The first 200 lines.
Selamat datang di rumah!
Apa ini?
SEBELUMNYA
Kau kembali ke Eleven O'Clock tanpa izin Ibu?
Sudah lakukan yang kuminta? Masa depan karierku ada di latihan ini.
Jika aku gagal bergabung, aku tak akan bisa menghentikan Greta.
Lalu dia akan menyabotase ibuku saat latihan.
Kau tak bisa kendalikan segalanya, Allegra.
Kau punya segalanya.
Tapi yang terpenting adalah fokus pada apa yang ada sekarang.
Kau sangat membuatku terkesan. Selamat datang di Eleven O'Clock.
Perhatian.
Di malam pembukaan, karakter Ellie akan diperankan oleh Caterina.
Lebih maksimal lagi, Cocó. Sempurna.
Kau terlihat cantik sekali. Bagus.
Luar biasa. Bagus, semuanya.
- Berdiri tegak. Bagus. - Jepret.
- Luar biasa. - Aku suka.
Bagus.
Menoleh.
Benar begitu.
- Mereka seperti menyiksa dia. - Kalian berdua siap?
Ada yang punya keistimewaan, ada yang punya bakat.
Beberapa dari kita? Punya keduanya.
Maaf.
Satu lagi. Ayo, satu lagi, Caterina, keluarkan ekspresimu.
Tidak. Jangan berlebihan.
Kita sudah selesai?
Belum, Sayang. Sebentar, aku mau ganti filmnya.
Kita hampir selesai.
Semuanya terikat di sini.
Ini.
Apa yang kau lakukan, Laura? Minggir.
Aku cuma mau…
Kau baru bergabung,
dan kau mau merecoki pemotretan sang bintang?
- Tidak. - Kumohon pergilah.
Lihat ke arah sana.
Bagaimana Laura bisa mengetahui rencana kita?
Kau tak bilang apa-apa, 'kan?
Apa?
Aku bisa menyimpan rahasia dengan sempurna.
Cantik. Bagus sekali.
Baiklah, kita di sini bersama Cocó Sharp yang luar biasa,
beberapa hari menjelang pembukaan Freaky Friday.
Apa yang kau rasakan?
Aku gembira sekali.
Ini tantangan besar bagiku, yang pernah memerankan Ellie…
- Tentu saja. - …kini memerankan Katherine.
Bagaimana rasanya bekerja sama sebagai ibu dan anak?
Ini impian yang menjadi kenyataan.
Kami sudah menantikan momen ini sejak lama. Ya, Caterina?
Sebenarnya, aku tak bisa berkata-kata.
Pasti karena kakinya sakit gara-gara sepatu hak tinggi.
Aku yakin.
Kami sangat saling memahami. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.
Entah bagaimana aku bisa berterima kasih. Kau menyelamatkanku.
Jika maksudmu penjepit rambut, itu bukan situasi hidup atau mati, 'kan?
Bukan, maksudku kejadian di panggung.
Jika aku jatuh ke dalam jebakan itu, aku pasti ada di rumah sakit.
Aku benci rumah sakit.
- Aku benci bau disinfektan. - Ya, aku tahu.
- Semua orang benci rumah sakit. - Ya, benar.
Bagaimanapun, aku berutang padamu.
Aku tak bisa membiarkan sesuatu terjadi kepada calon bintang teater musikal.
Coba lagi. Kau pasti bisa. Itulah dirimu.
Bagus, Cocó.
Jika mengingat kali pertama aku melihatmu, kukira kau penggemar gila.
Kenapa kau memelukku waktu itu?
Karena kukira…
kau terluka saat kau jatuh, dan aku khawatir.
Itu kenapa aku sangat menyukaimu.
Tak ada yang seperti itu di sini.
Ini dunia yang sangat kompetitif.
Semua orang ingin menonjol dan diakui.
Senang bisa bertemu seseorang yang memedulikan orang lain.
Caterina, ayolah! Kita belum selesai.
Ya, aku ke sana.
Aku harus menjadi mini-Cocó. Asyik!
Karena kau sudah resmi bergabung,
kita bisa latihan koreografi bersama.
Kau serius? Ya, terima kasih. Dengan senang hati.
Baiklah. Kau mau latihan di rumahku?
- Sepertinya aku tak bisa hari ini. - Baik, hari lain. Kapan pun kau mau.
Tentu. Aku akan mampir lain waktu, dan kita bisa latihan.
Aku belum memberimu alamatku.
Benar. Tentu saja, karena aku adalah penggemar gila,
aku mencarimu di internet dan semua "kusimpan" di kepalaku.
- Peta, GPS. - GPS?
Gabungan…
Penggemar…
Sinting.
Itu ungkapan. Misalnya… "Kau punya GPS!"
Kau aneh sekali. Tapi aku suka.
Baiklah. Nanti kuberi alamatku.
