Release info

Imaikkaa Nodigal
A Commentary by MelsBatakJogja
Durasi 2:48:42

Tags

other
Published on: 2020-03-11
Downloads: 56
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

MelsBatakJogja

Hubungi 08818196705 (WA ONLY) untuk iklan komersial

Hubungi 08818196705 (WA ONLY) untuk subtitle film lainnya

Halo Bos! Ini area terlarang.

Halo Bung! Di sini juga area terlarang!

Tak ada yang boleh masuk!

Halo, siapa kau? Dengar tidak?

Jessica!

Ya?

IMMAIKA NODIGAL Detik-detik Menegangkan

Kasus penculikan dan pembunuhan Vignesh Hegde, yang belum terungkap selama dua minggu...

...telah dilimpahkan dari Kepolisian Karnataka ke CBI (Pusat Biro Investigasi).

Inilah tanggapan Kepala Biro...

Begini, kami telah serahkan semua laporan & berkas ke Divisi Kejahatan Khusus CBI.

Omong kosong! Anda harus tanya pada direktur CBI tentang hal ini!

Tak masuk akal, keluar! / Tolong beri jalan, pak!

Dua minggu lalu di Bengaluru...

...Petinggi Perusahaan Grup Hegde, putra dari Pawan Kumar Hegde, Vignesh Hegde...

...diculik di lapangan Golf.

Dia berusia 22 tahun.

Ramesh Bhatt, dari CBI menyatakan bahwa...

Ya, resminya, CBI yang akan menangani kasus ini.

Kami sudah mulai menyelidiki semua.

Kasus ini sepertinya bukan penculikan atau pembunuhan demi uang tebusan.

Kasus ini bisa saja berkembang.

Dalam hal ini...

...orang tua silakan hubungi kami, jangan ragu.

Ada perwira terbaik yang menangani kasus ini.

Sudah sampai ke tempat yang kusuruh?

Ya, aku sudah di sini.

Bagus, sekarang belok kanan!

Dan mulai jalan!

Sebentar...

...aku tahu Jessica masih hidup.

Tapi kau bunuh korban sebelumnya.

Uang tebusan ini...

...jika kuserahkan padamu...

...apa jaminannya, kau akan bebaskan putriku?

Jaminan!?

Jika kau ingin Jessica selamat...

...ikuti aturan mainku, George!

Kau tak punya pilihan.

Sederhana saja.

Jangan minta bantuan Polisi atau CBI.

Jika kau turuti perintahku...

...akan kubebaskan putrimu.

Sekarang...

...belok kanan dan mulai jalan!

Cepat!

Anjali di sini, Rachel masuk!

Siap Bu!

Sudah kau lacak asal panggilan itu?

Dapat lokasinya?

Tak bisa bu, panggilan internet.

Lokasi dan alamat IP-nya direkayasa, dia gunakan TOI (Transfer Of Information).

Selalu di-Refresh dan lokasi berubah tiap detik.

Pintar!

Baiklah, semuanya dengarkan!

Ya bu! / Siap, bu!

Pelakunya bisa saja hanya 1 orang...

...bisa juga satu komplotan, amati terus!

Pantau si pembawa uang!

Laporkan perkembangannya dan tunggu perintahku! / Siap bu!

Jalan terus!

Jalan terus!

Dia di sini.

Dia ada di sini dan memperhatikan semuanya.

Kenapa kau bisa bilang begitu, Anjali?

Saat ambulance melewati George, aku mendengar feedback sirinenya.

Menurutku, dia juga menggunakan pengubah suara.

Ada beragam gangguan dan nada pada suaranya.

Foto semua orang yang sedang menggunakan telepon di daerah sini!

Anak-anak, pria, wanita, semuanya!

Jalan terus!

Jalan terus!

Jalan!

Terus, jalan!

Berhenti!

Kau lihat van putih di sebelah kiri?

Jauh di sana!

Tinggalkan koper di dalam van itu, George!

Kau lihat van putih di sebelah kiri?

Mobil apa itu? Sejak kapan diparkir di sana?

Masih kami periksa, pandangan kami kurang jelas.

Petugas, cepat periksa!

Jalan terus!

Jalan terus!

Kamera di jalan itu! / Oh, baiklah!

Tidak, bukan di sini.

Jalan terus!

Sial!

Oh!

