The first 200 lines.
30 OKTOBER 1988 EMPAT HARI SETELAH CHIANG HAN TIADA
Kau menyembunyikan sesuatu dariku?
Wen-cheng.
Bisa beri aku sedikit waktu lagi?
31 OKTOBER 1988 LIMA HARI SETELAH CHIANG HAN TIADA
Bagaimana?
Bisa atau tidak?
Sial.
Apa bagusnya ini?
Saat kau tarik ikannya,
baru kau tahu rasanya.
Kau punya banyak waktu menunggu ikan memakan umpannya.
Bukankah itu sama dengan pekerjaan kita?
Pak Ko. Apa garda depan seperti kita punya waktu sebanyak itu?
Aku berencana mengundurkan diri tahun depan.
Sial.
Bukankah kau baru menjadi jaksa?
Jika penghasilan pekerjaan
sepuluh kali lipat dari yang sekarang, apa yang akan kau lakukan?
Kalau begitu, aku ikut.
Kukira itu uang tunai.
Kau tertarik jika itu uang tunai?
Menjadi penjahat?
Hukum tidak melindungi orang baik.
Aku hanya memberitahumu karena kau teman.
Katakan saja.
Kau keberatan jika kutolak sekarang?
Leluconku
tak terlalu merepotkan bagimu, 'kan?
Pan Wen-cheng.
Polisi menemukan narkoba dan timbangan di kediamanmu tadi.
Kami mencurigaimu melakukan penyimpangan
dan diam-diam menjual narkoba sebagai polisi.
Sekarang, sebagai jaksa,
aku akan mendakwamu.
Ini lelucon yang kau bilang?
Sebelum pengacaramu tiba,
kau berhak untuk tetap diam.
Aku masih kalah darimu.
Ah-ta.
Bawa dia ke mobil.
Borgol dia.
Maaf, Wen-cheng.
Sial!
- Hati-hati. - Sial!
- Kacamata. - Wen-cheng.
Kau baik-baik saja?
- Sial! - Dia kabur!
- Sial! Dia sungguh kabur! - Berhenti mendorong!
Minggir!
Pergi!
Jangan pergi, Wen-cheng!
- Ke mana? - Di sini.
- Pergi! - Aku wanita berbudi luhur.
Jangan biarkan dia lolos! Kejar!
- Kau baik-baik saja? - Kau baik-baik saja?
Maafkan aku.
Kalian baik-baik saja?
SERIAL NETFLIX
Bagaimana Wen-cheng terlibat narkoba?
Mana kutahu?
Dia lakukan diam-diam. Kenapa tanya aku?
Posisiku juga sulit, mengerti?
Tahu betapa kacaunya aku saat akan menangkapnya?
Tak lihat akibat dari hatiku yang lembut?
Berhenti menatap.
Li Chien-ta.
Kenapa tak lihat yang ada di mejamu?
Kau seharusnya tahu Wen-cheng bukan orang seperti itu.
Awalnya, kupikir juga begitu.
Pan Wen-cheng
benar-benar pembawa sial.
Tak ada hal baik terjadi saat dia muncul.
Untungnya, aku bereaksi cepat. Kita lihat cara dia berterima kasih.
Terima kasih?
Jangan membawa masalah ke bar.
Kau mempermainkan polisi.
Kita bisa dituduh menghalangi urusan polisi.
Para petugas itu berteriak begitu datang dan mengganggu pelanggan.
Aku hanya memberi mereka pelajaran.
Tiga miras ini dan beberapa gelas pecah tadi.
Enam belas ribu dolar.
Enam belas ribu dolar?
Mamasan harus berbagi biaya.
- Hana. - Ya?
Bagaimana Ah-ta tadi?
Dia baik-baik saja.
Kenapa kau menanyakan itu?
Bukankah tadi kau mencemaskan dia?
Ya, bukankah dia terus mengajakmu berkencan sebelumnya?
Hentikan omong kosongmu.
Aku hanya pergi beberapa kali.
Siapa yang mau mengencani polisi?
Kalian bahkan menari bersama.
Hei.
- Itu benar. - Baiklah.
Jangan lupa menelepon pelanggan dan minta maaf.
Ya.
Ingatkan soal perayaan hari jadi kita.
Aku akan menelepon.
