The first 200 lines.
Saram.
Apakah kau meminta Dataran Bulan?
Kami tak butuh semua yang kalian miliki.
Negosiasinya gagal.
SEBELUMNYA DI BAGIAN PERTAMA, BAGIAN KEDUA
Aramun Haesulla, pendiri Serikat Arthdal, sudah tewas.
Hanya tersisa orang licik yang memakai namanya.
Kemenangan ini tak akan mungkin tanpamu.
Sanung... Ayahmu, maksudku.
Kau tahu betapa dia iri padamu?
Ayo pergi ke Iark.
Setelah keropengmu luruh,
kembali ke tempat ini,
Ibu!
Apa itu benar? Kau sungguh bermimpi?
Aku tak bisa dengar suara spirit.
Aku tak hafal tarian memanggil spirit seperti Ibu.
Aku bahkan belum bisa bermimpi.
Perburuan dimulai!
Doti, lari!
Jalannya buntu jika ke arah sini.
Kalian bawa kami ke mana?
Aku...
Tanya dari Suku Wahan.
Dasar tak tahu terima kasih.
Di bawah bulan sabit,
ada tangan akan merenggut jantungmu.
Ayahku
berharap kau mati saat fajar.
Ayah, apa yang...
Kau sungguh berpikir
bisa memiliki Tagon?
Singkirkan Tagon.
Atas tuduhan apa aku menangkapnya?
Tangkap atas pembunuhan Sanung Niruha.
Kau membunuhnya?
Asalkan aku berkuasa atas hati rakyat,
kau akan selalu ada di bawahku.
Senjata yang bisa menggulingkan Asa Ron.
Dia Aramun Haesulla!
Tagon adalah Aramun!
- Aramun! - Aramun!
- Dia Aramun! - Aramun!
Kuputuskan semua, di mana kutinggal, ke mana kupergi,
orang yang akan kucintai dan kuabaikan...
Pilihannya ada padaku, bukan Ayah.
Termasuk siapa yang jadi raja.
Aku memilih Tagon,
dan akan kujadikan dia raja!
Berikan ini pada majikanmu.
Kau tahu rahasiaku. Jadi, aku pasti
akan mencari dan membunuhmu.
Aku akhirnya
akan selamatkan semua Suku Wahan dari Arthdal.
Kau...
siapa?
Beri tahu Tagon Niruha
putranya datang!
Bilang Saya datang!
Karena Ayah,
aku menyadari jati diriku
dalam gua gelap itu sendirian.
Kami akan berguna bagi Ayah.
Aku,
juga Tanya.
Aku mau tunjukkan pada kalian seperti apa lautan itu.
- Maafkan aku. - Ayo keluar dari sini.
Kalian bedebah gila.
Keturunan langsung Kepala Suku Asa Sin sudah kembali!
Serigala Putih Besar,
kau sungguh meramalkan sejauh ini?
Apa aku akan menemukan jawabannya
saat tarian ini berhenti?
- Asa Sin! - Kepala Suku Asa Sin!
- Asa Sin! - Dia keturunan langsung Asa Sin!
Aku Tanya dari Suku Wahan,
orang yang pecahkan cangkang,
calon kepala suku Wahan.
Akan kuberi tahu ucapan Asa Sin,
Serigala Putih Besar, yang adalah leluhur Wahan,
dan Kepala Suku Arthdal.
"Negeri yang kita pijak,
langit yang
kita puja..."
- Apa lagi? - Angin dan bulan.
Panggil semua dewa Arthdal dulu.
Lalu api dan air.
Coba lagi.
Tapi akan kuakhiri dalam bahasa Wahan.
TANYA
"Negeri yang kita pijak, langit yang kita puja,
angin yang menyerupai napas kita,
bulan yang menerangi kegelapan,
api yang merangkul kita,
air yang menyucikan kita,
hewan, tanaman, dan buah yang memberi kita makanan.
Kita berutang nyawa pada para dewa dan spirit
yang mengendalikan semuanya,
juga kematian kita.
Kalian lahirkan kami, tapi jangan coba memiliki kami.
Kalian besarkan kami, tapi jangan paksa kami takluk.
Kalian bantu kami,
tapi jangan hukum kami walau berdosa."
