Chesapeake Shores

Chesapeake Shores

Download Indonesian Subtitle

Season 5

Release info

Chesapeake Shores S05E05 NF-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝕹𝖙𝖋𝖑𝖎𝖝 𝕽𝖊𝖙𝖆𝖎𝖑

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-05-20
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Chesapeake Shores sebelumnya. - Kau bisa saja hamil.

Bisa jadi.

Aku 17 tahun kurator di The Met di New York…

Aku ingin dunia tahu karyamu.

Jika ayahmu tak bersalah, kau tak perlu cemas.

- Kau punya kunci? - Tidak.

Jangan tinggalkan dokumen sembarangan.

- Kau lihat kunci mobilku? - Aku ingin tahu keadaanmu.

Aku berterima kasih. Tolong aku. Rahasiakan ini

sampai aku tahu sebabnya.

Hari Chesapeake Shores akhir pekan ini,

- dan keluarga O'Brien bersatu. - Aku menantikannya.

Aku senang. Keluarga kalian tulang punggung masyarakat.

- Baiknya. - Dia wali kota. Akan ada pemilu.

- Semua dipuji. - Tidak.

- Ya. - O'Brien, jangan menggapai tinggi.

Sudah 40 tahun aku bantu membangun stan.

- Aku tahu yang kulakukan. - Empat puluh tahun? Itu alasanku.

Biarkan orang lain membahayakan hidupnya?

Aku suka hidup berbahaya. Bisa ambilkan kunci L?

Tentu.

Astaga. Mana yang bentuknya L?

Aku bercanda.

Tapi aku tak melihatnya.

Karena itu kunci L Gracie.

- Bagus. - Upaya agar aku turun?

- Berhasil, 'kan? - Ya.

- Mick O'Brien. - Ya.

- Bisa kita bicara? - Ada perlu apa?

- Berdua saja. - Katakan saja di sini.

Mandrake akan membawa kita ke situs.

Bagus. Ada banyak keputusan harus dibuat.

- Ini kota yang menarik. - Kami menyukainya.

Kuputuskan tinggal lebih lama, melihat proyek dimulai.

Kami takkan bisa tanpamu. Sebentar, kami bisa.

Kubeli bungalo di Quander Road,

tapi belum siap, jadi, aku mencari tempat menginap.

- Ada rekomendasi? - Ada banyak tempat di Baltimore.

Jaraknya sejam.

Kau cepat paham.

Kupilih mengabaikannya. Aku tertarik penginapan.

- Inn at Eagle Point sepertinya bagus. - Ya.

Pemiliknya Jess O'Brien. Ada hubungan?

Adikku, tapi kau sudah tahu itu.

Mandrake meriset. Ya, aku akan menginap di situ.

Kenapa?

Karena tampak bagus, ulasannya bagus di Yelp.

- Memeriksa kompetitor? - Aku seperti itu?

Aku tak tahu.

- Mandrake, kau tiba. - Tak terduga lalin padat.

Ada Hari Chesapeake Shores.

Aku dengar begitu.

HARI CHESAPEAKE SHORES

Hei.

Lupakan saja.

Kenapa Sarah keluar dari kantor dr. Baum?

- Dokter kandungan? - Ya.

- Mungkin dia punya kabar. - Dia akan beri tahu pada saatnya.

Keluarga Grover.

Aku senang kalian datang.

Kalian tulang punggung Chesapeake Shores.

Hai.

- Ada masalah? - Kami didatangi pengacara.

Ayahmu digugat.

Oleh Paul Dilpher.

Katanya penipuan itu salah Mick.

- Tebak pengacaranya. - Aku tahu.

Firmaku.

- Mereka ingin Ayah takut. - Mereka membuat Ayah marah.

Kau tak tahu apa-apa?

Tidak. Aku dijauhkan dari kasus Dilpher.

- Dinding pelindung? - Ya.

Ada yang Ayah tak ketahui.

Kami punya bukti, Dilpher memalsukan tanda tangan Ayah

dalam beberapa kontrak.

- Kita apakan informasi itu? - Aku dan Abby punya rencana.

Yaitu?

Belum terperinci, tapi percayalah, Ayah,

kami akan menjeratnya.

Evan Kincaid menginap di sini mungkin bukan ide bagus.

Telat. Kantornya sudah memesan kamar.

Aku menantikannya.

Kubaca wawancaranya di Vanity Fair. Dia cerdas.

Mungkin, tapi dia merepotkan.

Aku terbiasa dengan orang seperti itu. Mirip keluargaku, baik dan buruk.

Aku tak terlalu senang

dia membangun hotel mewah di sini.

- Bisnis kita akan terdampak? - Justru membantu.

Itu menjadikan Chesapeake Shores tempat liburan yang menarik. Semua senang.

- Istilah "mewah" yang tepat. - Terima kasih.

Dia tampan dalam foto majalah.

Tampan? Mungkin wajahnya lumayan,

tapi dia akan membuatmu gila.

Setidaknya wajahku lumayan.

Hai. Aku Evan.

Hai. Aku Jess O'Brien.

- Tunanganku, David Peck. - Senang berkenalan.

- Di sini indah. - Terima kasih.

Apa aroma enak itu?

