XOXO

XOXO

Download Indonesian Subtitle

Release info

XOXO 2016 WEBRip x264-FGT
A Commentary by Zolren
Untuk request, donasi dan download kunjungi xtnn-subs.blogspot.co.id

Tags

webrip
web
x264
BRip
Published on: 2016-11-01
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Subtitle Indonesia oleh XTNN Subtitles

Suara vokal ibu

Apa?

Lihat ini.

Sudah berapa banyak jumlah view-nya, sayang?

Baru saja mencapai satu juta.

Sedang mengerjakan sesuatu yang besar. Tunggu saja.

Aku akan menghajar orang.

- Aku akan menghajar orang. - Charlie!

Hati-hati atau nanti ada orang datang menghajarmu.

Jangan berkata seperti itu, Charlie. Kita tidak menghajar orang.

Ini, Nenek.

Ada lagi komentar tentangku?

Semuanya suka pada suaramu, Ibu. Serius.

Saya minta maaf tentang itu. Akan kucoret ini dari bon anda.

Kau di mana?

Di rumahku. Ada apa?

Meja 10 bilang shawarma mereka terlalu matang. Itu sudah 10 kalinya minggu ini.

Aku harus lapor ayahku jika kau melakukannya lagi.

Di mana kau tepatnya?

Tentu saja aku di rumahku dengan ibuku, Tariq.

Kenapa kau bersikap aneh?

Aku hanya ingin kau ingat di mana dirimu pada hari di mana hidupmu berubah.

Aku tidak percaya ini adalah acara terakhir kita bersama.

- Itu benar. - Kita harus bicarakan tentang ini.

- Sebaiknya aku mulai berkemas. - Hmm?

Ayolah, dua menit lagi.

Lagipula kau tidak harus mengemasi segalanya.

Nanti kau akan kembali lagi kemari.

- Benar bukan? - Kita harus bangun.

Harus bangun.

Banyak pasangan berhasil bertahan melewati periode hubungan jarak jauh.

Jika mereka menginginkannya.

Mereka baru saja mengumumkan tambahan baru lineup pada menit terakhir.

Kau tidak akan menduga siapa orangnya.

XOXO dengan bangga mempersembahkan tambahan baru pada lineup!

Ethan Shaw dengan lagu "All I Ever Wanted."

Sudah lihat siapa yang baru mereka tambahkan pada lineup?

Ya! Benar-benar gila, dia akan bermain untuk pertama kalinya saat kita bertemu.

Ini hal yang cukup bodoh, tapi aku selalu menganggap itu sebagai lagu kita.

Ini adalah takdir!

Oke, kau sudah siap untuk...

Oh, tidak.

Jangan pakai baju itu. Kau terlihat seperti seorang biarawati.

Oke.

- Belum bosan dengan lagu itu? - Belum, lagu ini sangat bagus.

Kau tahu aku sudah muak dengan apa? Lagu-lagu jelek dari tahun 90-an ini.

Pantas kita bangkrut. Kau mengerti maksudku?

Mungkin jika kau lebih fokus, kita tidak akan bangkrut, oke?

Kita yang menaruh ini atau seseorang menyelinap dan menaruhnya?

Aku tidak ingat.

Ya, tentu saja aku fokus.

Aku tidak percaya aku akan ke XOXO.

Seolah-olah aku menebus sesuatu yang kulakukan di kehidupan sebelumnya.

Ini bagian terbaiknya. Ini...

Ini bagian kesukaanku. Yang ini, Neil. Benar-benar bagus.

Maaf, bisa ulangi lagi? Kurasa aku mengalami pendarahan otak.

Kubilang aku berhasil memasukkanmu dalam sebuah slot.

Kau akan menjadi seorang DJ di XOXO dalam delapan jam lagi.

Avilo akan berada di sana.

Kita akan bisa merasakan bassnya.

Tidak ada Avilo, tidak ada Garrix, tidak ada festival.

Kita bawa busnya, kita langsung menuju ke festival,

kita turunkan semuanya, lalu kita kembali kemari, oke?

