The first 148 lines.
Pekan ini, Institut Cuaca Nasional meramalkan hujan lebat dan angin kencang,
yang berpotensi menyebabkan situasi berbahaya untuk negeri ini,
sementara hujan lebat sudah mulai turun sore ini
dengan angin kencang dan lemah di sektor pertanian di barat.
Data yang dikumpulkan selama lima hari ini
mengonfirmasi curah hujan yang signifikan di Brasil selatan juga.
Citra satelit mengindikasikan…
Nomor Pribadi
Halo?
Hai, Paula.
Ini adalah harinya.
Aku sudah bilang enyah kau, dasar bajingan!
RESTORAN
Halo?
Apa kalian buka?
Ada yang bisa kubantu?
Tolong, aku pesan kopi.
Kopi tetes atau espreso?
Tetes.
Kabutnya cukup tebal,
dan kau sangat basah.
Sebaiknya jangan pergi sekarang.
Aku akan menyetir pelan-pelan.
Andai aku ibumu, aku akan melarangmu pergi.
Kau tak kenal ibuku.
Terima kasih.
Maaf, Tuan.
Dapurnya tutup.
Air.
Air keran.
Maaf!
INSANITY
Panggilan Anda dialihkan ke kotak suara,
dan Anda akan dikenakan biaya setelah bunyi nada.
Panggilan Anda dialihkan ke kotak suara…
Panggilan Anda dialihkan ke kotak suara,
dan Anda akan dikenakan biaya setelah bunyi nada.
Ada apa denganmu?
Ini Lúcia.
Telepon mati sejak kemarin.
Itu normal. Nanti dia akan muncul lagi.
Tenang, Paula.
Lúcia berkuliah di luar negeri agar tak lagi diganggu ibunya.
Selamat pagi.
Selamat pagi. Lewat sini. Naiki tangga yang di ujung.
Aku bermimpi buruk tentang dirinya.
Tenanglah. Itu hanya mimpi.
Entahlah. Dia…
Mimpinya mengerikan.
FORENSIK
- Kau tidur saat kerja lagi? - Memang kenapa, Camila?
Jika kau tidur dengan dikelilingi mayat, apa lagi yang akan kau impikan?
Ada hal lain.
Apa?
Telepon aneh itu.
Kemarin juga ada.
Kau belum memblokir nomor itu?
Sudah, tapi mereka menelepon dari nomor lain. Selalu begitu.
Lupakan itu. Mari lihat ke dalam, kekacauan apa yang akan kita hadapi.
PENYELIDIK TKP
Anak baru lagi?
Bagaimana?
Kurasa sebaiknya kau lihat sendiri.
Lihatlah ini.
Lihat ini.
Siap?
Astaga…
Tempat yang menyeramkan, ya, Marques?
Bajingan!
Ada apa?
Dia masih hidup saat dipotong.
- Dari mana kau tahu? - Ada luka parut di sini. Lihat.
Ini sudah semua?
Belum.
Apa?
Bukalah, Marques.
Ingin muntah?
Gila.
Awas.
Orang ini sinting.
Ada petunjuk?
Petunjuk?
Kami sudah menangkap orang sintingnya.
Dia ada di mobil polisi, memikirkan perbuatannya.
Petunjuk anonim.
- Dia pingsan di sini. - Di sini?
Terikat. Kepalanya dipukul.
Seseorang pasti membuatnya pingsan dan kabur agar tidak dibunuh juga.
Itu tak masuk akal.
Apa ada yang masuk akal di sini?
- Dari mana kau tahu dia pelakunya? - Darah di tangannya, di bawah kukunya,
di wajahnya, dan di bajunya.
Tapi kalian berdua masih harus mengonfirmasinya.
Halo?
Ya, ini aku.
Ya, aku tahu tempatnya.
Hei!
Hei!
Hei!
Hei! Ada apa?
Paula?
Paula! Ada apa?
Aku harus pergi.
Pergi ke mana? Kita bahkan belum mulai di sini.
- Ada apa? - Ini Lúcia!
Urus TKP ini! Aku harus pergi.
PERTANIAN CANGALAN
Dengar, Camila.
Aku perlu mayat-mayat ini dianalisis secepat mungkin, ya?
Baiklah. Dan aku perlu rokok. Kau punya rokok?
Ini.
Aku masih punya permen karet.
Ini mengandung nikotin. Mau?
Aku ingin tahu soal Paula.
SELAMAT DATANG DI WHITE MIST
Pegangi dia. Dia ibu korban.
Tenang, Bu!
Maafkan aku, tapi kau tak bisa mendekat lagi, ya?
Paula?
Paula?
Aku dr. César Schultz.
Aku direktur di sini di rumah sakit jiwa kriminal White Mist.
Apa ini?
Apa ini? Lepaskan aku!
Lepaskan aku. Aku perlu keluar dari sini!
Maaf, tapi kau belum bisa keluar.
Aku perlu menemui putriku. Lepaskan aku. Lepaskan aku dari sini!
Kau menderita trauma berat.
Dan kau menyerang petugas polisi dengan sangat kejam.
Polisi membawamu kemari karena kau membahayakan nyawa mereka.
Benar.
Apa kau sadar dengan apa yang terjadi?
Putrimu tewas…
dalam kecelakaan mobil.
Kau mengalami kekalutan mental yang parah…
dan berbahaya.
Kami sedang merawatmu.
Putriku belum mati!
Putriku belum mati! Biarkan aku keluar dari sini!
Biarkan aku keluar! Aku perlu bertemu putriku.
Aku perlu bertemu…
Aku perlu bertemu putriku.
Tidak.
Minumlah.
- Tidak. - Ini baik untukmu.
Jika kau tak meminum ini, kami tak bisa melepas ikatanmu.
Kau mengerti?
Ini demi kebaikanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.