Oh, oh!

Oh tidak!

CBI!

Awalnya, aku sudah mencium hal ini.

Bagaimana mereka bisa ada di sini, George?

Aku yakin, kau tak minta mereka ikut campur.

Karena kau ingin putrimu dibebaskan.

Apalagi kau ingin dia hidup-hidup.

Lalu siapa yang memberi tahu mereka?

Aku panik...

...aku sudah minta CBI tak ikut campur dalam masalah ini.

Aku sama sekali tak tahu mereka ada di sini.

Anak perempuanku...

...kumohon jangan sakiti Jessica.

Kau membesarkannya dengan penuh cinta.

Dia tumbuh jadi wanita muda.

Telah kuculik seorang gadis.

Sebagai seorang ayah, apa yang ada di kepalamu?

Mereka tak akan tahu, tapi aku tahu dengan baik.

Kasihan...

...pahami suasana hati ini, George!

Ny. Anjali Vikram-adithyan!

Perwira Senior CBI!

Apa kabar?

Ngomong-ngomong, mari kembali ke bisnis, George!

Mereka di sini hanya bisa lihat pertunjukan.

Baiklah, mari kita beri pertunjukan bagus!

Yang di dalam van, suruh mereka turun!

Taruh koper itu di dalamnya!

Kau bisa mengemudi?

Dia di atas!

Anjali, kepung teras!

Tunggu!

Baiklah George!

Kau lihat Barleyz di seberang?

Aku lihat.

Empat lantai naik lift, dan satu lantai lewat tangga.

Aku ada di teras.

Cepatlah ke sini!

Semua petugas & juru foto, intai dari teras gedung di sekitarnya!

Aku ingin tahu siapa dia?

Anjali, bukan begitu.

Kita punya senjata, langsung ke atas dan habisi dia!

Apa gunanya?

Kita tak tahu, dia sendirian atau 1 komplotan.

Bagaimana jika Jessica disekap di tempat lain?

Kita harus bebaskan gadis itu!

Itu tugas utama kita.

Lakukan perintahku! / Siap, bu.

Kailash!

Sial!

Ambil posisi Ambil posisi!

Terus jalan!

Bu, sepertinya tak ada orang di teras itu.

Betul bu, tak ada orang di situ.

Sekarang berhenti!

Lemparkan koper itu ke bawah!

Apa?

Sial kalian semua!

Oh shi ...! Juru foto tetap di sini!

Foto semua orang yang keluar masuk dari ruang bawah tanah!

Awasi kopernya, yang lainnya ke basement!

Siap bu!

Sebelah sana! / Siap pak!

Anjali tujuan dia bukan koper.

Dia rencanakan sesuatu yang lain.

Bu!

Tak ada siapapun di dalam.

Jessicaaaa!

Jessica!

Ini Jessica, George!

Jessi..!

George...!

Tidak..!

Jessicaaa!

Menurut hasil otopsi...

...korban tewas karena kehabisan darah.

Agar darah terus mengalir...

...korban disuntik anti-koagulan...

...sehingga darah terus menetes hingga habis.

Dia menyabotase CCTV, ke mana perginya?

Bagaimana mungkin?

Tak ada sidik jari, bahkan jejak DNA.

Korban tidak diperkosa.

Lebih tepatnya, korban tidak disentuh.

Motifnya bukan itu.

Pelaku senang melihat korbannya sekarat.

Pasti semacam...

...Psiko?

Sudah banyak bicara, kau tetap bertanya apa masalahnya?

Paman sudah gila?

Semua orang di sini...

...tak tahu cara membesarkan seorang gadis kecil yang lucu.

Dengarlah, paman tak harus mengatakan semua itu.

Kapan paman datang?

Aku tak suka ada di sini.

Ini sangat menegangkan.

Shalu kau sudah makan?

Hei, ibu bicara padamu.

Belum bu, dia tidak sarapan.

Tidak sarapan?

Kenapa kau tak sarapan? Kau bicara dengan siapa?

Memang masalah bagi ibu, dengan siapa aku bicara?

Ibu telah menipuku.

Baik, maaf. Sekarang katakan, dengan siapa kau bicara?

Pastinya dengan paman.

Oh Arjun, berikan padaku!

Ibu mau bicara dengan paman!

More Indonesian subtitles for Imaikkaa Nodigal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left