Dah, GPS.
GPS.
Baiklah, Anak-anak. Kita siap?
Berpikirlah positif.
Kau akan mengalami yang jauh lebih buruk jika Cocó tahu perbuatanmu.
Kita mengalaminya.
Tapi hanya karena Caterina memerankan Ellie pada hari pembukaan,
itu bukan berarti dia akan menjadi Ellie sepanjang musim.
Hei, Sayang. Jangan naif.
Sudah jelas, jika Caterina menonjol saat pembukaan,
dia akan mendapat peran itu selamanya.
Greta, kita bisa bicara?
Sekarang tak bisa.
Kau tak lihat kami sedang sibuk?
Aku tak akan pergi sebelum kita bicara.
Menjengkelkan.
Aku melihat caramu dan Bárbara saling pandang.
Sedih sekali kau tak memercayaiku.
Berhentilah berlagak menjadi korban.
Tidak, tunggu.
Kau benar. Baiklah.
Jebakan itu bukan kecelakaan.
Kau harus berterima kasih kepada Laura yang telah menyelamatkan kariermu.
Kau sangat dramatis, ya?
Kau tak berpikir harus meminta maaf kepada Caterina?
Aku melakukan yang harus dilakukan.
Aku tak akan membiarkan gadis kaya yang manja atau cedera
mencuri hasil jerih payahku.
Jika jadi aku, kau pasti berbuat yang sama.
Greta, ini cuma peran pada hari pembukaan.
Cuma peran?
Ini masa depanku.
Jika kau tak memahami itu, aku tak paham kenapa kita masih bersama.
Kau benar.
Kita putus.
Modal recehan jadi jutawan! Visi Misi Foya Foya, cuma di RECEH88
DISNEY INTERTWINED
Marco.
Hai.
Semua baik-baik saja? Kau terlihat murung.
Tidak. Aku baik-baik saja.
Aku merasa… bebas.
Kau?
Selamat. Bagaimana rasanya menjadi gadis Eleven O'Clock?
Semua baik-baik saja untuk saat ini. Kurasa aku bisa mengubah sejarah.
Bagaimana kau tahu pintu itu longgar?
Karena mataku seperti radar. Jadi, waspadalah.
Baiklah, aku pergi dulu.
Kau mau ke mana?
Ke rumahku.
Kau tinggal di mana?
Di sana.
Kutemani jalan.
Tidak!
Mataku seperti radar, tapi otakku tak tahu arah.
Aku bingung. Rumahku di sana.
Baiklah, aku akan tetap menemanimu jalan. Ayo.
Aku sering latihan bersama Diego dan Dante
karena akan tampil di CD Room hari Kamis.
CD Room?
Kau tak tahu?
Memangnya kau tinggal di gua? Itu ada di mal.
Aku tak tahu kau punya band dengan Diego.
Dante juga. Namanya Serotonina.
Hari Kamis nanti, produser rekaman akan mendengarkan kami. Kau harus datang.
Sepertinya tak bisa.
Jika kau datang, kita bisa berdansa setelah acara.
Greta bagaimana?
Kami putus.
Boleh aku tahu alasannya?
Greta adalah masa lalu. Aku sekarang ingin memikirkan masa depan.
Kau sendiri? Di mana dirimu dalam 20 tahun mendatang?
Sama seperti sekarang.
Lalu kau?
Tur keliling dunia dengan bandku
atau sendirian di pantai terpencil bersama gitarku
atau mungkin bersama gadis dari masa depan yang tinggal di gunung.
Kau sangat memahami keinginanmu.
Aku tak punya keraguan. Kita jumpa hari Kamis?
Aku harus latihan.
Baiklah, kuusahakan datang.
Aku janji kau tak akan menyesalinya.
Diego.
Apa yang kau lakukan, Dante? Ini bukan rock.
Hei, ini bukan masalah besar.
Bárbara. Sedang apa kau di sini?
Aku datang menemuimu. CD. Aku datang melihat CD.
Aku tak tahu harus mendengarkan Luismi, Bon Jovi,
atau Roxette yang baru.
Kau punya itu?
Ini dia.
Maaf, tapi Diego membantuku.
Tenang saja. Aku ke sini bukan untuk belanja.
Kau tahu? Dante.
Dante lebih mahir membantumu menemukan yang kau cari.
Kau tahu, fakta menarik tentang Bon Jovi…
Tidak, terima kasih. Aku akan kembali lain waktu.
Bagaimana wawancaranya?
Selancar itu? Lihatlah.
Omong-omong, aku tahu kau akan menjadi terkenal,
kau tak akan mau bergaul dengan orang sepertiku.
Tak apa.
Tidak. Aku akan selalu punya waktu untuk para penggemarku.
Kita bertemu di CD Room hari Kamis?
Aku tak akan melewatkannya.
No comments yet. Be the first to leave one.