Apa yang terjadi?
- Mugwang. - Ya.
Jika dia keturunan langsung Asa Sin...
Hentikan.
Maka saat bulan sabit berikutnya,
seseorang akan merenggut jantungmu.
- Hentikan, seriuslah. - Bodoh.
KUIL AGUNG
- Haramahamen. - Haramahamen.
- Haramahamen. - Haramahamen.
MUBAEK
- Haramahamen. - Haramahamen.
"Kalian lahirkan segalanya di dunia,
dan semuanya ada untuk
suatu alasan."
Inilah...
SAYA
...kata-kata Asa Sin.
- Haramahamen. - Haramahamen.
TAGON
Tanya tahu letak lonceng bintang?
Di mana? Tertulis di mana?
Ada bekas kuku.
"Ayah
tak
tahu.
Budak wanita,
Tanya, tahu."
Tanya bilang padaku dia tak tahu tempatnya.
Jika Taealha khianati...
Tidak, lihat tiga karakter sesudahnya.
"Ho" ini, "saling,"
"Ho" lagi, "baik,"
"Ho" ini "kupu-kupu."
Kupu-kupu baik, apa artinya?
"Ho, ho, ho."
Taealha mentertawaiku.
Tanya, keturunan Wahan,
juga keturunan langsung Asa Sin.
Aku, Taealha, Kepala Suku Hae,
menghadapmu.
Bicaralah, Kepala Suku Hae.
Dua ratus tahun lalu, Kepala Suku kami, Asa Sin,
mengutus Aramun Haesulla ke Arthdal,
yang terpecah karena perang, dan memintanya membentuk Serikat.
Ramalan mengatakan
dia akan mengutus Aramun lagi.
Aku mau bertanya kapan Aramun akan kembali.
Dia sudah kembali, tapi kalian gagal mengenalinya.
Orang yang menemukanku, yang bisa mengenali
bahwa aku keturunan Asa Sin.
Dialah pelindungku.
Pemimpin Serikat, Tagon.
Menghadaplah, Tagon.
Aku, Pemimpin Serikat Tagon, anggota Suku Saenyeok,
menghadap Tanya, keturunan langsung Asa Sin.
Tagon, kau ditakdirkan menghubungkan langit dan bumi.
Penghubung masa kini dan masa depan.
Tagon, kau adalah
kedatangan kedua Aramun Haesulla.
Aramun Haesulla!
Keturunan langsung Asa Sin!
- Aramun Haesulla! - Keturunan langsung Asa Sin!
- Tanya! - Tanya!
- Aramun Haesulla! - Aramun!
- Aramun Haesulla! - Asa Sin!
- Tanya! - Aramun Haesulla!
- Aramun Haesulla! - Aramun Haesulla!
Keturunan langsung Asa Sin!
- Keturunan langsung Asa Sin! - Aramun!
Tanya dari Wahan!
- Tanya dari Wahan! - Tanya dari Wahan!
Menemukan lonceng bintang Kepala Suku Asa Sin!
Ini kabar baik, benar?
- Ya, tentu. Ini kabar baik. - Bagus!
Akhirnya, Tanya menemukan lonceng bintang.
Selain itu,
- keturunan Asa Sin - keturunan Asa Sin
- mengakui Tagon Niruha - mengakui Tagon Niruha
- sebagai datangnya lagi Aramun Haesulla! - sebagai datangnya lagi Aramun Haesulla!
- Karunia besar diturunkan kepada Serikat! - Karunia besar diturunkan kepada Serikat!
Keturunan langsung Asa Sin!
- Mugwag. - Hei.
- Mugwang. - Ada apa?
Kau harus tetap dalam rumah saat ada bulan sabit.
- Dia berhasil lakukan! - Ya!
Selain itu, Tagon Niruha
diakui jadi Aramun Haesulla yang datang kedua kalinya!
Tagon!
- Tagon! - Tagon!
- Tagon! - Tagon!
- Bagus! Bulan sabit menunggumu. - Astaga, diamlah.
- Bulan sabit - Bulan sabit
- Bulan sabit - Bulan sabit
- Bulan sabit - Bulan sabit
- Bulan sabit - Bulan sabit
Bulan sabit!
No comments yet. Be the first to leave one.