Itu saja.

Kau benar-benar payah.

Aku tidak payah. Aku hanya mencoba menghasilkan uang.

Sekarang aku harus hitung ulang karena kau terus bicara.

Astaga. Kau pikir mereka akan membuatmu menyusun setup sendiri dari awal?

Aku hanya ingin siap.

Ini XOXO, bukan sebuah pesta di rumah ibu dari seseorang.

Aku sudah atur semuanya, kau mungkin tidak perlu menyentuh barang-barangmu.

Akan ada anak buah yang melakukan itu untukmu.

Serius.

Aku bisa dapatkan tempat untukmu karena kau pantas untuk berada di sana.

Setelah orang dengar track-mu, mereka akan suka.

Mereka tidak akan dengar track-ku.

Kecuali lagu "All I Ever Wanted." Akan kuputar itu terakhir.

Apa?

Masih belum siap, Tariq. Kau tahu itu.

Ini track masih dalam bentuk kasar untuk orang di label rekaman, oke?

Jangan sampai hilang.

Aku serius.

Tenang saja, aku akan mengurus semuanya.

Bau apa itu?

Jangan panik, tapi aku harus mengantar beberapa barang.

- Apa maksudmu? - Ayahku memecat Mo.

Tidak. Tidak.

Tidak, jangan khawatir.

Aku hanya perlu mengisi shift makan siangnya sampai jam 2:30.

Paling lama jam 3:00.

Bagaimana aku bisa ke sana? Kita mau ke mana sekarang?

Aku dapatkan kursi di bus pesta untukmu.

- Aku akan menyusulmu, aku bersumpah. - Bus pesta? Serius?

Kenapa kau melakukan ini padaku? Kau akan buat aku pergi sendirian?

Bus pesta itu menyenangkan.

Kau bisa oper promomu pada orang lain, menyuruh mereka datang ke acara.

Bukannya kau ada pertemuan dengan orang dari label rekaman?

Jika kau kembali ke tempat kerja, tidak mungkin ayahmu mengijinkanmu pergi.

Itu sudah pasti.

Astaga. Astaga. Ini adalah sebuah pertanda.

Ini sebuah pertanda. Aku tidak bisa pergi. Semua ini adalah sebuah perangkap.

Perangkap? Kau pikir apa yang akan mereka lakukan?

Memancingmu keluar untuk mencuri alat synthesizer yang jelek dan Acer 2007-mu?

Percayalah padaku. Aku sudah bawa kita sejauh ini.

Kau akan tampil di set yang menakjubkan dan aku akan berada di sana.

Kita dalam hal ini bersama-sama, sama seperti selama ini.

Aku janji. Semua akan baik-baik saja.

- Hai. - Hei.

Ada tempat untuk menaruh ini?

Ya, di bagian bawah bus.

- Tapi nanti akan hancur. - Terjadi pada kupu-kupu setiap harinya.

Terserah.

Ada Wi-Fi di dalam bus?

Kawan... bunuh diri saja.

- Ayo, kita berangkat. - Tidak, sepertinya masih kurang sesuatu.

Kau ingat menaruh mesin kabutku?

Tidak, kita tidak butuh itu. Ada masalah yang lebih besar.

Ada bangkai rakun di tempat penyimpanan.

Kau serius?

Terlihat alami? Seberapa buruk?

Tidak, dia gantung diri.

Ayo. Rakun itu depresi karena kita belum berangkat.

Baiklah, para penyuka pesta! Kalian siap untuk XOXO?

Para hadirin, laki-laki dan perempuan, waktunya untuk pesta rave.

Sebaiknya kita tunggu memakai ini sampai tepat sebelum kita masuk.

- Agar efeknya ada sampai acara selesai. - Aku tahu, aku hanya tidak bisa percaya

ini terakhir kalinya kita akan melakukan...

Hei! Hentikan busnya!

Makan, tidur, menari rave, ulangi lagi!

Makan, tidur, menari rave, ulangi lagi!

Makan, tidur, menari rave, ulangi lagi!