Aku membuat tortelini.

- Ada untukku? - Tentu.

Bagus.

Hai, Abby. Kau diam saja.

Sulit bicara dengan sepatu di mulut.

Jangan berubah. Aku suka kau blak-blakan.

Saat kubilang "membuat gila", maksudku…

- Menantang? - Atau mengganggu.

Menantang saja. Kalian akan menikah? Selamat.

- Semoga berbahagia. - Terima kasih.

- Kau menikah? - Aku tak berhasil dalam hal itu.

- Aku terlalu… - Menantang?

Bukan itu istilah mereka, tapi, ya. Kau akan ikut makan tortelini?

Ingin, tapi ada klien menuntut yang terus membuatku sibuk.

- Kau pasti jadi gila. - Benar. Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Aku sudah baca prospektus untuk kelasmu.

- Bagaimana menurutmu? - Aku amat suka. Amat kreatif.

- Itu yang dibutuhkan program. - Bagus.

Hanya kurang satu hal.

- Apa? - Nama.

Kelas perlu nama menarik di katalog pelajaran,

yang akan memancing mahasiswa.

Menarik. Kupikir pemasaran tak perlu di dunia akademis.

Dahulu aku senaif itu.

Aku akan ceritakan saat makan malam.

- Makan malam? - Atau makan siang. Atau kopi.

Jangan cemas, bukan kencan.

Aku tak cemas.

Margaret.

Margaret, hei.

Aku memikirkan perkataanmu tempo hari.

Sungguh? Perkataan apa?

Kau menyiratkan ada yang memeriksa mejaku.

Kedengarannya bukan perkataanku. Tapi jika ada yang memeriksa mejamu

dan kau mengetahuinya, kau mengendalikan yang dia temukan.

Benar?

SELAMAT DATANG

Hei, Bree.

- Luke, hai. - Hai.

- Kau terima pekerjaan itu? - Ya. Berkat saranmu.

Bagus.

- Kau mau duduk? - Ya. Sebentar saja.

- Jika tak mengganggu. - Tidak.

Ini hanya rencana kelasku.

Aku akan mengajar mahasiswa cara menuliskan kehidupan mereka.

Kepala departemen minta aku memilih nama menarik…

Kalau ini?

Hidupku dan Masa Mudah.

Itu boleh juga.

- Memoar Mahasiswa S2 Bagian 1? - Akurat, tapi membosankan.

Itu Ceritaku dan Kupertahankan?

Sedikit defensif.

Ya. Aku seperti itu.

- Pendekatan Novel untuk Menulis Hidupmu. - Bagus. Atau Pendekatan Novel akan Diri.

Itu lumayan. Kau punya kedalaman tersembunyi.

Aku harus menyatu mengingat pekerjaanku yang sensitif.

Kau mata-mata?

Kami lebih suka istilah "agen", tapi aku sudah bicara kebanyakan.

Aku selalu bilang Chesapeake Shores pusat intrik internasional,

tak ada yang percaya.

Tempat ini adalah sumber informasi KGB.

Itu kenapa Sally sulit dipahami. Kupikir KGB sudah bubar.

Kau tahu terlalu banyak. Berikan nomor teleponmu seandainya perlu kusadap.

Lucu.

- Pembicaraan ini tak pernah terjadi. - Pembicaraan apa?

- Kau tak diberi tahu lebih. - Tidak. Sepertinya aku diawasi.

- Kau tahu dari mana? - Ada paralegal yang bilang.

Dia menyiratkan. Kurasa maksud dia…

Entahlah. Dia kadang membingungkan.

- Tapi dia membantumu? - Ya.

Aku menelepon pembangun yang pernah bekerja bersama Dilpher.

Kuminta mereka periksa kontrak lama mencari hal aneh.

- Mereka mau karena kau? - Mereka mau melakukannya karena Ayah.

Mick O'Brien punya reputasi tinggi.

Dahulu. Kini Ayah digugat karena kelalaian kriminal.

Jika Dilpher lakukan ini kepada Ayah,

mungkin juga kepada pembangun lain.

Sidang kesaksian dua hari lagi, tak banyak waktu.

Sebaiknya kita bekerja.

Jangan coba main-main dengan O'Brien.

- Ini lezat. - Terima kasih.

Aku pernah membuat ini di pos damkar.

- Ini? - Tak mungkin resep ini yang kau beri.

Mungkin kurahasiakan beberapa bahan.

Sudah kuduga.

- Aku sedikit kasihan kepadanya. - Dia tak apa-apa.

Dia suka sendirian. Dia dikelilingi orang seharian.

Entahlah.

Maaf mengganggu. Aku ingin memuji koki.

- Kau mau bergabung? - Aku tak mau mengganggu.

- Baiklah. - Tapi jika kau memaksa.

Hai. Aku Evan.

Hei. Kevin O'Brien. Istriku, Sarah.

Hai. Satu lagi O'Brien.

- Kalian ada berapa? - Banyak.

Luar biasa.

Kevin, apa hobimu?

Maaf. Tak apa-apa, 'kan?

Ya, dia baik.

Tadi pagi kulihat kau keluar dari kantor dr. Baum.

More Indonesian subtitles for Chesapeake Shores

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left