya, kita memanjakan diri dengan romansa di TV
atau membayangkan hidup kita seperti acara TV.
Itu wajar.
Bagi generasi sekarang...
Gila. Tolong mulai berkencan.
...berkencan butuh uang, waktu, emosi, dan energi,
dengan kemungkinan gagal yang besar.
Poongsil.
Aku mencintaimu.
Aku juga mencintaimu.
Itu hanyalah kemewahan yang sangat sulit dibeli.
Biayanya jelas tidak sepadan
mengingat risiko terlukanya.
Kita jadi berpikir, "Kencan? Belum tentu dibutuhkan."
"Tapi, mungkin? Tidak. Aku tak mau repot."
"Aku tak punya waktu. Lebih baik fokus pada pekerjaan."
Lalu kita akhirnya menyerah.
Tak berkencan dan memilih pekerjaan, berdasarkan efektivitas biaya...
Kedengarannya benar. Karena kita tak bisa punya keduanya.
Kalau kau?
Pekerjaan atau cinta?
Aku? Pekerjaan atau cinta...
Antara pekerjaan dan cinta, pilihanku
keduanya?
Aku tidak mau melewatkan apa pun.
Kenapa menyerah saat kita bisa memiliki semuanya?
Kita harus dapatkan apa yang kita mau. Aku sudah mendapatkannya.
Sisi ini, tolong.
Tidak, sisi ini. Bukan.
Bukan, ke sini.
Pak.
Aku yakin aku sudah memberitahumu.
Potret dari sisi ini. Sisi kiri.
Kami butuh dari berbagai sudut...
Tidak.
Sisi kiriku lebih baik.
Aku tahu itu.
Lalu kenapa kau memotret saat aku sedang berbicara?
Untuk foto yang lebih alami...
Kita bisa mengaturnya seperti percakapan alami.
Kau harusnya lebih tahu.
Tolong kerja samanya.
Baik.
Apakah kau siap?
- Ya. - Baik.
Pekerjaan dan cinta.
Sebagai seseorang yang memiliki keduanya,
aku bisa bilang dengan yakin
bahwa ada strategi anti-gagal untuk hubungan romantis
dan tanpa perlu mengorbankan apa pun.
Aku sangat ingin tahu strategi itu.
Kau penasaran, 'kan?
Semuanya ada di buku ini.
Apa, Deborah? Kedengarannya tak asing.
Ya, Deborah.
Coba cari.
Dia mulai berbagi kehidupan cintanya di blognya,
dan menulis saran kencan untuk La Bella.
Juga tampil di TV sebagai kolumnis kencan.
Acara radionya...
Aku tahu. Dia dipanggil apa? Pelatih...
Pelatih dan pemengaruh kencan terkenal.
KESALAHAN KEHIDUPAN CINTAMU
Judulnya...
Lalu yang terpenting bagi kita,
dia menulis tiga buku terlaris berturut-turut.
Kontrak penerbitannya baru berakhir.
Kudengar dia mencari penerbit lain.
Bagaimana? Kau merasakannya?
Dia sempurna untuk tempat ini.
Aku...
tidak tertarik.
Aku bicara penuh semangat, kenapa langsung menolak?
Aku bersikap bijaksana agar kau tidak membuang waktu.
Kolumnis kencan, figur TV, penulis, pemengaruh, dan apa? Pelatih kencan?
Identitasnya ambigu.
Bisakah kita mengharapkan ketulusan sebagai penulis darinya?
"Era satu pekerjaan seumur hidup berlalu.
Ini era banyak pekerjaan."
Buku yang bagus, 'kan?
Siapa editornya? Dia...
Lee Su-hyeok.
Lalu identitasnya?
Dia pelatih kencan.
Seorang profesional.
Pelatih kencan, lalu?
Apa dia punya cara merayu yang mudah?
Itu pickup artist...
Apa dia begitu memesona hingga siapa pun jatuh cinta?
Aku belum memeriksa apa dia semenarik itu.
Tapi dia memberi saran kencan.
Tentang hubungan orang? Itu bukan urusan siapa pun.
Urus saja hubungannya sendiri.