Makan, tidur, menari rave, ulangi lagi!

Makan, tidur, menari rave, ulangi lagi!

Makan, tidur, menari rave, ulangi lagi! Makan, tidur, menari rave, ulangi lagi!

Makan, tidur, menari rave, ulangi lagi!

- Belahan hatimu? - Aku mendapat sebuah perasaan.

Dai mengirim sebuah lagu padaku dan seolah-olah dia mengenalku.

Seolah-olah dia tahu itu akan jadi lagu yang sempurna untuk dikirim padaku.

Krystal, semua orang mendengarkan lagu itu.

Krystal kecil ingin punya belahan jiwa.

Apa yang ingin kau lakukan dengan belahan jiwamu?

Kau tidak tahu kita akan ke sebuah pesta yang besar?

Akan ada banyak pria tampan yang bisa kau pilih di sana.

Seperti sebuah toko permen.

Tidak apa-apa jika kau ingin permen, tapi aku mau cokelat.

Jenis cokelat yang kita simpan untuk waktu khusus dan dimakan dengan perlahan.

Kurasa itu bukan sesuatu yang gila.

Kebanyakan dari orangtua kita bertemu saat mereka seumuran kita.

- Ya, sekarang mereka semua sudah bercerai. - Ayolah, jangan ganggu dia.

Aku juga akan bertemu dengan belahan jiwaku.

Mungkin kalian pernah dengar tentangnya. Namanya adalah DJ Avilo.

XOXO, kami datang!

Halo?

Hai. Ya, ini Tariq Hariri, manajer dari Ethan Shaw.

Ya, aku seharusnya bertemu dengan Tn. Henderson pukul 6:00, tapi...

Jika kau bisa percaya, ada suara aneh di mesin pesawatku.

Jadi daripada mengambil resiko, kami memutuskan untuk naik limo.

Tidak, dari semua klienku, Ethan Shaw adalah favoritku.

Oke. Maaf, limonya sedikit berisik.

Tidak, kami tetap akan ada di sana. Hanya mungkin sedikit terlambat.

Bagus. Oke, terima kasih. Terima kasih banyak.

- Yang benar saja. - Tariq!

Apa yang kau lakukan? Kita punya pelanggan!

Aku...

Maaf.

Aku akan membunuhmu!

Aku terjebak dengan seorang pria aneh.

Berikan dia promomu! Aku berangkat paling lama 5 menit lagi.

Yo, bro.

Lihat ini.

Aku bawa obat-obatan untuk berbagai macam acara, kawan.

Aku akan mulai dengan Vicodin ini.

Lalu ditambah dengan kapsul THC kelas farmasi.

Nanti, jika kau tertarik.

Dan jamurnya untuk saat matahari...

Ah! Aku memang bodoh! Maaf.

Aku sedang mencoba mengerjakan sesuatu saat ini.

Dan pil ekstasinya dipakai tepat sebelum Avilo tampil, sangat intens.

- Sedang apa dia? - Pria yang malang.

Melihat fakta bahwa alam semesta itu tidak terbatas.

Hei. Hei, kau mau duduk dengan kami? Masih ada ruang.

Sebentar.

Terima kasih. Aku benar-benar membutuhkan itu.

Aku kemari sendirian. Aku merasa...

Oh, bagus. Mendengarkan Ethan Shaw.

Kami tidak sabar ingin melihatnya.

Menurut kami dia akan jadi hal terbaik di festival.

Benar-benar bagus.

Kalian sedang bercanda bukan?

Bukannya kita seharusnya ke arah sana?

Tidak, kita adalah VIP. Darla sudah pesan tempat untuk kita.

Jangan khawatir, Krystal. Jordan masih tetap akan ada di sana.

Kami janji.

XOXO!

Astaga, itu DJ Polaroid!

Aku di sini. Terjebak di ruang VIP. Di mana kau?

Selamat XOXO, para gadisku.

Bersulang untuk menjadi muda, cantik dan tidak peduli pada apa pun.

Dan untuk Krystal.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left