Bagaimana kakimu?
Aku tak apa.
Aku akan segera keluar untuk membantu.
Ini bengkak. Kompres dengan ini.
Nn. Rose. Kau dekat dengan Pak Pan, 'kan?
Apa kau juga tahu siapa yang memimpin tim tadi?
Ada apa?
Aku hanya penasaran kenapa mereka menangkap sesama petugas.
Siapa yang tahu?
Pulang dan beristirahatlah.
Jangan membantu lagi.
Kenapa mengikutiku?
Kenapa membiarkanku mengikutimu?
Kau tahu aku di belakangmu.
Apa maumu?
Aku khawatir karena mendengar kejadian di bar.
Tapi kau mungkin tak senang jika aku langsung menemuimu.
Karena itu aku diam-diam mengawasimu.
Bagaimana kakimu?
Bukan masalah.
Kalau begitu, kenapa pergi ke rumahku?
Kata siapa aku mau ke rumahmu?
Sepulang kerja, kau akan naik taksi dan pulang,
menemuiku di tempat kerja,
atau melewati tempat parkir ini
ke rumahku.
Benar, bukan?
Aku lupa mengembalikannya. Ini sempurna.
Tidak, Yuri.
Lepaskan.
- Kau… - Lepaskan.
Maafkan aku. Kau baik-baik saja?
Pasti sakit sekali.
Aku juga terluka.
Aku sangat bingung. Aku merindukanmu belakangan ini.
Jangan bertengkar, ya?
Berhentilah menjual narkoba.
Kenapa?
Sejumlah polisi menggerebek bar hari ini.
Salah satunya adalah pemasok yang kau sebutkan.
Ko Chih-hao?
Kau tahu siapa dia?
Tentu saja. Dia seorang jaksa.
Jika bekerja dengan orang seperti dia
dan dia mengkhianatimu, kau tak akan bisa kabur.
Kita harus bekerja sama dengan dia untuk mengamankan kita.
Bagaimana bisa aman?
Dia menangkap temannya hari ini.
Baiklah.
Aku akan mendengarkanmu.
Tapi mari selesaikan satu pekerjaan terakhir sebelum kita berhenti.
Mengerti?
Kau berjanji?
Untukmu.
Ayo, kita pulang. Naiklah ke punggungku.
Naiklah.
- Kalian penghuni di sini? - Ya.
Pak Ko.
Pak Ko, ada puntung rokok baru di dapur. Wen-cheng pasti kembali baru-baru ini.
Pak Ko.
Lo Yu-nung.
Diam.
Polisi ada di bawah.
Aku tahu.
Aku akan turun begitu mereka pergi.
Ada apa?
Rose, ada pakaian yang harus dicuci?
Tidak.
Baiklah.
Ada apa?
Aku dijebak.
Yang kau dengar di bar hari ini adalah jebakan.
Bagaimana mereka tahu narkoba itu di rumahmu?
Tidak.
Hanya Ah-ta yang tahu.
Tapi dia tak bisa lakukan hal sebesar ini sendiri.
Seseorang pasti membantu dan bukan hanya satu orang.
Apa… Apa maumu sekarang?
Ada buronan tinggal di bawah.
Apa kau keberatan
membiarkan kami memeriksa ke dalam?
Astaga, kami baru pulang kerja. Kami lelah.
- Bisakah berhenti… - Di mana Lo Yu-nung?
Dia…
- Geledah tempat ini. - Tunggu.
Tunggu sebentar.
Apa yang kau lakukan?
Periksa sisi itu.
- Ikut aku. - Hei!
Jika kau melompat dari sana, kau akan sekarat jika tidak mati.
Ada orang lain di ruangan ini?
Kau melindungi atau melecehkanku?
- Tak menyalakan lampu? - Aku akan mandi nanti.
Kenapa tak tanya kenapa aku tak buka baju?
Melindungi penjahat tak akan menguntungkanmu.
Kalau begitu, cepat cari dia agar kau berhenti menggangguku.
Haruskah kukeluarkan pakaianku agar kau bisa memeriksanya?
Maaf mengganggu.
Jika punya informasi soal Pan Wen-cheng, jangan lupa menelepon polisi.
Kau sengaja melakukannya?
No comments yet. Be the first to leave one.