Orang seperti itu mencampuri urusan orang lain
padahal dia sendiri tak bisa.
Terakhir, kami mendapat banyak pertanyaan soal kehidupan cintamu.
Kau menyebutkan di artikelmu bahwa kau menjalin hubungan dengan seorang pria.
Bisakah kau ceritakan tentang pria yang memenangkan hati Deborah ini?
Dia selalu perhatian dan pengertian.
Dia orang yang konsisten.
Lalu...
Lalu...
Dia pria biasa yang suka pekerjaannya.
Kalau begitu, bisakah kami berharap mendengar kabar baik darimu tahun ini?
Entahlah.
Pernikahan bukanlah tujuan dari berpacaran.
Apakah aku memiliki hubungan yang tidak akan aku sesali?
Aku pikir itu lebih penting.
Lalu apa rahasiamu menjalin hubungan tanpa penyesalan?
Aku pikir itu adalah dukungan dan kepercayaan yang tak tergoyahkan
dari satu sama lain.
Kepercayaan.
Dukungan dan kepercayaan.
Ya, tentu saja.
Ada selebritas yang luar biasa di sini.
Dia hanya peduli fotonya.
HUBUNGAN PELATIH KENCAN DEBORAH
KUNCI CINTA BAHAGIA
Ini.
Hubungannya sangat bahagia.
Apa itu cukup?
Apa berpacaran adalah pencapaian?
Bayangkan jika dia menikah. Itu pasti seperti mendapat gelar doktor.
Lalu perceraian?
Lalu apa itu perceraian?
Pembatalan gelar? Karier palsu? Pengalaman kerja yang buruk?
Itu tidak masuk akal.
Dia menyebut pernikahan itu sukses dan perceraian itu gagal?
Itu salah. Bukankah begitu?
Perceraianmu...
- Maaf. - Hei.
Kenapa mengungkit perceraian?
Kau telah menyinggung semua orang yang bercerai.
Ada banyak sekali orang yang bercerai.
Amit-amit,
tapi kemungkinan besar kau akan berakhir sama.
Bicara soal perceraian padahal belum pernah menikah.
PENULIS DEBORAH
Apa?
Ini orang yang sama?
Apa wajah aslinya?
Mereka sengaja melakukan ini, 'kan?
Lihat ini.
Mereka memotret selama satu jam dan memilih yang ini.
Kau seharusnya katakan hal menarik.
Jika kau menjawab seperti ini, aku juga tak akan memilih foto bagus.
Jawabanku bagus.
Semua orang seperti itu.
Astaga. Haruskah kita cek faktanya?
"Pernikahan itu bukan tujuan dari berpacaran."
Dia akan menikahimu tahun ini. Kenapa sok misterius?
Hei.
Menikah?
Jika kubilang akan menikah, apa yang akan mereka tanya?
Entahlah.
Caranya melamar?
SEBULAN LALU
- Selamat, Young-jun. - Selamat.
Terima kasih. Datanglah.
Tentu saja.
Kalian harus menikah. Kapan?
Kami?
Tahun ini.
Hei, jadi, kalian akan tinggal di tempat yang sama?
Di Daechi-dong.
- Sukses. - Elitis.
Kau sudah punya rencana.
Itu tidak bisa dihitung sebagai lamaran pernikahan.
Itu sangat minimalis dan unik, tapi tidak seburuk itu.
Hei.
Jika itu untuk Deborah, "tidak buruk" saja tidak cukup.
Bukankah itu harus memiliki sesuatu yang sedikit lebih istimewa?
Itu kurang bagi pelatih kencan terkenal.
Omong-omong, jika kau suka sesuatu yang istimewa,
kenapa kau bilang Ju-wan adalah pria biasa?
Jika Ju-wan adalah pria biasa...
Serius, apakah kau hanya rendah hati?
Aku malu mengatakannya sendiri.
Orang lain bisa mengatakannya.
"Deborah, sebentar lagi menikah, calon pengantin prianya ternyata..."
- Sesuatu seperti ini? - Ya.
Itu tidak terlalu buruk.
Jadi, itu giliranku untuk terlibat?
No comments yet. Be the first to leave one.